• Login
ADVERTISEMENT
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
Fusilat News
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Birokrasi

KPK: Dari Berani Menjerat Besan Presiden, Mandul di Era Jokowi, hingga OTT Noel—Test Case Era Prabowo

Ali Syarief by Ali Syarief
August 22, 2025
in Birokrasi, Crime, Feature
0
KPK: Dari Berani Menjerat Besan Presiden, Mandul di Era Jokowi, hingga OTT Noel—Test Case Era Prabowo
Share on FacebookShare on Twitter

Fusilatnews – KPK pernah punya nyali: Aulia Pohan, besan SBY, dipenjara. Di era Jokowi, nyali itu hilang—laporan soal Gibran dan Kaesang membusuk di laci. Lalu datang OTT Noel di era Prabowo. Publik bertanya: ini kebangkitan, atau ilusi?

KPK pernah menjadi lembaga yang ditakuti. Di era Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), KPK bahkan berani menyeret Aulia Pohan, besan presiden sekaligus mantan Deputi Gubernur BI, ke penjara karena korupsi aliran dana BI. Itu menjadi simbol bahwa hukum, betapapun sakitnya, tetap berlaku untuk semua.

Kontras dengan era Joko Widodo (Jokowi). Di masa ini, KPK justru tampak jinak, kehilangan nyali, bahkan nyaris lumpuh. Laporan Ubaidillah Badrun soal dugaan korupsi yang menyeret Gibran Rakabuming Raka dan Kaesang Pangarep seolah dipetieskan. Tak ada tindak lanjut, tak ada transparansi, tak ada suara. Seolah-olah anak presiden masuk dalam zona larangan yang tak boleh disentuh. Inilah bukti paling telanjang bahwa KPK di era Jokowi telah dimandulkan oleh kekuasaan.

Kini, di awal era Prabowo Subianto, publik digegerkan dengan OTT yang menyeret Immanuel Ebenezer (Noel), loyalis garis keras Jokowi. Tentu ini mengejutkan: orang dalam lingkaran Jokowi, yang selama ini lantang membela, justru jatuh ke jaring KPK.

Namun, pertanyaan yang lebih tajam muncul:
Apakah OTT Noel ini pertanda KPK benar-benar bangkit kembali, atau hanya sekadar kosmetik politik untuk menebar ilusi bahwa KPK masih ada nyali?

Tiga Wajah KPK

  • Era SBY: Berani, meski harus memenjarakan besan presiden.
  • Era Jokowi: Mandul, tak berani menyentuh anak presiden.
  • Era Prabowo: OTT Noel—sekadar test case, atau langkah awal mengembalikan taring?

Test Case Nyali KPK

Jika KPK hanya berani menangkap figur seperti Noel, tapi tetap membiarkan laporan Ubaidillah tentang Gibran dan Kaesang membusuk, maka jelas OTT ini hanyalah panggung sandiwara. Publik tak butuh drama kecil; yang ditunggu adalah keberanian menyentuh lingkaran paling dalam kekuasaan.

Karena ukuran sejati KPK bukanlah berapa banyak OTT kecil yang dilakukan, melainkan apakah ia berani menegakkan hukum tanpa pandang bulu—termasuk terhadap anak presiden.


Kesimpulan 

Dulu KPK bisa menjatuhkan besan presiden.
Di era Jokowi, KPK bahkan tak berani menyentuh laporan soal anak presiden.
Sekarang di era Prabowo, KPK diuji lagi lewat OTT Noel.

Pertanyaan paling tajam:
“Apakah KPK sedang bangkit, atau hanya melanjutkan sandiwara kekuasaan?”


 

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Unsubscribe
ADVERTISEMENT
Previous Post

Lonjakan Kekayaan Noel, Cermin Buram Penjahat Kekuasaan

Next Post

OTT Noel: Ujian Awal Presiden Prabowo, Warisan Busuk Era Jokowi

Ali Syarief

Ali Syarief

Related Posts

Birokrasi

MONEY, POWER & BLIND FAITH ADALAH RESEP BENCANA

June 12, 2026
IPW Apresiasi Polda Metro Jaya Ungkap 141 Kasus Curanmor dalam Sebulan
Birokrasi

IPW Apresiasi Polda Metro Jaya Ungkap 141 Kasus Curanmor dalam Sebulan

June 12, 2026
IPW Desak Propam Polda Metro Jaya Sidangkan Penyidik Polres Depok
Birokrasi

IPW Sarankan Judicial Review ke MK Jika Tak Puas dengan UU Polri Baru

June 12, 2026
Next Post
OTT Noel: Ujian Awal Presiden Prabowo, Warisan Busuk Era Jokowi

OTT Noel: Ujian Awal Presiden Prabowo, Warisan Busuk Era Jokowi

Halomoan Sianturi Soal Maraknya Intoleransi: Pak Prabowo, Bicaralah!

Halomoan Sianturi Soal Maraknya Intoleransi: Pak Prabowo, Bicaralah!

Notifikasi Berita

Subscribe

STAY CONNECTED

ADVERTISEMENT

Reporters' Tweets

Pojok KSP

  • All
  • Pojok KSP
IPW Desak Propam Polda Metro Jaya Sidangkan Penyidik Polres Depok
Birokrasi

IPW Sarankan Judicial Review ke MK Jika Tak Puas dengan UU Polri Baru

by Karyudi Sutajah Putra
June 12, 2026
0

Jakarta - FusilatNews.-- Indonesia Police Watch (IPW) menilai perubahan ketiga atas Undang-Undang (UU) Nomor 2 Tahun 2002 tentang Kepolisian Negara...

Read more

Siapa SA Anggota DPR RI dari Madura yang Diduga Jual-Beli Titik MBG?

June 9, 2026
Pembubaran Perkemahan Ahmadiyah di Karangnganyar: Negara Kembali Tunduk Pada Kelompok Intoleran

Pembubaran Perkemahan Ahmadiyah di Karangnganyar: Negara Kembali Tunduk Pada Kelompok Intoleran

June 7, 2026
Prev Next
ADVERTISEMENT
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

November 16, 2024
Zalimnya Nadiem Makarim

Zalimnya Nadiem Makarim

February 3, 2025
Beranikah Prabowo Melawan Aguan?

Akhirnya Pagar Laut Itu Tak Bertuan

January 29, 2025
Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

January 6, 2025
Copot Kapuspenkum Kejagung!

Copot Kapuspenkum Kejagung!

March 13, 2025
Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

May 19, 2024
Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

24
Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

19
Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

8
Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

7
Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

4
POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

4

MONEY, POWER & BLIND FAITH ADALAH RESEP BENCANA

June 12, 2026
IPW Apresiasi Polda Metro Jaya Ungkap 141 Kasus Curanmor dalam Sebulan

IPW Apresiasi Polda Metro Jaya Ungkap 141 Kasus Curanmor dalam Sebulan

June 12, 2026
IPW Desak Propam Polda Metro Jaya Sidangkan Penyidik Polres Depok

IPW Sarankan Judicial Review ke MK Jika Tak Puas dengan UU Polri Baru

June 12, 2026
Putusan MK Dianggap Angin Lalu: Menggugat UU Polri dan UU ASN

Putusan MK Dianggap Angin Lalu: Menggugat UU Polri dan UU ASN

June 11, 2026

Adaptasi Pararaton, Paternalistik, dan Sifat Hipokrit Bangsa dalam Komunikasi Politik Kekinian

June 11, 2026
GILIRAN IKHSANUDIN NOORSY CERAHKAN EMAK-EMAK ASPIRASI INDONESIA: PERADABAN BANGSA DIMULAI DARI KELUARGA

GILIRAN IKHSANUDIN NOORSY CERAHKAN EMAK-EMAK ASPIRASI INDONESIA: PERADABAN BANGSA DIMULAI DARI KELUARGA

June 11, 2026

Group Link

ADVERTISEMENT
Fusilat News

To Inform [ Berita-Pendidikan-Hiburan] dan To Warn [ Public Watchdog]. Proximity, Timely, Akurasi dan Needed.

Follow Us

About Us

  • About Us

Recent News

MONEY, POWER & BLIND FAITH ADALAH RESEP BENCANA

June 12, 2026
IPW Apresiasi Polda Metro Jaya Ungkap 141 Kasus Curanmor dalam Sebulan

IPW Apresiasi Polda Metro Jaya Ungkap 141 Kasus Curanmor dalam Sebulan

June 12, 2026

Berantas Kezaliman

Sedeqahkan sedikit Rizki Anda Untuk Memberantas Korupsi, Penyalahgunaan kekuasaan, dan ketidakadilan Yang Tumbuh Subur

BCA No 233 146 5587

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist