• Login
ADVERTISEMENT
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
Fusilat News
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Feature

Mendayagunakan Ormas Mengelola Tambang adalah Devide et Impera

Damai Hari Lubis - Mujahid 212 by Damai Hari Lubis - Mujahid 212
June 4, 2024
in Feature, Law, Politik
0
Share on FacebookShare on Twitter

Oleh Damai Hari Lubis – Mujahid 212.

Entah dari mana ide diskresi politik ekonomi ini berasal, tiba-tiba muncul hasrat untuk memberikan pengelolaan tambang kepada sebuah ormas. Apakah ini sebuah ide yang lahir dari ketakutan karena dikejar bayang-bayang “ada yang bakal mengejarnya?” Lalu berupaya merangkul kelompok besar masyarakat sebagai proteksi diri karena game set (kekuasaan) bakal berakhir.

Implikasi dari kebijakan politik ini bisa melahirkan kecemburuan sosial antara kelompok ormas, yang tentu saja akan mengakibatkan pengkotak-kotakan. Ada kelompok ormas pendukung pemerintah dan ada yang bukan. Lalu, ormas-ormas lain akan berlomba-lomba mendekatkan diri, seperti ormas tempe goreng.

Tidakkah ini akan menyulitkan pemerintah di kemudian hari untuk menghapus diskresi politik ini?

Kontrol sosial pun menjadi semakin absurd.

Jokowi harus memikirkan kemungkinan bahwa akan ada tudingan publik yang keliru, munculnya dugaan bahwa ini adalah strategi untuk membuat garda terdepan ketika kursi terlepas.

Profesionalisme dan Keahlian Menurut Jokowi

Apa sebenarnya makna profesional atau ahli menurut seorang Jokowi? Tampaknya, dalam konteks kebijakan pengelolaan tambang oleh ormas, pengertian ini menjadi kabur. Akhirnya, para ahli tambang pun membutuhkan surat rekomendasi dari pejabat tinggi negara agar dapat bekerja sama dengan ormas. Tidak mengherankan jika para ahli tambang akhirnya melamar pekerjaan ke ormas.

Mengapa Jokowi tidak memberikan kesempatan kepada para alumni perguruan tinggi jurusan pertambangan untuk mengelola tambang? Mereka memiliki basis disiplin ilmu yang sesuai dengan cita-cita mereka sejak awal dan selaras dengan tekad pemerintah untuk membuka lapangan pekerjaan. Ini bisa menjadi cara yang efektif untuk menampung semua bakal alumni dari seluruh perguruan tinggi di tanah air, bukan menjadikan mereka mengirim map lamaran kepada ormas.

Beginilah nasib jika pola penguasa eksekutif tidak memiliki pedoman kerja yang jelas, nihil program kerja jangka pendek dan jangka panjang, dan hanya mengandalkan pola manajemen warung kopi.

Walau sebenarnya, warung kopi dengan pembukuan tradisionalnya memiliki cita-cita untuk berkembang. Mereka menabung uangnya di bawah kasur dengan harapan bahwa dalam beberapa waktu, warungnya akan berubah menjadi sebuah kafe, diikuti dengan pola hidup prihatin. Metode sederhana (tradisional) ini tidak menghamburkan uang tanpa perhitungan yang jelas.

Respon Ormas Terhadap Kebijakan Ini

Perlu diketahui bahwa diskresi politik ekonomi ini sudah mulai mendapat sambutan dari ormas Muslim N.U. Ada pembicaraan tentang pengelolaan tambang emas, timah, berlian, uranium, intan, dan barang tambang lainnya. Apakah ini masih sejalan dengan khittah perjuangan NU?

Luar biasa ide berlian Jokowi ini, sungguh over brilian. Namun, apakah ini benar-benar solusi yang tepat atau hanya akan menambah kompleksitas masalah yang ada?

Kritik Terhadap Kebijakan

Jika pemerintah tidak memiliki program kerja yang jelas dan terencana, maka kebijakan seperti ini akan semakin memperburuk situasi. Alumni perguruan tinggi yang seharusnya menjadi tenaga profesional di bidang mereka malah harus mencari perlindungan dan peluang kerja melalui ormas.

Pola ini menunjukkan manajemen yang serampangan, tanpa visi yang jelas. Sebuah warung kopi sederhana pun tahu bagaimana cara mengelola pendapatan dan menabung untuk masa depan. Pemerintah seharusnya memiliki program yang lebih baik dan terarah, bukan hanya sekedar kebijakan ad-hoc yang tidak mempertimbangkan implikasi jangka panjang.

Jokowi harus mempertimbangkan bahwa kebijakan yang baik adalah yang mampu memanfaatkan potensi sumber daya manusia dengan optimal, memberikan kesempatan kepada para ahli yang benar-benar memiliki kompetensi, dan tidak bergantung pada jaringan politik semata.

Mengelola tambang bukan hanya soal memiliki akses, tetapi juga keahlian, pengetahuan, dan integritas. Inilah yang seharusnya menjadi fokus utama pemerintah, bukan sekedar merangkul ormas untuk tujuan jangka pendek yang penuh dengan risiko dan kontroversi.

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Unsubscribe
ADVERTISEMENT
Previous Post

POLRI TAK PUNYA DASAR HUKUM DALAM MENETAPKAN “DPO” PEGI SETIAWAN

Next Post

Jokowi Power Syndrome: Was-Was Hadapi Politik Prabowo

Damai Hari Lubis - Mujahid 212

Damai Hari Lubis - Mujahid 212

Related Posts

Feature

Ketika Akhlak Melahirkan Syariah

May 16, 2026
Feature

Dari Mulyono Terbitlah Mulyadi

May 16, 2026
“Bacot” KSAD dan Akrobat Regulasi di Balik Pangkat Sang Ajudan
Birokrasi

“Bacot” KSAD dan Akrobat Regulasi di Balik Pangkat Sang Ajudan

May 15, 2026
Next Post
Penjelasan Jubir Prabowo, Terkait pernyataan Prabowo Bahwa Dia Disiapkan Jokowi untuk Jadi penerusnya

Jokowi Power Syndrome: Was-Was Hadapi Politik Prabowo

Pesan LBP dari Singapura; “Jangan Musuhan di Tahun Politik”

Lain Bahlil, Lain Pula LBP "ORMAS HARUS DIAWASI"

Notifikasi Berita

Subscribe

STAY CONNECTED

ADVERTISEMENT

Reporters' Tweets

Pojok KSP

  • All
  • Pojok KSP
Putusan MK tentang Presidential Threshold adalah Tragedi Demokrasi
Feature

Film Itu Karya Fiksi, Prof Yusril!

by Karyudi Sutajah Putra
May 15, 2026
0

Oleh: Karyudi Sutajah Putra, Analis Politik Konsultan & Survei Indonesia (KSI) Jakarta - Menteri Koordinator Hukum, Hak Asasi Manusia, Imigrasi...

Read more
Koalisi Masyarakat Sipil Kecam TNI yang Bubarkan Nonton Film Pesta Babi

Koalisi Masyarakat Sipil Kecam TNI yang Bubarkan Nonton Film Pesta Babi

May 13, 2026
Konspirasi di Balik LCC 4 Pilar MPR

Konspirasi di Balik LCC 4 Pilar MPR

May 13, 2026
Prev Next
ADVERTISEMENT
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

November 16, 2024
Zalimnya Nadiem Makarim

Zalimnya Nadiem Makarim

February 3, 2025
Beranikah Prabowo Melawan Aguan?

Akhirnya Pagar Laut Itu Tak Bertuan

January 29, 2025
Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

January 6, 2025
Copot Kapuspenkum Kejagung!

Copot Kapuspenkum Kejagung!

March 13, 2025
Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

May 19, 2024
Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

24
Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

19
Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

8
Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

7
Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

4
POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

4

Ketika Akhlak Melahirkan Syariah

May 16, 2026

Dari Mulyono Terbitlah Mulyadi

May 16, 2026
Akhlak Dedi Mulyadi: Masih Akhlak Bupati

Kinerja KDM Dinilai Buruk, DPRD Jabar Sodorkan 83 Catatan Keras untuk Pemprov

May 15, 2026
Trump Temui Xi di Beijing, China Tegaskan Peringatan Keras Soal Taiwan

Trump Temui Xi di Beijing, China Tegaskan Peringatan Keras Soal Taiwan

May 15, 2026
KAHMI Dukung Iran, Singgung Dukungan Prabowo terhadap BoP

KAHMI Dukung Iran, Singgung Dukungan Prabowo terhadap BoP

May 15, 2026
“Bacot” KSAD dan Akrobat Regulasi di Balik Pangkat Sang Ajudan

“Bacot” KSAD dan Akrobat Regulasi di Balik Pangkat Sang Ajudan

May 15, 2026

Group Link

ADVERTISEMENT
Fusilat News

To Inform [ Berita-Pendidikan-Hiburan] dan To Warn [ Public Watchdog]. Proximity, Timely, Akurasi dan Needed.

Follow Us

About Us

  • About Us

Recent News

Ketika Akhlak Melahirkan Syariah

May 16, 2026

Dari Mulyono Terbitlah Mulyadi

May 16, 2026

Berantas Kezaliman

Sedeqahkan sedikit Rizki Anda Untuk Memberantas Korupsi, Penyalahgunaan kekuasaan, dan ketidakadilan Yang Tumbuh Subur

BCA No 233 146 5587

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

 

Loading Comments...