• Login
ADVERTISEMENT
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
Fusilat News
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Feature

Mengakhiri Pembangunan Gedung Bertingkat di Jakarta

fusilat by fusilat
July 18, 2024
in Feature
0
Mengakhiri Pembangunan Gedung Bertingkat di Jakarta
Share on FacebookShare on Twitter

Oleh : Abd.Murhan, R.SE.

Sejak dulu, Jakarta, atau Betawi, dikenal sebagai daerah yang subur dengan banyak tumbuhan hijau dan aliran sungai yang melimpah. Lahan ini membantu masyarakatnya hidup dengan nyaman dan sejahtera. Selain itu, masyarakat Jakarta yang heterogen selalu menjaga kebersamaan dalam berbagai kepentingan.

Betawi adalah daerah yang beragam dengan penduduk yang memiliki berbagai kepentingan untuk hidup bersama dalam perbedaan. Populasi terbesar di Jakarta adalah pemeluk agama Islam yang hidup berdampingan dengan masyarakat dari agama lain hingga saat ini.

Jakarta, yang lahir pada 22 Juni 1527, telah berkembang dengan berbagai catatan sejarah. Daerah ini subur dan diperkuat oleh keberadaan pelabuhan seperti Sunda Kelapa hingga Tanjung Priok yang mendukung aktivitas warganya yang heterogen. Dari zaman ke zaman, daerah ini perlahan dibangun sebagai tempat hunian dan tempat berdirinya bangunan berarsitektur Belanda yang digunakan sebagai kantor, hotel, dan lain-lain.

Bangsa asing yang membangun daerah ini melihat prospek ke depan dan menyesuaikan pembangunan dengan kondisi setempat agar tidak merusak lingkungan dan tetap nyaman untuk dihuni. Bangunan dirancang untuk menyesuaikan dengan lonjakan pertumbuhan masyarakat dan aktivitasnya. Perencanaan pembangunan saat itu sangat teliti demi keseimbangan pertumbuhan berbagai sektor di kemudian hari.

Pembangunan pada masa pemerintahan Belanda berfokus pada pengendalian tata ruang yang berskala panjang supaya tidak sia-sia di masa depan. Pembangunan tidak merusak alam dan berfungsi untuk selamanya. Bangsa Belanda mencanangkan pembangunan yang menyelamatkan alam dan makhluknya.

Di negara Belanda yang sempit, lahan daratannya dioptimalkan sehingga terlihat luas dan nyaman untuk dihuni. Mereka memanfaatkan wilayah lautan dengan arsitektur bendungan laut yang terhandal di dunia.

Namun, pembangunan di Jakarta seringkali dilakukan tanpa analisis peran dan fungsi bangunan yang memadai. Akibatnya, bangunan yang padat menyebabkan ketidakseimbangan alam dan membuat jalanan semrawut. Potret Jakarta yang metropolis namun rusak tata lingkungannya perlu diperhatikan.

Saat ini, Jakarta perlu ditata ulang dari bangunan liar yang merusak lingkungan alam. Pembangunan gedung pencakar langit harus dihentikan karena lebih banyak merusak alam akibat beban dan pancaran sinar kaca yang merusak ozon. Bangunan tidak perlu tinggi karena berbahaya dalam jangka pendek hingga jangka panjang.

Pemimpin Jakarta ke depan harus lebih mengutamakan pembangunan yang mengikuti sistem pemerintahan Belanda sejak dahulu kala. Menanti Pilgub Jakarta pada tahun 2024, gubernur yang dipilih haruslah orang yang haus perubahan untuk merombak Jakarta dari kesemrawutan.

Jakarta yang luas kini terasa sempit karena pembangunan asal jadi dari zaman ke zaman. Negeri Belanda yang sempit daratannya terasa luas karena dirancang dengan baik sehingga faktor alam dan makhluknya serasi sampai saat ini. Semoga Jakarta kembali menjadi provinsi yang dibangun lebih baik seiring dengan perpindahan ibu kota negara ke Penajam Paser, Kalimantan.

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Unsubscribe
ADVERTISEMENT
Previous Post

Sah! Kabinet Transisi Prabowo-Gibran Dimulai

Next Post

 Ir. Hernan Kheron (Korpres KAHMI): Pertambangan Andalan Solusi Krisis RI

fusilat

fusilat

Related Posts

Negeri Absurd: Ketika Sistem Politik Menertawakan Logika Demokrasi
Feature

Negeri Absurd: Ketika Sistem Politik Menertawakan Logika Demokrasi

July 7, 2026
Jokowi Dukung 2 Periode Prabowo Gibran – Ambisi yang Digerakkan oleh Rasa Cemas
Feature

KEKUASAAN HUB-AND-SPOKE: PARIA POLITIK BERNAMA JOKOWI

July 7, 2026
Mengapa Norwegia Bisa Melahirkan Haaland, dan Indonesia Belum?
Feature

Mengapa Norwegia Bisa Melahirkan Haaland, dan Indonesia Belum?

July 7, 2026
Next Post
 Ir. Hernan Kheron (Korpres KAHMI): Pertambangan Andalan Solusi Krisis RI

 Ir. Hernan Kheron (Korpres KAHMI): Pertambangan Andalan Solusi Krisis RI

Pemerintah Wajibkan Semua Kendaraan Berasuransi: “Gila Fee-nya Gede Banget”

Pemerintah Wajibkan Semua Kendaraan Berasuransi: "Gila Fee-nya Gede Banget"

Notifikasi Berita

Subscribe

STAY CONNECTED

ADVERTISEMENT

Reporters' Tweets

Pojok KSP

  • All
  • Pojok KSP
IPW Tuding Pemerintah Tidak Serius, Hanya  Seolah – olah Dalam Menindak Pelaku Judi Online
Birokrasi

Hari Bhayangkara ke-80, Ini Catatan IPW

by Karyudi Sutajah Putra
July 2, 2026
0

Jakarta - FusilatNews.-- Peringatan Hari Bhayangkara atau Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Polri saat ini ditandai dengan hadiah manis bagi...

Read more
Robohnya Benteng Moral Kami

Robohnya Benteng Moral Kami

July 1, 2026
Hendardi: Jangan Normalisasi Multifungsi TNI, Sekolah Rakyat Bukan Barak Militer

Hendardi: Jangan Normalisasi Multifungsi TNI, Sekolah Rakyat Bukan Barak Militer

July 1, 2026
Prev Next
ADVERTISEMENT
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

November 16, 2024
Zalimnya Nadiem Makarim

Zalimnya Nadiem Makarim

February 3, 2025
Beranikah Prabowo Melawan Aguan?

Akhirnya Pagar Laut Itu Tak Bertuan

January 29, 2025
Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

January 6, 2025
Copot Kapuspenkum Kejagung!

Copot Kapuspenkum Kejagung!

March 13, 2025
Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

May 19, 2024
Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

24
Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

19
Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

8
Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

7
Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

4
POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

4
Negeri Absurd: Ketika Sistem Politik Menertawakan Logika Demokrasi

Negeri Absurd: Ketika Sistem Politik Menertawakan Logika Demokrasi

July 7, 2026
Jokowi Dukung 2 Periode Prabowo Gibran – Ambisi yang Digerakkan oleh Rasa Cemas

KEKUASAAN HUB-AND-SPOKE: PARIA POLITIK BERNAMA JOKOWI

July 7, 2026
BREAKING NEWS Roy Suryo Menang Praperadilan, Hakim Nyatakan Penangkapan dan Penahanan Tidak Sah

BREAKING NEWS Roy Suryo Menang Praperadilan, Hakim Nyatakan Penangkapan dan Penahanan Tidak Sah

July 7, 2026
Mengapa Norwegia Bisa Melahirkan Haaland, dan Indonesia Belum?

Mengapa Norwegia Bisa Melahirkan Haaland, dan Indonesia Belum?

July 7, 2026
Mengapa Prabowo Mengirim Menlu dan Ketua MPR ke Iran? Membaca Pesan Diplomatik Jakarta kepada Teheran

Mengapa Prabowo Mengirim Menlu dan Ketua MPR ke Iran? Membaca Pesan Diplomatik Jakarta kepada Teheran

July 7, 2026
Paradoks Pendidikan: Ketika Prabowo Berjanji Menggratiskan Kuliah, 113 Ribu Mahasiswa Justru Gagal Masuk Kampus

Paradoks Pendidikan: Ketika Prabowo Berjanji Menggratiskan Kuliah, 113 Ribu Mahasiswa Justru Gagal Masuk Kampus

July 7, 2026

Group Link

ADVERTISEMENT
Fusilat News

To Inform [ Berita-Pendidikan-Hiburan] dan To Warn [ Public Watchdog]. Proximity, Timely, Akurasi dan Needed.

Follow Us

About Us

  • About Us

Recent News

Negeri Absurd: Ketika Sistem Politik Menertawakan Logika Demokrasi

Negeri Absurd: Ketika Sistem Politik Menertawakan Logika Demokrasi

July 7, 2026
Jokowi Dukung 2 Periode Prabowo Gibran – Ambisi yang Digerakkan oleh Rasa Cemas

KEKUASAAN HUB-AND-SPOKE: PARIA POLITIK BERNAMA JOKOWI

July 7, 2026

Berantas Kezaliman

Sedeqahkan sedikit Rizki Anda Untuk Memberantas Korupsi, Penyalahgunaan kekuasaan, dan ketidakadilan Yang Tumbuh Subur

BCA No 233 146 5587

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist