• Login
ADVERTISEMENT
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
Fusilat News
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Feature

Reklamasi Pulau: Untuk Apa dan Untuk Siapa?

Ali Syarief by Ali Syarief
January 23, 2025
in Feature, Layanan Publik
0
Reklamasi Pulau: Untuk Apa dan Untuk Siapa?
Share on FacebookShare on Twitter

Indonesia, sebuah negara kepulauan dengan lebih dari 17.000 pulau, tampaknya tidak kekurangan lahan. Ironisnya, proyek reklamasi terus bermunculan, dengan alasan yang kerap kali tidak jelas atau justru menimbulkan tanda tanya besar. Apakah ini untuk kepentingan rakyat, atau hanya demi keuntungan segelintir elite? Sorotan terhadap penyelundupan kepentingan dalam proyek reklamasi di Indonesia menunjukkan bagaimana pembangunan yang seharusnya berorientasi pada kesejahteraan bersama malah menjadi alat kapitalisasi bagi kelompok tertentu.

Singapura: Reklamasi yang Rasional

Singapura, dengan luas wilayah hanya sekitar 728 kilometer persegi, memiliki alasan kuat untuk melakukan reklamasi. Keterbatasan lahan dan kebutuhan mendesak untuk mendukung pertumbuhan ekonomi menjadi justifikasi yang tak terbantahkan. Proyek reklamasi di Singapura direncanakan dengan matang, transparan, dan diintegrasikan dengan kebutuhan publik. Hasilnya, reklamasi di negara itu tidak hanya menghasilkan kawasan bisnis baru, tetapi juga menciptakan ruang hijau yang memberikan nilai tambah bagi warganya.

Indonesia: Pulau Reklamasi di Tengah Ratusan Pulau Kosong

Berbeda dengan Singapura, Indonesia memiliki ratusan bahkan ribuan pulau kosong yang belum termanfaatkan secara optimal. Lalu, mengapa proyek reklamasi menjadi prioritas? Apakah benar Indonesia membutuhkan tambahan daratan, atau ada motif lain di baliknya? Proyek-proyek reklamasi, khususnya di kawasan strategis seperti Teluk Jakarta, telah menimbulkan kontroversi sejak awal. Dugaan bahwa proyek ini lebih melayani kepentingan korporasi dan elit politik dibanding kebutuhan masyarakat umum sulit untuk diabaikan.

Beberapa pulau hasil reklamasi didesain sebagai kawasan eksklusif yang hanya bisa diakses oleh segelintir orang. Hal ini menimbulkan kesenjangan sosial yang semakin nyata, terutama di tengah kebutuhan mendesak untuk menyediakan akses perumahan terjangkau dan fasilitas publik bagi masyarakat luas.

Reklamasi dan Penyelundupan Kepentingan

Proyek reklamasi seringkali menjadi celah bagi praktik penyelundupan kepentingan. Dengan dalih pembangunan, banyak pihak mengabaikan dampak ekologis yang serius, seperti kerusakan habitat laut, pencemaran air, dan hilangnya mata pencaharian bagi nelayan lokal. Lebih jauh lagi, pengawasan yang lemah membuka peluang untuk praktik korupsi, mulai dari manipulasi izin, pengadaan material reklamasi, hingga alokasi lahan hasil reklamasi.

Pulau reklamasi sering kali menjadi instrumen bagi para pemodal besar untuk mendapatkan keuntungan berlipat, sementara dampaknya dirasakan oleh masyarakat kecil yang terpinggirkan. Nelayan kehilangan wilayah tangkap, ekosistem laut terganggu, dan masyarakat urban menghadapi risiko banjir yang semakin tinggi akibat perubahan pola aliran air.

Alternatif Pemanfaatan Pulau Kosong

Daripada menghabiskan sumber daya untuk proyek reklamasi yang kontroversial, pemerintah seharusnya fokus pada optimalisasi pulau-pulau kosong. Pulau-pulau ini memiliki potensi besar untuk dikembangkan menjadi pusat ekonomi, pariwisata, atau konservasi, dengan tetap menjaga keseimbangan ekologi. Program pembangunan yang inklusif dan berbasis pada kebutuhan masyarakat dapat menjadi solusi untuk mengatasi ketimpangan pembangunan antarwilayah.

Kesimpulan

Reklamasi pulau di Indonesia bukan sekadar proyek pembangunan, melainkan cerminan dari bagaimana kebijakan publik sering kali diselewengkan untuk kepentingan segelintir pihak. Di tengah kelimpahan pulau-pulau kosong yang belum tergarap, proyek reklamasi seharusnya dipertanyakan: untuk apa dan untuk siapa? Alih-alih menjadi solusi, reklamasi justru berpotensi menjadi masalah baru yang mengancam lingkungan, masyarakat, dan keadilan sosial. Pemerintah perlu mengambil langkah tegas untuk memastikan bahwa setiap proyek pembangunan benar-benar didedikasikan bagi kesejahteraan rakyat, bukan sekadar memperkaya segelintir elite.

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Unsubscribe
ADVERTISEMENT
Previous Post

Mahfud MD Desak Pemerintah Usut Tuntas Terbitnya Sertifikat HGB dan SHM Pagar Laut di Tangerang, Melalui Jalur Hukum

Next Post

INI FAKTA : JELANG PANEN RAYA, HARGA GABAH ANJLOK

Ali Syarief

Ali Syarief

Related Posts

Feature

Semoga Menjadi Hijrah Tahun Yang Lebih Baik

June 16, 2026
Timnas Belanda, Selalu Saja Berbeda
Feature

Timnas Belanda, Selalu Saja Berbeda

June 15, 2026
Bangga dengan Ketololan: Negeri yang Membiakkan IP 2 dan Fobia Buku
Feature

Jokowi Akan Kembali Presiden Pasca Gibran

June 15, 2026
Next Post
MEMPERKOKOH KEBERADAAN BADAN PANGAN NASIONAL

INI FAKTA : JELANG PANEN RAYA, HARGA GABAH ANJLOK

Dua Perusahhan Swasta Pemilik Pagar Laut di Bekasi Jawa Barat Disebut legal dan Perizinan Jelas

Siapa Dibalik Penerbitan HGB & SHM Pagar Laut di Pesisir Utara Tangerang ?

Notifikasi Berita

Subscribe

STAY CONNECTED

ADVERTISEMENT

Reporters' Tweets

Pojok KSP

  • All
  • Pojok KSP
Idrus Marham dan Kebangkrutan Moral
Feature

Idrus Marham dan Kebangkrutan Moral

by Karyudi Sutajah Putra
June 15, 2026
0

Oleh: Karyudi Sutajah Putra, Calon Pimpinan KPK 2019-2024 Jakarta - Entah siapa yang memberikan hak kepada Idrus Marham, sehingga bekas...

Read more
Rakyat Melawan!

Rakyat Melawan!

June 13, 2026
TNI dan Komcad Bukan Alat Hadapi Demonstrasi Mahasiswa

TNI dan Komcad Bukan Alat Hadapi Demonstrasi Mahasiswa

June 13, 2026
Prev Next
ADVERTISEMENT
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

November 16, 2024
Zalimnya Nadiem Makarim

Zalimnya Nadiem Makarim

February 3, 2025
Beranikah Prabowo Melawan Aguan?

Akhirnya Pagar Laut Itu Tak Bertuan

January 29, 2025
Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

January 6, 2025
Copot Kapuspenkum Kejagung!

Copot Kapuspenkum Kejagung!

March 13, 2025
Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

May 19, 2024
Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

24
Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

19
Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

8
Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

7
Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

4
POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

4

Semoga Menjadi Hijrah Tahun Yang Lebih Baik

June 16, 2026
DPR Revisi Dua UU, LBH Keadilan Khawatirkan Ganggu Kerja Pers

DPR Revisi Dua UU, LBH Keadilan Khawatirkan Ganggu Kerja Pers

June 16, 2026
Timnas Belanda, Selalu Saja Berbeda

Timnas Belanda, Selalu Saja Berbeda

June 15, 2026
Bangga dengan Ketololan: Negeri yang Membiakkan IP 2 dan Fobia Buku

Jokowi Akan Kembali Presiden Pasca Gibran

June 15, 2026

Membangun Mutual Dependence, Ekosistem Strategis Indonesia–China (Evaluasi Pasca “Surat Cinta” China atas Iklim Investasi Terkini di Indonesia)

June 15, 2026

Melampaui Tesis Satjipto Rahardjo

June 15, 2026

Group Link

ADVERTISEMENT
Fusilat News

To Inform [ Berita-Pendidikan-Hiburan] dan To Warn [ Public Watchdog]. Proximity, Timely, Akurasi dan Needed.

Follow Us

About Us

  • About Us

Recent News

Semoga Menjadi Hijrah Tahun Yang Lebih Baik

June 16, 2026
DPR Revisi Dua UU, LBH Keadilan Khawatirkan Ganggu Kerja Pers

DPR Revisi Dua UU, LBH Keadilan Khawatirkan Ganggu Kerja Pers

June 16, 2026

Berantas Kezaliman

Sedeqahkan sedikit Rizki Anda Untuk Memberantas Korupsi, Penyalahgunaan kekuasaan, dan ketidakadilan Yang Tumbuh Subur

BCA No 233 146 5587

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

Loading Comments...