Jakarta-Fusilatnews.—Diberitakan Yonhap News Agency, Korea Selatan, Diplomat senior AS akan mengunjungi Korea Selatan dan Indonesia untuk pembicaraan tentang demokrasi, hak asasi manusia, dan masalah lainnya, kata Departemen Luar Negeri Jumat lalu.
Sebagai bagian dari perjalanan dari Sabtu hingga 22 Maret, Uzra Zeya, wakil sekretaris negara untuk keamanan sipil, demokrasi, dan hak asasi manusia, akan mengunjungi Seoul, di mana dia akan bertemu dengan orang-orang dari pemerintah, masyarakat sipil, dan sektor pendidikan untuk kerja sama dalam upaya anti-perdagangan manusia, upaya kemanusiaan global, dan masalah lainnya.
Di Seoul, Zeya juga akan bergabung dengan Sekretaris Negara Antony Blinken di KTT Demokrasi ketiga yang diselenggarakan oleh Korea Selatan dari Senin hingga Rabu.
Dia berencana memberikan pidato pada upacara pembukaan KTT pada hari Selasa untuk menegaskan komitmen pemerintah AS dalam mendukung masyarakat sipil dan pembela hak asasi manusia, menurut departemen.
Selain itu, dia akan memberikan pidato kunci dalam acara yang diselenggarakan oleh pemerintah Belanda dan Denmark, untuk menyoroti pentingnya menjaga integritas informasi online.
Di Jakarta, Zeya berencana untuk memajukan kerja sama bilateral dalam kerangka kemitraan strategis komprehensif kedua negara yang diumumkan oleh presiden mereka pada November 2023, kata departemen itu.

























