Dalam acara Market Sounding IKN di Jakarta Kamis (23/2/23). Pemerintah memutuskan akan memindah tugaskan ANS berusia relatif mudah (Milenial ) yaitu generasi yang lahir pada 1981-1996 (saat ini berusia 26-41 tahun).ke Ibu Kota Nusantara di Penajam Passer Kalimantan Timur.
Aparatur Sipil Negara (ASN) generasi milenial harus bersiap lebih dulu berpindah ke Ibu Kota Nusantara di Kalimantan Timur. Pemindahan akan dilakukan secara bertahap hingga 2024 nanti. Meskipun di akar rumput kalangan PNS, terendus kegelisahan mereka soal rencana pemindahan PNS ke IKN.
“ASN milenial akan menjadi penduduk awal di sana, kita ada staging (pemindahan) 2022 – 2024,” kata Wakil Kepala Otorita IKN Nusantara Dhony Rahajoe,
Dhony menjelaskan saat ini pihaknya sedang berusaha membangun ekosistem bagi masyarakat yang akan pindah ke IKN. Setidaknya ada rumah sakit, pendidikan, pusat perbelanjaan, hingga tempat hiburan.
“2024 itu kita harapkan ada momentum sampai Perpres keluar. IKN pindah semua ASN milenial. ada tempat bekerja, rumah tinggal, dan ekosistem kebutuhan dasar,” katanya.
Dalam kesempatan terpisah, Kepala Otorita IKN Nusantara Bambang Susantono menjelaskan empat komponen populasi yang akan mengisi IKN.
Pertama pekerja yang jumlahnya diperkirakan mencapai 100.000 orang,
Selanjutnya disusul oleh TNI, ASN, dan Polri yang dipindahkan secara bertahap sampai 2024.
Ketiga, dari investasi swasta yang akan membuat populasi tersendiri
“Contoh tadi ada JIS, boarding school, atau universitas lainnya. ada beberapa juga SD – SMA yang akan buat boarding school disana cuma belum bisa dibocorkan,” katanya.
Lalu ada masyarakat asli yang tinggal pada daerah tersebut.
“Dan saya kira secara bertahap akan kita lihat ke depannya kita ingin memantapkan, bahwa ini kan seperti chicken and egg. kita sudah mulai mendengar, katakanlah RS, ada bangun RS pasti ada susternya, ada pegawai yang merupakan basis populasi,” kata Bambang.
Dalam kesempatan sebelumnya kebijakan pemerintah untuk memulai memindahkan ASN ke IKN menuai keresahan dikalangan para ASN.
Dalam diskusi Forum Merdeka Barat tentang IKN, Rabu (2/2/2022). Beberapa PNS yang masuk dalam pemindahan di tahap awal mempertanyakan mengenai nasib pendidikan anaknya jika ikut pindah ke IKN.
“Saya ASN di Kementerian klaster pertama pindah ke IKN. Apakah saat pindah nanti fasilitas pendidikan anak kami tersedia?” tanya beberapa peserta forum diskusi.
Terkait permasalahan ini, Kasatgas Perencanaan Pembangunan Infrastruktur IKN PUPR Imam Santoso Ernawi menyebutkan, para PNS tak perlu khawatir jika pindah ke IKN. Sebab, semua fasilitas akan disediakan oleh pemerintah.
“Mungkin dapat dijelaskan seperti saya jelaskan tadi di perumahan itu nanti ada perumahan ASN dan juga perumahan umum. Iu otomatis akan ada sesuai standar teknis fasilitas disediakan. Itu akan dilakukan khusus di perumahan, utamanya di rumahan ASN,” jelas Imam.
Menurutnya, pemerintah tidak hanya memikirkan mengenai kepindahan PNS nya saja tetapi juga keluarganya yang ikut. Sehingga perumahan di IKN tidak hanya di fasilitasi dengan pendidikan namun juga pasar rakyat.
“Ini perumahan umum, jadi bukan hanya rumah, akan ada sekolah pasar dan sebagainya,” kata Imam



















