Jakarta-Fusilatnews.--Rekapitulasi tingkat provinsi di Jawa Barat menjadi sorotan karena menjadi satu-satunya daerah di Pulau Jawa yang belum selesai. Jawa Barat ikut dengan klaster Papua dalam penghitungan suara nasional di KPU RI. Sorotan tersebut datang dari Ketua KPU RI Hasyim Asy’ari. Hasyim heran dengan lambatnya proses rekapitulasi di Jawa Barat.
“Mohon maaf, Jawa Barat ini baru kali ini klasternya ikut klaster Papua. Padahal KPU Jawa lain sudah selesai semua. Ini kan penting jadi perhatian,” kata Hasyim dalam rapat rekapitulasi nasional di KPU RI, Jakarta Pusat, Sabtu (16/3/2024).
Hasyim menyebut bahwa posisi Jawa Barat bahkan tidak jauh dari Jakarta. Namun malah ikut dalam klaster Papua yang jauh dan selalu terakhir dalam penghitungan suara nasional.
“Jawa Barat kan dekat dari sini ya. Masa ini rekapitulasinya klasternya ikut klaster Papua,” tambahnya.
Hasyim berharap KPU Jawa Barat dapat segera menyelesaikan hasil rekapitulasi tingkat provinsi agar dapat melanjutkan ke tingkat nasional.
“Jawa Barat info terbang ke Jakarta kapan? Moga-moga bisa hari ini atau besok,” ujar Hasyim.
Dalam rapat rekapitulasi nasional perolehan suara Pemilu 2024 untuk 38 provinsi, Partai Golkar unggul di daerah pemilihan Sulawesi Tengah. Rapat tersebut dipimpin oleh Ketua KPU RI Hasyim Asy’ari di kantor KPU, Menteng, Jakarta Pusat, pada Sabtu (16/3/2024). Partai Golkar berhasil meraih 330.971 suara.
Kemudian, disusul oleh Partai NasDem dengan perolehan 256.799 suara, dan diurutan ketiga terdapat Partai Demokrat yang mendapatkan 254.852 suara.
Jumlah surat suara sah dan tidak sah dalam dapil Sulawesi Tengah sebanyak 1.816.760. Jumlah tersebut terdiri dari surat suara sah sebanyak 1.718.343 dan surat suara tidak sah sebanyak 98.417.
“Demikian tadi pembacaan rekapitulasi hasil perolehan suara untuk pemilu DPR dapil Sulawesi Tengah, bisa kita sahkan ya? Bismillah sah,” kata Hasyim.
Berikut adalah perolehan suara partai politik di dapil Sulawesi Tengah:
- PKB: 101.659 suara
- Partai Gerindra: 242.635 suara
- PDIP: 136.625 suara
- Partai Golkar: 330.971 suara
- Partai NasDem: 256.799 suara
- Partai Buruh: 9.865 suara
- Partai Gelora: 20.981 suara
- PKS: 100.727 suara
- PKN: 10.713 suara
- Partai Hanura: 30.995 suara
- Partai Garda: 6.094 suara
- PAN: 117.811 suara
- PBB: 12.354 suara
- Partai Demokrat: 254.852 suara
- PSI: 20.924 suara
- Partai Perindo: 31.068 suara
- PPP: 28.346 suara
- Partai Ummat: 4.924 suara

























