• Login
ADVERTISEMENT
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
Fusilat News
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Feature

Mengapa Tingkat Kriminalitas di Jepang Rendah?

Ali Syarief by Ali Syarief
March 24, 2024
in Feature, Japanese Supesharu
0
Perusahaan perangkat lunak Jepang akan memberikan ‘tunjangan inflasi’ kepada karyawannya
Share on FacebookShare on Twitter

Dalam laporan berita baru-baru ini, Departemen Kepolisian Metropolitan Tokyo mengumumkan penangkapan seorang sersan polisi berusia 44 tahun karena mencuri pakaian dalam wanita dari beberapa tempat tinggal di Bangsal Edogawa Tokyo. Sersan polisi yang bersangkutan, Kensuke Tsunoda, yang ditugaskan di Kantor Polisi Ushigome, telah mengundurkan diri segera setelah penangkapannya.

Keputusan polisi untuk menskors Tsunoda selama tiga bulan sekaligus memperjelas seriusnya tuduhan pencurian yang dihadapinya. Tsunoda dituduh mencuri pakaian dalam dari lantai pertama sebuah rumah dan balkon lantai pertama dari dua apartemen di Daerah Edogawa antara tanggal 25 Februari dan 27 Februari. Dia juga tertangkap mencuri pakaian dalam yang sedang dikeringkan di balkon apartemen lantai pertama lainnya pada tanggal 29 Februari oleh penduduk setempat.

Setelah penangkapannya, petugas menemukan puluhan item pakaian dalam wanita di loker Tsunoda di kantor polisi. Tsunoda mengakui tuduhan tersebut dan mengatakan bahwa dia telah mencuri pakaian dalam wanita selama beberapa waktu karena hal itu membuatnya bergairah.

Reaksi dari Departemen Kepolisian Metropolitan Tokyo menegaskan bahwa perilaku Tsunoda tidak dapat ditoleransi dan mereka akan mengambil langkah-langkah untuk mencegah kejadian serupa terjadi di masa depan. Ini menyoroti komitmen mereka untuk menjaga kepercayaan publik dan menghormati hukum.
Kasus ini mencerminkan rendahnya tingkat kejahatan di Jepang, di mana tindak pidana bahkan dari petugas kepolisian dianggap sebagai berita nasional. Fenomena seperti ini menunjukkan tingkat keamanan yang tinggi dan sistem hukum yang efektif di negara tersebut, di mana tindakan kriminal bahkan dari pihak berwenang dapat menjadi sorotan utama.

Tingkat kejahatan yang rendah di Jepang telah menjadi subjek penelitian dan perdebatan yang luas di kalangan akademisi dan pengamat. Beberapa faktor telah diidentifikasi sebagai penyebab rendahnya tingkat kejahatan di negara ini.

Pertama, nilai-nilai sosial dan budaya yang kuat di Jepang telah berperan besar dalam memelihara tingkat keamanan yang tinggi. Budaya kesopanan, rasa malu, dan kepatuhan terhadap norma-norma sosial telah memberikan dasar yang kuat bagi masyarakat Jepang untuk menghindari perilaku kriminal. Konsep seperti “haji” atau rasa malu yang dialami jika melakukan sesuatu yang dianggap tidak pantas oleh masyarakat menjadi salah satu faktor yang mendorong kepatuhan terhadap hukum.

Kedua, sistem hukum yang ketat dan penegakan hukum yang efektif juga telah berperan penting dalam menjaga tingkat kejahatan tetap rendah. Kepolisian Jepang dikenal karena efisiensinya dalam menangani kasus-kasus kriminal dan memberikan respons yang cepat terhadap pelanggaran hukum. Selain itu, hukuman yang tegas dan penegakan hukum yang adil juga merupakan faktor penting dalam mencegah perilaku kriminal.

Ketiga, faktor ekonomi juga dapat berkontribusi terhadap rendahnya tingkat kejahatan di Jepang. Meskipun tidak mutlak, adanya tingkat pengangguran yang rendah dan standar hidup yang relatif tinggi telah membantu mengurangi insentif untuk terlibat dalam kegiatan kriminal. Selain itu, sistem pendidikan yang kuat dan akses yang luas terhadap pendidikan telah membantu mengurangi kesenjangan sosial dan memberikan kesempatan bagi individu untuk mencapai kesuksesan secara legal.

Meskipun demikian, penting untuk diingat bahwa rendahnya tingkat kejahatan di Jepang bukanlah tanpa tantangan. Masalah seperti kekerasan dalam rumah tangga, peredaran narkoba, dan kejahatan cyber terus menjadi perhatian bagi pemerintah dan masyarakat Jepang. Namun demikian, pendekatan yang komprehensif terhadap penegakan hukum, didukung oleh budaya dan nilai-nilai yang kuat, tetap menjadi landasan untuk menjaga tingkat keamanan yang tinggi di negara ini.

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Unsubscribe
ADVERTISEMENT
Previous Post

Polisi Jepang Ditangkap – Mencuri Kakaian Dalam Wanita

Next Post

Rekor 3,4 Juta Penduduk Asing Tinggal di Jepang dengan Meningkatnya Visa Kerja 

Ali Syarief

Ali Syarief

Related Posts

Feature

KETIKA PENDAMAI DITUDUH MENISTA AGAMA

April 24, 2026
Birokrasi

Kabar dari Gedung Parlemen: Kapan KTP Naik Pamor?

April 24, 2026
Economy

Kesenjangan Ekonomi & Sosial, Dampak Kesenjangan Hukum & Politik (Saatnya Kebijakan Berpihak kepada Koperasi & UMKM dengan Dukungan Ekosistemnya)

April 24, 2026
Next Post
Jepang Laporkan Rekor Musim Semi Terhangat

Rekor 3,4 Juta Penduduk Asing Tinggal di Jepang dengan Meningkatnya Visa Kerja 

Diam-Diam Industri Tekstil  PHK 1 Juta Pekerja

Diam-Diam Industri Tekstil PHK 1 Juta Pekerja

Notifikasi Berita

Subscribe

STAY CONNECTED

ADVERTISEMENT

Reporters' Tweets

Pojok KSP

  • All
  • Pojok KSP
Polisi itu Angkatan Perang – Tentara itu Polisi?
Law

RPP Tugas TNI: Wujud Remiliteriasi yang Bahayakan Kehidupan Demokrasi

by fusilat
April 24, 2026
0

Jakarta-FusilatNews - Masyarakat tengah menunggu putusan Mahkamah Konstitusi (MK) dalam judicial review (uji materiil) Undang-Undang (UU) No. 34 Tahun 2004...

Read more
Jangan Lawan Parpol!

Jangan Lawan Parpol!

April 24, 2026
10 Kota Paling Toleran: Salatiga Jawara, Ambon Juru Kunci

10 Kota Paling Toleran: Salatiga Jawara, Ambon Juru Kunci

April 23, 2026
Prev Next
ADVERTISEMENT
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

November 16, 2024
Zalimnya Nadiem Makarim

Zalimnya Nadiem Makarim

February 3, 2025
Beranikah Prabowo Melawan Aguan?

Akhirnya Pagar Laut Itu Tak Bertuan

January 29, 2025
Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

January 6, 2025
Copot Kapuspenkum Kejagung!

Copot Kapuspenkum Kejagung!

March 13, 2025
Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

May 19, 2024
Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

24
Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

19
Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

8
Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

7
Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

4
POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

4

KETIKA PENDAMAI DITUDUH MENISTA AGAMA

April 24, 2026

Kabar dari Gedung Parlemen: Kapan KTP Naik Pamor?

April 24, 2026
Memperluas Koter, Mempersempit Ruang Sipil

Memperluas Koter, Mempersempit Ruang Sipil

April 24, 2026
Birutė Galdikas dan Cara Ia Membaca Indonesia (Sebuah Catatan Personal)

Birutė Galdikas dan Cara Ia Membaca Indonesia (Sebuah Catatan Personal)

April 24, 2026
Polisi itu Angkatan Perang – Tentara itu Polisi?

RPP Tugas TNI: Wujud Remiliteriasi yang Bahayakan Kehidupan Demokrasi

April 24, 2026

Kesenjangan Ekonomi & Sosial, Dampak Kesenjangan Hukum & Politik (Saatnya Kebijakan Berpihak kepada Koperasi & UMKM dengan Dukungan Ekosistemnya)

April 24, 2026

Group Link

ADVERTISEMENT
Fusilat News

To Inform [ Berita-Pendidikan-Hiburan] dan To Warn [ Public Watchdog]. Proximity, Timely, Akurasi dan Needed.

Follow Us

About Us

  • About Us

Recent News

KETIKA PENDAMAI DITUDUH MENISTA AGAMA

April 24, 2026

Kabar dari Gedung Parlemen: Kapan KTP Naik Pamor?

April 24, 2026

Berantas Kezaliman

Sedeqahkan sedikit Rizki Anda Untuk Memberantas Korupsi, Penyalahgunaan kekuasaan, dan ketidakadilan Yang Tumbuh Subur

BCA No 233 146 5587

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist