Gambar-gambar tahun ini menunjukkan lebih sedikit jumlah jamaah dibandingkan tahun lalu yang berdoa di kompleks Al Aqsa di tengah pembatasan yang dilakukan Israel.
Al Aqso – TRTWorld – Umat Islam melaksanakan salat Tarawih pada malam pertama bulan suci Ramadhan di Kompleks Masjid Al Aqsa di Yerusalem Timur yang diduduki, sementara beberapa warga Palestina salat di luar di jalan-jalan Kota Tua.
Gambar-gambar tersebut menunjukkan lebih sedikit jumlah jamaah yang salat di kompleks tersebut di tengah pembatasan akses yang diberlakukan oleh polisi Israel yang sebelumnya mengumumkan pengerahan pasukan tambahan di sekitar kompleks di Yerusalem Timur yang diduduki.
Pengerahan tersebut dilakukan ketika ribuan warga Palestina bersiap untuk melaksanakan Tarawih, salat malam khusus selama bulan suci Ramadhan, pada hari Ahad
Menurut Channel 12 Israel, pengerahan polisi dilakukan di tengah kekhawatiran akan peningkatan keamanan di Yerusalem Timur dan Tepi Barat yang diduduki selama bulan Ramadhan.
Pesan teks dikirim ke telepon warga Yerusalem untuk memperingatkan agar tidak terlibat dalam kerusuhan apa pun, kata lembaga penyiaran itu.
Masjid Al Aqsa adalah situs tersuci ketiga di dunia bagi umat Islam. Orang-orang Yahudi menyebut kawasan itu sebagai Bukit Bait Suci (Temple Mount) karena merupakan situs dua kuil Yahudi di zaman kuno.
Israel menduduki Yerusalem Timur, tempat Al-Aqsa berada, selama Perang Arab-Israel tahun 1967. Mereka mencaplok seluruh kota pada tahun 1980, sebuah tindakan yang tidak pernah diakui oleh komunitas internasional.
Ketegangan meningkat di Tepi Barat yang diduduki sejak Israel melancarkan serangan militer mematikan terhadap Gaza setelah serangan lintas batas oleh Hamas pada Oktober lalu.
Di Gaza, meski terjadi kehancuran dan ketidakamanan akibat serangan Israel yang terus berlanjut, warga Palestina tetap melaksanakan Tarawih pada malam pertama Ramadhan di dekat rumah-rumah sementara.
Sumber : TRTWorld




















