• Login
ADVERTISEMENT
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
Fusilat News
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Feature

Jokowi Merendah, Buzzer Menggila: Merespon Pernyataan JK

Ali Syarief by Ali Syarief
April 21, 2026
in Feature, Tokoh/Figur
0
Jokowi Merendah, Buzzer Menggila: Merespon Pernyataan JK

Istimewa Detik

Share on FacebookShare on Twitter

FusilatNews – Pernyataan Joko Widodo yang menyebut dirinya “bukan siapa-siapa” dan hanya “orang kampung” dalam merespons Jusuf Kalla seharusnya menjadi momen reflektif. Bukan sekadar kalimat retoris, melainkan pengakuan simbolik bahwa kekuasaan tidak berdiri sendiri, tetapi merupakan hasil dari proses panjang, dukungan kolektif, dan dinamika politik yang kompleks.

Namun, ironi justru muncul bukan dari pernyataan itu sendiri, melainkan dari reaksi para pendukung—atau lebih tepatnya, buzzer politik—yang menyerang balik dengan narasi yang jauh dari etika kenegarawanan.

Rendah Hati yang Kehilangan Makna

Dalam politik, kerendahan hati adalah kekuatan. Ketika Jokowi mengatakan dirinya bukan siapa-siapa, itu bisa dibaca sebagai upaya meredam konflik dan menghindari polemik personal. Ia bahkan menolak menilai pernyataan JK yang menyinggung kondisi negara, menyerahkan penilaian kepada publik.

Sikap ini, jika berdiri sendiri, layak diapresiasi sebagai bentuk kedewasaan politik.

Namun, persoalannya: apakah sikap itu konsisten dengan ekosistem kekuasaan yang mengelilinginya?

Buzzer: Pedang yang Berbalik Menjadi Racun

Alih-alih menjaga nada damai, elite pendukung Jokowi justru mengambil jalur konfrontatif. Partai Solidaritas Indonesia (PSI), melalui pernyataannya, tidak hanya membela Jokowi, tetapi juga menyerang JK dengan mengungkit kegagalan politik masa lalu—termasuk kekalahan dalam Pilpres 2009 dan dinamika pencalonan tokoh lain.

Ini bukan sekadar pembelaan. Ini adalah bentuk delegitimasi personal.

Argumen PSI bahwa kemenangan politik tidak ditentukan oleh satu orang memang benar secara normatif. Tetapi cara menyampaikannya—dengan menyinggung kekalahan masa lalu—menunjukkan bahwa politik hari ini tidak lagi beroperasi dalam kerangka etika, melainkan dalam logika “balas serang.”

Padahal, jika ingin jujur, sejarah mencatat bahwa politik Indonesia selalu merupakan kerja kolektif: partai, relawan, oligarki, hingga momentum sosial. Bahkan Jokowi sendiri pernah mengakui bahwa JK memiliki peran dalam mendorongnya maju ke Pilgub DKI.

Artinya, yang dipertontonkan hari ini bukan perdebatan fakta, melainkan perebutan narasi.

Dari Negarawan ke Arena Gladiator

Masalah utama bukan pada siapa yang benar—JK atau Jokowi. Masalahnya adalah bagaimana konflik ini ditransformasikan di ruang publik.

Ketika seorang tokoh senior seperti JK menyampaikan klaim perannya, itu bisa diperdebatkan secara elegan. Tetapi ketika respons datang dalam bentuk serangan personal oleh para buzzer, diskursus publik turun derajat: dari dialektika menjadi agitasi.

Fenomena ini menunjukkan bahwa kekuasaan hari ini tidak hanya dijaga oleh institusi formal, tetapi juga oleh “pasukan opini” yang bekerja di ruang digital. Mereka tidak bertugas menjelaskan, tetapi memenangkan persepsi—dengan segala cara, termasuk mendiskreditkan.

Jokowi di Persimpangan Moral

Di titik ini, muncul pertanyaan mendasar: apakah Jokowi benar-benar tidak terlibat dalam pola serangan ini?

Secara formal, tidak ada bukti langsung. Tetapi secara politik, sulit menyangkal bahwa buzzer bekerja dalam orbit kekuasaan. Mereka tidak berdiri di ruang hampa.

Jika Jokowi benar-benar ingin menjaga citra sebagai “orang kampung” yang rendah hati, maka seharusnya ia juga memastikan bahwa para pendukungnya tidak merusak nilai tersebut dengan serangan yang tidak proporsional.

Karena pada akhirnya, kepemimpinan bukan hanya tentang apa yang diucapkan, tetapi juga tentang apa yang dibiarkan terjadi.

Penutup: Etika yang Terkikis

Polemik Jokowi-JK seharusnya menjadi ruang refleksi tentang etika dalam politik Indonesia. Tetapi yang terjadi justru sebaliknya: ia menjadi panggung bagi banalitas kekuasaan, di mana loyalitas diukur dari seberapa keras seseorang menyerang lawan.

Kerendahan hati Jokowi, jika tidak diiringi dengan pengendalian terhadap para pendukungnya, hanya akan menjadi simbol kosong.

Dan ketika simbol kehilangan makna, yang tersisa hanyalah kekuasaan tanpa etika.

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Unsubscribe
ADVERTISEMENT
Previous Post

Pilihan yang Bukan Pilihan

Next Post

Alergi Kritik, Tanda Tak Siap Memimpin

Ali Syarief

Ali Syarief

Related Posts

Feature

Mundurnya Gubernur Bank Indonesia

July 28, 2026
Gagal Awal – Luka dalam Grafik: Ketika Ekonomi 4,7 Persen Tak Menjawab Kebutuhan Rakyat
Feature

Orasi Prabowo: Politik Gaduh di Tengah Menurunnya Kepercayaan Publik

July 28, 2026
Ketika Presiden Mulai Memusuhi Pers – Lima pelajaran sejarah yang seharusnya menjadi cermin bagi Prabowo
Feature

Ketika Presiden Mulai Memusuhi Pers – Lima pelajaran sejarah yang seharusnya menjadi cermin bagi Prabowo

July 28, 2026
Next Post
KETIKA PRESIDEN BICARA DENGAN MASYARAKAT

Alergi Kritik, Tanda Tak Siap Memimpin

Harga BBM Nonsubsidi Naik Mulai Hari Ini, Berikut Daftar Lengkapnya

DPR Ingatkan Dampak Kenaikan BBM Nonsubsidi, Kelompok Rentan Terancam Terjepit

Notifikasi Berita

Subscribe

STAY CONNECTED

ADVERTISEMENT

Reporters' Tweets

Pojok KSP

  • All
  • Pojok KSP
Habis Nanik, Terbitlah Hotman
Feature

Habis Nanik, Terbitlah Hotman

by Karyudi Sutajah Putra
July 23, 2026
0

Jakarta - Setelah Nanik S Deyang, kini giliran pengacara kondang Hotman Paris Hutapea yang menyatakan mundur. Jika Nanik mundur dari...

Read more
Mengamputasi Febrie, Mengantar Reda Manthovani?

Mengamputasi Febrie, Mengantar Reda Manthovani?

July 11, 2026
AJI Jakarta dan LBH Pers Desak Panglima TNI Usut Kasus Intimidasi Jurnalis di Kantor Kejagung

AJI Jakarta dan LBH Pers Desak Panglima TNI Usut Kasus Intimidasi Jurnalis di Kantor Kejagung

July 10, 2026
Prev Next
ADVERTISEMENT
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

November 16, 2024
Zalimnya Nadiem Makarim

Zalimnya Nadiem Makarim

February 3, 2025
Beranikah Prabowo Melawan Aguan?

Akhirnya Pagar Laut Itu Tak Bertuan

January 29, 2025
Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

January 6, 2025
Copot Kapuspenkum Kejagung!

Copot Kapuspenkum Kejagung!

March 13, 2025
Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

May 19, 2024
Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

24
Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

19
Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

8
Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

7
Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

4
POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

4
Reaktivasi Bandara Husein Dipercepat, Bandung Bersiap Kembali Jadi Gerbang Penerbangan Domestik dan Internasional

Reaktivasi Bandara Husein Dipercepat, Bandung Bersiap Kembali Jadi Gerbang Penerbangan Domestik dan Internasional

July 29, 2026
Gempa 7,1 Magnitudo Guncang Kumamoto, Jepang: Puluhan Korban Terjebak, Operasi Penyelamatan Berlangsung

Gempa 7,1 Magnitudo Guncang Kumamoto, Jepang: Puluhan Korban Terjebak, Operasi Penyelamatan Berlangsung

July 29, 2026
Bandung Gelap, Warga Resah: Jalan Minim Penerangan Diduga Memicu Maraknya Aksi Begal

Bandung Gelap, Warga Resah: Jalan Minim Penerangan Diduga Memicu Maraknya Aksi Begal

July 28, 2026

Mundurnya Gubernur Bank Indonesia

July 28, 2026
Prestasi Berawal dari Disiplin, UPT SMAS Datuk Ribandang Gembleng Karakter Siswa Baru

Prestasi Berawal dari Disiplin, UPT SMAS Datuk Ribandang Gembleng Karakter Siswa Baru

July 28, 2026
Gagal Awal – Luka dalam Grafik: Ketika Ekonomi 4,7 Persen Tak Menjawab Kebutuhan Rakyat

Orasi Prabowo: Politik Gaduh di Tengah Menurunnya Kepercayaan Publik

July 28, 2026

Group Link

ADVERTISEMENT
Fusilat News

To Inform [ Berita-Pendidikan-Hiburan] dan To Warn [ Public Watchdog]. Proximity, Timely, Akurasi dan Needed.

Follow Us

About Us

  • About Us

Recent News

Reaktivasi Bandara Husein Dipercepat, Bandung Bersiap Kembali Jadi Gerbang Penerbangan Domestik dan Internasional

Reaktivasi Bandara Husein Dipercepat, Bandung Bersiap Kembali Jadi Gerbang Penerbangan Domestik dan Internasional

July 29, 2026
Gempa 7,1 Magnitudo Guncang Kumamoto, Jepang: Puluhan Korban Terjebak, Operasi Penyelamatan Berlangsung

Gempa 7,1 Magnitudo Guncang Kumamoto, Jepang: Puluhan Korban Terjebak, Operasi Penyelamatan Berlangsung

July 29, 2026

Berantas Kezaliman

Sedeqahkan sedikit Rizki Anda Untuk Memberantas Korupsi, Penyalahgunaan kekuasaan, dan ketidakadilan Yang Tumbuh Subur

BCA No 233 146 5587

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist