• Login
ADVERTISEMENT
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
Fusilat News
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Economy

KRISIS PANGAN & DAMPAKNYA TERHADAP KETAHANAN NASIONAL

by
April 5, 2025
in Economy, Feature
0
Gegara Ditemukan Beras Oplosan, Bapanas Minta Pedagang Jual Beras SPHP Sesuai Aturan
Share on FacebookShare on Twitter

Oleh: Entang Sastraatmadja

Dalam suatu kesempatan, seorang petinggi negeri mewanti-wanti potensi krisis air yang bisa berdampak pada sekitar 50 juta petani. Iklim yang semakin ekstrem menjadi tantangan berat bagi dunia pertanian dan kehidupan kaum tani. Peringatan ini perlu dicermati dengan serius, terlebih dunia sedang bergerak menuju “neraka iklim” dengan suhu tertinggi dalam lima tahun ke depan.

Kondisi ini jelas meresahkan, terutama jika dikaitkan dengan peringatan dari Badan Pangan Dunia (FAO) bahwa jika tak ada solusi konkret, pada tahun 2050 dunia berpotensi dilanda kelaparan massal. Maka, sangat penting bagi pemerintah pusat maupun daerah untuk lebih cerdas membaca isyarat zaman yang tengah bergulir.

Fenomena El Nino, yang berbarengan dengan musim kemarau panjang, telah menyebabkan gagal panen di berbagai sentra produksi padi. Produksi beras nasional turun drastis, memicu terganggunya ketahanan pangan bangsa. Tragisnya, pemerintah tampak belum siap mengantisipasi kondisi ini. Pendekatan yang diambil cenderung reaktif, layaknya “pemadam kebakaran”.

Bayangkan jika sejak awal kita sudah menyiapkan program seperti pompanisasi, perluasan areal tanam, atau percepatan musim tanam. Tentu, kita tak perlu kelabakan menghadapi El Nino. Namun sayang, antisipasi itu tak disiapkan dengan baik. Pemerintah baru bergerak setelah bencana tiba.

Kini, El Nino telah membawa korban. Pemerintah sering menjadikan fenomena ini sebagai kambing hitam atas turunnya produksi beras. Akibatnya, impor beras pun jadi kebutuhan, bukan lagi sekadar pelengkap perdagangan internasional.

Yang patut direnungkan: bagaimana jika krisis pangan global benar-benar terjadi dan negara-negara produsen beras menutup keran ekspor mereka? Seperti India, misalnya, yang telah menutup ekspor gandum demi mencukupi kebutuhan dalam negerinya sendiri.

Krisis pangan global sudah mulai terasa. Lebih dari 60 negara, dengan lebih dari 300 juta penduduknya, mengalami krisis pangan. Harga pangan melambung, dipicu oleh penurunan pasokan akibat pandemi COVID-19, perubahan iklim, dan perang Rusia-Ukraina. Akibatnya, banyak masyarakat dunia sulit mengakses pangan, bahkan mengalami stunting dan gizi buruk.

Beruntung, Indonesia masih memiliki cadangan beras yang cukup, hampir 2 juta ton di gudang-gudang Bulog. Sistem pertanian kita dinilai tangguh. Swasembada pangan pernah tercapai dalam kurun 2019–2021 tanpa impor beras komersial. Bahkan, BPS merilis bahwa pada awal 2025 produksi beras diprediksi meningkat dibanding tahun sebelumnya.

Inilah yang menyelamatkan kita dari krisis global. Produktivitas padi per hektare meningkat, cadangan beras tersebar merata di tingkat nasional hingga rumah tangga. Untuk itu, semangat mempertahankan dan meningkatkan produksi harus digelorakan, khususnya saat musim paceklik. Varietas unggul yang tahan iklim dan serangan hama patut dikembangkan secara masif.

Saat ini dibutuhkan kehadiran teknologi pertanian cerdas, didukung oleh Penyuluhan Pertanian Cerdas (smart extension). Tanpa penyuluhan, pembangunan pertanian hanya omong kosong. Swasembada beras tak akan terwujud tanpa peran aktif penyuluh pertanian, yang mengajarkan sistem budidaya berbasis teknologi dan inovasi terbaru.

Para penyuluh inilah yang menjadi penggerak utama (prime mover) perubahan. Dari petani subsisten menjadi petani pengusaha yang mandiri dan profesional. Penyuluhan Cerdas adalah proses pendidikan nonformal yang mendorong perubahan perilaku dan peningkatan kesejahteraan petani beserta keluarganya.

Yang perlu dikaji lebih dalam adalah: apa perbedaan mendasar antara Penyuluhan Pertanian Biasa dan Penyuluhan Cerdas? Apakah penyuluhan selama ini belum cerdas? Ataukah kita perlu pembaruan paradigma?

Pernyataan “Penyuluh Kuat, Pertanian Hebat” bukan sekadar slogan. Kualitas dan kenyamanan kerja penyuluh pertanian akan menentukan keberhasilan program mereka. Maka, peningkatan kapasitas mereka harus menjadi prioritas serius.

Krisis pangan global perlu direspons dengan cermat. Mungkin saat ini kita masih bisa menghadapinya, tapi jangka panjangnya belum tentu demikian. Krisis semacam ini sering menjebak tanpa disadari. Kita perlu mengantisipasi segala kemungkinan, bahkan skenario terburuk sekalipun. Jangan sepelekan. Mari belajar dari krisis-krisis sebelumnya, dan temukan solusi terbaik untuk bangsa ini.

(Penulis adalah Ketua Dewan Pakar DPD HKTI Jawa Barat)

 

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Unsubscribe
ADVERTISEMENT
Previous Post

SAAT LEBARAN PUN, BULOG TETAP SERAP GABAH

Next Post

NKRI Diamandemen Jadi NRI: MPR Melampaui Kewenangan?

Related Posts

Ketika Iman Dijadikan Tujuan, Tapi Ilmu Menghilang dari Arah: Sebuah Paradoks Pendidikan
Feature

Ketika Iman Dijadikan Tujuan, Tapi Ilmu Menghilang dari Arah: Sebuah Paradoks Pendidikan

May 1, 2026
Economy

Memotret Insight, Meneropong Foresight: Berbasis Possibility vs Probability sebagai Produk Internal Auditor

May 1, 2026
Menghadang “Jalur Senyap” Remiliterisasi: Membedah Bahaya RPP Tugas TNI
Birokrasi

Menghadang “Jalur Senyap” Remiliterisasi: Membedah Bahaya RPP Tugas TNI

May 1, 2026
Next Post
NKRI Diamandemen Jadi NRI: MPR Melampaui Kewenangan?

NKRI Diamandemen Jadi NRI: MPR Melampaui Kewenangan?

Kritik Adalah Nutrisi Akal, Bukan Ledakan Emosi

Kritik Adalah Nutrisi Akal, Bukan Ledakan Emosi

Notifikasi Berita

Subscribe

STAY CONNECTED

ADVERTISEMENT

Reporters' Tweets

Pojok KSP

  • All
  • Pojok KSP
IPW Apresiasi Kapolda NTT Terkait Mafia BBM Ilegal
Komunitas

IPW Apresiasi Kapolda NTT Terkait Mafia BBM Ilegal

by Karyudi Sutajah Putra
April 30, 2026
0

FusilatNews - Indonesia Police Watch (IPW) mengapresiasi Kapolda Nusa Tenggara Timur (NTT) Irjen Rudi Darmoko yang tidak segan-segan untuk menangkap...

Read more
Presiden Prabowo, Waspada! Gejolak September Bisa Jadi Strategi Politik Tersembunyi

Prabowo Mulai Panik!

April 29, 2026
Reshuffle Kabinet “4L”

Reshuffle Kabinet “4L”

April 27, 2026
Prev Next
ADVERTISEMENT
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

November 16, 2024
Zalimnya Nadiem Makarim

Zalimnya Nadiem Makarim

February 3, 2025
Beranikah Prabowo Melawan Aguan?

Akhirnya Pagar Laut Itu Tak Bertuan

January 29, 2025
Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

January 6, 2025
Copot Kapuspenkum Kejagung!

Copot Kapuspenkum Kejagung!

March 13, 2025
Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

May 19, 2024
Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

24
Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

19
Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

8
Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

7
Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

4
POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

4
Ketika Iman Dijadikan Tujuan, Tapi Ilmu Menghilang dari Arah: Sebuah Paradoks Pendidikan

Ketika Iman Dijadikan Tujuan, Tapi Ilmu Menghilang dari Arah: Sebuah Paradoks Pendidikan

May 1, 2026

Memotret Insight, Meneropong Foresight: Berbasis Possibility vs Probability sebagai Produk Internal Auditor

May 1, 2026
Menghadang “Jalur Senyap” Remiliterisasi: Membedah Bahaya RPP Tugas TNI

Menghadang “Jalur Senyap” Remiliterisasi: Membedah Bahaya RPP Tugas TNI

May 1, 2026

Menyoal Paradoks Regulasi di Sektor Multinasional

May 1, 2026

Mengawal Asta Cita di KIT Batang: Transformasi Industri Berbasis Kedaulatan dan Pertahanan

May 1, 2026

Manajemen Risiko di Masa Perang (Fondasi Survival Economy: Pangan, Air, dan Energi)

May 1, 2026

Group Link

ADVERTISEMENT
Fusilat News

To Inform [ Berita-Pendidikan-Hiburan] dan To Warn [ Public Watchdog]. Proximity, Timely, Akurasi dan Needed.

Follow Us

About Us

  • About Us

Recent News

Ketika Iman Dijadikan Tujuan, Tapi Ilmu Menghilang dari Arah: Sebuah Paradoks Pendidikan

Ketika Iman Dijadikan Tujuan, Tapi Ilmu Menghilang dari Arah: Sebuah Paradoks Pendidikan

May 1, 2026

Memotret Insight, Meneropong Foresight: Berbasis Possibility vs Probability sebagai Produk Internal Auditor

May 1, 2026

Berantas Kezaliman

Sedeqahkan sedikit Rizki Anda Untuk Memberantas Korupsi, Penyalahgunaan kekuasaan, dan ketidakadilan Yang Tumbuh Subur

BCA No 233 146 5587

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

 

Loading Comments...