• Login
ADVERTISEMENT
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
Fusilat News
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Feature

Peci Kapolri

Karyudi Sutajah Putra by Karyudi Sutajah Putra
October 31, 2022
in Feature
0
Mutasi Besar Besaran!! 30 Perwira Dimutasi Kapolri, Berikut Daftarnya
Share on FacebookShare on Twitter

Oleh: Dani Muhtada, Pengamat dan Akademisi Universitas Negeri Semarang

Jakarta – Akhir pekan lalu, Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo menghabiskan waktu dengan mengunjungi beberapa pesantren di Rembang, Jawa Tengah. Kapolri bertemu dengan sejumlah ulama dan pimpinan pesantren, antara lain K.H. Muhammad Najih Maimun, K.H. Abdul Ghofur Maimun, K.H. Bahauddin Nursalim, dan K.H. Zaim Ahmad.

Sebelum ke Rembang, Kapolri menyempatkan diri mampir di Pekalongan untuk bertemu ulama karismatik, Habib Luthfi bin Yahya, di kediamannya. Kunjungan kapolri ke pesantren ini memang bukan yang pertama. Sebelumnya Kapolri juga pernah melakukan road show ke berbagai pesantren di Jawa Timur dan Jawa Tengah. Termasuk mengunjungi dua pesantren tua terkemuka, Pesantren Ploso dan Pesantren Lirboyo di Kediri.

Namun road show kali ini memiliki makna strategis yang sangat penting bagi institusi kepolisian. Beberapa bulan terakhir, Polri menghadapi ujian yang tidak ringan. Kasus Ferdy Sambo, insiden Kanjuruhan, dan kasus Narkoba yang melibatkan Teddy Minahasa merupakan kasus-kasus yang banyak menggerus kepercayaan publik terhadap institusi Polri.

Survei yang dilakukan oleh Lembaga Survei Indonesia (LSI) mengungkap bahwa tingkat kepercayaan publik kepada Polri turun dari 70 persen pada bulan Agustus 2022, menjadi 53 persen pada bulan Oktober 2022.

Survei yang dilakukan Indikator Politik Indonesia juga menunjukkan tingkat kepercayaan publik terhadap Polri berada di urutan paling buncit (54,2 persen), di bawah KPK (58,8 persen) dan Kejaksaan Agung (63,4 persen).

Di tengah menurunnya tingkat kepercayaan publik tersebut, road show Kapolri kali ini sangat strategis. Pertama, apa yang dilakukan Kapolri merupakan upaya “institutional healing” untuk mengembalikan kepercayaan publik kepada Polri. Ibarat seseorang yang sedang mengalami pukulan berat, healing diperlukan untuk memulihkan kesehatan serta kekuatan jiwa dan raga.

Bukan tanpa alasan jika Kapolri memilih para ulama dan pesantren sebagai tujuan silaturahmi. Hingga saat ini, para ulama masih menjadi kiblat masyarakat. Memulihkan kepercayaan masyarakat dengan mengunjungi pemuka umat merupakan langkah yang sangat strategis.

Sebagai pucuk pimpinan Polri, silaturahmi Kapolri mengandung pesan penting bahwa Polri membutuhkan masyarakat. Polri tidak bisa bekerja sendiri. Polri memerlukan saran, nasihat, dan dukungan luas dari masyarakat.

Kedua, kedatangan Kapolri ke pesantren dengan mengenakan peci mengandung makna tersendiri. Mengenakan peci ketika menemui ulama bukan saja soal etika kunjungan. Sebagai seorang Nasrani, “peci kapolri” seakan mengirim pesan keterbukaan.

Kapolri ingin menghilangkan sekat-sekat primordial dan prasangka yang tak berdasar. Posisinya sebagai non-Muslim tidak memengaruhi profesionalisme Kapolri dalam menjalankan tugas negara.

Di Indonesia, peci memang menjadi simbol keagamaan Islam. Orang biasa mengenakannya ketika beribadah dan melakukan aktivitas keagamaan. Namun peci juga telah menjadi simbol nasional dan kebangsaan. Di dalam berbagai kegiatan resmi kenegaraan, peci digunakan tidak hanya oleh Muslim, tetapi juga oleh non-Muslim.

Dalam konteks ini, peci telah menjadi simbol nasionalisme. Simbol kebersamaan bagi setiap anak bangsa yang mencintai negerinya. Di luar makna positif silaturahmi ini, Kapolri tetap harus melangkah beyond simbol. Langkah-langkah yang lebih kongkret perlu dilakukan untuk membenahi instusi Kepolisian.

Apa yang menimpa Polri beberapa bulan terakhir, mencerminkan belum tuntasnya reformasi birokrasi di tubuh Kepolisian. Kapolri dituntut untuk mengembalikan marwah dan martabat Kepolisian, sebagai ujung tombak tegaknya negara hukum yang demokratis dan berkeadilan. Hal ini sangat penting agar jargon Polri Presisi tidak berjalan jauh panggang dari api. Mari kita dukung bersama!

Dikutip dari Kompas.com, Senin 31 Oktober 2022.

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Unsubscribe
ADVERTISEMENT
Previous Post

Jokowi Peringkat ke-13 dalam Daftar Tokoh Muslim Paling Berpengaruh di Dunia, Kok Bisa?

Next Post

Anggota TGIPF Akmal Marhali: KLB Harus Didahului Mundurnya Iwan Bule

Karyudi Sutajah Putra

Karyudi Sutajah Putra

Related Posts

Koperasi vs Ritel Raksasa: Perang yang Sudah Kalah Sebelum Dimulai
Economy

Koperasi vs Ritel Raksasa: Perang yang Sudah Kalah Sebelum Dimulai

April 29, 2026
Economy

Tinta Darah dan Garis di Atas Peta: Ketika Dunia Menjadi Kue yang Dibagi Habis

April 29, 2026
Mungkinkah JK Juga Dilaporkan Jokowi? Tidak Mustahil
Feature

Mungkinkah JK Juga Dilaporkan Jokowi? Tidak Mustahil

April 28, 2026
Next Post
Anggota TGIPF Akmal Marhali: KLB Harus Didahului Mundurnya Iwan Bule

Anggota TGIPF Akmal Marhali: KLB Harus Didahului Mundurnya Iwan Bule

Majelis Hakim Meminta ART Pasangan Sambo dan Putri Candrawathi Berkata Jujur

Majelis Hakim Meminta ART Pasangan Sambo dan Putri Candrawathi Berkata Jujur

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Notifikasi Berita

Subscribe

STAY CONNECTED

ADVERTISEMENT

Reporters' Tweets

Pojok KSP

  • All
  • Pojok KSP
Reshuffle Kabinet “4L”
Birokrasi

Reshuffle Kabinet “4L”

by Karyudi Sutajah Putra
April 27, 2026
0

Jakarta - Untuk kelima kalinya sejak dilantik sebagai Presiden RI pada 21 Oktober 2024, Prabowo Subianto melakukan reshuffle atau perombakan...

Read more
IPW: Aneh, Polres Metro Depok Hanya Tetapkan Satu Tersangka Kasus Pengeroyokan

IPW: Aneh, Polres Metro Depok Hanya Tetapkan Satu Tersangka Kasus Pengeroyokan

April 27, 2026
Letkol Teddy dan Senyum Mona Lisa

Letkol Teddy dan Senyum Mona Lisa

April 24, 2026
Prev Next
ADVERTISEMENT
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

November 16, 2024
Zalimnya Nadiem Makarim

Zalimnya Nadiem Makarim

February 3, 2025
Beranikah Prabowo Melawan Aguan?

Akhirnya Pagar Laut Itu Tak Bertuan

January 29, 2025
Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

January 6, 2025
Copot Kapuspenkum Kejagung!

Copot Kapuspenkum Kejagung!

March 13, 2025
Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

May 19, 2024
Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

24
Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

19
Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

8
Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

7
Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

4
POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

4
Koperasi vs Ritel Raksasa: Perang yang Sudah Kalah Sebelum Dimulai

Koperasi vs Ritel Raksasa: Perang yang Sudah Kalah Sebelum Dimulai

April 29, 2026

Tinta Darah dan Garis di Atas Peta: Ketika Dunia Menjadi Kue yang Dibagi Habis

April 29, 2026
Mungkinkah JK Juga Dilaporkan Jokowi? Tidak Mustahil

Mungkinkah JK Juga Dilaporkan Jokowi? Tidak Mustahil

April 28, 2026
Reshuffle Kabinet Prabowo 27 April 2026: Daur Ulang Stok Lama atau Perawatan Penjilat?

Reshuffle Kabinet Prabowo 27 April 2026: Daur Ulang Stok Lama atau Perawatan Penjilat?

April 28, 2026

Ketika Iman Jadi Transaksi: Kita Sedang Menawar Tuhan?

April 28, 2026

NEGARA DENGAN DEMOKRASI BOHONG-BOHONGAN

April 28, 2026

Group Link

ADVERTISEMENT
Fusilat News

To Inform [ Berita-Pendidikan-Hiburan] dan To Warn [ Public Watchdog]. Proximity, Timely, Akurasi dan Needed.

Follow Us

About Us

  • About Us

Recent News

Koperasi vs Ritel Raksasa: Perang yang Sudah Kalah Sebelum Dimulai

Koperasi vs Ritel Raksasa: Perang yang Sudah Kalah Sebelum Dimulai

April 29, 2026

Tinta Darah dan Garis di Atas Peta: Ketika Dunia Menjadi Kue yang Dibagi Habis

April 29, 2026

Berantas Kezaliman

Sedeqahkan sedikit Rizki Anda Untuk Memberantas Korupsi, Penyalahgunaan kekuasaan, dan ketidakadilan Yang Tumbuh Subur

BCA No 233 146 5587

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist