• Login
ADVERTISEMENT
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
Fusilat News
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Crime

Momentum Ramadhan: Yuk Kita Wujudkan Gerakan Kolektif Publik -Tidak Sekadar Omon-Omon

Damai Hari Lubis - Mujahid 212 by Damai Hari Lubis - Mujahid 212
March 17, 2025
in Crime, Feature
0
Share on FacebookShare on Twitter

Oleh: Damai Hari Lubis – Pengamat KUHP (Kebijakan Umum Hukum dan Politik)

Rakyat ideal tidak lagi boleh terjebak dalam sekadar retorika kosong atau “omon-omon,” sebagaimana sindiran yang pernah disampaikan Prabowo saat debat Pilpres 2024 sebelum menjadi Presiden RI. Kritik itu menjadi relevan ketika kita melihat bagaimana ia, saat masih menjabat sebagai Menhan RI, tidak melakukan tindakan konkret yang bisa mempercepat kejatuhan rezim Jokowi akibat berbagai kebijakan zalimnya. Jika saat itu ada langkah nyata, maka kemungkinan besar Jokowi sudah kehilangan kekuasaannya dan Prabowo, sebagai seteru politik dalam Pilpres 2019, akan otomatis menjadi penerusnya.

Kini, Indonesia tengah menghadapi krisis ekonomi serius, ditandai dengan gelombang PHK di berbagai perusahaan besar yang menyebabkan meningkatnya angka pengangguran serta sulitnya mendapatkan pekerjaan. Semua ini merupakan konsekuensi dari sistem politik ekonomi dan penegakan hukum yang dijalankan secara sewenang-wenang oleh Jokowi. Kepemimpinan yang buruk (bad leadership) ini telah melahirkan kekacauan dalam tatanan hukum serta degradasi moral di semua lini kekuasaan, baik eksekutif, legislatif, maupun yudikatif.

Kemerosotan nilai-nilai politik, ekonomi, dan hukum ini semakin parah dengan dominasi adab serta budaya yang rusak, yang berpotensi menjadi hambatan besar bagi pemerintahan Prabowo. Apalagi, Gibran, yang tidak memiliki kapasitas memadai, terus mendapatkan dukungan penuh dari Jokowi. Dengan demikian, era Prabowo berpotensi tetap “tercemar” oleh warisan politik Jokowi, terutama melalui para menteri titipan yang memiliki agenda tersembunyi untuk mengamankan kepentingan Jokowi dan kroninya. Di antara mereka, terdapat nama-nama seperti Budi Arie dan Bahlil Lahadalia, yang kerap menyanjung Jokowi secara berlebihan meski realitas di lapangan menunjukkan sebaliknya.

Sindiran “omon-omon” yang pernah dilontarkan Prabowo harus menjadi cambuk bagi publik. Prabowo memahami betul bahwa kekuatan rakyat sangat menentukan arah politik, sebagaimana tercermin dalam pepatah “Vox populi, vox dei” (suara rakyat adalah suara Tuhan). Namun, mengapa kekuatan ini tidak digunakan secara serius saat Jokowi masih berkuasa? Bahkan, keinginan Jokowi untuk memperpanjang masa jabatannya hingga tiga periode akhirnya gagal bukan karena perlawanan rakyat, melainkan karena penolakan individu seperti Megawati.

Sebagai seorang jenderal yang telah menyaksikan kejatuhan Orde Baru pada 1998, Prabowo tentu tidak ingin mengulangi kesalahan yang sama. Oleh karena itu, jika ingin menyelamatkan negara dari kehancuran lebih lanjut akibat “efek Jokowi dan Gibran,” maka rakyat harus berhenti sekadar “omon-omon.” Rakyat harus mendorong Prabowo untuk memerintahkan aparat penegak hukum agar segera mengadili Jokowi dan mencopot Gibran dari jabatannya. Hal ini sekaligus akan menjadi ujian bagi Kapolri, Ketua KPK, dan Jaksa Agung dalam menjalankan tugas mereka. Jika mereka memilih loyal kepada Jokowi dan kroninya daripada kepada hukum serta kepentingan bangsa, maka Prabowo harus menggunakan hak prerogatifnya untuk mengganti mereka dengan figur yang lebih profesional, proporsional, dan objektif.

Tuntutan publik untuk mengadili Jokowi dan mencopot Gibran memiliki dasar hukum yang kuat. Ada bukti awal yang cukup untuk diproses hukum:

  1. Jokowi, yang dikenal sebagai “Raja Bual” (King of Lip Service), telah dilaporkan terkait dugaan ijazah palsu dan praktik KKN di Mabes Polri.
  2. Gibran, yang oleh publik disebut sebagai “anak haram konstitusi” (karena keterlibatannya dalam dugaan akun Fufu-Fafa), telah dilaporkan ke KPK.

Oleh karena itu, gerakan rakyat untuk menuntut proses hukum bagi Jokowi dan pencopotan Gibran harus menjadi prioritas. Rakyat harus bersatu dalam satu gelombang besar, menghimpun berbagai kelompok dan komponen gerakan agar tercipta tekanan yang efektif.

Jika gelombang besar ini terwujud, maka hal ini justru akan membantu Prabowo dalam membersihkan pemerintahan dari tokoh-tokoh yang hanya merusak bangsa. Dengan demikian, Jokowi dan Gibran, yang telah menjadi “musuh bersama bangsa” (common enemy), dapat disingkirkan demi masa depan Indonesia yang lebih baik.

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Unsubscribe
ADVERTISEMENT
Previous Post

PERTAMINA BRENGSEK‼️

Next Post

Inspirasi Perang Badar di Bulan Ramadhan: Melawan Kedzaliman Pemimpin Seperti Jokowi

Damai Hari Lubis - Mujahid 212

Damai Hari Lubis - Mujahid 212

Related Posts

UU Polri Baru: Karpet Merah Jabatan Kapolri Listyo Sigit?
Birokrasi

UU Polri Baru: Karpet Merah Jabatan Kapolri Listyo Sigit?

June 23, 2026
Budaya Bersih Jepang: Bukan Sekadar Memungut Sampah di Stadion
Cross Cultural

Budaya Bersih Jepang: Bukan Sekadar Memungut Sampah di Stadion

June 23, 2026
Aroma Persaingan AHY-Gibran 2029 Mulai Terasa
Feature

Aroma Persaingan AHY-Gibran 2029 Mulai Terasa

June 22, 2026
Next Post
Jokowi Dikritik; Perbaikan Jalan Propinsi Legacy Yg Buruk

Inspirasi Perang Badar di Bulan Ramadhan: Melawan Kedzaliman Pemimpin Seperti Jokowi

PB  NU : RUU TNI  Ijinkan TNI Masuk Kejagung dan MA Tak Bisa  Diterima

PB  NU : RUU TNI  Ijinkan TNI Masuk Kejagung dan MA Tak Bisa  Diterima

Notifikasi Berita

Subscribe

STAY CONNECTED

ADVERTISEMENT

Reporters' Tweets

Pojok KSP

  • All
  • Pojok KSP
IPW Desak Propam Polda Metro Jaya Sidangkan Penyidik Polres Depok
Law

Mengapa Penangkapan Roy Suryo dan Tifa Seperti Teroris? Ini Kata IPW!

by Karyudi Sutajah Putra
June 22, 2026
0

Jakarta - FusilatNews.--Penangkapan Roy Suryo dan Tifauzia Tyassuma yang dilakukan penyidik Polda Metro Jaya, Jumat (19/6/2026), terkesan seperti menangkap teroris....

Read more
Aroma Persaingan AHY-Gibran 2029 Mulai Terasa

Aroma Persaingan AHY-Gibran 2029 Mulai Terasa

June 22, 2026
MBG dan Adu Domba Rakyat

MBG dan Adu Domba Rakyat

June 22, 2026
Prev Next
ADVERTISEMENT
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

November 16, 2024
Zalimnya Nadiem Makarim

Zalimnya Nadiem Makarim

February 3, 2025
Beranikah Prabowo Melawan Aguan?

Akhirnya Pagar Laut Itu Tak Bertuan

January 29, 2025
Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

January 6, 2025
Copot Kapuspenkum Kejagung!

Copot Kapuspenkum Kejagung!

March 13, 2025
Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

May 19, 2024
Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

24
Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

19
Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

8
Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

7
Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

4
POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

4
UU Polri Baru: Karpet Merah Jabatan Kapolri Listyo Sigit?

UU Polri Baru: Karpet Merah Jabatan Kapolri Listyo Sigit?

June 23, 2026
Budaya Bersih Jepang: Bukan Sekadar Memungut Sampah di Stadion

Budaya Bersih Jepang: Bukan Sekadar Memungut Sampah di Stadion

June 23, 2026
Tolak Damai, Roy Suryo dan Dokter Tifa Akhirnya Menghirup Udara Bebas

Tolak Damai, Roy Suryo dan Dokter Tifa Akhirnya Menghirup Udara Bebas

June 22, 2026
Penangguhan Belum Dikabulkan, Roy Suryo dan Dokter Tifa Tetap Ditahan

Penangguhan Belum Dikabulkan, Roy Suryo dan Dokter Tifa Tetap Ditahan

June 22, 2026
IPW Desak Propam Polda Metro Jaya Sidangkan Penyidik Polres Depok

Mengapa Penangkapan Roy Suryo dan Tifa Seperti Teroris? Ini Kata IPW!

June 22, 2026
Aroma Persaingan AHY-Gibran 2029 Mulai Terasa

Aroma Persaingan AHY-Gibran 2029 Mulai Terasa

June 22, 2026

Group Link

ADVERTISEMENT
Fusilat News

To Inform [ Berita-Pendidikan-Hiburan] dan To Warn [ Public Watchdog]. Proximity, Timely, Akurasi dan Needed.

Follow Us

About Us

  • About Us

Recent News

UU Polri Baru: Karpet Merah Jabatan Kapolri Listyo Sigit?

UU Polri Baru: Karpet Merah Jabatan Kapolri Listyo Sigit?

June 23, 2026
Budaya Bersih Jepang: Bukan Sekadar Memungut Sampah di Stadion

Budaya Bersih Jepang: Bukan Sekadar Memungut Sampah di Stadion

June 23, 2026

Berantas Kezaliman

Sedeqahkan sedikit Rizki Anda Untuk Memberantas Korupsi, Penyalahgunaan kekuasaan, dan ketidakadilan Yang Tumbuh Subur

BCA No 233 146 5587

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

Loading Comments...