TACHIKAWA, Seorang mahasiswa Vietnam telah ditangkap karena dicurigai memberikan layanan tukang cukur tanpa izin di rumahnya di Tokyo, melayani sebanyak 3.000 pelanggan sejak April 2021, kata polisi, Senin.
Nguyen Van Thang, seorang siswa sekolah kejuruan berusia 24 tahun, ditahan pada Selasa pekan lalu karena diduga menawarkan potong rambut dan mencukur kepada seorang rekan senegaranya seharga 1.500 yen di kondominiumnya di Fussa, Tokyo barat, hari itu, kata polisi.
Polisi yakin tersangka menarik pelanggan Vietnam melalui media sosial dan memperoleh total 4,5 juta yen. Dia membantah tuduhan itu, kata mereka.
Berita ini juga banyak ditanggapi oleh warga setempat, diantaranya dikatakan mengapa tidak terlebih dahulu diberi peringatan. Sementara komentar lain juga mengatakan bahwa urusan memilih tukang cukur adalah hak konsumen. Ada juga yang mempertayakan, bagaimana dengan nasib saya yang dipotong rambut oleh anak saya semalam, menggunakan razor elektrik, dst.
© KYODO

























