• Login
ADVERTISEMENT
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
Fusilat News
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Feature

Mempertahankan Sistem Politik yang Tidak Ajeg: Demokrat Mempertanyakan Status PDIP

Ali Syarief by Ali Syarief
June 22, 2026
in Feature, Politik
0
Mempertahankan Sistem Politik yang Tidak Ajeg: Demokrat Mempertanyakan Status PDIP
Share on FacebookShare on Twitter

Pernyataan Partai Demokrat yang mempertanyakan apakah PDIP mendukung atau tidak mendukung pemerintahan Prabowo sesungguhnya membuka persoalan yang lebih mendasar: ketidakajegan sistem politik Indonesia itu sendiri. Kepala Badan Komunikasi Strategis Demokrat, Herzaky Mahendra Putra, meminta PDIP menjelaskan secara tegas apakah berada di dalam atau di luar pemerintahan, agar publik tidak bingung membaca peta politik nasional.

Pertanyaannya, apakah kategori “di dalam” atau “di luar” pemerintahan memang relevan dalam sistem presidensial?

Secara teoritis, konsep koalisi dan oposisi yang tegas merupakan ciri khas sistem parlementer. Dalam sistem tersebut, pemerintah dibentuk oleh partai atau koalisi partai yang menguasai mayoritas di parlemen. Partai yang tidak ikut membentuk pemerintahan otomatis menjadi oposisi. Garis pembatasnya jelas.

Namun Indonesia bukan negara parlementer. Indonesia menganut sistem presidensial. Presiden dipilih langsung oleh rakyat dan memperoleh legitimasi langsung dari pemilih, bukan dari mayoritas parlemen. Karena itu, secara konseptual, keberadaan “koalisi pemerintah” dan “oposisi resmi” sesungguhnya tidak dikenal dalam konstitusi Indonesia. Yang ada adalah presiden sebagai pemegang kekuasaan eksekutif dan DPR sebagai lembaga legislatif yang menjalankan fungsi pengawasan, legislasi, dan anggaran.

Di sinilah muncul keanehan yang selama ini dianggap normal.

Partai-partai politik di Indonesia tetap mempertahankan logika parlementer di dalam sistem presidensial. Mereka membentuk koalisi permanen, membagi kursi kabinet, lalu mengidentifikasi diri sebagai pendukung atau penentang pemerintah. Akibatnya, fungsi pengawasan parlemen sering kali melemah karena anggota DPR lebih merasa sebagai bagian dari koalisi kekuasaan daripada wakil rakyat.

Padahal, dalam praktik demokrasi representatif Indonesia, rakyat memilih individu sebagai anggota legislatif. Nama calon tercantum dalam surat suara dan memperoleh mandat langsung dari pemilih. Secara filosofis, anggota DPR seharusnya pertama-tama mewakili rakyat yang memilihnya, bukan menjadi perpanjangan tangan pemerintah maupun partai. Di situlah letak fatum politik yang sering terlupakan.

Karena itu, ketika Demokrat bertanya apakah PDIP mendukung atau tidak mendukung pemerintah, sesungguhnya yang dipertahankan adalah cara pandang politik yang lahir dari sistem yang tidak sepenuhnya sesuai dengan desain konstitusional Indonesia.

PDIP sendiri berulang kali menyatakan tidak berada dalam pemerintahan Prabowo, tetapi memilih menjadi “partai penyeimbang”, bukan oposisi. Sikap ini telah dinyatakan sejak awal pemerintahan Prabowo dan dikukuhkan dalam berbagai forum partai.

Persoalannya bukan apakah PDIP mendukung atau menolak pemerintah. Persoalannya adalah mengapa DPR masih dipersepsikan sebagai arena pertarungan antara kubu pemerintah dan kubu oposisi. Dalam sistem presidensial yang sehat, setiap anggota parlemen semestinya bebas mendukung kebijakan yang baik dan menolak kebijakan yang buruk tanpa harus terikat label koalisi maupun oposisi.

Ironisnya, justru karena hampir seluruh partai berada dalam orbit kekuasaan, Indonesia kini menghadapi fenomena yang oleh banyak pengamat disebut sebagai minimnya oposisi efektif di parlemen. Bahkan setelah Pilpres 2024, hampir seluruh kekuatan politik akhirnya bergabung mendukung pemerintahan Prabowo sehingga fungsi kontrol parlemen menjadi semakin lemah.

Karena itu, perdebatan mengenai status PDIP sebenarnya bukan soal PDIP. Ini adalah refleksi dari problem yang lebih besar: Indonesia terus mempraktikkan budaya politik parlementer di dalam kerangka sistem presidensial. Kita mempertahankan istilah koalisi, oposisi, partai pemerintah, dan partai luar pemerintah, padahal konstitusi tidak pernah mendesainnya demikian.

Mungkin sudah saatnya pertanyaan diubah. Bukan lagi, “PDIP mendukung atau tidak mendukung pemerintah?” Melainkan, “Apakah DPR masih berfungsi sebagai wakil rakyat yang independen, atau telah berubah menjadi sekadar perpanjangan tangan konfigurasi kekuasaan?”

Sebab dalam sistem presidensial yang matang, yang dibutuhkan bukan oposisi formal, melainkan parlemen yang berani menjalankan fungsi pengawasan tanpa harus terlebih dahulu menentukan dirinya berada di kubu mana. Demokrasi tidak membutuhkan garis pemisah yang artifisial antara “pendukung” dan “penentang” pemerintah. Demokrasi membutuhkan wakil rakyat yang setia kepada konstitusi dan pemilihnya, bukan kepada logika koalisi yang sesungguhnya bukan bagian dari desain sistem presidensial Indonesia.

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Unsubscribe
ADVERTISEMENT
Previous Post

Pemadaman Listrik Bergilir, Fakta Awal Kegagalan Prabowo

Next Post

Giliran PDIP Hantam Golkar, Sentil Krisis Listrik hingga Ungkit Warisan Orde Baru

Ali Syarief

Ali Syarief

Related Posts

Giliran PDIP Hantam Golkar, Sentil Krisis Listrik hingga Ungkit Warisan Orde Baru
News

Giliran PDIP Hantam Golkar, Sentil Krisis Listrik hingga Ungkit Warisan Orde Baru

June 22, 2026
Jokowi Cawe-cawe, Prabowo Terima Kasih
Feature

Membaca Sikap Prabowo dalam Kasus Ijazah Jokowi

June 21, 2026
Di Balik Ketakutan Jokowi: Ijazah, Aktivis, dan Ancaman Konsensus Nasional
Feature

Pengadilan Bisa Jadi Perangkap bagi Jokowi: Ulo Marani Penthung!

June 21, 2026
Next Post
Giliran PDIP Hantam Golkar, Sentil Krisis Listrik hingga Ungkit Warisan Orde Baru

Giliran PDIP Hantam Golkar, Sentil Krisis Listrik hingga Ungkit Warisan Orde Baru

Ketua HLKI Gugat PLN ke BPSK: Pemadaman Bergilir Dinilai Rugikan Konsumen dan UMKM

Ketua HLKI Gugat PLN ke BPSK: Pemadaman Bergilir Dinilai Rugikan Konsumen dan UMKM

Notifikasi Berita

Subscribe

STAY CONNECTED

ADVERTISEMENT

Reporters' Tweets

Pojok KSP

  • All
  • Pojok KSP
Di Balik Ketakutan Jokowi: Ijazah, Aktivis, dan Ancaman Konsensus Nasional
Feature

Pengadilan Bisa Jadi Perangkap bagi Jokowi: Ulo Marani Penthung!

by Karyudi Sutajah Putra
June 21, 2026
0

Oleh: Karyudi Sutajah Putra, Calon Pimpinan KPK 2019-2024 Jakarta - Joko Widodo boleh menepuk dada jika merasa menang karena bisa...

Read more
Ketika Mahasiswa Digendong ke Mana-mana oleh Gibran

Ketika Mahasiswa Digendong ke Mana-mana oleh Gibran

June 20, 2026
Tangkap Tiyo Ardianto!

Tangkap Tiyo Ardianto!

June 16, 2026
Prev Next
ADVERTISEMENT
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

November 16, 2024
Zalimnya Nadiem Makarim

Zalimnya Nadiem Makarim

February 3, 2025
Beranikah Prabowo Melawan Aguan?

Akhirnya Pagar Laut Itu Tak Bertuan

January 29, 2025
Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

January 6, 2025
Copot Kapuspenkum Kejagung!

Copot Kapuspenkum Kejagung!

March 13, 2025
Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

May 19, 2024
Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

24
Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

19
Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

8
Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

7
Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

4
POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

4
Ketua HLKI Gugat PLN ke BPSK: Pemadaman Bergilir Dinilai Rugikan Konsumen dan UMKM

Ketua HLKI Gugat PLN ke BPSK: Pemadaman Bergilir Dinilai Rugikan Konsumen dan UMKM

June 22, 2026
Giliran PDIP Hantam Golkar, Sentil Krisis Listrik hingga Ungkit Warisan Orde Baru

Giliran PDIP Hantam Golkar, Sentil Krisis Listrik hingga Ungkit Warisan Orde Baru

June 22, 2026
Mempertahankan Sistem Politik yang Tidak Ajeg: Demokrat Mempertanyakan Status PDIP

Mempertahankan Sistem Politik yang Tidak Ajeg: Demokrat Mempertanyakan Status PDIP

June 22, 2026
Pemadaman Listrik Bergilir, Fakta Awal Kegagalan Prabowo

Pemadaman Listrik Bergilir, Fakta Awal Kegagalan Prabowo

June 22, 2026
Raport Bukan Sekadar Nilai, SRMP 23 Makassar Tegaskan Pendidikan Adalah Harapan dan Pembentukan Karakter

Raport Bukan Sekadar Nilai, SRMP 23 Makassar Tegaskan Pendidikan Adalah Harapan dan Pembentukan Karakter

June 22, 2026
Jokowi Cawe-cawe, Prabowo Terima Kasih

Membaca Sikap Prabowo dalam Kasus Ijazah Jokowi

June 21, 2026

Group Link

ADVERTISEMENT
Fusilat News

To Inform [ Berita-Pendidikan-Hiburan] dan To Warn [ Public Watchdog]. Proximity, Timely, Akurasi dan Needed.

Follow Us

About Us

  • About Us

Recent News

Ketua HLKI Gugat PLN ke BPSK: Pemadaman Bergilir Dinilai Rugikan Konsumen dan UMKM

Ketua HLKI Gugat PLN ke BPSK: Pemadaman Bergilir Dinilai Rugikan Konsumen dan UMKM

June 22, 2026
Giliran PDIP Hantam Golkar, Sentil Krisis Listrik hingga Ungkit Warisan Orde Baru

Giliran PDIP Hantam Golkar, Sentil Krisis Listrik hingga Ungkit Warisan Orde Baru

June 22, 2026

Berantas Kezaliman

Sedeqahkan sedikit Rizki Anda Untuk Memberantas Korupsi, Penyalahgunaan kekuasaan, dan ketidakadilan Yang Tumbuh Subur

BCA No 233 146 5587

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

Loading Comments...