• Login
ADVERTISEMENT
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
Fusilat News
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Birokrasi

Pati Membara: Ledakan Emosi yang Disulut dari Pusat Kekuasaan

Ali Syarief by Ali Syarief
August 13, 2025
in Birokrasi, Feature, Politik
0
Pati Membara: Ledakan Emosi yang Disulut dari Pusat Kekuasaan
Share on FacebookShare on Twitter

Fusilatnews – Pati, sebuah kabupaten di pesisir utara Jawa, mendadak menjadi panggung kemarahan rakyat yang tak sekadar soal pajak. Di balik lemparan batu, botol, dan kaca yang pecah, tersimpan bara panjang—akumulasi frustrasi terhadap arah negeri ini yang dianggap kian menjauh dari nurani rakyatnya. Kenaikan Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) 250 persen hanyalah korek api terakhir yang menyulut gudang mesiu bernama “ketidakpercayaan publik”.


Kronologi dan Analisis

Awal Pemicu: Kebijakan yang Mengagetkan
Beberapa pekan sebelum kerusuhan, Bupati Sudewo mengumumkan kebijakan kenaikan PBB-P2 hingga 250 persen. Alasannya: optimalisasi pendapatan daerah untuk pembangunan. Namun, angka yang melambung tinggi itu langsung memantik penolakan luas. Di tengah kondisi ekonomi yang sulit, kebijakan ini dirasa sebagai beban yang tak masuk akal.

Percikan Retorika yang Memanaskan
Alih-alih meredakan situasi, respon pemerintah daerah justru memprovokasi. Ucapan menantang bahwa “silakan demo meski sampai 50 ribu orang” dianggap publik sebagai arogansi kekuasaan. Dalam psikologi politik, pernyataan semacam ini ibarat memukul gong kemarahan di tengah alun-alun.

Hari Ledakan: Demo Berubah Ricuh
Pagi itu, ribuan massa berkumpul di depan kantor Bupati Pati dan DPRD. Awalnya, tuntutan mereka jelas: batalkan kenaikan PBB dan minta bupati mundur. Namun, suhu emosi cepat naik. Lemparan botol, batu, bahkan sandal mengarah ke gedung pemerintahan. Mobil polisi dibakar, kaca kantor pecah, pagar jebol. Gas air mata membubarkan massa, tapi 34 orang—termasuk aparat—terluka.

Tangan Keras dan Provokator
Polisi mengamankan 11 orang yang disebut sebagai provokator. Namun, publik tetap menilai bahwa ledakan ini bukan semata ulah segelintir orang. Akar kemarahannya jauh lebih dalam—terkait rasa dipermainkan, dikecewakan, dan diabaikan oleh para penguasa.

Mengendap, Tapi Tidak Padam
Menjelang sore, situasi mulai kondusif. Namun, bara di dada warga belum padam. DPRD membentuk pansus hak angket, PCNU menyerukan protes santun, tapi kesan umum di masyarakat jelas: Pati sudah menjadi simbol bahwa kebijakan yang tak berpihak bisa memantik perlawanan terbuka.

Dari Pati untuk Indonesia
Kemarahan warga Pati adalah cermin keresahan nasional. Dari harga pangan yang melambung, utang negara yang menumpuk, hingga praktik nepotisme di pusat kekuasaan—semuanya mengendap dalam hati rakyat. Ketika percikan lokal muncul, ia menghidupkan seluruh akumulasi frustrasi yang sudah lama tersimpan.


Penutup:
Kerusuhan di Pati bukan anomali, melainkan alarm keras yang memperingatkan betapa tipisnya jarak antara diamnya rakyat dan ledakan kemarahan. Selama kebijakan lahir dari ruang tertutup, selama suara rakyat hanya dianggap bising, kasus seperti Pati hanya soal “kapan” terjadi di daerah lain.

 

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Unsubscribe
ADVERTISEMENT
Previous Post

Efek Domino Amuk Pati

Next Post

Matinya Penggilingan Padi: Alarm Bahaya Ketahanan Pangan

Ali Syarief

Ali Syarief

Related Posts

Siapa Saja Pemakan Duit Pajak dan Hidupnya Hedon?
Feature

Siapa Saja Pemakan Duit Pajak dan Hidupnya Hedon?

June 14, 2026
RI 36 Milik Rafli Achmad Terungkap, Aksi Arogan Patwal Tuai Kritik
Feature

Seret Nama Raffi Ahmad, Bos Blueray: Air Susu Dibalas Air Tuba

June 14, 2026
Feature

Menguatkan Integritas dan Profesionalitas Pemegang Peran Pengganti Perusahaan Cangkang (Ketika Pemeran Pengganti Masuk ke Panggung Utama)

June 14, 2026
Next Post
Matinya Penggilingan Padi: Alarm Bahaya Ketahanan Pangan

Matinya Penggilingan Padi: Alarm Bahaya Ketahanan Pangan

Dua Warga Tewas dalam Aksi Demo Bupati Pati yang Berujung Ricuh

Dua Warga Tewas dalam Aksi Demo Bupati Pati yang Berujung Ricuh

Notifikasi Berita

Subscribe

STAY CONNECTED

ADVERTISEMENT

Reporters' Tweets

Pojok KSP

  • All
  • Pojok KSP
Rakyat Melawan!
Feature

Rakyat Melawan!

by Karyudi Sutajah Putra
June 13, 2026
0

Oleh: Karyudi Sutajah Putra, Demonstran 1998 Kampus UNS Jakarta - Maka hanya ada satu kata: lawan! (Widji Thukul, 1963-1998). Demikianlah...

Read more
TNI dan Komcad Bukan Alat Hadapi Demonstrasi Mahasiswa

TNI dan Komcad Bukan Alat Hadapi Demonstrasi Mahasiswa

June 13, 2026
Aktivis 98 Kutuk Teror Air Keras terhadap Aktivis KontraS Andrie Yunus

Vonis Kasus Andrie Yunus: Pelanggengan Impunitas dan Remiliterisasi

June 12, 2026
Prev Next
ADVERTISEMENT
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

November 16, 2024
Zalimnya Nadiem Makarim

Zalimnya Nadiem Makarim

February 3, 2025
Beranikah Prabowo Melawan Aguan?

Akhirnya Pagar Laut Itu Tak Bertuan

January 29, 2025
Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

January 6, 2025
Copot Kapuspenkum Kejagung!

Copot Kapuspenkum Kejagung!

March 13, 2025
Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

May 19, 2024
Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

24
Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

19
Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

8
Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

7
Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

4
POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

4

DDII Depok Gelar Raker Perdana, Siapkan Program Dakwah 2026–2031

June 14, 2026
TAJEN DI BALI: ARENA JUDI TERORGANISIR JADI KEJAHATAN KERAH PUTIH – TOKOH: HARUS DILEGALISIR UNTUK TUTUP RUANG KEHILANGAN

TAJEN DI BALI: ARENA JUDI TERORGANISIR JADI KEJAHATAN KERAH PUTIH – TOKOH: HARUS DILEGALISIR UNTUK TUTUP RUANG KEHILANGAN

June 14, 2026
Siapa Saja Pemakan Duit Pajak dan Hidupnya Hedon?

Siapa Saja Pemakan Duit Pajak dan Hidupnya Hedon?

June 14, 2026
RI 36 Milik Rafli Achmad Terungkap, Aksi Arogan Patwal Tuai Kritik

Seret Nama Raffi Ahmad, Bos Blueray: Air Susu Dibalas Air Tuba

June 14, 2026

Menguatkan Integritas dan Profesionalitas Pemegang Peran Pengganti Perusahaan Cangkang (Ketika Pemeran Pengganti Masuk ke Panggung Utama)

June 14, 2026
Prabowo Menjadi Jenderal Karena Seragam – Jenderal di Pundak, Kopral di Mimbar

Prabowo Menjadi Jenderal Karena Seragam – Jenderal di Pundak, Kopral di Mimbar

June 14, 2026

Group Link

ADVERTISEMENT
Fusilat News

To Inform [ Berita-Pendidikan-Hiburan] dan To Warn [ Public Watchdog]. Proximity, Timely, Akurasi dan Needed.

Follow Us

About Us

  • About Us

Recent News

DDII Depok Gelar Raker Perdana, Siapkan Program Dakwah 2026–2031

June 14, 2026
TAJEN DI BALI: ARENA JUDI TERORGANISIR JADI KEJAHATAN KERAH PUTIH – TOKOH: HARUS DILEGALISIR UNTUK TUTUP RUANG KEHILANGAN

TAJEN DI BALI: ARENA JUDI TERORGANISIR JADI KEJAHATAN KERAH PUTIH – TOKOH: HARUS DILEGALISIR UNTUK TUTUP RUANG KEHILANGAN

June 14, 2026

Berantas Kezaliman

Sedeqahkan sedikit Rizki Anda Untuk Memberantas Korupsi, Penyalahgunaan kekuasaan, dan ketidakadilan Yang Tumbuh Subur

BCA No 233 146 5587

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist