• Login
ADVERTISEMENT
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
Fusilat News
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Feature

Pelaku Pembunuhan Karakter Presiden Gunakan Gas 3 Kg: Siapa Dalangnya?

Damai Hari Lubis - Mujahid 212 by Damai Hari Lubis - Mujahid 212
February 5, 2025
in Feature, Politik
0
Share on FacebookShare on Twitter

Oleh: Damai Hari Lubis – Pengamat KUHP (Kebijakan Umum Hukum dan Politik)

Jika ada upaya pembunuhan karakter terhadap presiden melalui kelangkaan gas melon 3 kg, maka pelakunya dapat dengan mudah ditebak. Berdasarkan analisis politik ekonomi, indikasi tersebut mengarah pada sisa-sisa kekuatan politik oligarki era Jokowi yang merasa terganggu bisnisnya atau bahkan khawatir kehilangan dominasi akibat kehadiran oligarki baru (newcomer). Fenomena ini mencerminkan perang oligarki dalam ranah politik dan ekonomi.

Analisis atas dinamika perang oligarki dari sudut pandang politik, ekonomi, dan hukum menunjukkan bahwa beberapa sektor bisnis yang berkembang di era Jokowi kini mengalami hambatan, antara lain:

  1. Program PSN PIK 2 yang diduga melibatkan kongkalikong antara Jokowi dan Aguan Cs menghadapi hambatan dari Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Nusron Wahid.
  2. Program IKN Jokowi di Penajam, Kalimantan Timur, dihentikan sementara sebagaimana dinyatakan oleh Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan RB), Rini Widyantini, tanpa batas waktu yang jelas.
  3. Program TAPERA, yang dinilai dapat merugikan rakyat, ditolak oleh Presiden RI, Prabowo Subianto.

Dengan demikian, keputusan politik dan ekonomi yang diterapkan pada era Jokowi kini dibatasi atau bahkan dihentikan oleh Presiden Prabowo Subianto.

Maka, jika muncul upaya pembunuhan karakter terhadap Presiden Prabowo, mudah untuk menebak siapa aktor di baliknya.

Saat ini, opini publik berkembang bahwa upaya pembunuhan karakter terhadap presiden dilakukan melalui pembatasan distribusi gas melon 3 kg. Bahkan, dampaknya telah nyata dengan adanya korban jiwa di Pamulang, Tangerang Selatan, di mana seorang ibu meninggal dunia saat antre membeli gas.

Secara politik dan hukum tata negara, pembatasan gas melon yang diumumkan oleh Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia, dinilai sebagai kebijakan yang bertentangan dengan arahan Presiden Prabowo. Presiden telah memerintahkan agar pengadaan dan distribusi gas 3 kg dibuka kembali secara luas.

Dengan demikian, siapapun yang bertanggung jawab atas kebijakan yang menimbulkan keresahan di masyarakat dan berpotensi mengurangi kepercayaan publik terhadap Presiden RI kini telah teridentifikasi. Namun, kemungkinan adanya perlawanan dari oligarki lama (old oligarchy) masih terbuka.

Kebijakan publik yang dikeluarkan oleh Kabinet Merah Putih (KMP) terkait polemik PSN PIK 2, pemindahan ASN ke IKN, program TAPERA, serta distribusi gas 3 kg, merupakan keputusan politik yang mendapatkan dukungan luas dari masyarakat. Langkah-langkah ini memperlihatkan keberanian Prabowo dalam menghadapi tantangan yang ditinggalkan oleh pemerintahan sebelumnya.

Dari rangkaian peristiwa politik dan ekonomi di tanah air, siapa penggerak di balik kelangkaan gas melon untuk membunuh karakter Presiden Prabowo dapat dengan mudah diprediksi. Dugaan mengarah pada oligarki era Jokowi dan kelompok konglomerat Aguan Cs, yang berusaha mempertahankan dominasi bisnis mereka.

Motif pembunuhan karakter ini juga dapat dikaitkan dengan ambisi politik tertentu, termasuk kemungkinan adanya skenario untuk mempercepat naiknya Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka ke kursi kepresidenan. Hal ini mengingat bahwa Gibran menduduki posisi RI 2 melalui proses hukum yang kontroversial, termasuk pelanggaran usia dalam aturan pemilu dan dugaan nepotisme dalam keputusan Mahkamah Konstitusi (MK) yang dipimpin oleh Anwar Usman, pamannya sendiri. Putusan MK tersebut berujung pada pemecatan Anwar Usman oleh Majelis Kehormatan MK (MKMK), yang bersifat final dan mengikat.

Peristiwa politik menjelang Pilpres 2024 ini semakin memperjelas bahwa oligarki lama memiliki kepentingan untuk mempertahankan pengaruh mereka, bahkan jika harus menggunakan taktik kotor seperti pembunuhan karakter terhadap Presiden Prabowo.

Dengan adanya indikasi politik oligarki di balik isu kelangkaan gas melon, dugaan adanya permainan politik kotor terhadap Presiden Prabowo tidak dapat diabaikan begitu saja.

Catatan: Pengamat KUHP adalah pakar dalam bidang Kebebasan Menyampaikan Pendapat dan Peran Serta Masyarakat.

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Unsubscribe
ADVERTISEMENT
Previous Post

HMI dalam Dinamika: Peran, Tantangan, dan Harapan ke Depan

Next Post

DPR dan Otoritarianisme Terselubung: Menguji Tata Tertib yang Mengikat Keluar

Damai Hari Lubis - Mujahid 212

Damai Hari Lubis - Mujahid 212

Related Posts

Nyeri Dada Bukan Sekadar Masuk Angin: Mengenali Angin Duduk dan Cara Mencegah Dampaknya
Feature

Nyeri Dada Bukan Sekadar Masuk Angin: Mengenali Angin Duduk dan Cara Mencegah Dampaknya

June 13, 2026
Feature

Ketika Rakyat Hendak Dibenturkan

June 13, 2026
Gelombang Mahasiswa Melawan Prabowo: Ketika Kesabaran Publik Mulai Habis
Birokrasi

Gelombang Mahasiswa Melawan Prabowo: Ketika Kesabaran Publik Mulai Habis

June 13, 2026
Next Post
Rapat Paripurna Pembukaan Masa Sidang IV Tahun Sidang 2023-2024, Dibayangi Wacana Angket DPR

DPR dan Otoritarianisme Terselubung: Menguji Tata Tertib yang Mengikat Keluar

Rapat Komisi I DPR RI Bahas Peretasan PDN, Seru. Kominfo, BSSN dan Telkom Saling Menyalahkan

Kritik Palguna atas DPR, Damai Hari Lubis: Inkonsistensi dan Tumpang Tindih Kewenangan

Notifikasi Berita

Subscribe

STAY CONNECTED

ADVERTISEMENT

Reporters' Tweets

Pojok KSP

  • All
  • Pojok KSP
TNI dan Komcad Bukan Alat Hadapi Demonstrasi Mahasiswa
Birokrasi

TNI dan Komcad Bukan Alat Hadapi Demonstrasi Mahasiswa

by Karyudi Sutajah Putra
June 13, 2026
0

Jakarta - FuilatNews.--, Tentara Nasional Indonesia (TNI) dimobilisasi untuk menghadapi aksi demonstrasi mahasiswa di beberapa titik di Jakarta. Sehari sebelumnya,...

Read more
Aktivis 98 Kutuk Teror Air Keras terhadap Aktivis KontraS Andrie Yunus

Vonis Kasus Andrie Yunus: Pelanggengan Impunitas dan Remiliterisasi

June 12, 2026
IPW Desak Propam Polda Metro Jaya Sidangkan Penyidik Polres Depok

IPW Sarankan Judicial Review ke MK Jika Tak Puas dengan UU Polri Baru

June 12, 2026
Prev Next
ADVERTISEMENT
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

November 16, 2024
Zalimnya Nadiem Makarim

Zalimnya Nadiem Makarim

February 3, 2025
Beranikah Prabowo Melawan Aguan?

Akhirnya Pagar Laut Itu Tak Bertuan

January 29, 2025
Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

January 6, 2025
Copot Kapuspenkum Kejagung!

Copot Kapuspenkum Kejagung!

March 13, 2025
Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

May 19, 2024
Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

24
Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

19
Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

8
Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

7
Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

4
POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

4
Nyeri Dada Bukan Sekadar Masuk Angin: Mengenali Angin Duduk dan Cara Mencegah Dampaknya

Nyeri Dada Bukan Sekadar Masuk Angin: Mengenali Angin Duduk dan Cara Mencegah Dampaknya

June 13, 2026

Ketika Rakyat Hendak Dibenturkan

June 13, 2026
Gelombang Mahasiswa Melawan Prabowo: Ketika Kesabaran Publik Mulai Habis

Gelombang Mahasiswa Melawan Prabowo: Ketika Kesabaran Publik Mulai Habis

June 13, 2026
Jika Korupsi Bisa Diselesaikan dalam Waktu Singkat, Mengapa Prabowo Minta Dua Periode? Tanya Fahri Hamzah

Jika Korupsi Bisa Diselesaikan dalam Waktu Singkat, Mengapa Prabowo Minta Dua Periode? Tanya Fahri Hamzah

June 13, 2026
TNI dan Komcad Bukan Alat Hadapi Demonstrasi Mahasiswa

TNI dan Komcad Bukan Alat Hadapi Demonstrasi Mahasiswa

June 13, 2026
Bagaimana Wapres Gibran Menyelesaikan Rupiah yang Terpuruk dan Ekonomi yang Memburuk?

Bagaimana Wapres Gibran Menyelesaikan Rupiah yang Terpuruk dan Ekonomi yang Memburuk?

June 12, 2026

Group Link

ADVERTISEMENT
Fusilat News

To Inform [ Berita-Pendidikan-Hiburan] dan To Warn [ Public Watchdog]. Proximity, Timely, Akurasi dan Needed.

Follow Us

About Us

  • About Us

Recent News

Nyeri Dada Bukan Sekadar Masuk Angin: Mengenali Angin Duduk dan Cara Mencegah Dampaknya

Nyeri Dada Bukan Sekadar Masuk Angin: Mengenali Angin Duduk dan Cara Mencegah Dampaknya

June 13, 2026

Ketika Rakyat Hendak Dibenturkan

June 13, 2026

Berantas Kezaliman

Sedeqahkan sedikit Rizki Anda Untuk Memberantas Korupsi, Penyalahgunaan kekuasaan, dan ketidakadilan Yang Tumbuh Subur

BCA No 233 146 5587

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

Loading Comments...