• Login
ADVERTISEMENT
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
Fusilat News
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Feature

Panglima di Fit and Proper Test oleh DPR RI –  Bak Professor di Uji oleh Gelandangan

Ali Syarief by Ali Syarief
December 4, 2022
in Feature
0
Breaking News: Komisi I DPR Sebut KSAL Calon Kuat Panglima TNI

Foto/dok.SINDOnew

Share on FacebookShare on Twitter

Panglima TNI, Kapolri, Dubes, di fit and proper test oleh anggota DPR RI. Tidak salah. UU-nya, memang mengatur seperti itu. Tetapi itu tak lazim. Aneh sendiri. Dengan niat untuk membangun kemartabatan, maka potret seperti itu diibaratkan sebagai “Sang Professor di Uji oleh para Gelandangan”. System dan mekanisme seperti itu, melahirkan kesepakatan diantara para kandidat; Angkatan mana yang giliran menjadi Panglima. Lebih dari itu, prosesnya mendorong bermanuver politik. Hasilnya menjadi alat politik. Bagian dari pasukan buru serbu setiap regime yang berkuasa.

Ingat ketika Pandam Jaya, Dudung, memimpin penurunan Baliho Rizieq Shihab? Ia turun sendiri, memimpin obrak-abrik baliho HRS. Membantu Satpol PP dan Polisi yang tak mampu melakukan pekerjaan itu. Bacaan dibalik tirai penurunan baliho itu, adalah sinyal getar politis kepada Presiden, bahwa I am your soldier. Itu ungkapan lain sebagai investasi emosi-nya untuk kelak menjadi pertimbangan sebagai Panglima.

Mau sampai kapan terus-terusan begini?

Siapa Panglima TNI atau Kapolri ? Dia adalah pejabat karir (profesi), yang meniti dari jabatan terendah hingga ke bintang empat, melalui mekanisme dan system yang sangat professional. Yaitu harus lulus berbagai Pendidikan internal dan diputus oleh dewan pertimbangan jabatan internal pula. Ia adalah harus sosok yang tidak diragukan pula integritasnya (penjujung etos Sapta Marga).

Tetapi ketika mereka ingin meniti karir sampai posisi paling atas, Panglima, Ka Staf,  keputusannya justru ada di tangan Presiden dan anggota DPR, yang usia jabatan politiknya, hanya 5 tahunan.

Siapa mereka itu? Presiden dan anggota DPR, berada pada posisi jabatan politik itu, asal-usulnya, karena harus diusung oleh Parpol dan dipilih oleh rakyat. Jadi siapapun dia, dengan syarat berijazah, sekurang-kurangnya SMA, berhak menjadi Presiden. Ketika berhasil/terpilih, ia kemudian bisa mengacak-ngacak Lembaga-lembaga Negara seperti TNI,POLRI dst itu, atas kewenangan UU.

Inilah absurditas.

Fraksi PDIP melemparkan isu yang menyatakan bakal ada perombakan besar-besaran di tubuh TNI menyusul telah ditunjuknya Laksamana Yudo Margono menjadi calon Panglima TNI. Anggota Komisi I DPR, Effendi Simbolon mengklaim, hal itu bakal dilakukan Jokowi pada awal tahun 2023. Dimana rotasi tersebut diklaim mencakup perombakan seluruh Kepala Staf TNI, tidak hanya dari Matra laut, namun seluruh Matra. “Sambil menunggu proses pergantian total, mungkin awal tahun? Ganti semua, jebret,” kata Effendi Simbolon.

Pernyataan anggota DPR tersebut, bukti intervensi wilayah politik kepada wilayah karir. Ini tak lazim dan terjadi di negara-negara maju. Pengalaman lain Panglima TNI Gatot Nurmantyo, diberhentikan oleh Presiden 5 bulan sebelum jabatannya berahir. Tidak ada penjelasan apa alasannya. Kecuali, menurut Panda Nababan, adalah karena Jokowi tidak suka!. Balas dendam.

TNI merupakan Lembaga Negara yang keberadaannya telah diatur di dalam UU Nomor 34 Tahun 2004 tentang Tentara Nasional Indonesia (TNI). Dalam UU TNI tersebut mengatur secara rinci terkait tupoksinya. Keberadaan pimpinan tertinggi TNI beserta mekanisme pengangkatan dan pertanggungjawabannya juga sudah dijelaskan secara rinci di dalamnya. Panglima adalah seorang perwira tinggi militer yang memimpin TNI.

Menurut Pasal 13 UU TNI, seorang panglima diangkat dan diberhentikan oleh Presiden setelah mendapat persetujuan DPR. Di dalam masa jabatannya, Presiden berhak untuk memberhentikan Panglima TNI dengan alasan tertentu setelah mendapat persetujuan DPR. Lain halnya dengan menteri-menteri, yang penunjukan dan pengangkatannya murni hak prerogratif presiden tanpa perlu persetujuan DPR.

Jabatan Panglima TNI merupakan jabatan karir, Ia harus dipilih menurut mekanisme internal.  Sedang jabatan menteri adalah jabatan politis, adalah kewenangan prerogative Presiden. Walau di Amerika, untuk jabatan Menhan, harus mendapat persetujuan DPR juga.

Klausul itu, yang harus diubah, supaya posisi jabatang Panglima, harus murni sebagai pilihan profesionalisme. Bukan politik.

Ini awal yang benar. Panglima TNI pertama kali dijabat oleh Jenderal Besar Sudirman, yang saat itu bernama Panglima Besar Tentara Keamanan Rakyat atau Panglima TKR. Sebagai panglima pertama, Jenderal Soedirman tidak dipilih oleh Presiden Sukarno, tetapi dipilih oleh para anggota TKR sendiri melalui sebuah rapat yang disebut Konferensi TKR pada tanggal 12 November 1945.

Pesan reformasi, bahwa tentara harus kembali ke barak, rupanya sekarang sudah kembali, bahkan lebih, seperti di jaman ORBA. Era ORBA, tentara mengemban dwi fungsi. Sekarang malah menjadi multi funsi. Ia merambah keseluruh jabatan-jabatan civil, menularkan tongkat komando. Memporak porandakan civilian values. Eselon-esolon 1, komisaris BUMN, dll, didistribusikan personal-personal TNI, yang idle.

Sekilas Melihat Rekam Jejak Perjalanan Karier Panglima TNI Yudo Margono;

Akademi Angkatan Laut (AAL) angkatan XXXIII/1988

Asisten Perwira Divisi (Aspadiv) Senjata Artileri Rudal di KRI YNS 332 (1988)

Kadep Ops KRI Ki Hajar Dewantara 364

Palaksa KRI Fatahillah 361

Komandan KRI Pandrong 801

Komandan KRI Sutanto 877

Komandan KRI Ahmad Yani 351

Komandan Lanal Tual pada tahun 2004—2008

Komandan Lanal Sorong pada tahun 2008—2010

Komandan Satkor Koarmatim pada tahun 2011—2012

Komandan Kolat Armabar pada tahun 2012—2014

Paban II OpslatSopsMabesal Komandan Lantamal I Belawan pada tahun 2015—2016

Kepala Staf Koarmabar pada tahun 2016—2017

Panglima Komando Lintas Laut Militer (Kolinlamil) pada tahun 2017—2018

Panglima Komando Armada RI Wilayah Barat (Pangarmabar) pada tahun 2018

Panglima Kogabwilhan I pada 2019

Panglima Komando Gabungan Wilayah Pertahanan (Pangkogabwilhan) I

Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) 2020.


Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Unsubscribe
ADVERTISEMENT
Previous Post

Pernyataan Jokowi Berbahaya Bandingkan Dana Covid Vs IKN

Next Post

Gunung Semeru Meletus – Warga Mulai di Evakuasi

Ali Syarief

Ali Syarief

Related Posts

JK Buka Front Pertempuran Lawan Jokowi
Feature

JK Buka Front Pertempuran Lawan Jokowi

April 19, 2026
Saat Rakyat Menggemakan ‘Adili Jokowi’, Prabowo Teriak ‘Hidup Jokowi’: Loyalitas Kepada Siapa?
Feature

Presiden Harus Optima Prima: Antara Kekuasaan dan Kesadaran

April 19, 2026
Silaturahmi yang Terlupakan, Kekuatan yang Dijalankan Orang Lain
Feature

Silaturahmi yang Terlupakan, Kekuatan yang Dijalankan Orang Lain

April 19, 2026
Next Post
19 Kali Meletus, Warga Diminta Mejauh 5 Km Dari Kawah Semeru

Gunung Semeru Meletus - Warga Mulai di Evakuasi

Mengangkat Sektor Informal dengan “Microfranchise”

Harga Harga Serempak Naik – Warteg2 Kecil Nyaris Tutup Usaha

Notifikasi Berita

Subscribe

STAY CONNECTED

ADVERTISEMENT

Reporters' Tweets

Pojok KSP

  • All
  • Pojok KSP
JK Buka Front Pertempuran Lawan Jokowi
Feature

JK Buka Front Pertempuran Lawan Jokowi

by Karyudi Sutajah Putra
April 19, 2026
0

Oleh: Karyudi Sutajah Putra, Analis Politik Konsultan & Survei Indonesia (KSI) Jakarta - Tak pernah kita menyaksikan Jusuf Kalla seemosional...

Read more
Blanket Overflight Militer AS Ancaman Serius bagi Kedaulatan Indonesia

Blanket Overflight Militer AS Ancaman Serius bagi Kedaulatan Indonesia

April 17, 2026
Kekerasan Seksual di Kampus: Urgensi Tranformasi Holistik Lewat “Inclusive University Governance”

Kekerasan Seksual di Kampus: Urgensi Tranformasi Holistik Lewat “Inclusive University Governance”

April 15, 2026
Prev Next
ADVERTISEMENT
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

November 16, 2024
Zalimnya Nadiem Makarim

Zalimnya Nadiem Makarim

February 3, 2025
Beranikah Prabowo Melawan Aguan?

Akhirnya Pagar Laut Itu Tak Bertuan

January 29, 2025
Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

January 6, 2025
Copot Kapuspenkum Kejagung!

Copot Kapuspenkum Kejagung!

March 13, 2025
Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

May 19, 2024
Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

24
Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

19
Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

8
Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

7
Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

4
POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

4
JK Buka Front Pertempuran Lawan Jokowi

JK Buka Front Pertempuran Lawan Jokowi

April 19, 2026
Saat Rakyat Menggemakan ‘Adili Jokowi’, Prabowo Teriak ‘Hidup Jokowi’: Loyalitas Kepada Siapa?

Presiden Harus Optima Prima: Antara Kekuasaan dan Kesadaran

April 19, 2026
Silaturahmi yang Terlupakan, Kekuatan yang Dijalankan Orang Lain

Silaturahmi yang Terlupakan, Kekuatan yang Dijalankan Orang Lain

April 19, 2026

​Pembuktian Mens Rea: Abu-Abu, Pelik, tapi Pangkal Keadilan

April 19, 2026
Negeri Para Jongos

Seberapa Pentingkah Teddy Wijaya Bagi Bangsa Ini?

April 19, 2026
JK dan Keris Mpu Gandring

JK dan Keris Mpu Gandring

April 19, 2026

Group Link

ADVERTISEMENT
Fusilat News

To Inform [ Berita-Pendidikan-Hiburan] dan To Warn [ Public Watchdog]. Proximity, Timely, Akurasi dan Needed.

Follow Us

About Us

  • About Us

Recent News

JK Buka Front Pertempuran Lawan Jokowi

JK Buka Front Pertempuran Lawan Jokowi

April 19, 2026
Saat Rakyat Menggemakan ‘Adili Jokowi’, Prabowo Teriak ‘Hidup Jokowi’: Loyalitas Kepada Siapa?

Presiden Harus Optima Prima: Antara Kekuasaan dan Kesadaran

April 19, 2026

Berantas Kezaliman

Sedeqahkan sedikit Rizki Anda Untuk Memberantas Korupsi, Penyalahgunaan kekuasaan, dan ketidakadilan Yang Tumbuh Subur

BCA No 233 146 5587

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist