Sulawesi Utara, Fusilatnews – Badan Geologi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (KemenESDM) telah menaikkan tingkat aktivitas Gunung Ruang di Kabupaten Sitaro, Sulawesi Utara, dari Level III (Siaga) menjadi Level IV (Awas). Keputusan ini diambil setelah Gunung Ruang meletus beberapa kali sejak Selasa malam, mengirimkan abu dan asap setinggi dua kilometer ke langit.
Aktivitas vulkanik Ruang telah meningkat signifikan, dengan ketinggian kolom erupsi mencapai jarak sekitar 5 km di Pulau Tagulandang. Sebagai langkah pencegahan, zona larangan di sekitar kawah telah diperluas dari empat kilometer menjadi enam kilometer, memaksa lebih dari 11.000 orang dievakuasi dari daerah risiko.
Penerbangan di wilayah tersebut juga terganggu, dengan Bandara Internasional Sam Ratulangi di Manado ditutup setidaknya hingga Kamis malam karena penyebaran abu vulkanik. Penerbangan ke dan dari Bandara Internasional Kota Kinabalu di Malaysia juga terpengaruh oleh letusan Gunung Ruang.
Peningkatan Aktivitas Vulkanik
Selama periode 1-17 April 2024, Gunung Ruang telah meletus beberapa kali, dengan tinggi kolom erupsi mencapai 2.500-3.000 meter di atas puncak. Aktivitas gempa vulkanik dalam dan dangkal juga meningkat secara signifikan, menandakan proses peretakan batuan dan migrasi magma dari reservoir magma dalam ke permukaan.
Pemerintah Indonesia, dengan bantuan Badan Geologi, terus memantau situasi guna memastikan keselamatan warga dan mengambil langkah-langkah yang diperlukan dalam menghadapi potensi bahaya yang ditimbulkan oleh letusan Gunung Ruang.

























