• Login
ADVERTISEMENT
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
Fusilat News
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Feature

Pelajaran dari Jokowi: Bagaimana Mendzalimi Anak dan Menantu

Ali Syarief by Ali Syarief
June 29, 2025
in Feature, Tokoh/Figur
0
Investasi Jokowi kepada Kedua Anaknya: Gibran Wakil Presiden dan Kaesang Ketua Umum Parpol, Akankah Melindungi Bapaknya Setelah Lengser?
Share on FacebookShare on Twitter

Di negeri ini, kekuasaan kadang berjalan dengan wajah ramah—seperti kasih seorang ayah pada anaknya. Tapi di balik senyum itu, barangkali tersembunyi sesuatu yang lebih gelap dari ambisi: sebuah niat yang menyesatkan, tapi dibungkus restu.

Lihatlah Gibran. Anak muda itu pernah mengatakan ia tak ingin masuk politik. Ia tampak canggung di awal, kikuk di tengah, tapi terus didorong sampai ke ujung panggung: menjadi wakil presiden republik ini. Jalan itu bukan didaki, tapi diratakan untuknya. Ia tidak menuntut pangkat, tapi ayahnya memberinya mahkota.

Bobby pun demikian. Menantu yang barangkali hanya ingin tenang dengan keluarga kecilnya, tiba-tiba jadi wali kota, dan kini gubernur. Kita tak mendengar ia menggugat posisi. Tapi kekuasaan menghampirinya seperti takdir yang telah ditulis di meja makan keluarga. Dan tak ada yang berani berkata “tidak.”

Kaesang, yang paling muda, paling riang, dan paling lugu dalam politik, kini telah memegang kemudi sebuah partai. Padahal yang ia pimpin bukan partai anak muda, tapi partai ambisi tua yang sedang menyamar dalam baju anak-anak.

Apa yang sebenarnya sedang diwariskan seorang ayah kepada darah dagingnya?

Publik mungkin melihat ini sebagai keistimewaan. Tapi sejarah, seperti yang pernah ditulis Pramoedya, tak pernah memberi ampun pada kemewahan yang diperoleh tanpa peluh. Rakyat mencatat. Rakyat mengamati. Dan di antara bisik-bisik itu, tumbuh kesimpulan: bahwa Jokowi, dengan sengaja, sedang menghianati anak-anaknya sendiri—dengan cara paling keji yang pernah dilakukan seorang ayah: menyeret mereka ke dalam pusaran politik kotor, agar jadi tameng, jadi perpanjangan tangan, jadi warisan, jadi alat.

Dan bukankah ini yang dimaksud Prof. Mahfud MD sebagai pikiran iblis? Ketika kekuasaan bukan lagi alat untuk mengabdi, melainkan alat untuk menanam anak cucu ke dalam pusaran yang akan menghancurkan mereka perlahan, dari dalam.

Karena sejarah tak bisa dilawan dengan nama belakang. Kekuasaan tak bisa dibungkus selamanya dengan “niat baik”. Dan publik tak akan lupa bagaimana semua ini terjadi—dari putusan Mahkamah Konstitusi yang rusak hingga restu istana yang diam tapi tajam.

Anak-anak itu, satu per satu, dipakaikan baju kebesaran. Tapi mereka lupa, baju itu penuh duri. Hari ini mereka dielu-elukan. Tapi esok, sejarah bisa mengutuk mereka sebagai simbol pengkhianatan terhadap akal sehat republik.

Dan sang ayah—yang mungkin merasa telah memberi yang terbaik—nyatanya sedang menanam luka, bukan kejayaan. Bukan cinta, tapi jebakan. Bukan perlindungan, tapi penyesatan.

Mungkin suatu hari mereka akan duduk dalam sunyi, dan sadar: bahwa dosa terbesar bukanlah tidak dicintai. Tapi dicintai dengan cara yang keliru. Dengan cinta yang lahir dari ambisi, bukan kasih sejati.

Dan pada saat itu, barangkali mereka akan mengutuk warisan yang diberikan bukan dengan air mata, tapi dengan bisu yang panjang. Karena sesungguhnya, apa yang diwariskan sang ayah—bukanlah kejayaan, tapi kutukan.

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Unsubscribe
ADVERTISEMENT
Previous Post

JANGAN HANYA GAGAH BERAS! Menuju Negeri Tanpa Impor Pangan

Next Post

Dari Solo ke Istana: Sebuah Perjalanan Penuh Tipu Daya

Ali Syarief

Ali Syarief

Related Posts

Economy

Manajemen Risiko Kebijakan Program Terpadu Pencegahan Open Drug Scene di Kawasan Perkotaan Indonesia (Studi Banding Kensington Avenue, Philadelphia dan Kawasan Pasar Senen, Jakarta)

April 27, 2026
Ekonomi Kita: Alarm Darurat, Tapi Yang Sibuk Justru Retorika
Economy

Ekonomi Kita: Alarm Darurat, Tapi Yang Sibuk Justru Retorika

April 27, 2026
Merawat Akar di Tanah Rantau: Halal Bihalal IKM Pare yang Tak Pernah Putus
Feature

Merawat Akar di Tanah Rantau: Halal Bihalal IKM Pare yang Tak Pernah Putus

April 27, 2026
Next Post
Dari Solo ke Istana: Sebuah Perjalanan Penuh Tipu Daya

Dari Solo ke Istana: Sebuah Perjalanan Penuh Tipu Daya

Sebut Kolusi, Muhammadiyah Desak BPK Audit Tim Bayangan Nadiem

Nadiem di Cegah Ke Luar Negeri - Isyarat Bersalah

Notifikasi Berita

Subscribe

STAY CONNECTED

ADVERTISEMENT

Reporters' Tweets

Pojok KSP

  • All
  • Pojok KSP
IPW: Aneh, Polres Metro Depok Hanya Tetapkan Satu Tersangka Kasus Pengeroyokan
Crime

IPW: Aneh, Polres Metro Depok Hanya Tetapkan Satu Tersangka Kasus Pengeroyokan

by fusilat
April 27, 2026
0

Jakarta-FusilatNews.- Suharyono alias Dobrak (42), yang sehari-hari bekerja sebagai buruh harian lepas, kini menyandang status tersangka berdasarkan Surat Ketetapan Tersangka...

Read more
Letkol Teddy dan Senyum Mona Lisa

Letkol Teddy dan Senyum Mona Lisa

April 24, 2026
Polisi itu Angkatan Perang – Tentara itu Polisi?

RPP Tugas TNI: Wujud Remiliteriasi yang Bahayakan Kehidupan Demokrasi

April 24, 2026
Prev Next
ADVERTISEMENT
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

November 16, 2024
Zalimnya Nadiem Makarim

Zalimnya Nadiem Makarim

February 3, 2025
Beranikah Prabowo Melawan Aguan?

Akhirnya Pagar Laut Itu Tak Bertuan

January 29, 2025
Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

January 6, 2025
Copot Kapuspenkum Kejagung!

Copot Kapuspenkum Kejagung!

March 13, 2025
Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

May 19, 2024
Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

24
Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

19
Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

8
Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

7
Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

4
POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

4

Manajemen Risiko Kebijakan Program Terpadu Pencegahan Open Drug Scene di Kawasan Perkotaan Indonesia (Studi Banding Kensington Avenue, Philadelphia dan Kawasan Pasar Senen, Jakarta)

April 27, 2026
IPW: Aneh, Polres Metro Depok Hanya Tetapkan Satu Tersangka Kasus Pengeroyokan

IPW: Aneh, Polres Metro Depok Hanya Tetapkan Satu Tersangka Kasus Pengeroyokan

April 27, 2026
Ekonomi Kita: Alarm Darurat, Tapi Yang Sibuk Justru Retorika

Ekonomi Kita: Alarm Darurat, Tapi Yang Sibuk Justru Retorika

April 27, 2026
Merawat Akar di Tanah Rantau: Halal Bihalal IKM Pare yang Tak Pernah Putus

Merawat Akar di Tanah Rantau: Halal Bihalal IKM Pare yang Tak Pernah Putus

April 27, 2026
PBNU: SKANDAL POLITIK – DARI INFILTRASI ZIONIS HINGGA ALIRAN DANA HARAM, MARWAH NU TERGERUS

Jaga NU dari Para Penghamba Kekuasaan

April 27, 2026
Ketika Tembakan Membungkam Retorika: Ironi Trump dan Pers

Ketika Tembakan Membungkam Retorika: Ironi Trump dan Pers

April 27, 2026

Group Link

ADVERTISEMENT
Fusilat News

To Inform [ Berita-Pendidikan-Hiburan] dan To Warn [ Public Watchdog]. Proximity, Timely, Akurasi dan Needed.

Follow Us

About Us

  • About Us

Recent News

Manajemen Risiko Kebijakan Program Terpadu Pencegahan Open Drug Scene di Kawasan Perkotaan Indonesia (Studi Banding Kensington Avenue, Philadelphia dan Kawasan Pasar Senen, Jakarta)

April 27, 2026
IPW: Aneh, Polres Metro Depok Hanya Tetapkan Satu Tersangka Kasus Pengeroyokan

IPW: Aneh, Polres Metro Depok Hanya Tetapkan Satu Tersangka Kasus Pengeroyokan

April 27, 2026

Berantas Kezaliman

Sedeqahkan sedikit Rizki Anda Untuk Memberantas Korupsi, Penyalahgunaan kekuasaan, dan ketidakadilan Yang Tumbuh Subur

BCA No 233 146 5587

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

 

Loading Comments...