• Login
ADVERTISEMENT
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
Fusilat News
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Feature

Memberhalakan Jokowi

Karyudi Sutajah Putra by Karyudi Sutajah Putra
April 21, 2025
in Feature, Pojok KSP, Politik
0
Memberhalakan Jokowi
Share on FacebookShare on Twitter

Oleh: Karyudi Sutajah Putra, Analis Politik pada Konsultan dan Survei Indonesia (KSI)

Jakarta – Nyaris setiap hari rumah kediaman Joko Widodo di Jalan Kutai Utara I Kelurahan Sumber, Kecamatan Banjarsari, Kota Surakarta, Jawa Tengah, dikunjungi masyarakat, kerabat, sahabat, aparat, hingga pejabat. Entah apakah kunjungan itu natural ataukah direkayasa.

Ada yang memaknai, jika natural maka mereka yang berkunjung itu hendak memberhalakan Jokowi atau menjadikan Presiden ke-7 RI itu sebagai berhala.

Jika direkayasa, berarti Jokowi mau memberhalakan diri atau menjadikan dirinya sebagai berhala.

Maklum, kini Jokowi bukan siapa-siapa lagi. Ia orang awam seperti manusia pada umumnya. Ia hanya seorang mantan Presiden sebagaimana Megawati Soekarnoputri dan Susilo Bambang Yudhoyono yang tak setiap hari rumahnya dikunjungi.

Hanya KH Abdurrahman Wahid alias Gus Dur yang setiap hari dikunjungi. Tapi itu pun makamnya di Jombang, Jawa Timur, bukan rumah kediamannya di Ciganjur, Jagakarsa, Jakarta Selatan.

Berhala berarti patung atau benda yang dianggap suci dan disembah, baik itu benda fisik seperti patung, atau benda abstrak yang dianggap lebih penting daripada Tuhan.

Dalam konteks agama, berhala adalah segala sesuatu yang disembah selain Tuhan.

Teranyar, yang berkunjung ke rumah Jokowi adalah para Peserta Didik Sekolah Staf dan Pimpinan Menengah (Serdik Sespimmen) Polri Pendidikan Reguler (Dikreg) ke-65.

Entah apa korelasi dan relevansinya. Mungkin Jokowi dianggap punya kapasitas. Yang jelas dia sudah tak punya otoritas.

Apa karena Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo ingin menunjukkan rasa hormatnya kepada Jokowi? Ia merasa berutang budi.

Maklum, Listyo Sigit diangkat sebagai Kapolri semasa Jokowi menjabat Presiden, dan berlanjut hingga kini saat Prabowo Subianto menjadi Presiden. Artinya, dipertahankannya Listyo Sigit sebagai Kapolri dapat ditafsirkan atas rekomendasi Jokowi.

Mengapa pula yang dikunjungi Serdik Sespimmen Polri itu bukan Presiden Prabowo? Bekas Komandan Jenderal Kopassus itu jelas punya otoritas, dan juga tentu saja punya kapasitas.

Mengapa pula mantan Presiden lainnya tidak mereka kunjungi, seperti Megawati dan SBY? Di sinilah muncul dugaan Listyo Sigit hendak memberhalakan Jokowi.

Sebelum ini, sejumlah menteri Kabinet Merah Putih pimpinan Prabowo berkunjung ke kediaman Jokowi di Solo.

Pertama, saat momentum halal bihalal Idul Fitri 1446 H, dan kedua saat Prabowo melakukan kunjungan kenegaraan ke sejumlah negara di Timur Tengah.

Adalah menteri-menteri loyalis Jokowi yang mengunjungi wong Solo itu seperti Bahlil Lahadalia, Budi Arie Setiadi, Sri Mulyani Indrawati, Zulkifli Hasan, Pratikno, Sakti Wahyu Trenggono dan Budi Gunadi Sadikin. Dua menteri terakhir ini bahkan menyebut Jokowi sebagai “bos”.

Akhirnya, kunjungan para menteri itu memunculkan dua isu sekaligus: matahari kembar dan kudeta!

Matahari kembar dimaksud adalah adanya dua sosok yang sangat berpengaruh di pemerintahan, yakni Prabowo dan Jokowi. Mungkin karena sering cawe-cawe, maka pengaruh Jokowi di pemerintahan Prabowo masih cukup kuat. Apalagi Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka adalah anak Jokowi.

Isu kedua adalah kudeta. Ada spekulasi, pertemuan Jokowi dengan sejumlah loyalisnya itu saat Prabowo ada di luar negeri adalah dalam rangka menyusun strategi untuk menggulingkan Presiden Prabowo. Entah bagaimana mekanisme kudeta itu. Jokowi disebut hendak mendudukkan Gibran sebagai Presiden, menggantikan Prabowo.

Cepat atau lambat, Jokowi nyaris dapat dipastikan akan pecah kongsi dengan Prabowo. Paling lambat menjelang Pemilihan Presiden 2029 mendatang. Musababnya, Jokowi akan mengajukan Gibran sebagai calon presiden, bertarung dengan Prabowo.

Bukan tipe Jokowi untuk sabar menunggu hingga 2034, di mana pada 2029 Gibran akan kembali menjadi calon wakil presidennya Prabowo, dan baru pada Pilpres 2034, Gibran akan maju sebagai capres.

Jangankan Kapolri dan para menteri, Prabowo sendiri saja memberhalakan Jokowi. Maklum, ia berutang budi kepada wong Solo itu saat Pilpres 2024, di mana atas dukungan suami dari Iriana itu, Prabowo terpilih. Maka jangan heran jika dalam banyak kesempatan Prabowo memuji-muji Jokowi. Hidup Jokowi!

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Unsubscribe
ADVERTISEMENT
Previous Post

Ma’ ruf Amin : Asal Semua Pihak Hatinya Bersih Isu Matahari Kembar Tak Mengancam Prabowo,

Next Post

Untuk Menggali Potensi Pidana, Hari Ini Komisi III DPR Panggil Mantan Pemain Oriental Circus Indonesia

Karyudi Sutajah Putra

Karyudi Sutajah Putra

Related Posts

Default Growth – Ekonomi Tumbuh 5% – Artinya Tidak Ada Peran Pemerintah
Economy

Default Growth – Ekonomi Tumbuh 5% – Artinya Tidak Ada Peran Pemerintah

January 25, 2026
PDIP DAN MEGAWATI MENYERET BANGSA INDONESIA KE FREE FIGHT LIBERALISM MELALUI DEMOKRASI PEMILIHAN LANGSUNG
Feature

PDIP DAN MEGAWATI MENYERET BANGSA INDONESIA KE FREE FIGHT LIBERALISM MELALUI DEMOKRASI PEMILIHAN LANGSUNG

January 25, 2026
Guru Honorer dan Martabat Konstitusi: Antara Amanat Negara dan Realitas Pendidikan Indonesia
Aya Aya Wae

Guru Honorer dan Martabat Konstitusi: Antara Amanat Negara dan Realitas Pendidikan Indonesia

January 25, 2026
Next Post
Untuk Menggali Potensi Pidana, Hari Ini Komisi III DPR Panggil Mantan Pemain Oriental Circus Indonesia

Untuk Menggali Potensi Pidana, Hari Ini Komisi III DPR Panggil Mantan Pemain Oriental Circus Indonesia

Pesan Ma’ruf Amin : Situasi Tidak Baik-baik Saja

Menakar Kompas Moral Ma’ruf Amin

Notifikasi Berita

Subscribe

STAY CONNECTED

ADVERTISEMENT

Reporters' Tweets

Pojok KSP

  • All
  • Pojok KSP
Stigma NGO oleh Wamenham Bukti Negara Gagal Melindungi, Justru Lakukan Persekusi
News

Stigma NGO oleh Wamenham Bukti Negara Gagal Melindungi, Justru Lakukan Persekusi

by Karyudi Sutajah Putra
January 24, 2026
0

Jakarta-Fusilatnews -  - Wakil Menteri Hak Asasi Manusia (Wamenham) Mugiyanto Sipin menyampaikan inisiasi pendanaan untuk Organisasi Masyarakat Sipil (OMS) atau...

Read more
OTT Madiun dan Pati: Angin Segar Kubu Pilkada oleh DPRD

OTT Madiun dan Pati: Angin Segar Kubu Pilkada oleh DPRD

January 21, 2026
LBH Keadilan: Stop Kriminalisasi Warga Tangsel!

LBH Keadilan: Stop Kriminalisasi Warga Tangsel!

January 20, 2026
Prev Next
ADVERTISEMENT
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

November 16, 2024
Zalimnya Nadiem Makarim

Zalimnya Nadiem Makarim

February 3, 2025
Beranikah Prabowo Melawan Aguan?

Akhirnya Pagar Laut Itu Tak Bertuan

January 29, 2025
Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

January 6, 2025
Copot Kapuspenkum Kejagung!

Copot Kapuspenkum Kejagung!

March 13, 2025
Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

May 19, 2024
Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

24
Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

19
Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

8
Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

7
Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

4
POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

4
Termul-Termul Baru: Rusdi Masse, PSI, dan Peta Migrasi Loyalitas Politik

Termul-Termul Baru: Rusdi Masse, PSI, dan Peta Migrasi Loyalitas Politik

January 25, 2026
DESTINASI TRAGIS DI CISARUA: 11 JENAZAH KORBAN LONGSOR DITEMUKAN, 79 WARGA MASIH HILANG

DESTINASI TRAGIS DI CISARUA: 11 JENAZAH KORBAN LONGSOR DITEMUKAN, 79 WARGA MASIH HILANG

January 25, 2026
Default Growth – Ekonomi Tumbuh 5% – Artinya Tidak Ada Peran Pemerintah

Default Growth – Ekonomi Tumbuh 5% – Artinya Tidak Ada Peran Pemerintah

January 25, 2026
PDIP DAN MEGAWATI MENYERET BANGSA INDONESIA KE FREE FIGHT LIBERALISM MELALUI DEMOKRASI PEMILIHAN LANGSUNG

PDIP DAN MEGAWATI MENYERET BANGSA INDONESIA KE FREE FIGHT LIBERALISM MELALUI DEMOKRASI PEMILIHAN LANGSUNG

January 25, 2026
Guru Honorer dan Martabat Konstitusi: Antara Amanat Negara dan Realitas Pendidikan Indonesia

Guru Honorer dan Martabat Konstitusi: Antara Amanat Negara dan Realitas Pendidikan Indonesia

January 25, 2026
Megawati 79 Tahun dan Ujian Terakhir Kepemimpinan Partai

Megawati 79 Tahun dan Ujian Terakhir Kepemimpinan Partai

January 25, 2026

Group Link

ADVERTISEMENT
Fusilat News

To Inform [ Berita-Pendidikan-Hiburan] dan To Warn [ Public Watchdog]. Proximity, Timely, Akurasi dan Needed.

Follow Us

About Us

  • About Us

Recent News

Termul-Termul Baru: Rusdi Masse, PSI, dan Peta Migrasi Loyalitas Politik

Termul-Termul Baru: Rusdi Masse, PSI, dan Peta Migrasi Loyalitas Politik

January 25, 2026
DESTINASI TRAGIS DI CISARUA: 11 JENAZAH KORBAN LONGSOR DITEMUKAN, 79 WARGA MASIH HILANG

DESTINASI TRAGIS DI CISARUA: 11 JENAZAH KORBAN LONGSOR DITEMUKAN, 79 WARGA MASIH HILANG

January 25, 2026

Berantas Kezaliman

Sedeqahkan sedikit Rizki Anda Untuk Memberantas Korupsi, Penyalahgunaan kekuasaan, dan ketidakadilan Yang Tumbuh Subur

BCA No 233 146 5587

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

 

Loading Comments...