• Login
ADVERTISEMENT
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
Fusilat News
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Feature

Lili Pintauli dan Cermin Retak Citra KPK Masa Kini

fusilat by fusilat
April 21, 2022
in Feature
0
Lili Pintauli dan Cermin Retak Citra KPK Masa Kini

Wakil Ketua KPK - Lili Pintauli Siregar.Foto: Republika/Putra M. Akbar

Share on FacebookShare on Twitter

Oleh: Andri Saubani, Redaktur Republika

Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Lili Pintauli Siregar kembali dilaporkan ke Dewan Pengawas (Dewas) KPK. Kali ini, Lili dilaporkan terkait dugaan penerimaan fasilitas menonton MotoGP mulai 18 hingga 20 Maret 2022 pada Grandstand Premium Zone A-Red. Selain itu, Lili juga diyakini mendapatkan fasilitas menginap di Amber Lombok Resort pada 16 Maret sampai 22 Maret 2022.

Anggota Dewas KPK Syamsuddin Haris telah mengonfirmasi adanya pelaporan terhadap Lili itu. Dewas pun, kata Syamsuddin, segera memproses laporan terhadap Lili Pintauli.

Sejak menjadi salah satu komisioner KPK pada 2019, ini bukan kali pertama Lili Pintauli berurusan dengan kasus dugaan pelanggaran etik. Lili oleh Dewas KPK sebelumnya sudah pernah disidang dan telah divonis bersalah melanggar kode etik dan perilaku pegawai KPK dengan melakukan kontak kepada mantan wali kota Tanjungbalai, M Syahrial yang saat itu tengah berperkara di KPK.

Dewas menilai Lili telah melanggar kode etik dan pedoman perilaku berupa penyalahgunaan pengaruh pimpinan KPK untuk kepentingan pribadi. Lili terbukti melanggar Pasal 4 Ayat (2) Huruf b dan a Peraturan Dewan Pengawas Nomor 02 Tahun 2020 tentang penegakan kode etik dan pedoman perilaku KPK. Ia pun disanksi berupa pemotongan gaji pokok sebesar 40 persen selama 12 bulan.

Setelah itu, Lili dilaporkan ke Dewas KPK terkait dugaan pelanggaran etik berkenaan dengan penanganan perkara di Labuhanbatu Utara Labura, Sumatra Utara. Namun untuk perkara ini, Dewas KPK menyatakan tidak bisa menindaklanjuti laporan karena mengaku perkara tidak cukup bukti.

Kasus dugaan pelanggaran etik yang berkali-kali menjerat Lili bak cerminan bagaimana wajah KPK saat ini. KPK pada era kepemimpinan Firli, alih-alih bergelimang prestasi memberantas korupsi tapi malah tercemar oleh perilaku tak etis hingga pidana para penggawanya, mulai dari level pimpinan sampai penyidik.

Ketua KPK Firli Bahuri pun pernah tersandung kasus penyewaan helikopter mewah. Adapun di level penyidik, Dewas KPK pernah menyidang kasus pencurian barang bukti 2 kilogram emas oleh seorang penyidik berinisial IGAS. Dan jangan lupakan kasus penyidik Stepanus Robin Pattuju yang sudah divonis 11 tahun penjara oleh Pengadilan Tipikor yang menilainya terbukti bersalah menerima suap kala menyidik beberapa kasus di KPK.

Untuk menegaskan premis bahwa citra KPK saat ini memburuk bisa mengacu pada survei beberapa lembaga terhadap kinerja lembaga tinggi negara. Berdasarkan catatan Indonesia Corruption Watch (ICW), pada 2020 saja setidaknya ada enam lembaga survei yang menilai kinjera KPK jeblok.

Pada akhir 2021, Charta Politika mengungkap survei bahwa kinerja KPK dinilai menurun oleh publik. KPK bahkan disalip oleh Polri sebagai lembaga tinggi negara yang dipercaya oleh publik.

Yang terbaru, berdasarkan hasil survei Litbang Kompas yang dirilis pada Maret 2022, mayoritas rakyat Indonesia atau sebesar 48,2 persen tidak puas dengan kinerja KPK. Dari yang tidak puas itu, citra pimpinan KPK yang buruk, kinerja Dewas, minimnya OTT, dan banyaknya kontroversi menjadi di antara penyebab publik menilai kinerja KPK saat ini buruk.

Sebagian kalangan, khususnya masyarakat sipil yang bersinggungan dengan isu pemberatasan korupsi menilai, perubahan KPK yang bisa dibilang 180 derajat adalah imbas dari revisi UU KPK oleh DPR pada 2019. UU KPK hasil revisi kemudian klop dengan para calon komisioner pilihan panitia seleksi (dikritisi oleh masyarakat sipil) yang kemudian disaring oleh DPR.

Ragam dugaan pelanggaran etik oleh pimpinan jadi contoh bagaimana KPK saat ini sangat rapuh bahkan pada tataran etis. Sebagai jurnalis yang pernah beberapa lama ‘ngepos’ di KPK zaman dulu, saya mendengar dan sekali menyaksikan bagaimana para pimpinan dan pegawai KPK menjaga betul etika mereka ketika berbaur di masyarakat.

Jangankan menerima gratifikasi semacam tiket MotoGP, dulu itu seorang pimpinan KPK bahkan tidak berani menyentuh makanan atau minuman ketika menghadiri acara apa pun mulai dari diskusi, resepsi pernikahan, sampai acara resmi kenegaraan. Seorang pejabat KPK yang diundang menghadiri pernikahan salah satu rekan wartawan, juga melakukan hal yang sama. Dan saat itu saya menyaksikan sekaligus bertanya mengapa dia melakukan itu dan dijawabnya, “Menjaga etika.”

Dewas KPK meski sudah berjanji akan memproses laporan terhadap Lili, dikhawatirkan putusannya akan ‘ringan’ seperti di kasus Tanjungbalai. Lembaga swadaya masyarakat seperti MAKI, ICW hingga para alumni pegawai KPK yang tak lulus tes wawasan kebangsaan meminta Dewas KPK kali ini serius dan menjatuhkan sanksi berat jika memang nantinya Lili terbukti bersalah. Imbauan agar Lili mundur dari KPK pun kini menggema dari banyak kalangan termasuk pakar hukum, demi menjaga marwah KPK dan Lili tak menjadi beban lembaga.

Dikutip dari Republika.co.id, Selasa 19 April 2022.

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Unsubscribe
ADVERTISEMENT
Previous Post

Kasus Mafia Minyak Goreng, Kejagung Siap-siap Memberikan Kejutan

Next Post

Korporasi Sawit Pendukung Jabatan Presiden 3 Periode Perlu Diberi Sanksi

fusilat

fusilat

Related Posts

Apa Urgensi Melibatkan Militer dalam Rekrutmen Manajer Koperasi MP?
Economy

Apa Urgensi Melibatkan Militer dalam Rekrutmen Manajer Koperasi MP?

April 25, 2026
Mengapa Kita Hidup? Antara Ruh dan Mekanisme Tubuh
Feature

Mengapa Kita Hidup? Antara Ruh dan Mekanisme Tubuh

April 25, 2026
Feature

Bersama Kesulitan, Ada Kemudahan

April 25, 2026
Next Post
Pernyataan Masinton soal Luhut Brutus Istana Berujung Laporan ke MKD DPR

Korporasi Sawit Pendukung Jabatan Presiden 3 Periode Perlu Diberi Sanksi

Ditentang atau Setuju, Saran Megawati Ganti Cara Masak Saat Minyak Goreng Langka

PIDATO MEGAWATI MENOHOK JOKOWI GAGAL DAN MAHASISWA PENDEMO

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Notifikasi Berita

Subscribe

STAY CONNECTED

ADVERTISEMENT

Reporters' Tweets

Pojok KSP

  • All
  • Pojok KSP
Letkol Teddy dan Senyum Mona Lisa
Feature

Letkol Teddy dan Senyum Mona Lisa

by Karyudi Sutajah Putra
April 24, 2026
0

Oleh: Karyudi Sutajah Putra, Analis Politik Konsultan & Survei Indonesia (KSI) Jakarta - Letkol Teddy Indra Wijaya kini sudah bisa...

Read more
Polisi itu Angkatan Perang – Tentara itu Polisi?

RPP Tugas TNI: Wujud Remiliteriasi yang Bahayakan Kehidupan Demokrasi

April 24, 2026
Jangan Lawan Parpol!

Jangan Lawan Parpol!

April 24, 2026
Prev Next
ADVERTISEMENT
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

November 16, 2024
Zalimnya Nadiem Makarim

Zalimnya Nadiem Makarim

February 3, 2025
Beranikah Prabowo Melawan Aguan?

Akhirnya Pagar Laut Itu Tak Bertuan

January 29, 2025
Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

January 6, 2025
Copot Kapuspenkum Kejagung!

Copot Kapuspenkum Kejagung!

March 13, 2025
Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

May 19, 2024
Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

24
Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

19
Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

8
Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

7
Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

4
POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

4
Apa Urgensi Melibatkan Militer dalam Rekrutmen Manajer Koperasi MP?

Apa Urgensi Melibatkan Militer dalam Rekrutmen Manajer Koperasi MP?

April 25, 2026
Mengapa Kita Hidup? Antara Ruh dan Mekanisme Tubuh

Mengapa Kita Hidup? Antara Ruh dan Mekanisme Tubuh

April 25, 2026

Bersama Kesulitan, Ada Kemudahan

April 25, 2026
Mengapa Bangsa Jepang Membeli: Antara Budaya, Kebutuhan, dan Filsafat Hidup

Mengapa Bangsa Jepang Membeli: Antara Budaya, Kebutuhan, dan Filsafat Hidup

April 25, 2026
Mas Wowo – Jangan Seperti Cowboy, Masuk Kota Hanya Bikin Onar

Siapa yang Harus Mengerti: Presiden Memahami Rakyat atau Rakyat Memahami Presiden?

April 25, 2026
Mengapa Anak Sulung Lebih Cerdas: Ketika Kuman Mengalahkan Stereotip

Mengapa Anak Sulung Lebih Cerdas: Ketika Kuman Mengalahkan Stereotip

April 25, 2026

Group Link

ADVERTISEMENT
Fusilat News

To Inform [ Berita-Pendidikan-Hiburan] dan To Warn [ Public Watchdog]. Proximity, Timely, Akurasi dan Needed.

Follow Us

About Us

  • About Us

Recent News

Apa Urgensi Melibatkan Militer dalam Rekrutmen Manajer Koperasi MP?

Apa Urgensi Melibatkan Militer dalam Rekrutmen Manajer Koperasi MP?

April 25, 2026
Mengapa Kita Hidup? Antara Ruh dan Mekanisme Tubuh

Mengapa Kita Hidup? Antara Ruh dan Mekanisme Tubuh

April 25, 2026

Berantas Kezaliman

Sedeqahkan sedikit Rizki Anda Untuk Memberantas Korupsi, Penyalahgunaan kekuasaan, dan ketidakadilan Yang Tumbuh Subur

BCA No 233 146 5587

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist