• Login
ADVERTISEMENT
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
Fusilat News
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Economy

Otpimisme Zulhas Tidak Akan Import Gula – Dusta

Bangsa yang Kuat: Ketahanan Pangan sebagai Pilar Kemandirian

Ali Syarief by Ali Syarief
February 13, 2025
in Economy, Feature
0
Otpimisme Zulhas Tidak Akan Import Gula – Dusta
Share on FacebookShare on Twitter

FusilatNews – Kekuatan sebuah bangsa tidak hanya ditentukan oleh superioritas militer atau persenjataan canggih, tetapi juga oleh kemampuannya dalam memenuhi kebutuhan dasar rakyatnya, terutama pangan. Sebuah negara yang tidak dapat mencukupi kebutuhan pangannya sendiri sesungguhnya berada dalam kondisi yang rapuh dan bergantung pada pihak luar. Sayangnya, realitas di Indonesia menunjukkan bahwa ketahanan pangan masih menjadi tantangan besar.

Belum lama ini, Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan, dengan penuh optimisme menyatakan bahwa Indonesia tidak akan mengimpor beras, garam, gula, dan jagung pada tahun 2025. Pernyataan ini seharusnya menjadi kabar baik, mengingat ketergantungan pada impor komoditas pangan dapat melemahkan kedaulatan ekonomi dan kesejahteraan petani dalam negeri. Namun, kenyataan berkata lain. Kepala Badan Pangan Nasional (Bapanas), Arief Prasetyo Adi, justru mengonfirmasi bahwa pemerintah akan mengimpor 200 ribu ton gula mentah (raw sugar) untuk cadangan pangan pada 2025. Ironi ini mencerminkan inkonsistensi kebijakan dan lemahnya perencanaan dalam sektor pangan nasional.

Arief menegaskan bahwa impor ini bukan karena produksi dalam negeri tidak mencukupi, melainkan sebagai langkah strategis untuk menjaga kestabilan harga gula di pasaran. Namun, fakta bahwa harga gula terus meningkat hingga menyumbang inflasi sebesar 1,4% menunjukkan bahwa ada persoalan mendasar dalam sistem produksi dan distribusi gula di Indonesia. Jika produksi dalam negeri benar-benar mencukupi, seharusnya pemerintah lebih fokus pada optimalisasi distribusi dan efisiensi biaya produksi, bukan mengandalkan impor sebagai solusi instan.

Kebutuhan gula nasional saat ini berkisar antara 230-300 ribu ton per bulan. Dengan produksi dalam negeri yang diklaim mencukupi, keputusan impor menjadi tanda tanya besar. Pemerintah berdalih bahwa impor gula mentah lebih murah saat dilakukan bersamaan dengan masa panen petani. Namun, kebijakan ini dapat berdampak negatif terhadap harga gula di tingkat petani lokal. Jika pemerintah benar-benar ingin memperkuat sektor pangan nasional, seharusnya yang dilakukan adalah memperbaiki sistem produksi, efisiensi distribusi, serta memberikan insentif yang mendorong petani untuk meningkatkan hasil panen mereka.

Ketergantungan pada impor pangan bukanlah sekadar masalah ekonomi, tetapi juga menyangkut kedaulatan bangsa. Jika Indonesia terus-menerus mengandalkan impor untuk memenuhi kebutuhan dasar rakyatnya, maka negara ini akan semakin rentan terhadap fluktuasi pasar global dan kebijakan perdagangan internasional yang sering kali tidak berpihak pada negara berkembang.

Sebuah bangsa yang kuat adalah bangsa yang mampu berdiri di atas kaki sendiri, terutama dalam hal pangan. Pemerintah harus menunjukkan komitmen nyata untuk mencapai kemandirian pangan dengan membangun ekosistem pertanian yang lebih kuat, memperbaiki tata kelola distribusi, serta mengurangi ketergantungan pada impor. Tanpa langkah konkret dan konsistensi dalam kebijakan, harapan untuk mencapai kemandirian pangan hanyalah sebatas retorika politik belaka.

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Unsubscribe
ADVERTISEMENT
Previous Post

15 mobil Pemadam Kebakaran, 70 Personel dikerahkan Untuk Padamkan Kebakaran Ruko di Senen

Next Post

Anggaran BGN Dipangkas Rp 200,2 Miliar, Program MBG Tetap Berjalan

Ali Syarief

Ali Syarief

Related Posts

DPR dan BGN Belum Berubah
Feature

DPR dan BGN Belum Berubah

June 16, 2026
Feature

Ketika Organisasi Tua Masih Peduli pada Dapur Bangsa (Membaca Surat Terbuka KOSGORO tentang Makan Bergizi Gratis)

June 16, 2026
Feature

PRABOWO PERLU MENGUMUMKAN NATIONAL CONTINGENCY PLAN

June 16, 2026
Next Post
Siang Ini Menko Erlangga Gelar Simulasi Makan Siang Gratis di Tangerang

Anggaran BGN Dipangkas Rp 200,2 Miliar, Program MBG Tetap Berjalan

Menyongsong Era Kepresidenan Baru: Apakah Akan Muncul Militerisme?

Punya Senjata, Tak Punya Peluru: Realitas Pemangkasan Anggaran APBN 2025

Notifikasi Berita

Subscribe

STAY CONNECTED

ADVERTISEMENT

Reporters' Tweets

Pojok KSP

  • All
  • Pojok KSP
Tangkap Tiyo Ardianto!
Feature

Tangkap Tiyo Ardianto!

by Karyudi Sutajah Putra
June 16, 2026
0

Oleh: Karyudi Sutajah Putra, Analis Politik Konsultan & Survei Indonesia (KSI) Jakarta -  Dalam hati mungkin Tiyo Ardianto memang ingin...

Read more
Mahasiswa Memasuki Kawasan Monas Teriak Jokowi Offside

Ketika Mahasiswa Sudah Muak Lihat Pejabat Negara

June 16, 2026
Idrus Marham dan Kebangkrutan Moral

Idrus Marham dan Kebangkrutan Moral

June 15, 2026
Prev Next
ADVERTISEMENT
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

November 16, 2024
Zalimnya Nadiem Makarim

Zalimnya Nadiem Makarim

February 3, 2025
Beranikah Prabowo Melawan Aguan?

Akhirnya Pagar Laut Itu Tak Bertuan

January 29, 2025
Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

January 6, 2025
Copot Kapuspenkum Kejagung!

Copot Kapuspenkum Kejagung!

March 13, 2025
Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

May 19, 2024
Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

24
Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

19
Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

8
Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

7
Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

4
POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

4
DPR dan BGN Belum Berubah

DPR dan BGN Belum Berubah

June 16, 2026

Ketika Organisasi Tua Masih Peduli pada Dapur Bangsa (Membaca Surat Terbuka KOSGORO tentang Makan Bergizi Gratis)

June 16, 2026
Forum Sarasehan KOSGORO Sampaikan Delapan Rekomendasi Penguatan Program Makan Bergizi Gratis kepada Presiden

Forum Sarasehan KOSGORO Sampaikan Delapan Rekomendasi Penguatan Program Makan Bergizi Gratis kepada Presiden

June 16, 2026

PRABOWO PERLU MENGUMUMKAN NATIONAL CONTINGENCY PLAN

June 16, 2026
Tangkap Tiyo Ardianto!

Tangkap Tiyo Ardianto!

June 16, 2026
Mahasiswa Memasuki Kawasan Monas Teriak Jokowi Offside

Ketika Mahasiswa Sudah Muak Lihat Pejabat Negara

June 16, 2026

Group Link

ADVERTISEMENT
Fusilat News

To Inform [ Berita-Pendidikan-Hiburan] dan To Warn [ Public Watchdog]. Proximity, Timely, Akurasi dan Needed.

Follow Us

About Us

  • About Us

Recent News

DPR dan BGN Belum Berubah

DPR dan BGN Belum Berubah

June 16, 2026

Ketika Organisasi Tua Masih Peduli pada Dapur Bangsa (Membaca Surat Terbuka KOSGORO tentang Makan Bergizi Gratis)

June 16, 2026

Berantas Kezaliman

Sedeqahkan sedikit Rizki Anda Untuk Memberantas Korupsi, Penyalahgunaan kekuasaan, dan ketidakadilan Yang Tumbuh Subur

BCA No 233 146 5587

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist