CEO SpaceX Elon Musk memperoleh perintah dari pemerintah Amerika Serikat untuk mengaktifkan layanan internet satelit Starlink untuk mengipasi gelombang demonstrasi protes di Iran dengan membantu warga Iran menyebarkan berita protes ke seluruh penjuru negeri di Iran, menyusul kematian Mahsya Amini dalam tahanan Polisi Iran
Akses ke media sosial dan beberapa konten sangat dibatasi di Iran dan pemadaman internet yang signifikan dilaporkan di seluruh negeri pada hari Sabtu, dengan salah satu operator telepon seluler terbesar terganggu, membuat jutaan orang Iran offline.
Elon Musk menjanjikan tekhnologi internet satelitnya untuk digunakan warga Iran yang terkena pembatasan internet menyusul pembatasan yang diberlakukan negara. Menggunakan jaringan internet satelitStarlink yang dioperasikan oleh SpaceX. Dan pemerintah Amerika Serikat mengatakan akan mendukung upayanya dengan mengurangi sanksinya terhadap Iran dengan mempromosikan penggunaan internet secara gratis dan mengeluarkan izin yang diperlukan untuk membuat proses itu berhasil.
Tetapi sementara membawa internet ke Iran melalui tautan satelit tidak mudah, serangkaian tantangan serius membuatnya sangat tidak mungkin, setidaknya dalam jangka pendek.
Sejak kematian Mahsya Amini seorang gadis asal Kurdi berusia 22 tahun muncul 10 malam protes di kota kota utama Iran. Pemerintah Iran belum merilis perhitungan resmi tetapi dalam protes di sebagian besar dari 31 provinsi Iran, diperkirakan puluhan tewas dengan ribuan orang ditangkap.
Pejabat senior, termasuk Presiden Ebrahim Raisi, dan media pemerintah mengecam apa yang mereka sebut “kerusuhan” karena demonstrasi ini merusak properti publik dan puluhan petugas polisi, pasukan keamanan, dan anggota pasukan paramiliter Basij tewas,
Jumat pekan lalu demonstrasi protes ini disusul oleh demonstrasi pro-pemerintah untuk menandingi demonstrasi protes sebelumnya dan dilanjutkan pada hari Ahad dimana ratusan ribu orang turun kejalan mendukung pemerintah Iran dan untuk melawan demonstasi protes sebelumnya. Pemerintah Iran juga menyalahkan kelompok “teroris” karena mencoba bekerja menuju tujuan pemisahan diri.
Starlink dilaporkan telah mengirim lebih dari 15.000 terminal ke Ukraina, sekutu AS, setelah invasi Rusia pada Februari.
Kementerian luar negeri Iran pekan lalu menyebut pencabutan beberapa sanksi terkait internet oleh AS sebagai upaya untuk “melanggar kedaulatan Iran”. Dikatakan Iran mengambil tindakan segera.
Secara terpisah, pejabat Iran memblokir situs Starlink pada hari yang sama. sehingga Starlink tak berfungsi normal . Agar Starlink berfungsi, ribuan terminal Starlink perlu diselundupkan ke Iran. Ini mungkin akan menelan biaya jutaan dolar Kecuali SpaceX memutuskan untuk membuat langganannya gratis untuk masyarakat Iran Ini tak mungkin berhasil karena Iran menganggap mengganggu keamanan nasional .

























