• Login
ADVERTISEMENT
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
Fusilat News
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Bisnis

Korporasi Musuh Koperasi atau Justru Mitra? (Membangun Kemitraan melalui Holding Company Versi Koperasi Berbasis ERP)

fusilat by fusilat
July 18, 2026
in Bisnis, Feature
0
Share on FacebookShare on Twitter

By Paman BED

“Merawat Akal Sehat, Menjaga Nurani Bangsa.”

Selama ini, korporasi besar sering dianggap sebagai lawan bagi koperasi dan UMKM.

Di sektor pertanian, korporasi kerap dicap sebagai tengkulak modern. Di sektor perdagangan, supermarket besar dianggap menekan UMKM lewat sistem konsinyasi. Akhirnya, muncul anggapan bahwa makin besar korporasi, makin sempit juga ruang gerak koperasi.
Tapi, benarkah begitu?
Tidak selalu. Dalam dunia usaha, hubungan tidak harus selalu saling berhadapan. Banyak kemajuan justru lahir dari kerja sama yang setara. Jadi, masalah utamanya bukan soal besar atau kecilnya organisasi, melainkan apakah posisi tawarnya seimbang atau tidak.

Di hulu pertanian, korporasi memang sering menyediakan bibit, pupuk, modal kerja, sampai kepastian pasar lewat kontrak pembelian.
Skema ini jelas bermanfaat. Tapi kalau petani berdiri sendiri, posisi tawarnya tetap lemah. Harga, kualitas, dan waktu penyerahan biasanya lebih banyak ditentukan oleh pembeli.

Di hilir, UMKM yang masuk ke jaringan supermarket lewat sistem konsinyasi juga menghadapi hal yang mirip. Produk memang bisa terjual, tapi pembayarannya sering baru cair berbulan-bulan kemudian. Akibatnya, modal kerja jadi seret.
Jadi, akar masalahnya bukan semata-mata keberadaan korporasi, melainkan lemahnya posisi tawar koperasi dan UMKM.
Banyak koperasi primer masih jalan sendiri-sendiri: skala usahanya kecil, standar kualitas belum seragam, pencatatan masih manual, dan akses pasar juga terbatas. Dalam kondisi seperti ini, koperasi memang sulit bernegosiasi secara setara dengan perusahaan besar.
Solusinya adalah memperkuat kekuatan kolektif lewat Holding Company versi Koperasi.

Dalam model ini, koperasi primer tetap fokus pada usaha masing-masing, sementara koperasi sekunder berperan sebagai pusat koordinasi yang menghubungkan pembiayaan, teknologi, logistik, pemasaran, dan korporasi sebagai offtaker. Jadi, yang bernegosiasi bukan lagi satu koperasi kecil, melainkan jaringan koperasi dengan kapasitas besar dan standar yang seragam.
Supaya sistem ini berjalan efektif, dibutuhkan Enterprise Resource Planning (ERP) sebagai fondasinya. ERP mengintegrasikan data anggota, produksi, persediaan, keuangan, logistik, dan pelaporan dalam satu sistem.

Hasilnya, pengambilan keputusan jadi lebih cepat, transparan, dan berbasis data.
ERP juga bikin kepercayaan meningkat: bagi lembaga keuangan, laporan jadi lebih kredibel; bagi investor, usaha terlihat lebih transparan; bagi korporasi, pasokan jadi lebih pasti; dan bagi anggota, pengelolaan jadi lebih akuntabel.

Dunia sudah membuktikan bahwa koperasi bisa jadi pemain besar. Fonterra di Selandia Baru, FrieslandCampina di Belanda, dan Zen-Noh di Jepang menunjukkan bahwa koperasi mampu bersaing secara global kalau dikelola secara profesional, terintegrasi, dan berbasis teknologi.
Pelajarannya jelas: koperasi tidak perlu berubah jadi perseroan untuk bisa besar. Yang dibutuhkan adalah tata kelola modern, kolaborasi yang kuat, dan integrasi sumber daya.

Jadi, pertanyaannya bukan lagi apakah koperasi bisa jadi pemain utama, melainkan apakah koperasi Indonesia siap bertransformasi menjadi ekosistem bisnis modern berbasis data, teknologi, dan kemitraan yang setara.

Pembahasan berikutnya akan mengulas implementasi Ekosistem Koperasi Digital Produktif (E-KDP) di lingkungan INKOS Kosgoro dengan pilot project koperasi primer NAMARA, di desa Nanggerang, Cicurug, Sukabumi beserta tantangan dan strateginya, analisis risiko dan pengendaliannya, kesimpulan, saran, penutup yang lebih kuat, serta referensi lengkap.

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Unsubscribe
ADVERTISEMENT
Previous Post

Dakwaan yang Terlalu Lemah untuk Perkara yang Terlalu Besar

fusilat

fusilat

Related Posts

BREAKING NEWS Roy Suryo Menang Praperadilan, Hakim Nyatakan Penangkapan dan Penahanan Tidak Sah
Feature

Dakwaan yang Terlalu Lemah untuk Perkara yang Terlalu Besar

July 18, 2026
Teddy Minahasa Siap Jalani Persidangan
Feature

Hotman Paris Berlagak Pilon? Ketika Equality Before the Law Ditinggalkan

July 18, 2026
Feature

PENJAGA ARAH: Kuasa Hub-and-Spoke Jokowi, Ekonomi Kedaulatan Prabowo, dan Dua Wajah Febrie Adriansyah

July 18, 2026

Notifikasi Berita

Subscribe

STAY CONNECTED

ADVERTISEMENT

Reporters' Tweets

Pojok KSP

  • All
  • Pojok KSP
Mengamputasi Febrie, Mengantar Reda Manthovani?
Feature

Mengamputasi Febrie, Mengantar Reda Manthovani?

by Karyudi Sutajah Putra
July 11, 2026
0

Oleh: Karyudi Sutajah Putra, Calon Pimpinan KPK 2019-2024 Jakarta - Akhirnya, Febrie Adriansyah berhasil diamputasi. Jaksa Agung Muda Bidang Tindak...

Read more
AJI Jakarta dan LBH Pers Desak Panglima TNI Usut Kasus Intimidasi Jurnalis di Kantor Kejagung

AJI Jakarta dan LBH Pers Desak Panglima TNI Usut Kasus Intimidasi Jurnalis di Kantor Kejagung

July 10, 2026
Geng Trunojoyo Vs Geng Gedung Bundar, Siapa Menang?

Geng Trunojoyo Vs Geng Gedung Bundar, Siapa Menang?

July 9, 2026
Prev Next
ADVERTISEMENT
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

November 16, 2024
Zalimnya Nadiem Makarim

Zalimnya Nadiem Makarim

February 3, 2025
Beranikah Prabowo Melawan Aguan?

Akhirnya Pagar Laut Itu Tak Bertuan

January 29, 2025
Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

January 6, 2025
Copot Kapuspenkum Kejagung!

Copot Kapuspenkum Kejagung!

March 13, 2025
Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

May 19, 2024
Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

24
Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

19
Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

8
Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

7
Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

4
POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

4

Korporasi Musuh Koperasi atau Justru Mitra? (Membangun Kemitraan melalui Holding Company Versi Koperasi Berbasis ERP)

July 18, 2026
BREAKING NEWS Roy Suryo Menang Praperadilan, Hakim Nyatakan Penangkapan dan Penahanan Tidak Sah

Dakwaan yang Terlalu Lemah untuk Perkara yang Terlalu Besar

July 18, 2026
Teddy Minahasa Siap Jalani Persidangan

Hotman Paris Berlagak Pilon? Ketika Equality Before the Law Ditinggalkan

July 18, 2026

PENJAGA ARAH: Kuasa Hub-and-Spoke Jokowi, Ekonomi Kedaulatan Prabowo, dan Dua Wajah Febrie Adriansyah

July 18, 2026
Monumen Cinta Bernama Nurul Izzah

Monumen Cinta Bernama Nurul Izzah

July 18, 2026
Tinggal Punya Pemimpin yang Jujur, Rakyat Pasti Makmur

Tinggal Punya Pemimpin yang Jujur, Rakyat Pasti Makmur

July 18, 2026

Group Link

ADVERTISEMENT
Fusilat News

To Inform [ Berita-Pendidikan-Hiburan] dan To Warn [ Public Watchdog]. Proximity, Timely, Akurasi dan Needed.

Follow Us

About Us

  • About Us

Recent News

Korporasi Musuh Koperasi atau Justru Mitra? (Membangun Kemitraan melalui Holding Company Versi Koperasi Berbasis ERP)

July 18, 2026
BREAKING NEWS Roy Suryo Menang Praperadilan, Hakim Nyatakan Penangkapan dan Penahanan Tidak Sah

Dakwaan yang Terlalu Lemah untuk Perkara yang Terlalu Besar

July 18, 2026

Berantas Kezaliman

Sedeqahkan sedikit Rizki Anda Untuk Memberantas Korupsi, Penyalahgunaan kekuasaan, dan ketidakadilan Yang Tumbuh Subur

BCA No 233 146 5587

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

Loading Comments...