• Login
ADVERTISEMENT
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
Fusilat News
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Politik

Pemerintah Gengsi Akui Karya Anies Baswedan, Kelemahan JIS Jadi Bahan Festivalisasi Politik

Redaktur Senior 03 by Redaktur Senior 03
July 6, 2023
in Politik
0
Pemerintah Gengsi Akui Karya Anies Baswedan, Kelemahan JIS Jadi Bahan Festivalisasi Politik
Share on FacebookShare on Twitter

Harusnya FIFA lah yang menentukan layak atau tidak sebuah stadion digunakan, bila ingin mengubah dan merenovasi bagus di lakukan, namun menfestivalisasi kelemahan sebuah karya orang adalah sesuatu yang tidak etis,”

Jakarta – Fusilatnews – Polemik renovasi JIS atau Jakarta International Stadium sarat nuansa politis. sebagai akibat dari ego politik penguasa sehngga enggan menggunakan JIS untuk Piala Dunia U-17 secara “apa adanya”

“Keengganan menggunakan JIS seolah-olah gengsi mengakui kehebatan karya Gubernur Anies Baswedan, demi kemajuan sepak bola Indonesia, sebaiknya JIS digunakan untuk kompetisi piala dunia U-17,” kata Juru Bicara Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Muhammad Iqbal dalam keterangan tertulis pada Kamis 6 Juli 2023.

Iqbal mengatakan PKS menilai ada usaha menyudutkan Anies Baswedan melalui wacana renovasi JIS. Terlebih, ujar dia, salah satu yang menggaungkan wacana tersebut masuk dalam bursa pemilihan presiden dan wakilnya di 2024 nanti.

“Terkait layak tidaknya di pakai dalam kompetisi Piala Dunia U-17 terkesan menyudutkan Anies dan kelemahan-kelemahan JIS difestivalisasi oleh Ketua Umum PSSI Erick Tohir yang juga salah satu kandidat bursa calon Presiden,” ujar dia.

Padahal, kata Iqbal, pemain kelas internasional pernah mencoba langsung lapangan JIS. Ia menyebut para pemain itu bahkan sampai memberikan pujian.

“Apalagi yang di undang adalah orang luar yang tidak tahu perencanaan JIS, padahal beberapa pemain luar negeri yang pernah bermain di JIS memuji bagusnya rumput di JIS,” kata Iqbal.

Selain itu, Iqbal mengatakan mengundang media dan mengungkap kejelekan JIS juga tidak etis. Sebabnya, menurut dia, yang berhak memberikan penilaian adalah FIFA langsung selaku penyelenggara Piala Dunia U-17.

“Harusnya FIFA lah yang menentukan layak atau tidak sebuah stadion digunakan, bila ingin mengubah dan merenovasi bagus di lakukan, namun menfestivalisasi kelemahan sebuah karya orang adalah sesuatu yang tidak etis,” ujar dia.
Erick Thohir menyatakan rumput JIS akan diganti sesuai standar FIFA

Masalahnya rumput Jakarta International Stadium (JIS) menjadi perdebatan terkait klaim tdak standar FIFA menjelang perhelatan laga Piala Dunia FIFA beberapa bulam mendatang.

Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono mengatakan, rumput JIS tidak memenuhi standar FIFA. Karenanya, ada rencana rumput JIS bakal diganti dengan rumput yang berstandar FIFA.

“Kondisi rumput (JIS) sekarang (belum sesuai standar FIFA) menurut ahlinya yang evaluasi 22 stadion termasuk yang memasang rumput GBK untuk Asian Games. Jelas ini tidak masuk dalam standar FIFA kalau dengan kondisi sekarang,” kata Basuki, dilansir Fusilat news, Selasa (4/7/).

Rumput JIS menggunakan rumput hybrid. Rumput ini merupakan jenis rumput yang pertama kali digunakan di stadion Indonesia.

Rumput hybrid merupakan perpaduan antara rumput sintetis dengan rumput alami. Standar pemakaian rumput JIS disebut merupakan rekomendasi FIFA, termasuk campuran rumput sintetis dan alami hingga ketebalannya.

Komposisi rumput hybrid JIS meliputi 5 persen rumput sintetis berjenis limonta dari Italia dan 95 persennya rumput alami berjenis Zoysia matrella dari Boyolali, Jawa Tengah.

Berikut beberapa alasan rumput hybrid digunakan di stadion JIS: Memiliki daya tahan tiga kali lipat Memiliki daya serap air yang lebih baik Cocok dengan kondisi iklim pesisir Biaya pemeliharaan rumput hybrid lebih efektif dan terjangkau.

Berdasarkan Panduan stadion sepak bola FIFA, pemilihan rumput lapangan sepak bola pada dasarnya disesuaikan dengan kebutuhan dan sumber daya masing-masing.

Terdapat tiga jenis rumput yang bisa menjadi pilihan, yaitu: Rumput alami Pitch hibrida Rumput sintetis.

FIFA Natural Turf Guidelines memberikan panduan terkait penggunaan rumput alami harus dicocokkan dengan iklim di wilayah yang ada.

Misalnya, rumput di musim dingin, yang harus mampu beradaptasi di daerah yang lebih dingin, umumnya tumbuh paling baik pada suhu tanah antara 16 dan 24 derajat Celsius.

Sementara rumput musim hangat harus dapat beradaptasi dengan daerah tropis dan tumbuh paling baik pada suhu antara 27 dan 35 derajat Celsius.

FIFA juga mengizinkan penggunaan rumput pitch hibrida. Pitch hibrida adalah serat sintetis yang ditambahkan ke rumput alami dengan tujuan untuk penguatan.

Pitch hibrida menjadi semakin umum dan dalam beberapa kasus menjadi persyaratan sebuah stadion agar mendapat predikat standar FIFA.

Rumput hibrida ini disarankan bagi stadion yang digunakan sebagai lingkungan multiguna. Tapi di stadion yang lebih kecil atau kurang intensif digunakan, lapangan rumput alami lebih disarankan.

FIFA juga mengakui penggunaan rumput sintetis. Hal ini karena ketahanannya pada cuaca dan penggunaan yang lebih intens.

Rumput sintetis bisa menjadi alternatif terbaik dibanding rumput alami. Bahkan, rumput sintetis telah ada selama beberapa dekade dan telah digunakan dalam olahraga yang berbeda.

Hanya lapangan sintetis yang telah diuji di laboratorium dan sesuai dengan kriteria pengujian dari Program Kualitas FIFA yang dinyatakan berstandar FIFA.

Untuk mengidentifikasi lapangan rumput sepak bola, FIFA memberikan tanda FIFA QUALITY pada lapangan yang memenuhi standar.

Selain itu, FIFA juga memberikan tanda FIFA QUALITY PRO pada lapangan yang dipastikan memiliki performa permainan tertinggi untuk sepak bola tingkat profesional.

Sedangkan Ketua Umum PSSI Erick Thohir bersama Menteri PUPR Basuki Hadimuljono menyatakan JIS tidak sesuai standar FIFA karena terdapat sejumlah kekurangan, terutama pada penggunaan rumput hibrida.

Kesimpulan itu disampaikan setelah keduanya bersama dengan Pj Gubernur DKI Jakarta Heru Budi Hartono mengunjungi stadion yang dibangun era Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan pada Selasa, 4 Juli 2023.

Peninjauan itu dilakukan untuk mengecek kelayakan JIS sebagai tempat pertandingan Piala Dunia U-17 2023. Ajang piala dunia level U-17 itu rencananya akan digelar November-Desember mendatang.

Menurut Basuki Hadimuljono, salah satu poin utama yang dievaluasi dari JIS adalah penggunaan rumput yang tidak sesuai standar FIFA. Menurut dia, rumput di JIS harus diganti dengan yang baru.

“Hari ini kami melihat JIS, stadion yang bagus namun kami evaluasi, kalau nanti dievaluasi FIFA mudahan-mudahan bisa memenuhi standar, salah satu yang utama rumput,” kata Basuki.

Soal rumput JIS yang tidak sesuai standar FIFA itu, Basuki mendasarkan pada pernyataan ahli agronomi rumput bernama Kamal. Tidak dijelaskan lebih jauh soal latar belakang Kamal.

Kamal yang ikut dalam peninjauan ke JIS bersama Erick Thohir dan Basuki, dan ikut melihat rumput JIS.

“Bapak Kamal sebagai ahli dan agronomi rumput di stadion. Menurut beliau harus diganti ini kalau mau tiga bulan bisa dipakai, itu untuk jangka pendek saja. Mungkin jangka panjang harus diubah rumputnya,” kata Basuki.

Senada dengan Basuki, Ketua Umum PSSI Erick Thohir juga mendasarkan pendapatnya pada Kamal, orang yang disebut sebagai ahli agronomi rumput.

Erick mengatakan berdasarkan ahli agronomi rumput Kamal, perbaikan rumput di JIS dapat memakan waktu tiga bulan. Permasalahan rumput JIS menyangkut media tanam sintesis, sehingga akar rumput alami tidak masuk ke dalam tanah.

“Kalau jenis rumputnya sama dengan yang digunakan di Si Jalak Harupat, Gelora Bung Tomo, di Palembang, sama jenisnya. Solusinya, menurut Pak Kamal adalah memindahkan rumput yang sudah jadi seperti pekerjaan kita di GBK waktu Asian Games,” kata Erick seperti dilansir dari Antara, Selasa, (4/7)

Sebagiamana kita ketahui Chairman Karya Rama Prima (KaerPe) Qamal Mustaqim sedangkan Karya Rama Prima (KaerPe) adalah perusahaan yang bergerak di bidang pengadaan rumput.

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Unsubscribe
ADVERTISEMENT
Previous Post

Pekerjaan Proyek Renovasi JIS Akan Dikeroyok untuk Kejar Tenggat Venue Piala Dunia FIFA U17

Next Post

Panji Gumilang Diancam dengan Pasal Berlapis. Penistaan Agama dan Penyebaran Hoaks

Redaktur Senior 03

Redaktur Senior 03

Related Posts

Feature

KERUNTUHAN DEMOKRASI?

April 26, 2026
Mas Wowo – Jangan Seperti Cowboy, Masuk Kota Hanya Bikin Onar
Feature

Siapa yang Harus Mengerti: Presiden Memahami Rakyat atau Rakyat Memahami Presiden?

April 25, 2026
Jangan Lawan Parpol!
Feature

Jangan Lawan Parpol!

April 24, 2026
Next Post
Panji Gumilang Tuding MUI Tanamkan Kebencian Masyarakat Kepada Ma’had Al Zaitun

Panji Gumilang Diancam dengan Pasal Berlapis. Penistaan Agama dan Penyebaran Hoaks

Pemerintah Dituding Gelar Proyek Renovasi JIS Untuk  Mencari-cari Kesalahan Anies

Pemerintah Dituding Gelar Proyek Renovasi JIS Untuk  Mencari-cari Kesalahan Anies

Notifikasi Berita

Subscribe

STAY CONNECTED

ADVERTISEMENT

Reporters' Tweets

Pojok KSP

  • All
  • Pojok KSP
Letkol Teddy dan Senyum Mona Lisa
Feature

Letkol Teddy dan Senyum Mona Lisa

by Karyudi Sutajah Putra
April 24, 2026
0

Oleh: Karyudi Sutajah Putra, Analis Politik Konsultan & Survei Indonesia (KSI) Jakarta - Letkol Teddy Indra Wijaya kini sudah bisa...

Read more
Polisi itu Angkatan Perang – Tentara itu Polisi?

RPP Tugas TNI: Wujud Remiliteriasi yang Bahayakan Kehidupan Demokrasi

April 24, 2026
Jangan Lawan Parpol!

Jangan Lawan Parpol!

April 24, 2026
Prev Next
ADVERTISEMENT
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

November 16, 2024
Zalimnya Nadiem Makarim

Zalimnya Nadiem Makarim

February 3, 2025
Beranikah Prabowo Melawan Aguan?

Akhirnya Pagar Laut Itu Tak Bertuan

January 29, 2025
Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

January 6, 2025
Copot Kapuspenkum Kejagung!

Copot Kapuspenkum Kejagung!

March 13, 2025
Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

May 19, 2024
Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

24
Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

19
Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

8
Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

7
Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

4
POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

4

Menjaga Langit Nusantara: Menakar Marwah Bebas Aktif di Tengah Krisis Karakter Bangsa

April 26, 2026

KSP Sentil Puan: Prabowo-Gibran Lahir dari Pelanggaran Etika

April 26, 2026

Manajemen Risiko Nestlé, Risiko Kesehatan & Politik, Reputasi & Business Sustainability serta Sasaran Program MBG di Indonesia

April 26, 2026
Tiga Prajurit TNI Gugur dalam Serangan di Lebanon, Indonesia Kutuk Keras

Tiga Prajurit TNI Gugur dalam Serangan di Lebanon, Indonesia Kutuk Keras

April 26, 2026
Hak Cipta Jurnalistik: Pilar Perlindungan atau Belenggu bagi Literasi Publik?

Hak Cipta Jurnalistik: Pilar Perlindungan atau Belenggu bagi Literasi Publik?

April 26, 2026
Aksi Massa di Kaltim: Kemewahan Pejabat dan Politik Anggaran Jadi Pemantik Kemarahan Publik

Aksi Massa di Kaltim: Kemewahan Pejabat dan Politik Anggaran Jadi Pemantik Kemarahan Publik

April 26, 2026

Group Link

ADVERTISEMENT
Fusilat News

To Inform [ Berita-Pendidikan-Hiburan] dan To Warn [ Public Watchdog]. Proximity, Timely, Akurasi dan Needed.

Follow Us

About Us

  • About Us

Recent News

Menjaga Langit Nusantara: Menakar Marwah Bebas Aktif di Tengah Krisis Karakter Bangsa

April 26, 2026

KSP Sentil Puan: Prabowo-Gibran Lahir dari Pelanggaran Etika

April 26, 2026

Berantas Kezaliman

Sedeqahkan sedikit Rizki Anda Untuk Memberantas Korupsi, Penyalahgunaan kekuasaan, dan ketidakadilan Yang Tumbuh Subur

BCA No 233 146 5587

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist