• Login
ADVERTISEMENT
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
Fusilat News
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Atarashi Watch On

Membaca Bayang Kepemimpinan Gibran Dalam Kasandra Paradox

Ali Syarief by Ali Syarief
September 24, 2025
in Atarashi Watch On, Feature, Tokoh/Figur
0
Kapasitas dan Kompetensi: Jokowi, Gibran, dan Pertanyaan “Siapa yang Tolol?”
Share on FacebookShare on Twitter

Dalam mitologi Yunani, Kasandra dikutuk untuk selalu berkata benar tetapi tak pernah dipercaya. Paradoks ini berulang dalam sejarah politik, ketika peringatan dini tentang bahaya masa depan diabaikan demi kenyamanan sesaat. Indonesia, dengan segala dinamika politiknya, mungkin sedang berada di pusaran paradoks semacam itu.

Kebangkitan Gibran Rakabuming Raka ke kursi wakil presiden sudah menunjukkan bagaimana politik dinasti menabrak sekat-sekat etika dan akal sehat demokrasi. Banyak pengamat, aktivis, hingga akademisi telah memperingatkan bahwa fenomena ini berpotensi merusak fondasi republik: mempersempit kompetisi politik, melanggengkan oligarki, dan membenamkan meritokrasi. Namun, sebagaimana Kasandra di Troya, suara-suara peringatan itu dianggap bising, tidak relevan, bahkan ditertawakan.

Asumsi paling ekstrem adalah ketika Gibran pada akhirnya benar-benar naik menjadi presiden. Skenario ini bukan hal mustahil. Dengan jalur kekuasaan yang sudah dipersiapkan, sistem politik yang terkunci dalam kepentingan koalisi pragmatis, dan kecenderungan rakyat yang lebih mudah terpukau pencitraan ketimbang rekam jejak, jalan menuju kursi RI-1 terbuka lebar.

Di sinilah paradoks Kasandra menemukan ruang aktualisasinya. Sejak awal, sudah banyak yang memperingatkan: jika Gibran melanjutkan tradisi politik Jokowi, maka nepotisme akan semakin menggurita, institusi negara akan semakin lemah di hadapan kepentingan keluarga dan kelompok tertentu, dan demokrasi akan semakin kehilangan roh substantifnya. Namun, suara-suara itu sering dianggap sekadar opini pesimis, tidak membumi, atau bahkan “iri pada kesuksesan keluarga Jokowi.”

Padahal, risiko yang paling nyata adalah kemandegan kepemimpinan nasional. Indonesia sedang menghadapi tantangan besar: krisis iklim, disrupsi teknologi, ketimpangan ekonomi, utang luar negeri yang membengkak, serta rapuhnya kedaulatan pangan dan energi. Menyerahkan arah bangsa pada figur yang naik lebih karena darah ketimbang karya, lebih karena koneksi ketimbang kapasitas, ibarat menyerahkan kapal besar di tengah badai kepada nakhoda yang baru belajar memegang kemudi.

Sejarah telah memperlihatkan bagaimana peringatan-peringatan yang diabaikan menuntun bangsa pada jurang: krisis moneter 1997, tsunami politik Orde Baru, hingga kerusakan lingkungan akibat eksploitasi tanpa kendali. Semua itu pernah diprediksi, namun sering tak digubris. Kini, ketika jalan dinasti kian mulus, apakah bangsa ini sekali lagi akan menertawakan Kasandra yang bersuara?

Paradoks Kasandra bukanlah kutukan mitologi semata, melainkan cermin dari ketidakmampuan manusia untuk mendengar kebenaran yang tak nyaman. Jika Gibran benar-benar menjadi presiden dan memperpanjang pola kepemimpinan yang lebih mengutamakan dinasti ketimbang bangsa, maka sejarah akan menulis bahwa rakyat Indonesia pernah diperingatkan—tetapi memilih untuk tidak percaya.


 

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Unsubscribe
ADVERTISEMENT
Previous Post

Judicial Review atas Sprin Kapolri: Saatnya Menguji Loyalitas dan Akuntabilitas Polri

Next Post

Dari Bung Hatta ke Gibran: Menukiknya Kualitas Wakil Presiden Indonesia

Ali Syarief

Ali Syarief

Related Posts

daerah

KEADILAN PERADABAN DALAM KASUS KEBON BINATANG BANDUNG

April 30, 2026
Presiden Prabowo, Waspada! Gejolak September Bisa Jadi Strategi Politik Tersembunyi
Feature

Prabowo Mulai Panik!

April 29, 2026
Feature

Antara Pembatasan Gawai dan Pendidikan Digital

April 29, 2026
Next Post
Dari Bung Hatta ke Gibran: Menukiknya Kualitas Wakil Presiden Indonesia

Dari Bung Hatta ke Gibran: Menukiknya Kualitas Wakil Presiden Indonesia

PENGAKUAN PALESTINA: GESTUR KOSMETIK DARI PARA AGRESSOR, DAN HARAPAN RAPUH PADA POROS PERLAWANAN IRAN

Notifikasi Berita

Subscribe

STAY CONNECTED

ADVERTISEMENT

Reporters' Tweets

Pojok KSP

  • All
  • Pojok KSP
IPW Apresiasi Kapolda NTT Terkait Mafia BBM Ilegal
Komunitas

IPW Apresiasi Kapolda NTT Terkait Mafia BBM Ilegal

by Karyudi Sutajah Putra
April 30, 2026
0

FusilatNews - Indonesia Police Watch (IPW) mengapresiasi Kapolda Nusa Tenggara Timur (NTT) Irjen Rudi Darmoko yang tidak segan-segan untuk menangkap...

Read more
Presiden Prabowo, Waspada! Gejolak September Bisa Jadi Strategi Politik Tersembunyi

Prabowo Mulai Panik!

April 29, 2026
Reshuffle Kabinet “4L”

Reshuffle Kabinet “4L”

April 27, 2026
Prev Next
ADVERTISEMENT
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

November 16, 2024
Zalimnya Nadiem Makarim

Zalimnya Nadiem Makarim

February 3, 2025
Beranikah Prabowo Melawan Aguan?

Akhirnya Pagar Laut Itu Tak Bertuan

January 29, 2025
Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

January 6, 2025
Copot Kapuspenkum Kejagung!

Copot Kapuspenkum Kejagung!

March 13, 2025
Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

May 19, 2024
Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

24
Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

19
Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

8
Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

7
Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

4
POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

4
Ancaman Delegitimasi Pembela HAM dan Kontrol terhadap Kerja Advokasi HAM

Ancaman Delegitimasi Pembela HAM dan Kontrol terhadap Kerja Advokasi HAM

May 1, 2026
IPW Apresiasi Kapolda NTT Terkait Mafia BBM Ilegal

IPW Apresiasi Kapolda NTT Terkait Mafia BBM Ilegal

April 30, 2026

KEADILAN PERADABAN DALAM KASUS KEBON BINATANG BANDUNG

April 30, 2026
Presiden Prabowo, Waspada! Gejolak September Bisa Jadi Strategi Politik Tersembunyi

Prabowo Mulai Panik!

April 29, 2026

Antara Pembatasan Gawai dan Pendidikan Digital

April 29, 2026

Bom Waktu APBN-P 2026: Rupiah Jebol, Subsidi Meledak, Rakyat yang Nanggung

April 29, 2026

Group Link

ADVERTISEMENT
Fusilat News

To Inform [ Berita-Pendidikan-Hiburan] dan To Warn [ Public Watchdog]. Proximity, Timely, Akurasi dan Needed.

Follow Us

About Us

  • About Us

Recent News

Ancaman Delegitimasi Pembela HAM dan Kontrol terhadap Kerja Advokasi HAM

Ancaman Delegitimasi Pembela HAM dan Kontrol terhadap Kerja Advokasi HAM

May 1, 2026
IPW Apresiasi Kapolda NTT Terkait Mafia BBM Ilegal

IPW Apresiasi Kapolda NTT Terkait Mafia BBM Ilegal

April 30, 2026

Berantas Kezaliman

Sedeqahkan sedikit Rizki Anda Untuk Memberantas Korupsi, Penyalahgunaan kekuasaan, dan ketidakadilan Yang Tumbuh Subur

BCA No 233 146 5587

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

 

Loading Comments...