• Login
ADVERTISEMENT
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
Fusilat News
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home News Law

Untuk Menggali Potensi Pidana, Hari Ini Komisi III DPR Panggil Mantan Pemain Oriental Circus Indonesia

Redaktur Senior 03 by Redaktur Senior 03
April 21, 2025
in Law, News
0
Untuk Menggali Potensi Pidana, Hari Ini Komisi III DPR Panggil Mantan Pemain Oriental Circus Indonesia
Share on FacebookShare on Twitter

Jakarta – FusilatNews. – Menindaklanjuti laporan dari sejumlah mantan pemain Oriental Circus Indonesia (OCI), Komisi III DPR RI pada hari ini memanggil mereka untuk memberikan kesaksian secara langsung di hadapan para legislator. Audiensi ini bertujuan menggali lebih jauh dugaan praktik eksploitasi yang mereka alami saat bekerja di sirkus tersebut.

Anggota Komisi III DPR RI dari Fraksi PKS, Nasir Djamil, menyatakan bahwa bila ditemukan indikasi tindak pidana, pihaknya akan mendorong aparat penegak hukum untuk menindaklanjutinya. “Komisi III akan menelaah kemungkinan adanya unsur pidana dalam kasus ini. Kalau memang ada, tentu akan kita dorong untuk diproses hukum,” ujarnya, Minggu (20/4/2025).

Menurut Nasir, pemanggilan ini adalah bagian dari tindak lanjut aduan para korban yang sebelumnya telah menyampaikan keluhannya ke Kementerian Hukum dan HAM. Ia menyebut kesaksian mereka mengindikasikan adanya perlakuan yang tidak manusiawi, bahkan berpotensi sebagai pelanggaran hukum.

“Kami telah mengundang korban yang diduga mengalami kekerasan. Dari cerita mereka, tampaknya perlakuan yang diterima sangat jauh dari nilai-nilai kemanusiaan,” kata Nasir. Ia juga menambahkan bahwa Komisi III sedang mengkaji lebih dalam untuk memastikan apakah benar ada pelanggaran pidana yang bisa ditindaklanjuti oleh aparat.

Nasir menyebut bahwa kasus ini mengingatkannya pada insiden “kerangkeng manusia” di Langkat, Sumatera Utara, di mana pelaku akhirnya diadili meski awalnya berdalih melakukan rehabilitasi narkoba. “Meskipun konteksnya berbeda, tapi kemungkinan adanya tindakan tidak manusiawi tetap harus ditelusuri,” jelasnya.

Ia menegaskan, meskipun kasus serupa pernah dihentikan melalui penerbitan SP3 oleh kepolisian, bukan berarti proses hukum tidak bisa dibuka kembali. “SP3 itu bukan akhir. Kalau ada bukti atau informasi baru, tentu bisa dibuka lagi,” imbuhnya.

Selain mendengarkan kesaksian dari para mantan pemain sirkus, Komisi III juga membuka kemungkinan untuk memanggil pihak-pihak terkait lainnya, termasuk aparat penegak hukum dan lembaga yang memiliki kaitan dengan kasus ini. “Setelah mendengar para korban, bisa saja kami panggil pihak lain seperti aparat atau instansi yang terlibat,” tutur Nasir.

Ketika ditanya soal hubungan antara OCI dan Taman Safari, Nasir menyebut belum ada komunikasi sejauh ini. “Belum ada komunikasi dengan Taman Safari,” jawabnya singkat.

Pernyataan serupa juga disampaikan oleh Anggota Komisi III dari Fraksi PKB, Abdullah. Ia menyatakan pihaknya juga akan memanggil korban untuk memberikan kesaksian langsung. “Kami juga sudah mencoba menjalin komunikasi dengan pihak Taman Safari Indonesia, namun sejauh ini belum mendapat respon,” ujarnya.

Abdullah menambahkan bahwa Komisi III berencana memanggil semua pihak terkait untuk duduk bersama. “Kalau belum ada jawaban, kita mulai dulu dari korban. Setelah itu kita akan panggil pihak lain seperti Taman Safari,” jelasnya.

Ia juga menginformasikan bahwa pertemuan dengan para korban akan dilakukan secara tertutup. “Benar, kami akan rapat internal dulu jam satu siang, lalu pertemuan dengan korban akan dilakukan secara tertutup,” tegasnya.

Sementara itu, Vivi, salah satu mantan pemain sirkus yang mengaku menjadi korban kekerasan, mengonfirmasi bahwa dirinya bersama beberapa rekan akan memenuhi undangan Komisi III DPR RI. “Iya, kami akan hadir untuk memberikan keterangan di depan Komisi III pada Senin pukul 14.00 WIB,” ujar Vivi saat dihubungi pada Sabtu malam.

 

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Unsubscribe
ADVERTISEMENT
Previous Post

Memberhalakan Jokowi

Next Post

Menakar Kompas Moral Ma’ruf Amin

Redaktur Senior 03

Redaktur Senior 03

Related Posts

Ketika Iman Dijadikan Tujuan, Tapi Ilmu Menghilang dari Arah: Sebuah Paradoks Pendidikan
Feature

Ketika Iman Dijadikan Tujuan, Tapi Ilmu Menghilang dari Arah: Sebuah Paradoks Pendidikan

May 1, 2026
Ancaman Delegitimasi Pembela HAM dan Kontrol terhadap Kerja Advokasi HAM
Law

Ancaman Delegitimasi Pembela HAM dan Kontrol terhadap Kerja Advokasi HAM

May 1, 2026
IPW Apresiasi Kapolda NTT Terkait Mafia BBM Ilegal
Komunitas

IPW Apresiasi Kapolda NTT Terkait Mafia BBM Ilegal

April 30, 2026
Next Post
Pesan Ma’ruf Amin : Situasi Tidak Baik-baik Saja

Menakar Kompas Moral Ma’ruf Amin

Pembicaraan Tidak Langsung Iran-AS Peroleh Momentum di Tengah ‘Suasana Konstruktif’ di Roma

Pembicaraan Tidak Langsung Iran-AS Peroleh Momentum di Tengah ‘Suasana Konstruktif’ di Roma

Notifikasi Berita

Subscribe

STAY CONNECTED

ADVERTISEMENT

Reporters' Tweets

Pojok KSP

  • All
  • Pojok KSP
IPW Apresiasi Kapolda NTT Terkait Mafia BBM Ilegal
Komunitas

IPW Apresiasi Kapolda NTT Terkait Mafia BBM Ilegal

by Karyudi Sutajah Putra
April 30, 2026
0

FusilatNews - Indonesia Police Watch (IPW) mengapresiasi Kapolda Nusa Tenggara Timur (NTT) Irjen Rudi Darmoko yang tidak segan-segan untuk menangkap...

Read more
Presiden Prabowo, Waspada! Gejolak September Bisa Jadi Strategi Politik Tersembunyi

Prabowo Mulai Panik!

April 29, 2026
Reshuffle Kabinet “4L”

Reshuffle Kabinet “4L”

April 27, 2026
Prev Next
ADVERTISEMENT
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

November 16, 2024
Zalimnya Nadiem Makarim

Zalimnya Nadiem Makarim

February 3, 2025
Beranikah Prabowo Melawan Aguan?

Akhirnya Pagar Laut Itu Tak Bertuan

January 29, 2025
Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

January 6, 2025
Copot Kapuspenkum Kejagung!

Copot Kapuspenkum Kejagung!

March 13, 2025
Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

May 19, 2024
Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

24
Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

19
Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

8
Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

7
Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

4
POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

4
Ketika Iman Dijadikan Tujuan, Tapi Ilmu Menghilang dari Arah: Sebuah Paradoks Pendidikan

Ketika Iman Dijadikan Tujuan, Tapi Ilmu Menghilang dari Arah: Sebuah Paradoks Pendidikan

May 1, 2026

Memotret Insight, Meneropong Foresight: Berbasis Possibility vs Probability sebagai Produk Internal Auditor

May 1, 2026
Menghadang “Jalur Senyap” Remiliterisasi: Membedah Bahaya RPP Tugas TNI

Menghadang “Jalur Senyap” Remiliterisasi: Membedah Bahaya RPP Tugas TNI

May 1, 2026

Menyoal Paradoks Regulasi di Sektor Multinasional

May 1, 2026

Mengawal Asta Cita di KIT Batang: Transformasi Industri Berbasis Kedaulatan dan Pertahanan

May 1, 2026

Manajemen Risiko di Masa Perang (Fondasi Survival Economy: Pangan, Air, dan Energi)

May 1, 2026

Group Link

ADVERTISEMENT
Fusilat News

To Inform [ Berita-Pendidikan-Hiburan] dan To Warn [ Public Watchdog]. Proximity, Timely, Akurasi dan Needed.

Follow Us

About Us

  • About Us

Recent News

Ketika Iman Dijadikan Tujuan, Tapi Ilmu Menghilang dari Arah: Sebuah Paradoks Pendidikan

Ketika Iman Dijadikan Tujuan, Tapi Ilmu Menghilang dari Arah: Sebuah Paradoks Pendidikan

May 1, 2026

Memotret Insight, Meneropong Foresight: Berbasis Possibility vs Probability sebagai Produk Internal Auditor

May 1, 2026

Berantas Kezaliman

Sedeqahkan sedikit Rizki Anda Untuk Memberantas Korupsi, Penyalahgunaan kekuasaan, dan ketidakadilan Yang Tumbuh Subur

BCA No 233 146 5587

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist