Pemimpin Jepang dan Indonesia sepakat bekerja sama erat menyukseskan pelaksanaan KTT G20 yang dijadwalkan pada November di Bali, Indonesia.
Perdana Menteri Jepang Kishida Fumio dan Presiden Indonesia Joko Widodo bertemu selama sekitar satu jam di Tokyo pada Rabu (27/07/2022). Jokowi akan menjadi tuan rumah KTT G20 saat Indonesia menjadi presiden G20 tahun ini.
Di awal pertemuan Kishida mengatakan Jepang berharap meningkatkan kerja sama dengan Indonesia dalam menghadapi kawasan Indo-Pasifik yang bebas dan terbuka. Ia juga berharap memperkuat kemitraan strategis dengan Indonesia.
Kishida mengatakan kepada Jokowi bahwa Jepang akan mencari cara untuk membantu Indonesia meningkatkan kemampuan patroli maritimnya. Ia mengatakan mungkin akan menyediakan kapal patroli.
Ia juga mengatakan kepada mitranya bahwa Jepang siap menyediakan dana pinjaman sebesar 43,6 miliar yen atau sekitar 318 juta dolar untuk mendanai sejumlah proyek di Indonesia, termasuk pembangunan pembangkit listrik tenaga air.
Jokowi mengatakan kepada Kishida bahwa Indonesia telah mencabut semua larangan impor makanan yang diterapkan setelah kecelakaan PLTN Fukushima Daiichi pada 2011. Kishida menyambut langkah tersebut, menyebutnya sebagai langkah untuk menyemangati orang-orang yang menderita akibat insiden tersebut.
Dalam konferensi pers bersama Kishida mengatakan Jepang akan meningkatkan hubungan bilateral saat kedua negara akan merayakan 65 tahun hubungan diplomatik pada tahun depan. Ia juga mengatakan Jepang bersama Indonesia akan berkontribusi dalam mewujudkan perdamaian dan stabilitas kawasan, juga dunia.
Selanjutnya, kedua pemimpin mendiskusikan tentang invasi Rusia ke Ukraina dan isu lainnya saat makan siang.
Sumber : NHK






















