• Login
ADVERTISEMENT
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
Fusilat News
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Feature

Menolak Kenaikan Harga BBM, Kesalahan Tata Kelola Subsidi, Rakyat Terkorbankan

fusilat by fusilat
September 9, 2022
in Feature
0
Menolak Kenaikan Harga BBM, Kesalahan Tata Kelola Subsidi, Rakyat Terkorbankan

Tolak kenaikan BBM | Antara

Share on FacebookShare on Twitter

Oleh : Agus Rendy Wijaya

Langkah pemerintah dalam menaikkan harga BBM bersubsidi, Solar dan Pertalite, ditengah kondisi perekonomian nasional yang belum sepenuhnya pulih pasca pandemi Covid-19, akan secara berantai semakin menaikkan inflasi dan menurunkan daya beli masyarakat. Hal ini terjadi karena Pertalite (RON 90) saat ini telah menjadi tulang punggung BBM masyarakat, dengan konsumsi BBM terbesar (hampir 80%) dibandingkan jenis BBM yang lain. Masyarakat berpindah dari sebelumnya konsumsi terbesar BBM jenis premium (RON 88), menjadi Pertalite karena akses dan ketersediaan premium semakin sedikit dipasaran, sehingga masyarakat secara hukum pasar akan mencari BBM sesuai kebutuhannya yang paling mudah diakses dan harga yang paling terjangkau (affordable). 

Konsumsi BBM Pertalite yang semakin besar ini, semakin membebani APBN. Hal ini disebabkan Pertalite dibuat dari campuran 50% premium (RON 88) dengan Pertamax (RON 99), dimana komponen premium ini disubsidi oleh pemerintah. Pemerintah mengklaim, hampir 70 persen subsidi BBM dinikmati oleh orang kaya, sedangkan subsidi LPG sebesar 76 persen justru dinikmati oleh masyarakat mampu, sedangkan masyarakat miskin sekitar 24 persen dari total penyaluran. Pemerintah menilai subsidi BBM ini tidak tepat sasaran. Ini adalah alasan klasik yang selalu dinarasikan oleh pemerintah untuk menaikkan harga BBM. Padahal pemerintah hingga saat ini, tidak menjalankan tugas dan tanggung jawabnya sesuai perintah UU Nomor 30 Tahun 2007 Tentang Energi Pasal 7 Ayat 2 menyatakan pemerintah dan pemerintah daerah menyediakan dana subsidi untuk kelompok masyarakat tidak mampu. Dalam teori ekonomi salah satu tujuan kebijakan subsidi adalah redistribusi, agar distribusi pendapatan menjadi lebih merata. Dengan menetapkan harga lebih murah, barang yang disubsidi menjadi dapat dijangkau oleh masyarakat yang miskin sekalipun. Inilah salah satu tujuan subsidi BBM yang selama ini diperintahkan oleh UU untuk dijalankan oleh pemerintah.

Pemerintah selama ini bukan fokus pada bagaimana menyediakan infrastruktur, mekanisme dan alat kontrol sehingga subsidi BBM ini tepat sasaran sebagaimana diperintahkan UU, tetapi lebih memilih jalan pintas dengan melakukan subsidi terbuka tanpa mekanisme pembatasan yang jelas, akhirnya membebani keuangan negara. Bahkan, pemerintah telah memiliki roadmap untuk menjadikan Pertamax (RON 92) sebagai BBM bersubsidi menggantikan Pertalite dengan alasan emisi karbon BBM Pertamax lebih rendah sehingga mendukung target pemerintah pencapaian net zero emission 2060. Padahal tidak ada perintah UU yang mendasari penggunaan subsidi untuk kepentingan tersebut. Ini membuktikan, bahwa pemerintah dengan sengaja lalai dalam menjalankan tugas tata kelola subsidi yang tepat yang akhirnya berujung pada tidak efisiennya keuangan negara. Harusnya pencapaian net zero emission didorong dengan pemanfaatan energi terbarukan (EBT) tetapi pemerintah malah menggunakan instrumen subsidi yang bukan peruntukannya dalam kebijakannya. Inilah akar masalah subsidi BBM yang sudah sejak lama belum diselesaikan dan diabaikan oleh pemerintah.

Menaikkan harga BBM akibat kebijakan subsidi yang salah kelola itu, akhirnya memperparah kondisi perekonomian nasional yang sejak bulan Juli 2022 telah mengalami inflasi 4,94%. Dampaknya, masyarakat akan menanggung inflasi yang diprediksikan mencapai 7-8%. Selama tata kelola subsidi ini masih diabaikan oleh pemerintah, maka solusi menaikkan harga BBM hanyalah cara praktis pemerintah dalam menghadapi tekanan di APBN, bukan menyelesaikan masalah tetapi hanya buying time masalah yang sama dikemudian hari. Oleh karena itu, Partai Keadilan Sejahtera, konsisten menolak kenaikan harga BBM yang hanya dijadikan instrumen pemerintah hanya untuk menambah kuota BBM, menambah beban keuangan negara, dan semakin lalai terhadap akar masalah yang harus diselesaikan, yaitu tata kelola subsidi BBM. PKS tidak menginginkan kesalahan kebijakan yang membuat masyarakat terkorbankan tidak kunjung diselesaikan. 

Pemerintah harus didorong dan diawasi untuk segera melakukan perbaikan tata kelola subsidi BBM ini. Dengan pembatasan subsidi BBM yang tepat sasaran, konsumsi BBM bersubsidi akan dikonsumsi oleh kelompok masyarakat yang tepat, sehingga fluktuasi harga minyak dunia dan nilai tukar rupiah yang menjadi pendorong utama kenaikan harga BBM bisa dikontrol dampaknya terhadap APBN. Efisiensi anggaran dalam APBN yang dihasilkan harus digunakan untuk pembangunan infrastruktur kilang dan penyimpanan BBM nasional, sehingga APBN kita memiliki ruang fiskal yang cukup untuk menyelesaikan permasalahan sektor hilir migas mengingat supply-demand migas nasional yang terus tumbuh seiring dengan pertumbuhan ekonomi nasional. Ketika permasalahan sektor hilir migas ini dapat diatasi dengan baik dan tepat, maka penyediaan BBM yang terjangkau dan efisien bagi masyarakat tanpa membebani APBN dapat tercapai (pksid)

Agus Rendy Wijaya | Departemen Energi dan Sumber Daya Mineral
Bidang Teknologi, Industri, dan Lingkungan Hidup
DPP Partai Keadilan Sejahtera

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Unsubscribe
ADVERTISEMENT
Previous Post

Mengenal Camila Ratu Permaisuri Dan Cacian Rakyat Inggris

Next Post

Politikus Irwan (PD) dan Adian (PDIP) Bersiteru Soal Kenaikan Harga BBM

fusilat

fusilat

Related Posts

Gelombang Opini dan Senjakala Kepemimpinan: Yahya Cholil Staquf Terancam Tidak Dipilih Lagi
Feature

Gelombang Opini dan Senjakala Kepemimpinan: Yahya Cholil Staquf Terancam Tidak Dipilih Lagi

April 20, 2026
MBG: Gagasan Lama, Eksekusi Tergesa, dan Arah yang Kabur
Birokrasi

MBG: Gagasan Lama, Eksekusi Tergesa, dan Arah yang Kabur

April 20, 2026
Economy

Mengelola Risiko DSR 40%: Ketika Negara Seperti Keluarga yang Terlilit Cicilan di Tengah Dunia yang Bergejolak

April 20, 2026
Next Post
Menolak Kenaikan Harga BBM, Kesalahan Tata Kelola Subsidi, Rakyat Terkorbankan

Politikus Irwan (PD) dan Adian (PDIP) Bersiteru Soal Kenaikan Harga BBM

Bantah BBM Pertamax Disubsidi Pemerintah, Ini Penjelasan Bos Pertamina

Bantah BBM Pertamax Disubsidi Pemerintah, Ini Penjelasan Bos Pertamina

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Notifikasi Berita

Subscribe

STAY CONNECTED

ADVERTISEMENT

Reporters' Tweets

Pojok KSP

  • All
  • Pojok KSP
Menunggu Pertarungan Head to Head JK vs Jokowi
Feature

Menunggu Pertarungan Head to Head JK vs Jokowi

by Karyudi Sutajah Putra
April 19, 2026
0

Oleh: Karyudi Sutajah Putra, Analis Politik Konsultan & Survei Indonesia (KSI) Jakarta - Jusuf Kalla (JK) sudah membuka front pertempuran....

Read more
JK Buka Front Pertempuran Lawan Jokowi

JK Buka Front Pertempuran Lawan Jokowi

April 19, 2026
Blanket Overflight Militer AS Ancaman Serius bagi Kedaulatan Indonesia

Blanket Overflight Militer AS Ancaman Serius bagi Kedaulatan Indonesia

April 17, 2026
Prev Next
ADVERTISEMENT
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

November 16, 2024
Zalimnya Nadiem Makarim

Zalimnya Nadiem Makarim

February 3, 2025
Beranikah Prabowo Melawan Aguan?

Akhirnya Pagar Laut Itu Tak Bertuan

January 29, 2025
Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

January 6, 2025
Copot Kapuspenkum Kejagung!

Copot Kapuspenkum Kejagung!

March 13, 2025
Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

May 19, 2024
Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

24
Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

19
Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

8
Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

7
Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

4
POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

4
Gelombang Opini dan Senjakala Kepemimpinan: Yahya Cholil Staquf Terancam Tidak Dipilih Lagi

Gelombang Opini dan Senjakala Kepemimpinan: Yahya Cholil Staquf Terancam Tidak Dipilih Lagi

April 20, 2026
Skandal Laptop Siluman BGN: Menguak Korupsi Ratusan Miliar Berkedok Transformasi Digital, Peruri Terlibat

Skandal Laptop Siluman BGN: Menguak Korupsi Ratusan Miliar Berkedok Transformasi Digital, Peruri Terlibat

April 20, 2026
MBG: Gagasan Lama, Eksekusi Tergesa, dan Arah yang Kabur

MBG: Gagasan Lama, Eksekusi Tergesa, dan Arah yang Kabur

April 20, 2026

Mengelola Risiko DSR 40%: Ketika Negara Seperti Keluarga yang Terlilit Cicilan di Tengah Dunia yang Bergejolak

April 20, 2026

Inspirasi Kecil di Senja itu dan Coretan Indah Ali Syarief

April 19, 2026
Sikat dan Semir Sepatu: Puncak Absurditas Anggaran “Bakar Duit” Badan Gizi Nasional

Sikat dan Semir Sepatu: Puncak Absurditas Anggaran “Bakar Duit” Badan Gizi Nasional

April 19, 2026

Group Link

ADVERTISEMENT
Fusilat News

To Inform [ Berita-Pendidikan-Hiburan] dan To Warn [ Public Watchdog]. Proximity, Timely, Akurasi dan Needed.

Follow Us

About Us

  • About Us

Recent News

Gelombang Opini dan Senjakala Kepemimpinan: Yahya Cholil Staquf Terancam Tidak Dipilih Lagi

Gelombang Opini dan Senjakala Kepemimpinan: Yahya Cholil Staquf Terancam Tidak Dipilih Lagi

April 20, 2026
Skandal Laptop Siluman BGN: Menguak Korupsi Ratusan Miliar Berkedok Transformasi Digital, Peruri Terlibat

Skandal Laptop Siluman BGN: Menguak Korupsi Ratusan Miliar Berkedok Transformasi Digital, Peruri Terlibat

April 20, 2026

Berantas Kezaliman

Sedeqahkan sedikit Rizki Anda Untuk Memberantas Korupsi, Penyalahgunaan kekuasaan, dan ketidakadilan Yang Tumbuh Subur

BCA No 233 146 5587

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist