• Login
ADVERTISEMENT
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
Fusilat News
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Crime

Nyali KPK Bangkit: Panggil Lagi Yaqut Qoumas, Ada Kaitannya dengan Kisruh PBNU?

fusilat by fusilat
December 16, 2025
in Crime, Feature, Tokoh/Figur
0
Korupsi Kuota Haji: Luka Moral yang Tak Bisa Ditutup dengan Dalih Hukum
Share on FacebookShare on Twitter

Fusilatnews – Pada akhirnya, perkara kuota haji ini bukan semata soal salah hitung persentase atau kelalaian administratif. Ia adalah cermin bagaimana kekuasaan, agama, dan uang bisa berkelindan tanpa rasa bersalah. Jika KPK kembali ragu, mundur, atau berhenti di tengah jalan, publik akan membaca satu pesan yang sangat jelas: bahwa hukum masih gentar pada nama besar dan simbol suci. Tapi jika penyidikan ini dilanjutkan hingga penetapan tersangka—siapa pun orangnya—maka KPK bukan hanya menegakkan undang-undang, melainkan memulihkan akal sehat republik. Di titik inilah pertanyaannya menjadi sederhana namun menentukan: apakah KPK benar-benar bangkit, atau hanya sekadar menggertak sebelum kembali tunduk?

Ada yang berubah di Gedung Merah Putih KPK. Setelah lama terasa ragu, bahkan cenderung jinak pada figur-figur besar yang berlindung di balik kekuasaan dan jejaring politik, lembaga antirasuah itu kini tampak menarik napas panjang—lalu melangkah lagi. Pemanggilan ulang mantan Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas dalam kasus dugaan korupsi kuota haji 2024 menjadi penanda penting: nyali KPK seolah mulai bangkit.

Yaqut bukan nama kecil. Ia bukan sekadar mantan menteri. Ia adalah figur sentral Nahdlatul Ulama, mantan Ketua Umum GP Ansor, dan tokoh yang hingga kini masih memiliki pengaruh kuat di lingkar PBNU. Maka, ketika KPK kembali memanggilnya untuk kedua kali dalam tahap penyidikan, publik tak bisa sekadar melihat ini sebagai prosedur hukum biasa. Ada dimensi politik, sosial, bahkan keagamaan yang ikut berkelindan.

Kasus ini sendiri terbilang terang secara normatif. Undang-Undang Nomor 8 Tahun 2019 sudah mengatur dengan gamblang: kuota haji reguler 92 persen, kuota haji khusus 8 persen. Ketika pemerintah Arab Saudi memberikan tambahan 20.000 kuota, seharusnya 18.400 dialokasikan untuk jemaah reguler dan hanya 1.600 untuk haji khusus. Namun yang terjadi justru pembagian rata: 10.000 berbanding 10.000. Sebuah keputusan yang tak hanya menyimpang dari aturan, tetapi juga membuka ruang rente yang amat besar.

KPK menyebutnya sebagai perbuatan melawan hukum. Potensi kerugian negara ditaksir mencapai Rp1 triliun. Angka yang sulit dianggap sepele, terlebih menyangkut ibadah umat dan antrean jemaah yang telah menunggu bertahun-tahun. Dalam konteks ini, pemanggilan Yaqut bukan sekadar soal siapa yang menandatangani kebijakan, melainkan siapa yang bertanggung jawab secara politik dan moral.

Lalu mengapa pemanggilan ini terasa penting sekarang?

Pertama, karena selama ini KPK kerap dicurigai tebang pilih. Banyak kasus besar berhenti di tengah jalan, terutama ketika bersinggungan dengan tokoh yang punya kedekatan dengan kekuasaan. Pemanggilan ulang Yaqut—bahkan disertai pencegahan ke luar negeri—mengirim sinyal bahwa perkara ini belum dikubur. Bahwa status “mantan menteri” atau “tokoh ormas besar” tak otomatis menjadi tameng.

Kedua, konteks internal PBNU tak bisa diabaikan. Beberapa waktu terakhir, PBNU dilanda kisruh: mulai dari konflik internal, kritik soal kedekatan elitnya dengan kekuasaan, hingga tudingan penyalahgunaan pengaruh. Di tengah situasi itu, kasus kuota haji seperti menambah beban moral organisasi keagamaan terbesar di Indonesia. Publik pun bertanya-tanya: apakah penyelidikan KPK akan menyentuh relasi kuasa yang lebih luas, atau berhenti pada individu semata?

Pertanyaan ini penting karena korupsi kebijakan jarang berdiri sendirian. Ia hampir selalu melibatkan jejaring: biro perjalanan, elite birokrasi, hingga aktor-aktor yang bermain di balik legitimasi simbol keagamaan. Pencegahan terhadap pengusaha travel haji dan eks staf khusus menteri menunjukkan bahwa KPK mulai membaca kasus ini sebagai ekosistem, bukan sekadar pelanggaran administratif.

Namun, kebangkitan nyali KPK masih harus diuji. Publik sudah terlalu sering disuguhi drama awal yang berani, lalu diakhiri dengan senyap. Jika pemanggilan ulang Yaqut hanya menjadi formalitas tanpa penetapan tersangka yang jelas, kecurigaan lama akan kembali menguat: bahwa hukum masih tunduk pada peta kekuasaan.

Kasus kuota haji adalah ujian ganda. Bagi KPK, ini soal konsistensi dan keberanian. Bagi PBNU dan para elitnya, ini soal menjaga marwah moral dan menjawab kecurigaan publik bahwa agama kerap dijadikan selimut untuk transaksi kekuasaan.

Jika KPK benar-benar ingin membuktikan nyalinya bangkit, maka kasus ini tak boleh berhenti pada klarifikasi. Ia harus berujung pada pertanggungjawaban. Sebab di balik angka kuota dan pasal undang-undang, ada jutaan jemaah yang haknya dirampas—dan kepercayaan publik yang selama ini terus terkikis.

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Unsubscribe
ADVERTISEMENT
Previous Post

Dari Tsunami HAARP ke Banjir Kimia: Aceh Tenggelam dalam Perang AS-Cina?

Next Post

Ijazah Jokowi : Asli Menurut Polisi, Meragukan Menurut Akal Sehat

fusilat

fusilat

Related Posts

Koperasi vs Ritel Raksasa: Perang yang Sudah Kalah Sebelum Dimulai
Economy

Koperasi vs Ritel Raksasa: Perang yang Sudah Kalah Sebelum Dimulai

April 29, 2026
Economy

Tinta Darah dan Garis di Atas Peta: Ketika Dunia Menjadi Kue yang Dibagi Habis

April 29, 2026
Mungkinkah JK Juga Dilaporkan Jokowi? Tidak Mustahil
Feature

Mungkinkah JK Juga Dilaporkan Jokowi? Tidak Mustahil

April 28, 2026
Next Post
Ijazah Jokowi : Asli Menurut Polisi, Meragukan Menurut Akal Sehat

Ijazah Jokowi : Asli Menurut Polisi, Meragukan Menurut Akal Sehat

Di Balik Banjir Bandang Sumatera: Jejak Panjang Izin Sawit Zulkifli Hasan

Prabowo - Sentil Zulhas - Jangan Ada Wisata Bencana

Notifikasi Berita

Subscribe

STAY CONNECTED

ADVERTISEMENT

Reporters' Tweets

Pojok KSP

  • All
  • Pojok KSP
Reshuffle Kabinet “4L”
Birokrasi

Reshuffle Kabinet “4L”

by Karyudi Sutajah Putra
April 27, 2026
0

Jakarta - Untuk kelima kalinya sejak dilantik sebagai Presiden RI pada 21 Oktober 2024, Prabowo Subianto melakukan reshuffle atau perombakan...

Read more
IPW: Aneh, Polres Metro Depok Hanya Tetapkan Satu Tersangka Kasus Pengeroyokan

IPW: Aneh, Polres Metro Depok Hanya Tetapkan Satu Tersangka Kasus Pengeroyokan

April 27, 2026
Letkol Teddy dan Senyum Mona Lisa

Letkol Teddy dan Senyum Mona Lisa

April 24, 2026
Prev Next
ADVERTISEMENT
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

November 16, 2024
Zalimnya Nadiem Makarim

Zalimnya Nadiem Makarim

February 3, 2025
Beranikah Prabowo Melawan Aguan?

Akhirnya Pagar Laut Itu Tak Bertuan

January 29, 2025
Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

January 6, 2025
Copot Kapuspenkum Kejagung!

Copot Kapuspenkum Kejagung!

March 13, 2025
Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

May 19, 2024
Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

24
Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

19
Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

8
Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

7
Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

4
POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

4
Koperasi vs Ritel Raksasa: Perang yang Sudah Kalah Sebelum Dimulai

Koperasi vs Ritel Raksasa: Perang yang Sudah Kalah Sebelum Dimulai

April 29, 2026

Tinta Darah dan Garis di Atas Peta: Ketika Dunia Menjadi Kue yang Dibagi Habis

April 29, 2026
Mungkinkah JK Juga Dilaporkan Jokowi? Tidak Mustahil

Mungkinkah JK Juga Dilaporkan Jokowi? Tidak Mustahil

April 28, 2026
Reshuffle Kabinet Prabowo 27 April 2026: Daur Ulang Stok Lama atau Perawatan Penjilat?

Reshuffle Kabinet Prabowo 27 April 2026: Daur Ulang Stok Lama atau Perawatan Penjilat?

April 28, 2026

Ketika Iman Jadi Transaksi: Kita Sedang Menawar Tuhan?

April 28, 2026

NEGARA DENGAN DEMOKRASI BOHONG-BOHONGAN

April 28, 2026

Group Link

ADVERTISEMENT
Fusilat News

To Inform [ Berita-Pendidikan-Hiburan] dan To Warn [ Public Watchdog]. Proximity, Timely, Akurasi dan Needed.

Follow Us

About Us

  • About Us

Recent News

Koperasi vs Ritel Raksasa: Perang yang Sudah Kalah Sebelum Dimulai

Koperasi vs Ritel Raksasa: Perang yang Sudah Kalah Sebelum Dimulai

April 29, 2026

Tinta Darah dan Garis di Atas Peta: Ketika Dunia Menjadi Kue yang Dibagi Habis

April 29, 2026

Berantas Kezaliman

Sedeqahkan sedikit Rizki Anda Untuk Memberantas Korupsi, Penyalahgunaan kekuasaan, dan ketidakadilan Yang Tumbuh Subur

BCA No 233 146 5587

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist