• Login
ADVERTISEMENT
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
Fusilat News
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Feature

Alergi Kritik, Tanda Tak Siap Memimpin

Ali Syarief by Ali Syarief
April 21, 2026
in Feature, Tokoh/Figur
0
KETIKA PRESIDEN BICARA DENGAN MASYARAKAT
Share on FacebookShare on Twitter

Pernyataan seorang calon pemimpin tentang sikapnya terhadap kritik sering kali menjadi jendela paling jujur untuk menilai kesiapan mentalnya memimpin sebuah negara. Dalam konteks ini, serangan balik yang muncul terhadap Prabowo Subianto setelah ia melontarkan sikap keras terhadap para pengkritiknya, justru mempertegas satu hal mendasar: persoalan bukan pada kritik itu sendiri, melainkan pada kapasitas menerima dan mengelolanya.

Sejumlah pengamat, seperti Ubed Ubaidillah dan Saiful Mujani, secara terbuka menilai bahwa respons emosional terhadap kritik adalah indikator ketidaksiapan menjadi presiden. Pandangan ini bukan sekadar opini personal, melainkan refleksi dari prinsip dasar dalam demokrasi: bahwa kekuasaan harus selalu terbuka terhadap koreksi.

Dalam sistem demokrasi modern, kritik bukan ancaman—ia adalah mekanisme kontrol. Presiden bukanlah figur yang kebal terhadap kesalahan, melainkan manusia yang diberi mandat besar dan karenanya harus siap diuji, dipertanyakan, bahkan disanggah. Ketika seorang calon pemimpin justru memposisikan kritik sebagai serangan yang harus dilawan, maka yang muncul bukanlah ketegasan, melainkan kerentanan.

Di titik inilah kritik Ubed dan Saiful menemukan relevansinya. Mereka tidak sekadar mengomentari gaya komunikasi, tetapi menyentuh aspek yang lebih substansial: kematangan demokratis. Seorang presiden dituntut memiliki political maturity—kemampuan untuk tetap rasional di tengah tekanan, tidak reaktif terhadap dissent, dan mampu memisahkan kritik terhadap kebijakan dari serangan terhadap pribadi.

Reaksi defensif terhadap kritik juga berisiko menciptakan efek domino dalam tata kelola pemerintahan. Jika sejak awal seorang pemimpin menunjukkan alergi terhadap kritik, maka yang akan terbentuk adalah ekosistem kekuasaan yang tertutup. Para pembantu di sekelilingnya cenderung menjadi “yes man”, sementara suara-suara kritis akan disingkirkan. Dalam jangka panjang, kondisi ini bukan hanya melemahkan kualitas kebijakan, tetapi juga membuka ruang bagi penyalahgunaan kekuasaan.

Lebih jauh lagi, sikap antikritik mencerminkan paradigma kepemimpinan yang problematik. Seolah-olah legitimasi elektoral dianggap sebagai cek kosong untuk bertindak tanpa koreksi. Padahal, dalam demokrasi, kemenangan dalam pemilu hanyalah awal dari akuntabilitas, bukan akhir dari evaluasi publik.

Serangan balik terhadap Prabowo, dengan demikian, bukanlah upaya menjatuhkan secara personal, melainkan peringatan politik. Bahwa menjadi presiden bukan sekadar soal elektabilitas atau kekuatan citra, tetapi juga soal kesiapan mental menghadapi realitas kekuasaan yang penuh tekanan, kritik, dan tuntutan publik yang tak pernah berhenti.

Jika kritik dianggap sebagai musuh, maka kepemimpinan akan berjalan dalam ruang gema yang sempit. Namun jika kritik dipahami sebagai cermin, maka ia bisa menjadi alat refleksi yang memperkuat kualitas kepemimpinan itu sendiri.

Pada akhirnya, pertanyaannya sederhana namun mendasar: apakah seorang calon pemimpin siap diuji, atau justru ingin menghindari ujian itu sendiri? Dalam politik demokratis, jawaban atas pertanyaan ini sering kali menentukan bukan hanya kualitas seorang presiden, tetapi juga arah masa depan sebuah bangsa.

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Unsubscribe
ADVERTISEMENT
Previous Post

Jokowi Merendah, Buzzer Menggila: Merespon Pernyataan JK

Next Post

DPR Ingatkan Dampak Kenaikan BBM Nonsubsidi, Kelompok Rentan Terancam Terjepit

Ali Syarief

Ali Syarief

Related Posts

Jokowi Merendah, Buzzer Menggila: Merespon Pernyataan JK
Feature

Jokowi Merendah, Buzzer Menggila: Merespon Pernyataan JK

April 21, 2026
Feature

Pilihan yang Bukan Pilihan

April 21, 2026
Feature

KETIKA PENDAMAI DITUDUH MENISTA AGAMA

April 20, 2026
Next Post
Harga BBM Nonsubsidi Naik Mulai Hari Ini, Berikut Daftar Lengkapnya

DPR Ingatkan Dampak Kenaikan BBM Nonsubsidi, Kelompok Rentan Terancam Terjepit

Notifikasi Berita

Subscribe

STAY CONNECTED

ADVERTISEMENT

Reporters' Tweets

Pojok KSP

  • All
  • Pojok KSP
Menunggu Pertarungan Head to Head JK vs Jokowi
Feature

Menunggu Pertarungan Head to Head JK vs Jokowi

by Karyudi Sutajah Putra
April 19, 2026
0

Oleh: Karyudi Sutajah Putra, Analis Politik Konsultan & Survei Indonesia (KSI) Jakarta - Jusuf Kalla (JK) sudah membuka front pertempuran....

Read more
JK Buka Front Pertempuran Lawan Jokowi

JK Buka Front Pertempuran Lawan Jokowi

April 19, 2026
Blanket Overflight Militer AS Ancaman Serius bagi Kedaulatan Indonesia

Blanket Overflight Militer AS Ancaman Serius bagi Kedaulatan Indonesia

April 17, 2026
Prev Next
ADVERTISEMENT
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

November 16, 2024
Zalimnya Nadiem Makarim

Zalimnya Nadiem Makarim

February 3, 2025
Beranikah Prabowo Melawan Aguan?

Akhirnya Pagar Laut Itu Tak Bertuan

January 29, 2025
Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

January 6, 2025
Copot Kapuspenkum Kejagung!

Copot Kapuspenkum Kejagung!

March 13, 2025
Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

May 19, 2024
Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

24
Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

19
Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

8
Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

7
Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

4
POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

4
Harga BBM Nonsubsidi Naik Mulai Hari Ini, Berikut Daftar Lengkapnya

DPR Ingatkan Dampak Kenaikan BBM Nonsubsidi, Kelompok Rentan Terancam Terjepit

April 21, 2026
KETIKA PRESIDEN BICARA DENGAN MASYARAKAT

Alergi Kritik, Tanda Tak Siap Memimpin

April 21, 2026
Jokowi Merendah, Buzzer Menggila: Merespon Pernyataan JK

Jokowi Merendah, Buzzer Menggila: Merespon Pernyataan JK

April 21, 2026

Pilihan yang Bukan Pilihan

April 21, 2026

KETIKA PENDAMAI DITUDUH MENISTA AGAMA

April 20, 2026
Gelombang Opini dan Senjakala Kepemimpinan: Yahya Cholil Staquf Terancam Tidak Dipilih Lagi

Gelombang Opini dan Senjakala Kepemimpinan: Yahya Cholil Staquf Terancam Tidak Dipilih Lagi

April 20, 2026

Group Link

ADVERTISEMENT
Fusilat News

To Inform [ Berita-Pendidikan-Hiburan] dan To Warn [ Public Watchdog]. Proximity, Timely, Akurasi dan Needed.

Follow Us

About Us

  • About Us

Recent News

Harga BBM Nonsubsidi Naik Mulai Hari Ini, Berikut Daftar Lengkapnya

DPR Ingatkan Dampak Kenaikan BBM Nonsubsidi, Kelompok Rentan Terancam Terjepit

April 21, 2026
KETIKA PRESIDEN BICARA DENGAN MASYARAKAT

Alergi Kritik, Tanda Tak Siap Memimpin

April 21, 2026

Berantas Kezaliman

Sedeqahkan sedikit Rizki Anda Untuk Memberantas Korupsi, Penyalahgunaan kekuasaan, dan ketidakadilan Yang Tumbuh Subur

BCA No 233 146 5587

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

 

Loading Comments...