Jakarta FusilatNews – Presiden Joko Widodo (Jokowi) berniat me-ressufle kabinet. Namun belum diputuskan rencana merombak kabinet dilaksanan. Rencana melakukan merombak labinet diungkap Presiden Jokowi usai meninjau Stasiun Kereta Cepat Tegalluar di Kawasan Infrastruktur PT Kereta Cepat Indonesia China (KCIC), Bandung, Jawa Barat, Kamis (13/10/2022),
“Rencana (reshuffle) selalu ada. Pelaksanaan nanti diputuskan,” kata Presiden
Tuntutan untuk melakukan reshuffle ini muncul menyusul manuver Nasdem yang mendeklarasikan Anies Baswedan sebagai calonpresiden pada pilpres 2024 mendatang. Para relawan pendukung Jokowi menuntut para menteri dari kader Partai Nasdem diganti.
Nasdem menempatkan tiga kadernya di kabinet Jokowi. Yaitu Menteri Komunikasi dam Informatika Johnny Gerard Plate, Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Siti Nurbaya Bakar, dan Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo.
Sebenarnya penetaan dan pengangkatan jabatan Menteri dalam susunan kabinet itu hsk prerogatif Presiden karena sesuai UUD 1945 bentuk kabinet kita adalah presidensia. Tapi faktanya kabinet rasa parlementer itu sangat kuat karena adanya koalisi yang sebenarnya tak perlu.Faltanya Jokowi tak bisa mengelak dari tuntutan Parpol pendukungnya, yaitu PDIP, Golkar, Gerindra, PKB, PPP, dan juga PAN dan Partai Nasdem.
Menanggapi rencana Jokowi merombak kabinet Sekretaris Jenderal Partai Nasdem Johnny G Plate yang juga menjabat Menteri Komunikasi dan Informasi ( Menkominfo ) menegaskan perombakan kabinet atau reshuffle merupakan kewenangan dari Presiden






















