• Login
ADVERTISEMENT
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
Fusilat News
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Feature

Menunggu Lawan Anies Baswedan di Pilpres 2024

fusilat by fusilat
March 26, 2023
in Feature
0
Dengan Cerdas dan Diplomatis, Anies Tanggapi  Prasangka  PDIP Tentang Kelanjutan IKN Jika Menjadi Presiden
Share on FacebookShare on Twitter

Oleh: Tony Rosyid

SAH! Anies Baswedan mendapat tiket maju ke Pilpres 2024. Partai Nasdem, Demokrat, dan PKS telah menandatangani pengusungan Anies menjadi capres. Ketiga partai ini bergabung dan membentuk Koalisi Perubahan untuk Persatuan (KPP).

Semula koalisinya bernama Koalisi Perubahan. Dalam MoU, diubah menjadi Koalisi Perubahan untuk Persatuan (KPP). Ada semacam upaya untuk membuat koalisi yang lebih soft dengan memasukkan kata “persatuan”.

Bahkan di poin 1 dalam MoU yang disepakati, koalisi ini ingin mendorong keberlanjutan pembangunan yang dicita-citakan sejak masa kemerdekaan bangsa. Dan langkah pembangunan itu direncanakan setiap lima tahunan.

Artinya, koalisi ini ingin sekaligus mengirim pesan: No Penundaan Pemilu. Satu pesan yang lebih substansial: Kembalikan arah pembangunan ke jalur yang sesuai dengan cita-cita pendirian Republik Indonesia. Ini tampak Anies banget. Visioner dan idealis. Kalimat ini yang selalu dinarasikan oleh Anies dalam banyak kesempatan.

Setelah Anies mendapat tiket maju jadi capres, siapa lawan yang potensial akan maju menjadi rival Anies di pilpres 2024?

Dalam survei, selalu muncul tiga nama tertinggi elektabilitasnya. Anies Rasyid Baswedan, Prabowo Subianto, dan Ganjar Pranowo. Tiga nama ini lolos secara elektabilitas.

Soal integritas, kompetensi dan rekam jejak, lembaga-lembaga survei, semua tanpa terkecuali, selalu mengabaikannya.

Ini tidak boleh terjadi lagi untuk pilpres-pilpres berikutnya. Sebab, rakyat butuh pemimpin yang berintegritas, punya kompetensi, dan rekam jejaknya bisa dibaca, terutama soal hasil kerja dan prestasinya.

Rakyat tidak butuh calon pemimpin yang hanya bermodal elektabilitas. Pemimpin yang hanya sibuk bagaimana memenangkan kontestasi, tapi tidak punya kompetensi untuk mengisi kemenangan itu. Ini berbahaya untuk masa depan bangsa. Rakyat mesti memiliki kesadaran yang matang untuk memilih pemimpin.

Kalau dilihat dari sisi elektabilitas, Prabowo dan Ganjar Pranowo berpeluang akan jadi rival Anies. Kabar terakhir, Prabowo akan dipasangkan dengan Ganjar Pranowo. Jadi, pasangannya adalah Prabowo-Ganjar.

Wacana ini membuat  PKB marah. PKB akan tarik diri dari Koalisi Indonesia Raya (KIR) jika Muhaimin Iskandar (Cak Imin) tidak dijadikan cawapres Prabowo.

Protes PKB sudah bisa dibaca sejak KIR akan dibentuk. Kebutuhan Gerindra dan PKB memang tidak ketemu. Prabowo butuh tambahan elektabilitas. Dan itu tidak didapat dari Cak Imin.

Sementara PKB mau bergabung ke Gerindra kalau Cak Imin jadi cawapres. Kalau kebutuhan objektif tidak ketemu, maka kedua partai ini hanya menunggu jadwal berpisah.

Lalu, siapa cawapres Prabowo? Golkar siap bergabung dengan Gerindra jika pasangannya adalah Prabowo-Airlangga. Lagi-lagi, Prabowo terkunci. Jika Prabowo mengambil Ganjar, maka Golkar tidak bersedia bergabung.

Prabowo tampaknya butuh tangan besi Jokowi. Berharap Jokowi arahkan Koalisi Indonesia Bersatu (KIB) dukung Prabowo. Tekan PKB untuk tetap dukung Prabowo.

Banyak yang berpikir bahwa partai-partai koalisi Istana akan nurut presiden Jokowi. Tampaknya begitu. Tapi, ini tidak sepenuhnya benar.

Meski terlihat Jokowi mengambil peran yang begitu dominan dan ikut terlibat terlalu jauh terhadap partai-partai tersebut, pada akhirnya semua partai akan menyadari bahwa Jokowi akan segera menjadi masa lalu.

Kekuasaan Jokowi akan segera berakhir. Sementara, partai-partai ini butuh masa depan. Tinggal satu persoalan bagaimana mereka exit dari Jokowi. Lalu, menyiapkan masa depan partai dengan menghindari capres yang bakal kalah.

Nasdem sudah mengambil langkah exit. PDIP juga tampak berseberangan dengan Jokowi. Terbukti, Ganjar yang digadang-gadang Jokowi untuk jadi capres, belum juga ada tanda-tanda diusung oleh PDIP. Berbagai manuver dan nego terus dilakukan. Hasilnya belum jelas.

PDIP belajar dari Pilpres 2014. Usung Jokowi, setelah jadi justru sering berseberangan dengan Megawati. PDIP juga belajar dari Pilgub DKI 2017. Usung Ahok, tapi kalah. Kalkulasi politiknya, PDIP akan lebih menguntungkan jika capreskan Puan Maharani.

Mungkin akan kalah dari Anies Baswedan, tapi suara PDIP akan solid. Sebagai partai pemenang pemilu, PDIP bisa menjadi oposisi yang kuat, dan bisa memainkan peran di parlemen lebih powerfull.

Bagi partai-partai yang bergabung dengan koalisi Istana, pada waktunya nanti mereka akan exit mengikuti jejak Nasdem. Jokowi akan ditinggalkan oleh mereka.

Dengan begitu, Prabowo tidak lagi bisa mengandalkan tangan besi Jokowi. Prabowo mesti realistis, dia bisa pilih Cak Imin atau Airlangga Hartarto. Gerindra mau berkoalisi dengan PKB atau Golkar. Tidak dengan Ganjar jika telah diabaikan oleh PDIP.

Jadi, rival Anies kemungkinan adalah Prabowo Subianto dan Puan Maharani. Prabowo bisa berpasangan dengan Cak Imin atau Airlangga, dan Puan Maharani bisa berpasangan dengan Ganjar. Puan-Ganjar berpotensi memperbesar perolehan suara PDIP. 

Tony Rosyid Pengamat Politik dan Pemerhati Bangsa.

Dikutip Rmol.id Minggu, 26 Maret 2023

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Unsubscribe
ADVERTISEMENT
Previous Post

AHY Serahkan Sepenuhnya penetapan Calon Wakil Presiden Kepada Anies

Next Post

Dampak Larangan Import Pakaian Bekas, Pemerintah Siapkan Solusi untuk Lindungi UMKM

fusilat

fusilat

Related Posts

Netanyahu, Trump, dan Iran: Tiga Pemain Dalam Satu Papan Catur Berdarah.
Feature

Netanyahu, Trump, dan Iran: Tiga Pemain Dalam Satu Papan Catur Berdarah.

April 16, 2026
Paradox Partai-Partai dalam Sistem Presidensial Indonesia – Antara Kedaulatan Individu dan Oligarki Kolektif
Feature

Paradox Partai-Partai dalam Sistem Presidensial Indonesia – Antara Kedaulatan Individu dan Oligarki Kolektif

April 15, 2026
Pariwisata Inklusif: Kebijakan Nyata atau Sekadar Ilusi?
Feature

Pariwisata Inklusif: Kebijakan Nyata atau Sekadar Ilusi?

April 15, 2026
Next Post
Dampak Larangan Import Pakaian Bekas, Pemerintah Siapkan Solusi untuk Lindungi UMKM

Dampak Larangan Import Pakaian Bekas, Pemerintah Siapkan Solusi untuk Lindungi UMKM

Dua Pionir Eropa di Pedalaman Minangkabau

Dua Pionir Eropa di Pedalaman Minangkabau

Notifikasi Berita

Subscribe

STAY CONNECTED

ADVERTISEMENT

Reporters' Tweets

Pojok KSP

  • All
  • Pojok KSP
Kekerasan Seksual di Kampus: Urgensi Tranformasi Holistik Lewat “Inclusive University Governance”
Crime

Kekerasan Seksual di Kampus: Urgensi Tranformasi Holistik Lewat “Inclusive University Governance”

by Karyudi Sutajah Putra
April 15, 2026
0

Jakarta--FusilatNews - Kasus kekerasan seksual yang terjadi di Universitas Indonesia (UI) serta ekspresi misoginis dan seksis yang mengarah pada normalisasi...

Read more
Tanah dan Bangunan di Jalan Teuku Umar No 2 Menteng Bukan Milik Kemenhan RI, Ini Alasannya!

Tanah dan Bangunan di Jalan Teuku Umar No 2 Menteng Bukan Milik Kemenhan RI, Ini Alasannya!

April 13, 2026
Jawaban Nasdem Terkait Tudingan Uang Rp 30 M  Disita KPK, Akan Digunakan Untuk Keluarga Nyaleg

Tertipu, Ahmad Sahroni Berkasus dengan KPK?

April 11, 2026
Prev Next
ADVERTISEMENT
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

November 16, 2024
Zalimnya Nadiem Makarim

Zalimnya Nadiem Makarim

February 3, 2025
Beranikah Prabowo Melawan Aguan?

Akhirnya Pagar Laut Itu Tak Bertuan

January 29, 2025
Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

January 6, 2025
Copot Kapuspenkum Kejagung!

Copot Kapuspenkum Kejagung!

March 13, 2025
Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

May 19, 2024
Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

24
Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

19
Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

8
Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

7
Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

4
POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

4
Pulau Dijual Terang-terangan, Negara Baru Bereaksi Setelah Viral

Pulau Dijual Terang-terangan, Negara Baru Bereaksi Setelah Viral

April 16, 2026
Skandal Pemerasan di Yogyakarta: PPWI Laporkan Oknum Imigrasi atas Dugaan Pemerasan Rp450 Juta terhadap Investor Asing

Skandal Pemerasan di Yogyakarta: PPWI Laporkan Oknum Imigrasi atas Dugaan Pemerasan Rp450 Juta terhadap Investor Asing

April 16, 2026
Netanyahu, Trump, dan Iran: Tiga Pemain Dalam Satu Papan Catur Berdarah.

Netanyahu, Trump, dan Iran: Tiga Pemain Dalam Satu Papan Catur Berdarah.

April 16, 2026
Dua Partai di Amerika Sepakat Pangkas Pajak, Partai Indonesia Sepakatnya Memungut Lebih Banyak

Dua Partai di Amerika Sepakat Pangkas Pajak, Partai Indonesia Sepakatnya Memungut Lebih Banyak

April 16, 2026
Paradox Partai-Partai dalam Sistem Presidensial Indonesia – Antara Kedaulatan Individu dan Oligarki Kolektif

Paradox Partai-Partai dalam Sistem Presidensial Indonesia – Antara Kedaulatan Individu dan Oligarki Kolektif

April 15, 2026
Pariwisata Inklusif: Kebijakan Nyata atau Sekadar Ilusi?

Pariwisata Inklusif: Kebijakan Nyata atau Sekadar Ilusi?

April 15, 2026

Group Link

ADVERTISEMENT
Fusilat News

To Inform [ Berita-Pendidikan-Hiburan] dan To Warn [ Public Watchdog]. Proximity, Timely, Akurasi dan Needed.

Follow Us

About Us

  • About Us

Recent News

Pulau Dijual Terang-terangan, Negara Baru Bereaksi Setelah Viral

Pulau Dijual Terang-terangan, Negara Baru Bereaksi Setelah Viral

April 16, 2026
Skandal Pemerasan di Yogyakarta: PPWI Laporkan Oknum Imigrasi atas Dugaan Pemerasan Rp450 Juta terhadap Investor Asing

Skandal Pemerasan di Yogyakarta: PPWI Laporkan Oknum Imigrasi atas Dugaan Pemerasan Rp450 Juta terhadap Investor Asing

April 16, 2026

Berantas Kezaliman

Sedeqahkan sedikit Rizki Anda Untuk Memberantas Korupsi, Penyalahgunaan kekuasaan, dan ketidakadilan Yang Tumbuh Subur

BCA No 233 146 5587

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist