• Login
ADVERTISEMENT
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
Fusilat News
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Feature

Konsep Mīzān dalam Surah Ar-Rahman, Bersemayam Prinsip Moral dan Keadilan

fusilat by fusilat
July 8, 2026
in Feature, Spiritual
0
Share on FacebookShare on Twitter

Part 1A-2

Mengapa Allah Mengulang Kata Mīzān Tiga Kali?

Usai mengajak manusia memperhatikan langit yang ditinggikan-Nya, Allah langsung memperkenalkan satu kata yang menjadi poros keteraturan seluruh ciptaan.
“Dan langit telah Dia tinggikan dan Dia letakkan mīzān. Agar kamu jangan melampaui batas dalam mīzān. Dan tegakkanlah timbangan itu dengan adil serta janganlah kamu mengurangi mīzān.”
(QS. Ar-Rahman [55]: 7–9)
Jika dicermati, ada sesuatu yang menarik.
Dalam tiga ayat yang sangat singkat, Allah mengulang kata mīzān sebanyak tiga kali.
Al-Qur’an bukan kitab yang boros kata. Setiap pilihan diksi, susunan kalimat, bahkan pengulangan ayat mengandung hikmah dan penekanan makna. Karena itu, para ulama tafsir memandang pengulangan sebagai salah satu cara Al-Qur’an menegaskan pesan yang sangat penting, bukan sekadar pengulangan retoris.
Lalu, mengapa Allah mengulang kata mīzān sampai tiga kali?
Barangkali karena Allah sedang mengajarkan bahwa keseimbangan bukan sekadar salah satu hukum kehidupan. Keseimbangan adalah hukum yang menopang seluruh kehidupan.
Pengulangan pertama menunjukkan bahwa Allah meletakkan mīzān sebagai bagian dari tatanan penciptaan. Artinya, keseimbangan bukan hasil kesepakatan manusia, melainkan bagian dari sunatullah yang telah ditanamkan ke dalam alam semesta sejak awal penciptaan.
Pengulangan kedua berupa larangan:
“…agar kamu jangan melampaui batas dalam mīzān.”
Ayat ini mengandung pesan moral yang sangat dalam. Manusia tidak diperintahkan menciptakan keseimbangan, karena keseimbangan itu telah Allah ciptakan. Yang diperintahkan adalah tidak merusaknya.
Kemudian pengulangan ketiga berbunyi:
“Dan tegakkanlah timbangan itu dengan adil serta janganlah kamu mengurangi mīzān.”

Di sini, mīzān tidak lagi hanya menjadi hukum alam, tetapi juga berubah menjadi pedoman etika. Keseimbangan harus diwujudkan dalam tindakan nyata: dalam perdagangan, dalam hubungan antarmanusia, dalam penegakan hukum, dalam penggunaan kekuasaan, bahkan dalam cara manusia memperlakukan alam.

Dengan demikian, rangkaian ayat ini membentuk satu alur yang utuh.
Allah menciptakan mīzān.
Allah melarang manusia merusak mīzān.
Allah memerintahkan manusia menegakkan mīzān.

Inilah salah satu keindahan susunan Surah Ar-Rahman. Rahmat Allah tidak diwujudkan dengan membiarkan segala sesuatu berjalan tanpa aturan. Justru karena kasih sayang-Nya, Allah menciptakan ukuran, menetapkan batas, dan menghadirkan keseimbangan agar kehidupan dapat berlangsung dengan baik.
Allah tidak hanya menciptakan kehidupan.
Allah juga menciptakan ukuran agar kehidupan tetap dapat berlangsung.
Ketika ukuran itu dipatuhi, lahirlah harmoni.
Ketika ukuran itu dilanggar, lahirlah kerusakan.
Di sinilah mīzān menjadi lebih dari sekadar timbangan.
Ia adalah prinsip moral.
Ia adalah prinsip keadilan.
Ia adalah prinsip keteraturan.
Bahkan dapat dikatakan bahwa mīzān adalah bahasa Allah dalam mengatur alam semesta dan kehidupan manusia.
Lalu, bagaimana Allah memperlihatkan mīzān itu kepada manusia?
Allah tidak hanya menjelaskannya melalui ayat-ayat Al-Qur’an (qauliyah), tetapi juga mempertontonkannya melalui ayat-ayat penciptaan (kauniyah). Langit, bumi, tubuh manusia, hingga sehelai daun yang tumbuh di ujung ranting, semuanya berbicara tentang hukum yang sama: keseimbangan.

Pada bagian berikutnya kita akan melihat bahwa ilmu pengetahuan modern justru semakin memperlihatkan betapa seluruh alam bekerja di atas prinsip mīzān. Homeostasis dalam tubuh manusia, phyllotaxis pada tumbuhan, Golden Angle, hingga deret Fibonacci seakan menjadi bahasa ilmiah yang menjelaskan keteraturan yang telah lama diisyaratkan oleh Al-Qur’an.

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Unsubscribe
ADVERTISEMENT
Previous Post

Konsep Mīzān dalam Surah Ar-Rahman, Bersemayam Prinsip Moral dan Keadilan

Next Post

Konsep Mīzān dalam Surah Ar-Rahman, Bersemayam Prinsip Moral dan Keadilan

fusilat

fusilat

Related Posts

Feature

Konsep Mīzān dalam Surah Ar-Rahman, Bersemayam Prinsip Moral dan Keadilan

July 8, 2026
Feature

Konsep Mīzān dalam Surah Ar-Rahman, Bersemayam Prinsip Moral dan Keadilan

July 8, 2026
Feature

​Konsep Mīzān dalam Surah Ar-Rahman: Bersemayam Prinsip Moral dan Keadilan

July 8, 2026
Next Post

Konsep Mīzān dalam Surah Ar-Rahman, Bersemayam Prinsip Moral dan Keadilan

DPRD Jabar Serahkan Kajian Usulan Perubahan Nama Menjadi Provinsi Sunda kepada Pemprov

DPRD Jabar Serahkan Kajian Usulan Perubahan Nama Menjadi Provinsi Sunda kepada Pemprov

Notifikasi Berita

Subscribe

STAY CONNECTED

ADVERTISEMENT

Reporters' Tweets

Pojok KSP

  • All
  • Pojok KSP
Aji Mumpung Hanggodo yang Loyal kepada Prabowo
Birokrasi

Aji Mumpung Hanggodo yang Loyal kepada Prabowo

by Karyudi Sutajah Putra
July 8, 2026
0

Oleh: Karyudi Sutajah Putra, Analis Politik Konsultan & Survei Indonesia (KSI) Jakarta - Namanya Anggodo atau Hanggodo. Dalam dunia pewayangan,...

Read more
IPW Tuding Pemerintah Tidak Serius, Hanya  Seolah – olah Dalam Menindak Pelaku Judi Online

Hari Bhayangkara ke-80, Ini Catatan IPW

July 2, 2026
Robohnya Benteng Moral Kami

Robohnya Benteng Moral Kami

July 1, 2026
Prev Next
ADVERTISEMENT
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

November 16, 2024
Zalimnya Nadiem Makarim

Zalimnya Nadiem Makarim

February 3, 2025
Beranikah Prabowo Melawan Aguan?

Akhirnya Pagar Laut Itu Tak Bertuan

January 29, 2025
Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

January 6, 2025
Copot Kapuspenkum Kejagung!

Copot Kapuspenkum Kejagung!

March 13, 2025
Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

May 19, 2024
Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

24
Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

19
Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

8
Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

7
Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

4
POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

4
DPRD Jabar Serahkan Kajian Usulan Perubahan Nama Menjadi Provinsi Sunda kepada Pemprov

DPRD Jabar Serahkan Kajian Usulan Perubahan Nama Menjadi Provinsi Sunda kepada Pemprov

July 8, 2026

Konsep Mīzān dalam Surah Ar-Rahman, Bersemayam Prinsip Moral dan Keadilan

July 8, 2026

Konsep Mīzān dalam Surah Ar-Rahman, Bersemayam Prinsip Moral dan Keadilan

July 8, 2026

Konsep Mīzān dalam Surah Ar-Rahman, Bersemayam Prinsip Moral dan Keadilan

July 8, 2026

​Konsep Mīzān dalam Surah Ar-Rahman: Bersemayam Prinsip Moral dan Keadilan

July 8, 2026

Konsep Mīzān dalam Surah Ar-Rahman: Bersemayam Prinsip Moral dan Keadilan

July 8, 2026

Group Link

ADVERTISEMENT
Fusilat News

To Inform [ Berita-Pendidikan-Hiburan] dan To Warn [ Public Watchdog]. Proximity, Timely, Akurasi dan Needed.

Follow Us

About Us

  • About Us

Recent News

DPRD Jabar Serahkan Kajian Usulan Perubahan Nama Menjadi Provinsi Sunda kepada Pemprov

DPRD Jabar Serahkan Kajian Usulan Perubahan Nama Menjadi Provinsi Sunda kepada Pemprov

July 8, 2026

Konsep Mīzān dalam Surah Ar-Rahman, Bersemayam Prinsip Moral dan Keadilan

July 8, 2026

Berantas Kezaliman

Sedeqahkan sedikit Rizki Anda Untuk Memberantas Korupsi, Penyalahgunaan kekuasaan, dan ketidakadilan Yang Tumbuh Subur

BCA No 233 146 5587

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

Loading Comments...