Jakarta, Fusilatnews – Mahkamah Konstitusi (MK) tengah menghadapi jumlah besar surat amicus curiae, dengan hanya 14 dari 33 surat yang diperiksa hingga saat ini. Permasalahan ini mengundang perhatian masyarakat terhadap proses pengambilan keputusan MK terkait sengketa Pilpres 2024.
Menurut juru bicara MK, Fajar Laksono, dari total 33 surat amicus curiae yang diterima hingga Selasa (16/4/2024) pukul 16.00, hanya 14 yang telah didalami oleh para hakim. Meskipun telah dibaca dan dicermati, belum dipastikan apakah surat-surat tersebut akan dipertimbangkan dalam pengambilan keputusan.
Diantara 14 surat amicus curiae yang telah diteliti, surat dari Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri menjadi salah satu yang akan dipertimbangkan. Begitu juga dengan pendapat dari sejumlah aktivis dan eks pimpinan KPK, seperti Busyro Muqoddas, Saut Situmorang, Feri Amsari, Usman Hamid, dan Abraham Samad.
Sementara itu, dari 19 surat amicus curiae lainnya yang belum diteliti, termasuk di dalamnya adalah pendapat dari lima tokoh, antara lain eks pimpinan FPU Muhammad Rizieq Shihab atau Habib Rizieq, mantan Ketua Umum PP Muhammadiyah Din Syamsuddin, dan beberapa tokoh lainnya.
Fajar menyebutkan bahwa MK terpaksa memberlakukan batasan bagi surat-surat amicus curiae yang masuk karena tingginya minat masyarakat. Fenomena ini terjadi karena sengketa Pilpres 2024 mencatat jumlah surat amicus curiae terbanyak yang pernah diterima MK, bahkan menjadi kali pertama MK menerima surat tersebut di luar pengujian undang-undang.
Namun, Fajar menegaskan bahwa MK belum dapat memastikan sejauh mana surat-surat tersebut akan berpengaruh terhadap putusan terkait sengketa Pilpres 2024. Hal ini bergantung pada keputusan otoritas hakim konstitusi.
Berikut adalah daftar 14 surat amicus curiae yang telah diterima hingga Selasa (16/4/2024) pukul 16.00:
- Barisan Kebenaran Untuk Demokrasi (23 Maret 2024)
- Tim Pembela Demokrasi Indonesia (TPDI) (26 Maret 2024)
- TOP Gun (28 Maret 2024)
- Aliansi Akademisi dan Masyarakat Sipil (28 Maret 2024)
- Pusat Kajian Hukum dan Keadilan Sosial (Center For Law and Social Justice) LSJ Fakultas Hukum UGM (1 April 2024)
- Pandji R Hadinoto (4 April 2024)
- Busyro Muqoddas, Saut Situmorang, Feri Amsari, Usman Hamid, Abraham Samad, dll (4 April 2024)
- Organisasi Mahasiswa UGM-UNPAD-UNDIP-Universitas Airlangga (16 April 2024)
- Megawati Soekarno Putri & Hasto Kristiyanto (16 April 2024)
- Forum Advokat Muda Indonesia (FAMI) (16 April 2024)
- Yayasan Advokasi Hak Konstitusional Indonesia (YAKIN) (16 April 2024)
- Aliansi Penegak Demokrasi Indonesia (APDI) (16 April 2024)
- Amicus Stefanus Hendriyanto (16 April 2024)
- Komunitas Cinta Pemilu Jujur dan Adil (KCP-JURDIL) (16 April 2024)

























