• Login
ADVERTISEMENT
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
Fusilat News
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Feature

Hitung-Hitungan Politis Demi Prestisius: Jokowi Akan Berlabuh di Partai Apa?

Damai Hari Lubis - Mujahid 212 by Damai Hari Lubis - Mujahid 212
December 19, 2024
in Feature, Politik
0
Beban Subsidi di APBN Rp 502 Triliun, Jokowi : Sangat Berat, Gede Sekali
Share on FacebookShare on Twitter

 

Oleh: Damai Hari Lubis – Ketua Aliansi Anak Bangsa, Pengamat Hukum & Politik, Mujahid 212

Jokowi, kemungkinan besar, saat ini dan ke depan hanya mengincar posisi dalam kepengurusan partai, setidaknya sebagai Dewan Pembina, Ketua Dewan Kehormatan, atau bahkan Ketua Majelis Syura (Dewan Musyawarah) pada partai berbasis Islam. Secara umum, diketahui bahwa Majelis Syura adalah struktur penting dan terhormat dalam organisasi partai Islam.

Di sisi lain, posisi Ketua Umum partai, yang memiliki kekuasaan penuh terhadap kebijakan partai (bersama Sekjen), serta fungsi Dewan Pembina pada partai nasionalis, juga menawarkan prestise yang signifikan. Maka, hasrat politik Jokowi yang kuat mungkin mendorongnya untuk menjadi Ketua Umum atau Dewan Syura demi mengarahkan bahkan mengendalikan gelombang politik partai.

Namun kenyataannya, peluang tersebut tidak semudah yang dibayangkan. Ketika konflik melanda Golkar dan diikuti “pengunduran diri” Airlangga Hartarto karena isu ancaman kasus hukum, kursi Ketua Umum justru jatuh ke Bahlil Lahadalia. Isu lain yang berkembang adalah Jokowi disebut-sebut berpotensi menjadi Ketua Dewan Pembina Partai Golkar. Namun, dengan keberadaan tokoh-tokoh senior seperti Akbar Tanjung dan Jusuf Kalla, fakta menunjukkan bahwa Jokowi bahkan tidak mendapat tempat sebagai anggota Dewan Pembina Golkar.

Bagaimana dengan PAN?
Zulkifli Hasan (Zulhas) terlihat akan mempertahankan posisinya sebagai Ketua Umum meskipun partai tersebut didirikan oleh tokoh sekaliber Dr. Amien Rais. Zulhas cenderung menghindari risiko hukum yang mungkin muncul jika memberikan posisi strategis kepada Jokowi, yang memiliki rekam jejak politis yang kontroversial.

Lalu PKB?
Muhaimin Iskandar terlalu kuat dengan dukungan dari jajaran Dewan Syura yang solid. Kemungkinan Jokowi masuk ke PKB hanya bisa terjadi jika strategi politik seperti yang diterapkan pada Airlangga digunakan lagi.

NasDem?
Sulit bagi Jokowi untuk menembus NasDem. Surya Paloh, sebagai pendiri dan pemimpin, dikenal memiliki reputasi yang bersih dan solid, sehingga tidak ada celah bagi Jokowi untuk masuk.

Gerindra?
Dengan Prabowo Subianto yang kini menjabat sebagai Presiden sekaligus Ketua Umum Gerindra, harapan Jokowi untuk mengambil alih partai ini hampir mustahil.

Demokrat?
Harapan Jokowi untuk masuk ke Demokrat ibarat mimpi di siang bolong. Partai yang kokoh di bawah kendali Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) ini masih menyimpan luka akibat upaya Moeldoko, tangan kanan Jokowi, untuk merebut kepemimpinan Demokrat.

Bagaimana dengan PDIP?
Selama Megawati Soekarnoputri dan Hasto Kristiyanto masih memimpin, peluang Jokowi untuk bergabung bahkan sebagai anggota PDIP sangat kecil. Terlebih, ia dan keluarganya telah dipecat dari partai ini pada 16 Desember 2024.

PPP?
PPP adalah partai Islam yang mengalami penurunan signifikan pada Pemilu 2024. Jika Jokowi masuk dalam kepengurusan, apapun jabatannya, partai ini berpotensi kehilangan dukungan lebih lanjut dan tinggal kenangan.

PKS?
Bagi PKS, menerima Jokowi, baik sebagai Ketua Majelis Syura maupun Ketua Umum, adalah risiko besar. Hal ini bisa mengancam soliditas konstituen yang sangat anti-Jokowi dan Gibran. Bahkan, langkah seperti itu bisa menyebabkan partai ini bubar.

PSI, Pilihan Paling Logis?
Dengan kepemimpinan Kaesang Pangarep, PSI tampaknya menjadi satu-satunya partai yang realistis bagi Jokowi. Namun, skenario ini hanya mungkin terjadi jika tidak ada malapetaka besar di pemerintahan Prabowo Subianto. Jika Gibran Rakabuming Raka, melalui mekanisme politik tertentu, naik menjadi Presiden RI, Jokowi dapat kembali berpengaruh sebagai “penguasa di balik layar.”

Kesimpulannya, pilihan Jokowi untuk berlabuh di partai politik manapun sangat terbatas. Hampir semua partai besar memiliki hambatan struktural dan historis yang menghalangi langkah politiknya. Hanya dinamika politik ke depan yang dapat menjawab arah Jokowi sebenarnya.

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Unsubscribe
ADVERTISEMENT
Previous Post

KPK “Masuk Angin”, Intervensi Prabowo atau DPR?

Next Post

Mengapa Jokowi Sebaiknya Membentuk Partai Baru daripada Bergantung pada Partai Besar. “Partai Perorangan”

Damai Hari Lubis - Mujahid 212

Damai Hari Lubis - Mujahid 212

Related Posts

JK & Seekor Gajah
Feature

JK & Seekor Gajah

April 21, 2026
KETIKA PRESIDEN BICARA DENGAN MASYARAKAT
Feature

Alergi Kritik, Tanda Tak Siap Memimpin

April 21, 2026
Jokowi Merendah, Buzzer Menggila: Merespon Pernyataan JK
Feature

Jokowi Merendah, Buzzer Menggila: Merespon Pernyataan JK

April 21, 2026
Next Post
Tanggapan Jokowi Atas Gagalnya Kaesang Nyawagub di Pilgub Jateng

Mengapa Jokowi Sebaiknya Membentuk Partai Baru daripada Bergantung pada Partai Besar. "Partai Perorangan"

DPP PDI-P Endus Upaya Gangguan Internal Jelang Kongres 2025

DPP PDI-P Endus Upaya Gangguan Internal Jelang Kongres 2025

Notifikasi Berita

Subscribe

STAY CONNECTED

ADVERTISEMENT

Reporters' Tweets

Pojok KSP

  • All
  • Pojok KSP
JK & Seekor Gajah
Feature

JK & Seekor Gajah

by Karyudi Sutajah Putra
April 21, 2026
0

Oleh: Karyudi Sutajah Putra, Analis Politik Konsultan & Survei Indonesia (KSI) Jakarta - Gajah itu panjang. Itu bila hanya dilihat...

Read more
Menunggu Pertarungan Head to Head JK vs Jokowi

Menunggu Pertarungan Head to Head JK vs Jokowi

April 19, 2026
JK Buka Front Pertempuran Lawan Jokowi

JK Buka Front Pertempuran Lawan Jokowi

April 19, 2026
Prev Next
ADVERTISEMENT
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

November 16, 2024
Zalimnya Nadiem Makarim

Zalimnya Nadiem Makarim

February 3, 2025
Beranikah Prabowo Melawan Aguan?

Akhirnya Pagar Laut Itu Tak Bertuan

January 29, 2025
Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

January 6, 2025
Copot Kapuspenkum Kejagung!

Copot Kapuspenkum Kejagung!

March 13, 2025
Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

May 19, 2024
Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

24
Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

19
Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

8
Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

7
Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

4
POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

4
Wapres Gibran Traktir Anak Yatim Belanja Buku di Timika

Wapres Gibran Traktir Anak Yatim Belanja Buku di Timika

April 21, 2026
JK & Seekor Gajah

JK & Seekor Gajah

April 21, 2026
Harga BBM Nonsubsidi Naik Mulai Hari Ini, Berikut Daftar Lengkapnya

DPR Ingatkan Dampak Kenaikan BBM Nonsubsidi, Kelompok Rentan Terancam Terjepit

April 21, 2026
KETIKA PRESIDEN BICARA DENGAN MASYARAKAT

Alergi Kritik, Tanda Tak Siap Memimpin

April 21, 2026
Jokowi Merendah, Buzzer Menggila: Merespon Pernyataan JK

Jokowi Merendah, Buzzer Menggila: Merespon Pernyataan JK

April 21, 2026

Pilihan yang Bukan Pilihan

April 21, 2026

Group Link

ADVERTISEMENT
Fusilat News

To Inform [ Berita-Pendidikan-Hiburan] dan To Warn [ Public Watchdog]. Proximity, Timely, Akurasi dan Needed.

Follow Us

About Us

  • About Us

Recent News

Wapres Gibran Traktir Anak Yatim Belanja Buku di Timika

Wapres Gibran Traktir Anak Yatim Belanja Buku di Timika

April 21, 2026
JK & Seekor Gajah

JK & Seekor Gajah

April 21, 2026

Berantas Kezaliman

Sedeqahkan sedikit Rizki Anda Untuk Memberantas Korupsi, Penyalahgunaan kekuasaan, dan ketidakadilan Yang Tumbuh Subur

BCA No 233 146 5587

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

 

Loading Comments...