Melalui Ketua DPC PDIP Kota Solo, FX Hadi Rudyatmo, PDIP mendesak Wali Kota Solo Gibran Rakabuminh Raka untuk berani membuat surat pengunduran diri dan menyerahkan kartu tanda anggota (KTA) PDIP kepadanya.
Solo – Fusilatnews – Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan mengekspresikan kekecewaan menyusul diangkatnya Walikota Solo Gibran Rakabuning Raka menjadi cawapres pendamping Prabowo Subianto.
Melalui Ketua DPC PDIP Kota Solo, FX Hadi Rudyatmo, PDIP mendesak Wali Kota Solo Gibran Rakabuminh Raka untuk berani membuat surat pengunduran diri dan menyerahkan kartu tanda anggota (KTA) PDIP kepadanya.
Dengan sangat hormat saya berharap Mas Gibran berani membuat surat pengunduran diri dan mengembalikan KTA PDIP sehingga menghormati mbak Mega sebagai ketua umum yang punya hak memberikan rekomendasi,” kata Rudy ketika ditemui di Kota Solo, Jawa Tengah, Rabu (25/10).
Menurut Rudy Gibran dulunya dapat maju sebagai wali kota Solo lantaran mendapatkan surat rekomendasi dari Ketum DPP PDIP Megawati Soekarnoputri.
Kami memberikan pesan ini kepada mas Gibran dengan sangat santun karena sudah diberi kesempatan oleh Ibu Mega menjadi wali kota dan itu menjadi bagian dari syarat keputusan MK,” kata Rudy.
Menurut saya, lebih baik Mas Gibran keliatan dulu, datang keliatan mukanya di DPC meninggalkan DPC dengan mengundurkan diri ya keliatan punggungnya itulah pesan dan harapan saya,” kata Rudy yang juga pernah menjabat wali kota Solo tersebut.
Meski begitu, pihaknya juga mengucapkan selamat atas Gibran yang dipilih Prabowo sebagai cawapresnya. Namun, Rudy mengingatkan agar Gibran tidak lagi bermain dua kaki.
“Selaku ketua DPC mengucapkan selamat untuk mas Gibran sudah bisa mendaftar sebagai cawapres. Sehingga doa saya mesti positif selamat dan sukses dengan harapan kami juga sampaikan kepada mas Gibran jangan sampai ada penilaian ketua umum saya ini bermain di dua kaki,” katanya.

























