• Login
ADVERTISEMENT
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
Fusilat News
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Feature

Nabi Muhammad Nikah Dengan Janda – Apa Yang Salah Kang Emil?

Mengkritisi Ucapan yang Tidak Patut, Tidak Bermartabat, dan Tidak Mendidik

Ali Syarief by Ali Syarief
November 23, 2024
in Feature, Pilkada
0
Nabi Muhammad Nikah Dengan Janda – Apa Yang Salah Kang Emil?
Share on FacebookShare on Twitter

Kontestasi politik dalam Pilkada Jakarta 2024 kembali menyita perhatian publik, namun kali ini bukan karena gagasan besar atau visi misi yang membangun. Sebaliknya, pernyataan kontroversial yang diucapkan oleh pasangan calon gubernur dan wakil gubernur Ridwan Kamil dan Suswono menjadi sorotan tajam. Dua pernyataan mereka, yang masing-masing merendahkan martabat janda dan menganggap Nabi Muhammad SAW sebagai pengangguran, telah memantik gelombang protes dari berbagai lapisan masyarakat.

Suswono, yang sebelumnya dikenal sebagai tokoh publik, membuat pernyataan yang menyebut Nabi Muhammad SAW sebagai “pengangguran”. Pernyataan ini tentu saja tidak hanya keliru secara fakta, tetapi juga melukai perasaan umat Islam. Nabi Muhammad adalah seorang pedagang sukses sebelum menerima wahyu, dan peran beliau sebagai pemimpin spiritual dan politik adalah bukti dedikasi luar biasa dalam menjalankan amanah Allah. Mengurangi posisi beliau hanya sebagai “pengangguran” bukanlah hal yang bisa ditoleransi, terutama dalam konteks figur publik yang seharusnya menjadi teladan.

Ridwan Kamil, yang menjadi calon gubernur, turut menjadi sorotan karena pernyataannya yang dianggap merendahkan martabat perempuan, khususnya para janda. Ucapannya yang terkesan melecehkan mendapat kritik keras, termasuk dari seorang tokoh masyarakat, Ibu Puji Astuti, yang melalui akun X miliknya mengekspresikan kekecewaannya. Pernyataan ini tidak hanya menunjukkan kurangnya kepekaan terhadap realitas sosial, tetapi juga melanggengkan stigma negatif terhadap perempuan yang berstatus janda.

Ironisnya, kedua pernyataan ini justru mencerminkan kontradiksi moral yang mendalam. Sebagai umat Islam, kita mengetahui bahwa Nabi Muhammad SAW menikah dengan Siti Khadijah, seorang janda, yang merupakan teladan mulia tentang penghormatan kepada perempuan. Menggunakan status janda sebagai bahan olok-olok atau merendahkan posisi Nabi Muhammad SAW menunjukkan ketidakmampuan untuk memahami nilai-nilai dasar Islam dan sejarahnya.

Ucapan-ucapan semacam ini tidak hanya melukai, tetapi juga membahayakan. Dalam demokrasi, kontestasi politik seharusnya menjadi ajang untuk menunjukkan kompetensi, visi, dan gagasan konstruktif, bukan tempat untuk melemparkan pernyataan yang tidak bermartabat. Ucapan seperti ini merendahkan kualitas diskursus politik dan memperlihatkan bahwa calon pemimpin tersebut belum memiliki kapasitas etika dan moral yang sesuai untuk memimpin masyarakat plural seperti Jakarta.

Selain itu, pernyataan tersebut mencerminkan ketidakmampuan para kandidat untuk menjaga martabat dirinya sendiri, apalagi martabat publik yang mereka klaim akan wakili. Jika calon pemimpin sudah menunjukkan sikap merendahkan, bagaimana mereka bisa diharapkan menjadi pemimpin yang menghargai rakyatnya?

Masyarakat Jakarta, yang terkenal dengan keragaman dan kecerdasannya, pantas mendapatkan pemimpin yang memiliki nilai-nilai integritas, penghormatan terhadap semua golongan, dan pemahaman mendalam tentang moralitas. Pilkada tidak boleh menjadi arena bagi perilaku atau ucapan yang justru memperburuk tatanan etika publik.

Sudah saatnya kontestasi politik mengedepankan substansi, bukan sensasi. Umat Islam khususnya, sebagai mayoritas di Indonesia, harus terus menjaga akhlak politik agar tetap sesuai dengan nilai-nilai yang diajarkan oleh Nabi Muhammad SAW, yakni menghormati sesama manusia tanpa memandang status sosial, gender, atau latar belakang. Pilkada 2024 adalah ujian bukan hanya bagi para kandidat, tetapi juga bagi masyarakat Jakarta, untuk memilih dengan hati-hati dan menjadikan pemilu ini sebagai cerminan kematangan demokrasi.

Jika ucapan-ucapan seperti ini terus dibiarkan tanpa sanksi moral dan sosial yang tegas, kita hanya akan melanggengkan budaya politik yang penuh cemooh dan penghinaan. Harapan kita adalah demokrasi yang bermartabat, di mana pemimpin dihormati bukan karena sensasi, tetapi karena kontribusinya dalam membangun peradaban.

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Unsubscribe
ADVERTISEMENT
Previous Post

Kasus Polisi Tembak Rekan Kerjanya Sendiri, AKP Dadang Diduga Alami Gangguan Mental

Next Post

Ridwan Kamil Angkat Issue Radikalisme – Apa Yg Dimaksud Kepada FPI?

Ali Syarief

Ali Syarief

Related Posts

Saya Pikir, Memilih Prabowo Keluar dari Labirin Jokowi
Birokrasi

Peringkat Utang Indonesia Anjlok: Ketika Negara Terjebak Membayar Masa Lalunya

April 23, 2026
Feature

Kebenaran Al-Qur’an melalui Surat Al-Lahab: Ketika Waktu Menjadi Saksi

April 23, 2026
Sejarah yang Memilih Pahlawan: Mengapa Keumalahayati Lebih Layak Diangkat daripada R.A. Kartini?
Feature

Sejarah yang Memilih Pahlawan: Mengapa Keumalahayati Lebih Layak Diangkat daripada R.A. Kartini?

April 22, 2026
Next Post
Mempertanyakan Kelayakan Business Baru di IKN – Jawaban Terhadap Ajakan Ridwan Kamil

Ridwan Kamil Angkat Issue Radikalisme - Apa Yg Dimaksud Kepada FPI?

Putra Sulung Ridwan Kamil Hilang saat Berenang di Sungai Aare Swiss

RK Klaim Pernah Digugat Rp 9 Triliun Akibat Bubarkan Kelompok Radikal, Respons Politik Mencuat

Notifikasi Berita

Subscribe

STAY CONNECTED

ADVERTISEMENT

Reporters' Tweets

Pojok KSP

  • All
  • Pojok KSP
10 Kota Paling Toleran: Salatiga Jawara, Ambon Juru Kunci
daerah

10 Kota Paling Toleran: Salatiga Jawara, Ambon Juru Kunci

by Karyudi Sutajah Putra
April 23, 2026
0

Jakarta-FusilatNews - Untuk ke-9 kalinya, Setara Institute merilis data Indeks Kota Toleran (IKT). Ada 10 kota yang masuk dalam kategori...

Read more
Menguji Kesaktian Ade Armando dan Abu Janda

Menguji Kesaktian Ade Armando dan Abu Janda

April 22, 2026
JK & Seekor Gajah

JK & Seekor Gajah

April 21, 2026
Prev Next
ADVERTISEMENT
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

November 16, 2024
Zalimnya Nadiem Makarim

Zalimnya Nadiem Makarim

February 3, 2025
Beranikah Prabowo Melawan Aguan?

Akhirnya Pagar Laut Itu Tak Bertuan

January 29, 2025
Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

January 6, 2025
Copot Kapuspenkum Kejagung!

Copot Kapuspenkum Kejagung!

March 13, 2025
Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

May 19, 2024
Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

24
Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

19
Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

8
Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

7
Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

4
POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

4
Saya Pikir, Memilih Prabowo Keluar dari Labirin Jokowi

Peringkat Utang Indonesia Anjlok: Ketika Negara Terjebak Membayar Masa Lalunya

April 23, 2026
Symbul Kerinduan Kolektif – Tergila-gila kepada Purbaya

Menkeu Tak Tahu Pajak Tol: Kebijakan Negara Jalan Sendiri, Koordinasi Dipertanyakan

April 23, 2026

Kebenaran Al-Qur’an melalui Surat Al-Lahab: Ketika Waktu Menjadi Saksi

April 23, 2026
10 Kota Paling Toleran: Salatiga Jawara, Ambon Juru Kunci

10 Kota Paling Toleran: Salatiga Jawara, Ambon Juru Kunci

April 23, 2026
Halal Bihalal Emak-Emak Berubah Jadi Mimbar Perlawanan: Kritik Pedas ke Rezim Menggema dari Menteng

Halal Bihalal Emak-Emak Berubah Jadi Mimbar Perlawanan: Kritik Pedas ke Rezim Menggema dari Menteng

April 22, 2026
Dibungkam Berulang, Pelapor Tumbang: Jejak Kontroversi Ubedilah Badrun dan Nasib Para Pengkritiknya

Dibungkam Berulang, Pelapor Tumbang: Jejak Kontroversi Ubedilah Badrun dan Nasib Para Pengkritiknya

April 22, 2026

Group Link

ADVERTISEMENT
Fusilat News

To Inform [ Berita-Pendidikan-Hiburan] dan To Warn [ Public Watchdog]. Proximity, Timely, Akurasi dan Needed.

Follow Us

About Us

  • About Us

Recent News

Saya Pikir, Memilih Prabowo Keluar dari Labirin Jokowi

Peringkat Utang Indonesia Anjlok: Ketika Negara Terjebak Membayar Masa Lalunya

April 23, 2026
Symbul Kerinduan Kolektif – Tergila-gila kepada Purbaya

Menkeu Tak Tahu Pajak Tol: Kebijakan Negara Jalan Sendiri, Koordinasi Dipertanyakan

April 23, 2026

Berantas Kezaliman

Sedeqahkan sedikit Rizki Anda Untuk Memberantas Korupsi, Penyalahgunaan kekuasaan, dan ketidakadilan Yang Tumbuh Subur

BCA No 233 146 5587

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

 

Loading Comments...