• Login
ADVERTISEMENT
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
Fusilat News
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Feature

Kritik Kepemimpinan Nasional: “Macan Asia Dimakan Kodok Solo”

fusilat by fusilat
March 1, 2025
in Feature, Politik
0
Kritik Kepemimpinan Nasional: “Macan Asia Dimakan Kodok Solo”
Share on FacebookShare on Twitter

FusilatNews – Koordinator Kajian Politik Merah Putih, Sutoyo Abadi, melontarkan kritik tajam terhadap kondisi politik dan kepemimpinan nasional dalam analisis terbarunya yang berjudul “Macan Asia Dimakan Kodok Solo”. Dalam kajiannya, Sutoyo menyoroti bagaimana Indonesia, yang pernah dijuluki Macan Asia, kini menghadapi kemunduran akibat praktik politik yang melemahkan negara.

Sutoyo menggunakan metafora Macan Asia untuk menggambarkan potensi besar Indonesia di bidang ekonomi dan geopolitik kawasan. Namun, menurutnya, kekuatan itu kini terkikis oleh kebijakan politik yang lebih menguntungkan elite dibandingkan rakyat.

“Istilah Kodok Solo bukan tanpa alasan. Ini menggambarkan bagaimana kepemimpinan yang berasal dari Solo justru menggerogoti kekuatan bangsa daripada memperkuatnya,” ujar Sutoyo dalam keterangannya kepada wartawan di Jakarta, Sabtu (1/3/2025).

Meski tidak menyebut nama secara langsung, banyak pihak menafsirkan kritik ini mengarah pada Presiden Joko Widodo dan dinasti politik yang berkembang di sekitarnya, termasuk putranya yang kini menjabat sebagai Wakil Presiden, Gibran Rakabuming Raka.

Dalam analisisnya, Sutoyo menilai kepemimpinan saat ini semakin menjauh dari kepentingan rakyat dan justru memperkuat oligarki serta kepentingan asing. Ia menyoroti ketimpangan ekonomi yang semakin melebar, ketergantungan pada investasi luar negeri, serta pengelolaan sumber daya alam yang dinilai tidak berpihak pada kepentingan nasional.

“Jika terus seperti ini, Indonesia akan kehilangan taringnya. Dari Macan Asia, kita bisa berubah menjadi negara lemah yang tak lagi diperhitungkan di kancah internasional,” tegasnya.

Lebih lanjut, Sutoyo juga mengkritisi maraknya politik uang dan korupsi yang semakin mengakar. Menurutnya, praktik ini bukan sekadar merusak sistem demokrasi, tetapi juga melemahkan daya saing Indonesia.

“Kebijakan yang seharusnya untuk rakyat justru menjadi alat segelintir orang untuk mempertahankan kekuasaan. Ini berbahaya dan harus dihentikan,” tambahnya.

Di media sosial, kajian “Macan Asia Dimakan Kodok Solo” memicu perdebatan sengit. Sebagian besar netizen mendukung pernyataan Sutoyo dan menganggap analisis tersebut mencerminkan realitas politik saat ini.

“Setuju! Indonesia harusnya semakin maju, bukan malah semakin dikuasai oligarki,” tulis seorang pengguna di platform X (sebelumnya Twitter).

Namun, tak sedikit pula yang menilai kritik ini terlalu tendensius.

Kajian ini menjadi peringatan bagi pemerintah dan masyarakat untuk lebih kritis dalam melihat arah kebijakan nasional. Sutoyo Abadi menegaskan bahwa Indonesia masih memiliki potensi besar untuk kembali menjadi kekuatan utama di Asia, asalkan kepemimpinan yang ada benar-benar berpihak pada rakyat dan mengutamakan kepentingan nasional.

“Jika kita tidak segera melakukan perubahan, bukan mustahil Indonesia benar-benar kehilangan statusnya sebagai Macan Asia,” pungkasnya.

 

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Unsubscribe
ADVERTISEMENT
Previous Post

Ketua Komisi X DPR Minta UI Segera Umumkan Keputusan Terkait Disertasi Bahlil Lahadalia

Next Post

Sukatani Ungkap Intimidasi Berbulan-bulan, Tolak Tawaran Jadi Duta Polri

fusilat

fusilat

Related Posts

Bagaimana Wapres Gibran Menyelesaikan Rupiah yang Terpuruk dan Ekonomi yang Memburuk?
Feature

Bagaimana Wapres Gibran Menyelesaikan Rupiah yang Terpuruk dan Ekonomi yang Memburuk?

June 12, 2026
Papua: Kaya untuk Jakarta, Miskin untuk Orang Papua
Feature

Papua: Kaya untuk Jakarta, Miskin untuk Orang Papua

June 12, 2026
Menantang Prabowo: Bangsa ‘Besar’ yang Devisanya Terkikis Impor
Politik

Gagal Berkali-kali, Ketika Jadi Presiden Gagal Lagi

June 12, 2026
Next Post
Sukatani Ungkap Intimidasi Berbulan-bulan, Tolak Tawaran Jadi Duta Polri

Sukatani Ungkap Intimidasi Berbulan-bulan, Tolak Tawaran Jadi Duta Polri

Bersyukur Datang Bulan Ramadan: Indonesia Gelap Menjadi Lilin Cahaya Penerang

Bersyukur Datang Bulan Ramadan: Indonesia Gelap Menjadi Lilin Cahaya Penerang

Notifikasi Berita

Subscribe

STAY CONNECTED

ADVERTISEMENT

Reporters' Tweets

Pojok KSP

  • All
  • Pojok KSP
Aktivis 98 Kutuk Teror Air Keras terhadap Aktivis KontraS Andrie Yunus
Birokrasi

Vonis Kasus Andrie Yunus: Pelanggengan Impunitas dan Remiliterisasi

by Karyudi Sutajah Putra
June 12, 2026
0

Jakarta - FusilatNews.--Pengadilan Militer II-08 Jakarta akhirnya menjatuhkan vonis terhadap empat personel Tentara Nasional Indonesia (TNI) setelah terbukti melakukan penyiraman...

Read more
IPW Desak Propam Polda Metro Jaya Sidangkan Penyidik Polres Depok

IPW Sarankan Judicial Review ke MK Jika Tak Puas dengan UU Polri Baru

June 12, 2026

Siapa SA Anggota DPR RI dari Madura yang Diduga Jual-Beli Titik MBG?

June 9, 2026
Prev Next
ADVERTISEMENT
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

November 16, 2024
Zalimnya Nadiem Makarim

Zalimnya Nadiem Makarim

February 3, 2025
Beranikah Prabowo Melawan Aguan?

Akhirnya Pagar Laut Itu Tak Bertuan

January 29, 2025
Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

January 6, 2025
Copot Kapuspenkum Kejagung!

Copot Kapuspenkum Kejagung!

March 13, 2025
Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

May 19, 2024
Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

24
Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

19
Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

8
Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

7
Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

4
POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

4
Bagaimana Wapres Gibran Menyelesaikan Rupiah yang Terpuruk dan Ekonomi yang Memburuk?

Bagaimana Wapres Gibran Menyelesaikan Rupiah yang Terpuruk dan Ekonomi yang Memburuk?

June 12, 2026
Papua: Kaya untuk Jakarta, Miskin untuk Orang Papua

Papua: Kaya untuk Jakarta, Miskin untuk Orang Papua

June 12, 2026
Menantang Prabowo: Bangsa ‘Besar’ yang Devisanya Terkikis Impor

Gagal Berkali-kali, Ketika Jadi Presiden Gagal Lagi

June 12, 2026
Macet Sampi 19 Kilometer, Hingga Pemudik di Pelabuhan Merak Pingsan

Negara Jadi Pedagang, Rakyat Jadi Pelanggan: Untuk Apa Kita Memiliki Pemerintah?

June 12, 2026
Per 1 September 2023 Pertamina Naikkan Semua Harga BBM Non Subsidi

Kenaikan BBM dan Momentum Kerakusan

June 12, 2026

REVOLUSI KEDUA DAN UJIAN MORAL PARA VETERAN

June 12, 2026

Group Link

ADVERTISEMENT
Fusilat News

To Inform [ Berita-Pendidikan-Hiburan] dan To Warn [ Public Watchdog]. Proximity, Timely, Akurasi dan Needed.

Follow Us

About Us

  • About Us

Recent News

Bagaimana Wapres Gibran Menyelesaikan Rupiah yang Terpuruk dan Ekonomi yang Memburuk?

Bagaimana Wapres Gibran Menyelesaikan Rupiah yang Terpuruk dan Ekonomi yang Memburuk?

June 12, 2026
Papua: Kaya untuk Jakarta, Miskin untuk Orang Papua

Papua: Kaya untuk Jakarta, Miskin untuk Orang Papua

June 12, 2026

Berantas Kezaliman

Sedeqahkan sedikit Rizki Anda Untuk Memberantas Korupsi, Penyalahgunaan kekuasaan, dan ketidakadilan Yang Tumbuh Subur

BCA No 233 146 5587

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist