• Login
ADVERTISEMENT
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
Fusilat News
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Feature

Malam-Malam Berkebudayaan di Tunisia

fusilat by fusilat
May 6, 2022
in Feature
0
Malam-Malam Berkebudayaan di Tunisia

Zuhairi Misrawi (Foto: istimewa)

Share on FacebookShare on Twitter

Oleh : Zuhairi Misrawi / Duta Besar RI untuk Tunisia

Malam-malam Ramadan di seantero Tunisia sangat semarak. Setiap kota berlomba-lomba menggelar kegiatan kebudayaan dengan ciri khas masing-masing. Jika dari pagi hingga Salat Tarawih, seluruh kota terlihat sepi dan menghayati suasana Ramadhan, maka malam harinya begitu meriah dengan pagelaran musik yang menjadikan malam-malam Ramadan begitu bermakna dan bernuansa kebudayaan.
Yang menarik perhatian saya adalah kegiatan kebudayaan di Kota Hammamet, sebuah kota wisata yang tidak jauh dari kota Tunis. Perjalanan ke kota tersebut bisa ditempuh 30 menit. Tahun ini, kota Hammamet menggelar konser musik spesial tentang “Sufi Perempuan” dengan tema yang sangat puitis, Layali al-Qamar, Malam-Malam Purnama, Au clair de la Lune.

Sufi Perempuan sebuah diskursus yang sangat unik. Selama ini tasawuf kerap dilekatkan pada kaum laki-laki. Namun, Tunisia mempunyai kekhasan tersendiri, karena tasawuf pun bernuansa kesetaraan jender. Tawasuf tidak hanya bernuansa maskulin, sebagaimana lazimnya ditemukan di berbagai belahan dunia, melainkan juga bernuansa feminin. Kaum perempuan pun mengambil peran dalam kegiatan-kegiatan kebudayaan pada malam-malam Ramadan.

Spiritualitas yang membuncah selama bulan Ramadan sejatinya juga mampu memberikan ruang ekspresi bagi kaum perempuan. Sufi perempuan merupakan sebuah ekspresi gagasan yang dapat membangun kesadaran perihal pentingnya kesetaraan jender. Saya melihat respons publik di Kota Hammamet terhadap konser kebudayaan “Sufi Perempuan” tersebut sangat luar biasa. Tiket sudah habis terjual jauh-jauh hari, warga Tunisia tidak sabar untuk menikmati zikir dan bacaan para kaum sufi.

Tunisia merupakan salah satu negara di kawasan Timur-Tengah dan dunia Islam yang menegaskan pentingnya kesetaraan jender di dalam konstitusi. Kaum perempuan mempunyai peran sentral di ruang publik. Sebab itu, Tunisia merupakan satu-satunya negara di kawasan yang Perdana Menterinya dijabat oleh seorang perempuan, Najla Bouden-Romdhane. Begitu pula, tidak sedikit kaum perempuan yang menduduki jajaran kabinet, sejak merdeka pada tahun 1956 hingga sekarang ini.

Kehadiran saya, sebagai Duta Besar RI untuk Tunisia, mendapat perhatian khusus dari Pusat Kebudayaan Internasional Kota Hammamet, karena satu-satunya Duta Besar yang hadir dalam kegiatan tersebut. Saya sampaikan kepada pihak penyelenggara, bahwa Indonesia sangat memperhatikan kebudayaan dan kesenian, bahkan sejarah Islam Indonesia melalui kebudayaan, khususnya kesenian musik tradisional. Bahkan, moderasi Islam yang menjadi ciri khas Indonesia juga merupakan akulturasi antara Islam dengan kebudayaan dan kearifan lokal.

Dalam pembukaan konser musik “Sufi Perempuan” di kota Hammamet saya sangat menikmati lantunan lagu-lagu sufi yang dibawakan oleh Darshof Hamdani. Saya terasa berada di Tanah Air, karena beberapa lagu sufi yang didendangkan merupakan salawat Nabi Muhammad SAW yang biasa didengarkan dan populer di Tanah Air. Di samping itu, ada Hizb al-Tawassul karya Imam Abul Hasan al-Syadzili dan Salawat Nabi yang biasa dibaca warga Tunisia di rumah-rumah mereka. Lagu al-Qalbu Ya’syaq Kulla Jamil, karya Ummi Kultsum juga menambah kemeriahan konser musik malam itu.

Sepanjang konser musik berlangsung suasananya sangat menyenangkan, karena semua penonton terhanyut dalam zikir dan lantunan salawat Nabi. Suasana malam di bulan Ramadan benar-benar bernuansa spiritual yang mampu membentuk kesadaran vertikal. Pada akhirnya, kebudayaan merupakan medium yang sangat tepat untuk mendekatkan diri kepada Tuhan sebagai bekal membangun kesadaran pentingnya hubungan vertikal sesama manusia.

Selain Darshof Hamdani, ada beberapa musisi perempuan lainnya, yang juga memeriahkan konser “Sufi Perempuan” di Kota Hammamet, di antaranya: Shahrazad Hilal, Ayat Daghnouj, Amany Harrabi, Rania Bounowas, Abeer Darbal, Laila Hagig, Rehab Shaghir, dan Wishal Nasher. Mereka adalah musisi papan atas Tunisia, yang turut menyemarakkan malam-malam berkebudayaan di bulan Ramadhan tahun ini. Perhatian dari para musisi merupakan contoh menarik, karena mereka juga menjadikan malam-malam Ramadan berkebudayaan.

Selanjutnya, saya dan para Duta Besar dari berbagai negara sahabat, termasuk Duta Besar negara-negara Eropa, Jepang, dan Amerika Latin menghadiri undangan malam kebudayaan dari Walikota Tunis, Souad Abdurraheem, yang digelar setelah Salat Taraweh di Kawasan Kasabah. Kami pun dihibur oleh lagu-lagu tradisional dan salawat Nabi oleh group musik Elle, yang juga kalangan perempuan.

Suasana malam-malam Ramadan di Tunisia sangat meriah, yang dicirikan dengan kegiatan-kegiatan kebudayaan di seantero kota. Nuansa sufisme sangat kentara, karena Tunisia dalam sejarahnya merupakan salah satu cikal-bakal kelahiran tarekat sufi yang tersohor di dunia Islam, khususnya Tarekat Syadziliyah. Imam Abul Hasan al-Syadzili melakukan khalwat, dan menuliskan doa atau hizb di kawasan Syadzul, yang kemudian populer menjadi nama tarekat, Syadzuliyyah atau biasa dikenal dengan Syadziliyyah.

Sebagai Duta Besar RI untuk Tunisia, saya mempunyai rencana besar untuk berpartisipasi dalam kegiatan malam-malam Ramadan pada tahun mendatang. Kebudayaan merupakan infrastruktur diplomasi yang sangat efektif untuk membangun persahabatan Indonesia-Tunisia yang lebih dekat, erat, dan kokoh. Apalagi historitas dan ekspresi keberislaman di Tanah Air sangat kentara nuansa kebudayaannya.

Saya bermimpi pada tahun depan, musik-musik tradisional khas Timur-Tengah dipadukan dengan musik gamelan dan angklung khas Indonesia. Jika hal tersebut dapat diwujudkan, maka kita mampu melakukan diplomasi kebudayaan. Pada hakikatnya, kebudayaan dapat membangun persaudaraan dan persahabatan yang lebih kuat. Dari diplomasi kebudayaan, pada akhirnya dapat membangun dialog peradaban, sehingga dapat terbangun sikap saling menghormati (mutual respect) dan saling menguntungkan (mutual interest) dalam hubungan bilateral di antara dua negara, khususnya Indonesia-Tunisia.

Dikutip dari Detik.com, Jumat, 22 Apr 2022

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Unsubscribe
ADVERTISEMENT
Previous Post

Kekuatan Hati | Ustadz Dr. Aam Amiruddin, M.Si

Next Post

Tender Gorden DPR Menangkan Penawar Lelang Paling Tinggi, MAKI : Terus Terang Aneh

fusilat

fusilat

Related Posts

Presiden Prabowo, Waspada! Gejolak September Bisa Jadi Strategi Politik Tersembunyi
Feature

Prabowo Mulai Panik!

April 29, 2026
Feature

Antara Pembatasan Gawai dan Pendidikan Digital

April 29, 2026
Economy

Bom Waktu APBN-P 2026: Rupiah Jebol, Subsidi Meledak, Rakyat yang Nanggung

April 29, 2026
Next Post
Tender Gorden DPR Menangkan Penawar Lelang Paling Tinggi, MAKI : Terus Terang Aneh

Tender Gorden DPR Menangkan Penawar Lelang Paling Tinggi, MAKI : Terus Terang Aneh

GANJAR PRANOWO DIKULITI PUAN

GANJAR PRANOWO DIKULITI PUAN

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Notifikasi Berita

Subscribe

STAY CONNECTED

ADVERTISEMENT

Reporters' Tweets

Pojok KSP

  • All
  • Pojok KSP
Presiden Prabowo, Waspada! Gejolak September Bisa Jadi Strategi Politik Tersembunyi
Feature

Prabowo Mulai Panik!

by Karyudi Sutajah Putra
April 29, 2026
0

Oleh: Karyudi Sutajah Putra, Analis Politik Konsultan & Survei Indonesia (KSI) Jakarta - Mungkin merasa terdesak oleh lawan-lawan politiknya. Setelah...

Read more
Reshuffle Kabinet “4L”

Reshuffle Kabinet “4L”

April 27, 2026
IPW: Aneh, Polres Metro Depok Hanya Tetapkan Satu Tersangka Kasus Pengeroyokan

IPW: Aneh, Polres Metro Depok Hanya Tetapkan Satu Tersangka Kasus Pengeroyokan

April 27, 2026
Prev Next
ADVERTISEMENT
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

November 16, 2024
Zalimnya Nadiem Makarim

Zalimnya Nadiem Makarim

February 3, 2025
Beranikah Prabowo Melawan Aguan?

Akhirnya Pagar Laut Itu Tak Bertuan

January 29, 2025
Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

January 6, 2025
Copot Kapuspenkum Kejagung!

Copot Kapuspenkum Kejagung!

March 13, 2025
Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

May 19, 2024
Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

24
Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

19
Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

8
Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

7
Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

4
POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

4
Presiden Prabowo, Waspada! Gejolak September Bisa Jadi Strategi Politik Tersembunyi

Prabowo Mulai Panik!

April 29, 2026

Antara Pembatasan Gawai dan Pendidikan Digital

April 29, 2026

Bom Waktu APBN-P 2026: Rupiah Jebol, Subsidi Meledak, Rakyat yang Nanggung

April 29, 2026
HMI–KAHMI Ditegaskan Saling Terikat dalam Pembinaan Kader di Perguruan Tinggi

HMI–KAHMI Ditegaskan Saling Terikat dalam Pembinaan Kader di Perguruan Tinggi

April 29, 2026
Koperasi vs Ritel Raksasa: Perang yang Sudah Kalah Sebelum Dimulai

Koperasi vs Ritel Raksasa: Perang yang Sudah Kalah Sebelum Dimulai

April 29, 2026

Tinta Darah dan Garis di Atas Peta: Ketika Dunia Menjadi Kue yang Dibagi Habis

April 29, 2026

Group Link

ADVERTISEMENT
Fusilat News

To Inform [ Berita-Pendidikan-Hiburan] dan To Warn [ Public Watchdog]. Proximity, Timely, Akurasi dan Needed.

Follow Us

About Us

  • About Us

Recent News

Presiden Prabowo, Waspada! Gejolak September Bisa Jadi Strategi Politik Tersembunyi

Prabowo Mulai Panik!

April 29, 2026

Antara Pembatasan Gawai dan Pendidikan Digital

April 29, 2026

Berantas Kezaliman

Sedeqahkan sedikit Rizki Anda Untuk Memberantas Korupsi, Penyalahgunaan kekuasaan, dan ketidakadilan Yang Tumbuh Subur

BCA No 233 146 5587

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist