• Login
ADVERTISEMENT
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
Fusilat News
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Birokrasi

Membubarkan Polri: Gagasan Radikal Gus Dur yang Masih Menggema

Ali Syarief by Ali Syarief
August 29, 2025
in Birokrasi, Feature
0
Membubarkan Polri: Gagasan Radikal Gus Dur yang Masih Menggema
Share on FacebookShare on Twitter

 Abdurrahman Wahid atau Gus Dur sering disebut sebagai presiden yang nyeleneh. Tapi di balik “kenyelenehannya,” ada gagasan-gagasan besar yang justru terasa relevan ketika dibaca ulang hari ini. Salah satunya adalah niatnya untuk membubarkan Kepolisian Republik Indonesia (Polri).

Pada awal reformasi, Polri baru saja dipisahkan dari ABRI (1999). Harapannya jelas: polisi bisa fokus pada penegakan hukum sipil, sementara militer menjaga pertahanan. Namun, Gus Dur melihat sesuatu yang berbeda. Alih-alih menjadi aparat sipil yang profesional, Polri masih identik dengan korupsi, kekerasan, dan ketundukan pada kekuasaan.

Kritik Gus Dur terhadap Polri

Bagi Gus Dur, Polri adalah institusi yang gagal menjalankan fungsi dasarnya. Alih-alih melindungi rakyat, mereka justru sering menjadi bagian dari masalah. Gus Dur tidak segan mengusulkan agar Polri dikembalikan ke pangkuan TNI, atau kalau perlu dibubarkan saja.

Logika Gus Dur sederhana: jika sebuah lembaga yang seharusnya menegakkan hukum justru menjadi sarang pelanggaran hukum, mengapa harus dipertahankan?

Dampak Politik di Era Gus Dur

Pernyataan itu sontak membuat Polri defensif. Sebagai institusi yang baru “merdeka” dari ABRI, mereka merasa eksistensinya dipertaruhkan. Elit politik di DPR pun menggunakan gagasan Gus Dur sebagai amunisi untuk menyerangnya. Sang presiden dilabeli sebagai pemimpin yang impulsif, bahkan dianggap membahayakan stabilitas negara.

Kontroversi ini mempercepat delegitimasi politik Gus Dur. Ia semakin terpojok hingga akhirnya dilengserkan lewat Sidang Istimewa MPR 2001.

Gaung Kritik Gus Dur di Masa Kini

Dua dekade berlalu, Polri tetap menjadi salah satu lembaga negara paling banyak disorot. Kasus-kasus besar seperti pembunuhan Brigadir J oleh Ferdy Sambo, suap tambang, pungutan liar, hingga kekerasan terhadap warga sipil memperlihatkan bahwa problem mendasar yang dikritik Gus Dur masih terus berulang.

Tingkat kepercayaan publik terhadap Polri kerap naik-turun, seringkali merosot tajam setiap kali kasus besar mencuat. Pertanyaan yang dulu dilontarkan Gus Dur—“untuk apa mempertahankan institusi yang justru menyengsarakan rakyat?”—kembali terasa relevan.

Antara Reformasi yang Mandek dan Keberanian yang Hilang

Sejak 1999 hingga hari ini, Polri sudah menjalani berbagai reformasi kelembagaan. Tapi di mata publik, reformasi itu lebih banyak berhenti di permukaan. Kultur kekuasaan, mental koruptif, dan cara-cara represif masih kuat mengakar.

Perbedaan mencoloknya adalah: di era Gus Dur, ide untuk membubarkan Polri datang langsung dari seorang presiden—sebuah kritik radikal dari pucuk kekuasaan. Sementara hari ini, kritik publik sering kali teredam oleh permainan politik, framing media, atau bahkan dibungkam dengan dalih melawan hukum.

Sebuah Peringatan yang Terabaikan

Gus Dur memang tidak sempat membubarkan Polri. Tapi wacananya adalah cermin: reformasi tidak boleh hanya menyentuh struktur, melainkan harus mengubah kultur. Jika tidak, Polri akan terus menjadi institusi yang dipercaya ketika aman, tapi ditakuti ketika berhadapan langsung dengan rakyat.

Warisan kritik Gus Dur seolah mengingatkan kita: membenahi Polri bukan pilihan, melainkan keharusan. Kalau tidak bisa dibenahi, maka pertanyaan Gus Dur tetap relevan untuk diajukan kembali—untuk apa mempertahankan Polri?


 

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Unsubscribe
ADVERTISEMENT
Previous Post

Rantis Lindas Pendemo, Prabowo Diminta Evaluasi Kapolri

Next Post

Memaknai Kematian dalam Hindu: Dari Raga Fana Menuju Ngaben

Ali Syarief

Ali Syarief

Related Posts

Feature

KETIKA PENDAMAI DITUDUH MENISTA AGAMA

April 24, 2026
Birokrasi

Kabar dari Gedung Parlemen: Kapan KTP Naik Pamor?

April 24, 2026
Memperluas Koter, Mempersempit Ruang Sipil
Birokrasi

Memperluas Koter, Mempersempit Ruang Sipil

April 24, 2026
Next Post
Memaknai Kematian dalam Hindu: Dari Raga Fana Menuju Ngaben

Memaknai Kematian dalam Hindu: Dari Raga Fana Menuju Ngaben

Personel Brimob yang Lindas Ojol Harus Diproses Hukum

Polisi Minta Maaf, 7 Personel Ditahan: Pers Asing Soroti Kematian Pengemudi Ojol di Tengah Demo Jakarta

Notifikasi Berita

Subscribe

STAY CONNECTED

ADVERTISEMENT

Reporters' Tweets

Pojok KSP

  • All
  • Pojok KSP
Polisi itu Angkatan Perang – Tentara itu Polisi?
Law

RPP Tugas TNI: Wujud Remiliteriasi yang Bahayakan Kehidupan Demokrasi

by fusilat
April 24, 2026
0

Jakarta-FusilatNews - Masyarakat tengah menunggu putusan Mahkamah Konstitusi (MK) dalam judicial review (uji materiil) Undang-Undang (UU) No. 34 Tahun 2004...

Read more
Jangan Lawan Parpol!

Jangan Lawan Parpol!

April 24, 2026
10 Kota Paling Toleran: Salatiga Jawara, Ambon Juru Kunci

10 Kota Paling Toleran: Salatiga Jawara, Ambon Juru Kunci

April 23, 2026
Prev Next
ADVERTISEMENT
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

November 16, 2024
Zalimnya Nadiem Makarim

Zalimnya Nadiem Makarim

February 3, 2025
Beranikah Prabowo Melawan Aguan?

Akhirnya Pagar Laut Itu Tak Bertuan

January 29, 2025
Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

January 6, 2025
Copot Kapuspenkum Kejagung!

Copot Kapuspenkum Kejagung!

March 13, 2025
Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

May 19, 2024
Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

24
Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

19
Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

8
Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

7
Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

4
POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

4

KETIKA PENDAMAI DITUDUH MENISTA AGAMA

April 24, 2026

Kabar dari Gedung Parlemen: Kapan KTP Naik Pamor?

April 24, 2026
Memperluas Koter, Mempersempit Ruang Sipil

Memperluas Koter, Mempersempit Ruang Sipil

April 24, 2026
Birutė Galdikas dan Cara Ia Membaca Indonesia (Sebuah Catatan Personal)

Birutė Galdikas dan Cara Ia Membaca Indonesia (Sebuah Catatan Personal)

April 24, 2026
Polisi itu Angkatan Perang – Tentara itu Polisi?

RPP Tugas TNI: Wujud Remiliteriasi yang Bahayakan Kehidupan Demokrasi

April 24, 2026

Kesenjangan Ekonomi & Sosial, Dampak Kesenjangan Hukum & Politik (Saatnya Kebijakan Berpihak kepada Koperasi & UMKM dengan Dukungan Ekosistemnya)

April 24, 2026

Group Link

ADVERTISEMENT
Fusilat News

To Inform [ Berita-Pendidikan-Hiburan] dan To Warn [ Public Watchdog]. Proximity, Timely, Akurasi dan Needed.

Follow Us

About Us

  • About Us

Recent News

KETIKA PENDAMAI DITUDUH MENISTA AGAMA

April 24, 2026

Kabar dari Gedung Parlemen: Kapan KTP Naik Pamor?

April 24, 2026

Berantas Kezaliman

Sedeqahkan sedikit Rizki Anda Untuk Memberantas Korupsi, Penyalahgunaan kekuasaan, dan ketidakadilan Yang Tumbuh Subur

BCA No 233 146 5587

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

 

Loading Comments...