• Login
ADVERTISEMENT
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
Fusilat News
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Economy

INI FAKTA : JELANG PANEN RAYA, HARGA GABAH ANJLOK

by
January 23, 2025
in Economy, Feature
0
MEMPERKOKOH KEBERADAAN BADAN PANGAN NASIONAL
Share on FacebookShare on Twitter

OLEH : ENTANG SASTRAATMADJA

Riky Wismiron (2025) mencatat panen padi mestinya jadi kebahagiaan petani. Namun, yang terjadi di Tanah Air lebih sering berkebalikan. Hampir tiap panen raya, harga gabah anjlok. Bahkan, di musim panen saat ini, harga gabah sudah di bawah harga pembelian pemerintah (HPP). Padahal, HPP sebesar Rp6.500 per kilogram saja sudah hampir setara dengan modal yang dikeluarkan petani.

Harga gabah di Sumatra Selatan, Jawa Barat, Jawa Tengah, hingga Jawa Timur berkisar Rp5.100-Rp5.500 per kilogram. Bahkan, di beberapa daerah lumbung beras di Sukabumi, Jawa Barat, seperti di Parakansalak dan Waluran, harga terjun ke Rp4.500 per kilogram. Harga rendah itu sama saja buah simalakama bagi petani. Dijual ataupun tidak dijual, mereka tetap rugi.

Ancang-ancang anjloknya harga gabah saat musim panen tiba, kini telah dipertontonkan di berbagai daerah, ketika Pemerintah memberlakukan kenaikan Harga Pembelian Pemerintah (HPP) Gabah per 15 Januari 2025. Puncak panen rayanya sendiri diprediksi berlangsung Maret-April mendatang. Gambaran ini merupakan “warning” agar Pemerintah menyiapkan jurus ampuh dissat panen raya berlangsung.

Mencermati hal demikian, keliru sekali bila Pemerintah hanya berdiam diri, menyaksikan petani yang cuma bisa melongo menyaksikan harga gabah yang melorot. Pengumuman Pemerintah HPP Gsbah Rp. 6500,- per kg, rupanya lebih mengedepan sebagai pelipur rasa bagi peyani yang saat panen terjadi mereka dapat berubah nasib dan kehidupan.

Di benaknya, petani selalu berharap panen raya merupakan kesempatan untuk menjemput kehidupan yang lebih berdaya dan bermartabat. Petani berkeyakinan dan optimis, jika produksi mampu digenjot dan meningkat cukup signifikan, maka penghasilan akan meningkat. Hal ini berarti kemakmuran dan kesejahteraan hidupnya semakin membaik.

Di sisi lain, pengalaman menunjukan setiap musim panen datang, hampir dapat dipastikan harga gabah bakalan anjlok. Kejadian ini selalu berulang setiap tahun dan seolah-olah sudah jadi “dosa waris” kehidupan petani padi. Ironisnya, Pemerintah seperti yang tak berdaya mengendalikannya. Seabreg kekuasaan dan kewenangan yang digenggam, kalah pamor ketimbang hadirnya pemain gabah di lapangan.

Fenomena ini, sebetulnya hampir tidak berbeda dengan gambaran saat musim tanam tiba. Petani selalu saja mengeluhkan kelanfkaan pupuk bersubsidi. Kejadian ini pun selalu berulang setiap musim panen. Dengan adanya tambahan kuota pupuk bersubsidi dua kali lipat dari jumlah yang berjalan selama ini, dari 4,7 juta ton menjadi 9,55 juta ton pupuk, harapannya petani tidak akan kekurangan pupuk subsidi.

Jika menjawab kelangkaan pupuk bersubsidi ketika musim tanam datang, solusinya menambah jumlah kuota pupuk, lalu langkah apa yang perlu ditempuh Pemerintah untuk menjawab anjloknya harga gabah setiap musim panen datang ? Apakah dengan adanya “penjaminan” Pemerintah bahwa Perum Bulog akan menyerap gabah petani sebanyak-banyaknya dengan harga sesuai ketentuan HPP, maka hal ini sebuah jalan keluar terbaiknya ?

Jujur kita akui, para petani sebetulnya tengah menanti jaminan Pemerintah terkait dengan harga jual gabah di tingkat petani ketika musim panen tiba. Petani ingin agar Pemerintah tidak cuma omon-omon saja melakukan pembelaan dan perlindungan kepada mereka, namun betul-betul akan dibuktikan melalui keberpihakannya kepada petani.

Bagi petani, jaminan Pemerintah untuk menyerap gabah petani sebanyak-banyaknya ketika panen raya tiba dengan harga tidak merugikan mereka, jelas merupakan “obat manjur” yang dapat membuat nyaman kehidupannya. Petani tidak merasa was-was hasil panennya tidak terserap pasar. Petani tidak perlu khawatir harga jualnya bakalan anjlok.

Pertanyaan kritisnya adalah apakah pernyataan Pemerintah seperti itu akan betul-betul dibuktikan dalam kehidupan nyata di lapangan ? Atau tidak, dimana hal tersebu, lebih mengedepan sebagai upaya pencitraan guna merebut simpati petani ? Jawabnya tegas, kita percaya Presiden Prabowo akan selalu konsisten dengan apa yang disampaikannya.

Keyakinan ini pun sangat dirasakan para petani. Mereka kenal betul dengan sosok Presiden Prabowo. Selama dua periode Prabowo memimpin organisasi petani sekelas HKTI. yang dalam kunjungannya ke daerah, selalu bicara tentang perlindungan petani dari perilaku oknum-oknum yang ingin meminggirkan petani atau bahkan memarginalkannya dari panggung pembangunan.

Itu sebabnya, kita percaya dalam panen raya kali ini, Pemerintah telah memiliki langkah cerdas untuk menyambut tibanya panen raya yang selslu ditunggu-tunggu para petani. Presiden Prabowo tahu persis bagaimana kerja keras kaum tani berkiprah sekitar 100 hari menggarap usahatani padi. Salah besar, bila Pemerintah tidak memberi perlindungan yang optimal.

Satu atau dua bulan ke depan panen raya padi akan berlangsung di banyak daerah. Perum Bulog sebagai operator pangan yang ditugaskan menyerap gabah petani, terekam sudah siap siaga menyambut tibanya panen raya tersebut. Kejadian anjloknya harga gabah menjelang puncak panen raya di berbagai daerah sentra produksi padi, tentu telah dipelajari apa yang menjadi penyebab utamanya.

Belajar dari pengalaman ini, segenap Keluarga Besar Perum Bulog di seluruh Nusantara, pasti ingin memperlihatkan kinerja terbaiknya. Presiden, pasti kecewa berat, jika Perum Bulog tidak mampu memenuhi target yang dibebankannya. Ayo Perum Bulog bergerak. Segenap komponen bangsa, pasti tidak akan membiarksn Perum Bulog bergerak sendirian. (PENULIS, KETUA DEWAN PAKAR DPD HKTI JAWA BARAT).

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Unsubscribe
ADVERTISEMENT
Previous Post

Reklamasi Pulau: Untuk Apa dan Untuk Siapa?

Next Post

Siapa Dibalik Penerbitan HGB & SHM Pagar Laut di Pesisir Utara Tangerang ?

Related Posts

Feature

Halal namun Mewah ​(Perspektif Etika Publik, Kepekaan Sosial, dan Dialektika Hedonisme dalam Islam)

August 3, 2026
42.385 Pekerja Jadi Korban PHK Januari-Juni 2025, Jawa Tengah TOP
Economy

PHK Massal: Ketika Angka Ekonomi Menutupi Derita Rakyat

August 3, 2026
Feature

Lembaga Survei, Politik Aura, dan Ilusi Elektabilitas

August 2, 2026
Next Post
Dua Perusahhan Swasta Pemilik Pagar Laut di Bekasi Jawa Barat Disebut legal dan Perizinan Jelas

Siapa Dibalik Penerbitan HGB & SHM Pagar Laut di Pesisir Utara Tangerang ?

Menang Praperadilan, Julia Santoso “Disandera” di Rutan, Ada Apa dengan Bareskrim?

Menang Praperadilan, Julia Santoso "Disandera" di Rutan, Ada Apa dengan Bareskrim?

Notifikasi Berita

Subscribe

STAY CONNECTED

ADVERTISEMENT

Reporters' Tweets

Pojok KSP

  • All
  • Pojok KSP
Alarm 2029: Kang Dedi Salip Prabowo, Dua Survei Besar Bunyikan Sinyal Pergeseran Politik
News

Alarm 2029: Kang Dedi Salip Prabowo, Dua Survei Besar Bunyikan Sinyal Pergeseran Politik

by Karyudi Sutajah Putra
July 31, 2026
0

Jakarta – FusilatNews.- Peta politik menuju Pemilu Presiden 2029 mulai mengalami pergeseran signifikan. Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, muncul sebagai...

Read more

Ketika Gaji Kepala Daerah Jadi Kambing Hitam

July 30, 2026
Habis Nanik, Terbitlah Hotman

Habis Nanik, Terbitlah Hotman

July 23, 2026
Prev Next
ADVERTISEMENT
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

November 16, 2024
Zalimnya Nadiem Makarim

Zalimnya Nadiem Makarim

February 3, 2025
Beranikah Prabowo Melawan Aguan?

Akhirnya Pagar Laut Itu Tak Bertuan

January 29, 2025
Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

January 6, 2025
Copot Kapuspenkum Kejagung!

Copot Kapuspenkum Kejagung!

March 13, 2025
Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

May 19, 2024
Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

24
Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

19
Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

8
Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

7
Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

4
POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

4

Halal namun Mewah ​(Perspektif Etika Publik, Kepekaan Sosial, dan Dialektika Hedonisme dalam Islam)

August 3, 2026
42.385 Pekerja Jadi Korban PHK Januari-Juni 2025, Jawa Tengah TOP

PHK Massal: Ketika Angka Ekonomi Menutupi Derita Rakyat

August 3, 2026
Pasien Keracunan MBG di Semarang Tak Ditanggung BPJS, Biaya Perawatan Dibebankan ke Dinas Kesehatan

Pasien Keracunan MBG di Semarang Tak Ditanggung BPJS, Biaya Perawatan Dibebankan ke Dinas Kesehatan

August 3, 2026
Disetujui Presiden, Tarif Listrik Pelanggan 3.000 VA naik

Listrik Padam Massal di Jaksel dan Tangsel Sejak Subuh, PLN Selidiki Gangguan Suplai Gardu Induk Gandul

August 3, 2026

Lembaga Survei, Politik Aura, dan Ilusi Elektabilitas

August 2, 2026
Dewan Penasehat SILU RAYA Sesalkan Pembakaran Peralatan Tambang, Minta Penegakan Hukum Humanis

Dewan Penasehat SILU RAYA Sesalkan Pembakaran Peralatan Tambang, Minta Penegakan Hukum Humanis

August 2, 2026

Group Link

ADVERTISEMENT
Fusilat News

To Inform [ Berita-Pendidikan-Hiburan] dan To Warn [ Public Watchdog]. Proximity, Timely, Akurasi dan Needed.

Follow Us

About Us

  • About Us

Recent News

Halal namun Mewah ​(Perspektif Etika Publik, Kepekaan Sosial, dan Dialektika Hedonisme dalam Islam)

August 3, 2026
42.385 Pekerja Jadi Korban PHK Januari-Juni 2025, Jawa Tengah TOP

PHK Massal: Ketika Angka Ekonomi Menutupi Derita Rakyat

August 3, 2026

Berantas Kezaliman

Sedeqahkan sedikit Rizki Anda Untuk Memberantas Korupsi, Penyalahgunaan kekuasaan, dan ketidakadilan Yang Tumbuh Subur

BCA No 233 146 5587

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

Loading Comments...