• Login
ADVERTISEMENT
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
Fusilat News
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Feature

Pak Tua, Sudahlah…

Karyudi Sutajah Putra by Karyudi Sutajah Putra
October 17, 2025
in Feature, Pojok KSP, Tokoh/Figur
0
Pak Tua, Sudahlah…
Share on FacebookShare on Twitter

Oleh: Karyudi Sutajah Putra, Analis Politik Konsultan & Survei Indonesia (KSI)

Jakarta – Pak Tua sudahlah
Engkau sudah terlihat lelah
Pak Tua sudahlah
Kami mampu untuk bekerja

Lirik lagu “Pak Tua” dari Elpamas, grup band asal Pandaan, Pasuruan, Jawa Timur, yang dirilis tahun 1991 ini serasa menggema kembali. Pesan dari lirik lagu tersebut sepertinya layak ditujukan kepada mereka yang sudah lanjut usia, tetapi masih saja cawe-cawe urusan negara, bahkan masih bercokol di pemerintahan. Sebut saja Luhut Binsar Pandjaitan dan Abdullah Mahmud Hendropriyono.

Di masa mudanya, kedua tokoh itu dikenal hebat di dunia militer, keduanya memang sama-sama dari Tentara Nasional Indonesia (TNI). Bahkan di usianya yang tak lagi muda, mereka juga masih hebat di pemerintahan.

Hendro pernah masuk kabinet pemerintahan Presiden Soeharto di periode akhir atau Kabinet Pembangunan VII.

Hendro, dan juga Luhut, pun pernah masuk di pemerintahan Presiden Abdurrahman Wahid. Kemudian Hendro menjadi Kepala Badan Intelijen Negara (BIN) di era pemerintahan Presiden Megawati Soekarnoputri.

Luhut kemudian menjadi menteri di dua periode pemerintahan Presiden Joko Widodo, dan kini menjadi Ketua Dewan Ekonomi Nasional (DEN) di era pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.

Luhut pernah terserang stroke dan dirawat di Singapura hingga sembuh kembali kini. Sedangkan Hendro sehat walafiat meskipun sudah tidak ada di pemerintahan.

Kini, di usianya yang sudah senja – Hendro 80 tahun dan Luhut 78 tahun, keduanya selalu berdiri di garda paling depan ketika ada yang menyerang pemerintahan Prabowo, dan sebelumnya pemerintahan Jokowi.

Hendro, misalnya, mensinyalir bahwa aksi-aksi demonsttasi massa di Jakarta dan sejumlah daerah di Indonesia yang diwarnai kericuhan akhir Agustus dan awal September lalu didalangi oleh pihak asing. Kini, sinyalemen itu tidak terbukti.

Hendro seakan mau melakukan insinuasi dan missleading seolah-olah Indonesia tidak mengalami masalah domestik seperti kemiskinan dan pengangguran di satu sisi, dan korupsi di sisi lain. Seolah-olah Indonesia dalam kondisi baik-baik saja. Padahal sebaliknya. Sebab itu, aksi-aksi demonstrasi yang terjadi sebenarnya dipicu oleh kondisi politik, sosial dan ekonomi dalam negeri.

Adapun Luhut kini minta program Makan Bergizi Gratis (MBG) dilanjutkan hingga minimal 10 tahun lagi. Setelah itu baru dievaluasi.

Bagaimana bisa sebuah proyek dibiarkan jalan 10 tahun dan setelah itu baru dilakukan evaluasi?

Kalau menunggu sampai 10 tahun, mungkin sudah banyak anak-anak penerima manfaat program MBG yang mati karena keracunan. Saat ini saja program MBG sudah menelan puluhan ribu korban karena keracunan. Mungkin pemerintah menunggu sampai ada yang tewas.

Jagan lupa, proyek Kereta Cepat Jakarta- Bandung yang dinamakan Whoosh, yang dulu dibela mati-matian oleh Luhut, kini terbukti menjadi bom waktu. Proyek tersebut menyisakan kerugian. Jika pada 2024 rugi Rp2,69 triliun, maka pada Semester I 2025 rugi Rp1,625 triliun.

Indonesia juga harus mencicil bunga utang ke China Rp2 triliun per tahun, karena biaya proyek Whoosh itu membengkak menjadi Rp120 triliun.

Untunglah, Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menolak Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) digunakan untuk menyicil utang konsorsium BUMN seperti PT Kereta Api Indonesia (KAI) dan sebagainya itu.

Namun, Danantara yang menggantikan Kementerian BUMN juga menolak menggunakan anggarannya untuk membayar cicilan utang Whoosh ke China itu. Dalihnya, dividen yang didapat BUMN-BUMN sebesar Rp90 triliun per tahun akan digunakan untuk investasi, bukan untuk membayar utang.

Dus, usul Luhut agar program MBG dilaksanakan dulu selama 10 tahun, baru setelah itu dilakukan evaluasi, sekadar tipu muslihat belaka. Itu maksudnya mungkin agar Prabowo terpilih lagi di Pemilu 2029. Dan program MBG tetap berjalan hingga 2034. Setelah Prabowo lengser, masa bodoh apakah proyek MBG itu akan berjalan lagi atau tidak.

Pak Tua, sudahlah. Pikiran kalian sudah tidak jernih lagi. Selain karena faktor usia dan kesehatan, kalian juga punya kepentingan pragmatis di pemerintahan.

Jadi, serahkan saja kepada yang muda-muda. Kalian sudah terlihat lelah.

Pak Tua, sudahlah
Engkau sudah terlihat lelah
Pak Tua, sudahlah
Kami mampu untuk bekerja

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Unsubscribe
ADVERTISEMENT
Previous Post

KETIKA SISTEM TAK LAGI MENDENGAR

Next Post

Resensi Buku: Literasi Teknologi dan Budaya

Karyudi Sutajah Putra

Karyudi Sutajah Putra

Related Posts

Feature

Ketika Iman Jadi Transaksi: Kita Sedang Menawar Tuhan?

April 28, 2026
Feature

NEGARA DENGAN DEMOKRASI BOHONG-BOHONGAN

April 28, 2026
Tuhan yang Mana Menghendaki Gibran Jadi Wapres?
Feature

Tuhan yang Mana Menghendaki Gibran Jadi Wapres?

April 28, 2026
Next Post
Resensi Buku: Literasi Teknologi dan Budaya

Resensi Buku: Literasi Teknologi dan Budaya

Purbaya Menolak Utang Erick Thohir: Keliru Secara Hukum, Benar Secara Moral Negara

Purbaya Menolak Utang Erick Thohir: Keliru Secara Hukum, Benar Secara Moral Negara

Notifikasi Berita

Subscribe

STAY CONNECTED

ADVERTISEMENT

Reporters' Tweets

Pojok KSP

  • All
  • Pojok KSP
Reshuffle Kabinet “4L”
Birokrasi

Reshuffle Kabinet “4L”

by Karyudi Sutajah Putra
April 27, 2026
0

Jakarta - Untuk kelima kalinya sejak dilantik sebagai Presiden RI pada 21 Oktober 2024, Prabowo Subianto melakukan reshuffle atau perombakan...

Read more
IPW: Aneh, Polres Metro Depok Hanya Tetapkan Satu Tersangka Kasus Pengeroyokan

IPW: Aneh, Polres Metro Depok Hanya Tetapkan Satu Tersangka Kasus Pengeroyokan

April 27, 2026
Letkol Teddy dan Senyum Mona Lisa

Letkol Teddy dan Senyum Mona Lisa

April 24, 2026
Prev Next
ADVERTISEMENT
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

November 16, 2024
Zalimnya Nadiem Makarim

Zalimnya Nadiem Makarim

February 3, 2025
Beranikah Prabowo Melawan Aguan?

Akhirnya Pagar Laut Itu Tak Bertuan

January 29, 2025
Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

January 6, 2025
Copot Kapuspenkum Kejagung!

Copot Kapuspenkum Kejagung!

March 13, 2025
Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

May 19, 2024
Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

24
Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

19
Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

8
Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

7
Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

4
POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

4

Ketika Iman Jadi Transaksi: Kita Sedang Menawar Tuhan?

April 28, 2026

NEGARA DENGAN DEMOKRASI BOHONG-BOHONGAN

April 28, 2026
Tragedi Bekasi: 14 Nyawa Melayang dalam Tabrakan KRL, Alarm Keras Keselamatan Transportasi

Tragedi Bekasi: 14 Nyawa Melayang dalam Tabrakan KRL, Alarm Keras Keselamatan Transportasi

April 28, 2026
Tuhan yang Mana Menghendaki Gibran Jadi Wapres?

Tuhan yang Mana Menghendaki Gibran Jadi Wapres?

April 28, 2026

Jangan Memangkas Akar IPTEK: Menilik Ulang Kebijakan Penutupan Prodi Murni

April 28, 2026

Dilema MBG: Antara Kedaulatan Dapur Keluarga dan Martabat Profesi Guru

April 28, 2026

Group Link

ADVERTISEMENT
Fusilat News

To Inform [ Berita-Pendidikan-Hiburan] dan To Warn [ Public Watchdog]. Proximity, Timely, Akurasi dan Needed.

Follow Us

About Us

  • About Us

Recent News

Ketika Iman Jadi Transaksi: Kita Sedang Menawar Tuhan?

April 28, 2026

NEGARA DENGAN DEMOKRASI BOHONG-BOHONGAN

April 28, 2026

Berantas Kezaliman

Sedeqahkan sedikit Rizki Anda Untuk Memberantas Korupsi, Penyalahgunaan kekuasaan, dan ketidakadilan Yang Tumbuh Subur

BCA No 233 146 5587

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

 

Loading Comments...