JAKARTA, 2 Agustus (Reuters) – Ratusan pekerja pariwisata Indonesia melakukan aksi mogok pada Selasa atas kenaikan harga tiket untuk melihat komodo yang besar dan kuat itu, yang terkenal diseluruh Dunia. Konon ini adalah sebuah langkah yang ditegaskan pemerintah, untuk melestarikan habitat salah satu kadal terbesar di dunia. .
Biaya untuk masuk ke dua pulau utama di taman nasional Komodo melonjak 18 kali dalam menjadi 3,75 juta rupiah ($252,10) pada hari Senin, sebuah lompatan yang menurut pekerja lokal akan menakuti wisatawan dan melihat pendapatan mereka mengering.
“Ini menimbulkan ketidakpastian di antara kita,” kata Leo Embo, seorang pemandu wisata, yang tergabung dalam salah satu dari 24 asosiasi pekerja lokal yang saat ini mogok karena harga tiket. “Kami memutuskan untuk mogok bahkan ketika kami menderita kerugian di sini … ini mungkin juga bunuh diri.”
Pulau-pulau murni di provinsi Nusa Tenggara Timur Indonesia adalah Situs Warisan Dunia UNESCO dan menarik hampir 222.000 pengunjung pada 2019, sebelum pandemi melanda.
Jumlah tahunan telah menyusut menjadi sekitar seperempat dari itu di tahun-tahun berikutnya, telah menghancurkan bisnis yang bergantung pada pariwisata.
Sumber Reuters.


























