• Login
ADVERTISEMENT
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
Fusilat News
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Feature

Mengapresiasi Pertemuan Prabowo dengan Emil Salim: Menggali Inspirasi dari Sang Guru Bangsa

Ali Syarief by Ali Syarief
January 23, 2025
in Feature, Tokoh
0
Mengapresiasi Pertemuan Prabowo dengan Emil Salim: Menggali Inspirasi dari Sang Guru Bangsa
Share on FacebookShare on Twitter

Jakarta-Fusilatnews – Kunjungan Presiden RI Prabowo Subianto ke kediaman Prof. Emil Salim pada 22 Januari 2025 merupakan momen yang patut diapresiasi. Pertemuan ini tidak hanya mempertemukan dua generasi pemimpin bangsa, tetapi juga menjadi simbol penghormatan terhadap tokoh yang telah berjasa besar dalam meletakkan dasar pembangunan Indonesia melalui Garis-Garis Besar Haluan Negara (GBHN).

Emil Salim adalah figur legendaris yang berkiprah sebagai “bulldozer” pembangunan di era Orde Baru. Sebagai Menteri Negara Pengawasan Pembangunan dan Lingkungan Hidup (PPLH), ia bersama para pemikir besar lainnya berhasil merumuskan konsep pembangunan yang konseptual, terukur, dan berorientasi pada kemajuan bangsa. GBHN yang menjadi panduan pembangunan nasional kala itu terbukti efektif dalam menciptakan landasan yang kokoh bagi pembangunan di berbagai sektor.

Bagi seorang pemimpin seperti Prabowo, kunjungan ini tidak sekadar seremoni. Sebaliknya, ini menunjukkan ketertarikan dan penghormatan mendalam terhadap pengalaman serta visi yang pernah Emil Salim tawarkan kepada bangsa ini. Dalam momen tersebut, Prabowo tidak hanya datang sebagai seorang presiden, tetapi juga sebagai seorang murid yang ingin belajar dari sang guru bangsa.

Pengabdian yang Tak Lekang oleh Zaman

Salah satu pesan utama yang disampaikan oleh Emil Salim dalam pertemuan ini adalah tentang orientasi pengabdian pejabat negara. “Seorang menteri adalah pejabat negara. Orientasi pengabdiannya adalah negara,” demikian pesan Emil yang kemudian diakui oleh Prabowo sebagai nilai utama yang perlu diimani oleh setiap pejabat.

Prabowo menggarisbawahi pentingnya komitmen ini, mengingat latar belakang pejabat di Indonesia yang sangat beragam—mulai dari partai politik, akademisi, hingga aktivis LSM. Namun, begitu sumpah jabatan diikrarkan, pengabdian kepada negara harus menjadi prioritas utama. Pesan ini sangat relevan dalam konteks tantangan kepemimpinan saat ini, di mana sering kali kepentingan pribadi atau kelompok lebih diutamakan daripada kepentingan rakyat dan negara.

Menghidupkan Nilai-Nilai Kebangsaan

Melalui pertemuan ini, Prabowo tampaknya berusaha menggali inspirasi dari era di mana pembangunan nasional berlandaskan pada semangat gotong-royong dan integritas. Nilai-nilai ini telah menjadi bagian tak terpisahkan dari Emil Salim, baik sebagai ekonom, birokrat, maupun seorang intelektual yang konsisten memperjuangkan kepentingan rakyat.

Di sisi lain, kunjungan ini juga menjadi pengingat bagi kita semua tentang pentingnya menghormati tokoh-tokoh yang telah berjasa bagi bangsa. Dalam beberapa tahun terakhir, perilaku tidak hormat terhadap Emil Salim—seperti yang pernah ditunjukkan dalam acara debat oleh politisi tertentu—menjadi pelajaran bahwa penghormatan kepada tokoh bangsa harus melampaui perbedaan politik.

Menata Ulang Masa Depan

Prabowo tampaknya memahami bahwa memimpin bangsa memerlukan lebih dari sekadar visi dan keberanian; ia juga memerlukan kebijaksanaan yang diperoleh dari pengalaman para pendahulu. Kunjungan ini memberikan gambaran bahwa ia ingin menata ulang masa depan bangsa dengan belajar dari prinsip-prinsip pembangunan yang telah terbukti berhasil di masa lalu.

Sebagai seorang presiden, langkah Prabowo menemui Emil Salim menunjukkan sikap rendah hati dan keterbukaan untuk belajar. Hal ini juga menjadi sinyal positif bahwa di tengah kompleksitas politik dan pemerintahan, pemimpin bangsa tetap menghargai kebijaksanaan generasi terdahulu sebagai pedoman dalam mengarungi tantangan zaman.

Semoga pertemuan ini tidak hanya menjadi inspirasi bagi Prabowo, tetapi juga bagi kita semua untuk terus menghormati, belajar, dan mengaplikasikan nilai-nilai luhur dalam membangun bangsa. Emil Salim telah menunjukkan bahwa pengabdian kepada negara adalah panggilan yang abadi, dan Prabowo, melalui kunjungannya, telah menguatkan pentingnya pesan itu.

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Unsubscribe
ADVERTISEMENT
Previous Post

Tim Transisi Pramono-Rano Bantah Mengusulkan 4 Hari Kerja

Next Post

Paradox Kecepatan dalam Cangkang Keterbelakangan

Ali Syarief

Ali Syarief

Related Posts

Feature

METAMORFOSA MAFIA PERADILAN MENJADI MAFIA HUKUM (Ketika Pemberantasan Kalah Cepat dibandingkan Pertumbuhan Kanker Hukum)

June 20, 2026
Penangkapan Pangeran Roy Suryo
Feature

Penangkapan Pangeran Roy Suryo

June 20, 2026
Duplikasi Pola Represi Rezim: Ketika BEM “Jadi-Jadian” Digunakan untuk Membungkam Kritik
Feature

Duplikasi Pola Represi Rezim: Ketika BEM “Jadi-Jadian” Digunakan untuk Membungkam Kritik

June 20, 2026
Next Post
Paradox Kecepatan dalam Cangkang Keterbelakangan

Paradox Kecepatan dalam Cangkang Keterbelakangan

Pemerintah Akan Segel Pagar Laut Misterius Sepanjang 30 KM di Perairan Tangerang

Sertifikat HGB dan SHM Area Pagar Laut Tangerang Berakhir Dengan Pembatalan

Notifikasi Berita

Subscribe

STAY CONNECTED

ADVERTISEMENT

Reporters' Tweets

Pojok KSP

  • All
  • Pojok KSP
Ketika Mahasiswa Digendong ke Mana-mana oleh Gibran
Feature

Ketika Mahasiswa Digendong ke Mana-mana oleh Gibran

by Karyudi Sutajah Putra
June 20, 2026
0

Oleh: Karyudi Sutajah Putra, Analis Politik Konsultan & Survei Indonesia (KSI) Jakarta - "Dak gendong ke mana-mana. Dak gendong ke...

Read more
Tangkap Tiyo Ardianto!

Tangkap Tiyo Ardianto!

June 16, 2026
Mahasiswa Memasuki Kawasan Monas Teriak Jokowi Offside

Ketika Mahasiswa Sudah Muak Lihat Pejabat Negara

June 16, 2026
Prev Next
ADVERTISEMENT
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

November 16, 2024
Zalimnya Nadiem Makarim

Zalimnya Nadiem Makarim

February 3, 2025
Beranikah Prabowo Melawan Aguan?

Akhirnya Pagar Laut Itu Tak Bertuan

January 29, 2025
Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

January 6, 2025
Copot Kapuspenkum Kejagung!

Copot Kapuspenkum Kejagung!

March 13, 2025
Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

May 19, 2024
Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

24
Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

19
Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

8
Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

7
Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

4
POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

4

METAMORFOSA MAFIA PERADILAN MENJADI MAFIA HUKUM (Ketika Pemberantasan Kalah Cepat dibandingkan Pertumbuhan Kanker Hukum)

June 20, 2026
Penangkapan Pangeran Roy Suryo

Penangkapan Pangeran Roy Suryo

June 20, 2026
Duplikasi Pola Represi Rezim: Ketika BEM “Jadi-Jadian” Digunakan untuk Membungkam Kritik

Duplikasi Pola Represi Rezim: Ketika BEM “Jadi-Jadian” Digunakan untuk Membungkam Kritik

June 20, 2026

SARJANA MENUMPUK, INDUSTRI KEKURANGAN TALENTA

June 20, 2026

PRABOWO DAN STRATEGI PEMBERANTASAN KORUPSI

June 20, 2026
An Orangutan Will Never Deliver a Speech: Why Language Makes Humans Unique

An Orangutan Will Never Deliver a Speech: Why Language Makes Humans Unique

June 20, 2026

Group Link

ADVERTISEMENT
Fusilat News

To Inform [ Berita-Pendidikan-Hiburan] dan To Warn [ Public Watchdog]. Proximity, Timely, Akurasi dan Needed.

Follow Us

About Us

  • About Us

Recent News

METAMORFOSA MAFIA PERADILAN MENJADI MAFIA HUKUM (Ketika Pemberantasan Kalah Cepat dibandingkan Pertumbuhan Kanker Hukum)

June 20, 2026
Penangkapan Pangeran Roy Suryo

Penangkapan Pangeran Roy Suryo

June 20, 2026

Berantas Kezaliman

Sedeqahkan sedikit Rizki Anda Untuk Memberantas Korupsi, Penyalahgunaan kekuasaan, dan ketidakadilan Yang Tumbuh Subur

BCA No 233 146 5587

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist