• Login
ADVERTISEMENT
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
Fusilat News
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Feature

Mengapa Jokowi Sebaiknya Membentuk Partai Baru daripada Bergantung pada Partai Besar. “Partai Perorangan”

Ali Syarief by Ali Syarief
December 20, 2024
in Feature, Politik
0
Tanggapan Jokowi Atas Gagalnya Kaesang Nyawagub di Pilgub Jateng
Share on FacebookShare on Twitter

Setiap pemimpin besar meninggalkan jejak sejarah yang unik. Di Indonesia, sejumlah tokoh politik telah menunjukkan keberanian dengan mendirikan partai baru sebagai bentuk ekspresi ideologi dan visi mereka. Contohnya, Amien Rais dengan Partai Amanat Nasional (PAN), Susilo Bambang Yudhoyono dengan Partai Demokrat, Surya Paloh dengan Partai NasDem, hingga Prabowo Subianto dengan Partai Gerindra. Mereka memilih jalan berliku ini untuk membuktikan keberanian dan kemampuan mereka di panggung politik tanpa bergantung pada “warisan politik” dari partai besar yang sudah mapan. Pertanyaannya, mengapa Presiden Joko Widodo (Jokowi) tidak mengambil langkah serupa?

Partai Baru: Ujian Nyata Popularitas

Jokowi dikenal sebagai pemimpin dengan gaya “merakyat” yang berhasil menarik simpati masyarakat sejak pertama kali maju sebagai wali kota Solo, gubernur Jakarta, hingga presiden. Namun, jika Jokowi benar-benar memiliki kemampuan dan daya tarik politik seperti yang sering diklaim pendukungnya, mengapa ia tidak membuktikannya dengan mendirikan partai baru?

Mendirikan partai baru bukan sekadar soal politik, melainkan juga soal pengujian sejauh mana rakyat benar-benar berpihak pada seorang pemimpin. Dengan membentuk partai baru, Jokowi dapat menunjukkan bahwa kekuatan politiknya bukan semata-mata hasil dari “menumpang” di bawah payung partai besar seperti PDI Perjuangan, melainkan berasal dari dukungan nyata rakyat Indonesia.

Potensi Merusak dari Dalam

Masuknya Jokowi ke partai besar yang sudah mapan justru bisa menjadi pedang bermata dua. Kehadirannya cenderung memunculkan gesekan internal yang berujung pada perpecahan. Selain itu, langkah ini rentan melahirkan kontroversi, karena publik akan mempertanyakan keaslian niat Jokowi: apakah ia benar-benar memperjuangkan visi politik yang baru, atau hanya memperbesar pengaruhnya dengan memanfaatkan struktur partai yang sudah ada?

Sejarah politik Indonesia telah membuktikan bahwa kehadiran tokoh besar di partai mapan sering kali merusak harmoni internal. Ketegangan yang muncul tidak hanya mengganggu stabilitas partai, tetapi juga merusak citra politik di mata publik. Dalam konteks ini, alih-alih memperkuat, kehadiran Jokowi justru berpotensi menjadi “kuda Trojan” yang merusak partai dari dalam.

Jalan Menuju Legasi Sejati

Dengan mendirikan partai baru, Jokowi tidak hanya menciptakan panggung untuk menguji sejauh mana loyalitas rakyat terhadap dirinya, tetapi juga meninggalkan warisan politik yang abadi. Partai politik yang ia bentuk dapat menjadi wadah baru bagi gagasan-gagasan segar yang mencerminkan visi dan misinya untuk Indonesia. Ini juga menjadi langkah strategis untuk menunjukkan bahwa kepemimpinannya tidak bergantung pada struktur politik yang sudah ada.

Lebih penting lagi, partai baru memungkinkan Jokowi membangun narasi yang lebih kuat tentang apa yang ingin ia capai di masa depan, tanpa perlu dibayangi oleh dinamika internal atau ideologi yang sudah ditentukan oleh partai besar lainnya.

Kesimpulan

Jika Jokowi benar-benar percaya pada kekuatannya sebagai pemimpin dan daya tarik politiknya, mendirikan partai baru adalah langkah yang paling logis dan terhormat. Langkah ini tidak hanya menunjukkan keberanian politiknya, tetapi juga menjadi bukti sejauh mana rakyat Indonesia masih berpihak kepadanya. Dengan demikian, ia tidak hanya menjadi pemimpin yang “merakyat,” tetapi juga pemimpin yang berani keluar dari zona nyaman demi membuktikan kualitas sejatinya.

 

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Unsubscribe
ADVERTISEMENT
Previous Post

Hitung-Hitungan Politis Demi Prestisius: Jokowi Akan Berlabuh di Partai Apa?

Next Post

DPP PDI-P Endus Upaya Gangguan Internal Jelang Kongres 2025

Ali Syarief

Ali Syarief

Related Posts

JK & Seekor Gajah
Feature

JK & Seekor Gajah

April 21, 2026
KETIKA PRESIDEN BICARA DENGAN MASYARAKAT
Feature

Alergi Kritik, Tanda Tak Siap Memimpin

April 21, 2026
Jokowi Merendah, Buzzer Menggila: Merespon Pernyataan JK
Feature

Jokowi Merendah, Buzzer Menggila: Merespon Pernyataan JK

April 21, 2026
Next Post
DPP PDI-P Endus Upaya Gangguan Internal Jelang Kongres 2025

DPP PDI-P Endus Upaya Gangguan Internal Jelang Kongres 2025

Gagal Blokir Situs Judi Online, Budi Ari Cari “Kambing Hitam”  Tuding Perempuan Lebih Kejam

Mantan Menkominfo Budi Arie Setiadi Diperiksa Terkait Dugaan Korupsi

Notifikasi Berita

Subscribe

STAY CONNECTED

ADVERTISEMENT

Reporters' Tweets

Pojok KSP

  • All
  • Pojok KSP
JK & Seekor Gajah
Feature

JK & Seekor Gajah

by Karyudi Sutajah Putra
April 21, 2026
0

Oleh: Karyudi Sutajah Putra, Analis Politik Konsultan & Survei Indonesia (KSI) Jakarta - Gajah itu panjang. Itu bila hanya dilihat...

Read more
Menunggu Pertarungan Head to Head JK vs Jokowi

Menunggu Pertarungan Head to Head JK vs Jokowi

April 19, 2026
JK Buka Front Pertempuran Lawan Jokowi

JK Buka Front Pertempuran Lawan Jokowi

April 19, 2026
Prev Next
ADVERTISEMENT
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

November 16, 2024
Zalimnya Nadiem Makarim

Zalimnya Nadiem Makarim

February 3, 2025
Beranikah Prabowo Melawan Aguan?

Akhirnya Pagar Laut Itu Tak Bertuan

January 29, 2025
Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

January 6, 2025
Copot Kapuspenkum Kejagung!

Copot Kapuspenkum Kejagung!

March 13, 2025
Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

May 19, 2024
Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

24
Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

19
Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

8
Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

7
Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

4
POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

4
Wapres Gibran Traktir Anak Yatim Belanja Buku di Timika

Wapres Gibran Traktir Anak Yatim Belanja Buku di Timika

April 21, 2026
JK & Seekor Gajah

JK & Seekor Gajah

April 21, 2026
Harga BBM Nonsubsidi Naik Mulai Hari Ini, Berikut Daftar Lengkapnya

DPR Ingatkan Dampak Kenaikan BBM Nonsubsidi, Kelompok Rentan Terancam Terjepit

April 21, 2026
KETIKA PRESIDEN BICARA DENGAN MASYARAKAT

Alergi Kritik, Tanda Tak Siap Memimpin

April 21, 2026
Jokowi Merendah, Buzzer Menggila: Merespon Pernyataan JK

Jokowi Merendah, Buzzer Menggila: Merespon Pernyataan JK

April 21, 2026

Pilihan yang Bukan Pilihan

April 21, 2026

Group Link

ADVERTISEMENT
Fusilat News

To Inform [ Berita-Pendidikan-Hiburan] dan To Warn [ Public Watchdog]. Proximity, Timely, Akurasi dan Needed.

Follow Us

About Us

  • About Us

Recent News

Wapres Gibran Traktir Anak Yatim Belanja Buku di Timika

Wapres Gibran Traktir Anak Yatim Belanja Buku di Timika

April 21, 2026
JK & Seekor Gajah

JK & Seekor Gajah

April 21, 2026

Berantas Kezaliman

Sedeqahkan sedikit Rizki Anda Untuk Memberantas Korupsi, Penyalahgunaan kekuasaan, dan ketidakadilan Yang Tumbuh Subur

BCA No 233 146 5587

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist