• Login
ADVERTISEMENT
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
Fusilat News
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Cross Cultural

Pepeling Kolot Sunda

fusilat by fusilat
February 21, 2024
in Cross Cultural, Feature, Komunitas
0
Pepeling Kolot Sunda
Share on FacebookShare on Twitter

Oleh : DR. Ateng Kusnandar Adisaputra

Penulis adalah Kepala Bidang Bina Perpustakaan dan Budaya Gemar Membaca, Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Daerah Provinsi Jawa Barat, serta Dosen Luar Biasa Universitas Al-Ghifari Bandung

 

PEPELING Kolot Sunda merupakan perkataan yang berasal dari para sesepuh, karuhun, pupuhu, leluhur, tokoh orang-orang terdahulu, di dalamnya memiliki makna sangat mendalam, mengandung filosofi yang amat luhur. Pepeling Kolot Sunda baheula merupakan pepatah orang tua terdahulu yang diketahui dan diturunkan secara turun temurun, dari mulut ke mulut, dari generasi ke generasi berikutnya, sudah berabad-abad usianya, yang masih sesuai dan tidak tergerus dengan perkembangan jaman.

Pepeling Kolot Sunda, apabila kita pelajari, kita talungtik (basa Sunda), kita telaah, kita resapi makna nya secara mendalam, banyak sekali pelajaran yang sangat berharga, dan memiliki manfaat atau pepeling (pengingat) untuk diimplementasikan dalam mengarungi kehidupan yang penuh tantangan dan dinamika di era digital ini.

Pepeling Kolot Sunda ini akan kita selaraskan dengan pelaksanaan tugas dan fungsi manusia sebagai khalifah di dunia, di mana setiap orang harus memiliki kompetensi, dan keahlian sesuai tuntutan pekerjaannya, dan untuk terus adaftif dengan perkembangan teknologi dan informasi.

Pepeling kolot sunda tersebut, di antaranya seperti di bawah ini :

Lain Palid Ku Cikiih Lain Datang Ku Cileuncang (Harus ada tujuan yang jelas sebelum melangkah)

Pepeling Kolot Sunda ini, setiap pasti memiliki jabatan, baik itu di pemerintahan, maupun di perusahaan swasta. Sebagai perumus kebijakan, pelayan masyarakat, perekat dan pemersatu bangsa harus memiliki tujuan, memiliki target kinerja yang terencana dan jelas setiap tahunnya, sebagaimana tertuang dalam Visi dan Misi, yang selanjutnya diimplementasikan dalam program dan kegiatan untuk kesejahteraan masyarakat.

Taraje Nanggeuh Dulang Tinande (Setiap tugas harus dilaksanakan dengan baik dan benar)

 Sebagai seorang pegawai/karyawan pasti memiliki tugas dan fungsi, untuk itu harus dilaksanakan dengan penuh tanggungjawab, berdisiplin, memiliki loyalitas terhadap tugas yang diberikan. Setiap pegawai/karyawan harus memiliki tekad dan kemauan untuk berbuat yang terbaik bagi kemajuan organisasi. Dalam melaksanakan tugas selalu berpikir positif, arif, dan bijaksana. Memiliki kreativitas yang tinggi dalam pelaksanan tugas. Doing the right things, setiap pegawai/karyawan harus melakukan hal-hal yang benar, dan juga doing things right yaitu melakukan hal-hal dengan benar, awas jangan sampai salah dalam bekerja.

Ulah Lunca Linci Luncat Mulang Udar Tina Tali Gadang, Ulah Lali Tina Purwadaksina (Harus mengikuti etika yang ada)

Setiap pegawai/karyawan dalam melaksanakan tugas dan fungsi selalu berpedoman pada etika dalam bernegara, dalam pelayanan kepada para pelanggan, dalam berorganisasi, dalam pergaulan di masyarakat, serta terhadap diri sendiri dan sesama pegawai/karyawan. Hindari perbuatan yang sifatnya negatif seperti : memberikan pelayanan yang diskriminatif, tidak akomodatif, dan tidak sesuai prosedur.

Ulah Ngaliarken Taleus Ateul (Jangan menyebarkan isu, hoax)

Di era digitalisasi ini, berbagai informasi dengan cepat dan mudah bisa kita dapatkan melalui berbagai media sosial. Banyak informasi yang belum tentu kebenarannya, maka diperlukan ketelitian dan kejelian untuk menyaringnya. Untuk itu, setiap pegawai/karyawan tidak boleh terbawa arus menyebarkan berita bohong atau berita hoax yang tidak jelas data dan faktanya, karena kalau terbukti menyebarkan berita hoax, maka ada sanksi yang harus ia terima sesuai peraturan perundang-undangan.

Neangan Luang Ti Papada Urang (Belajar mencari wawasan pengetahuan dan pengalaman dari orang lain)

 Pepeling Kolot Sunda ini, sangat relevan dengan konsep thinking across (belajar dari pengalaman negara/organisasi lain).  Dalam arti, setiap pegawai/karyawan harus belajar dari pengalaman dan pemikiran orang lain dalam mengelola sebuah perusahaan/organisasi, yang pada akhirnya akan didapat ide-ide dan pemikiran segar dalam melakukan inovasi bagi perbaikan kebijakan, strategi, dan program bagi peningkatan kesejahteraan anggota perusahaan/organisasi dan masyarakat.

Ngeduk Cikur Kedah Mitutur, Nyokel Jahe Kedah Micarek (Tidak boleh korupsi, maling nilep, kalau mau mengambil sesuatu harus seijin yang punya)

 Setiap perusahaan/organisasi pasti memiliki aturan tentang hak dan kewajiban, serta larangan yang harus diikuti dan dipatuhi oleh para pegawai/karyawan. Larangan yang tidak boleh dilakukan oleh pegawai/karyawan, seperti : menyalah gunakan wewenang, melakukan pungutan di luar ketentuan, melakukan kegiatan yang merugikan seperti korupsi, kolusi, nepotisme, menerima hadiah yang berhubungan dengan jabatan dan/atau pekerjaan, meminta sesuatu yang berhubungan dengan jabatan.

Kudu Paheuyeuk-heuyeuk Leungeun, Paantay-antay Panangan (Saling bekerjasama membangun kemitraan)

Tantangan dan permasalahan yang dihadapi oleh perusahaan/organisasi semakin berat dan kompleks, banyak permasalahan yang dihadapi dan tidak bisa diselesaikan hanya oleh perusahaan/organisasi sendiri, akan tetapi harus melibatkan berbagai pihak yang berkepentingan. Untuk itu setiap permasalahan yang berat dan kompleks, penyelesaiannya dilakukan secara kolaborasi, membangun jejaring kemitraan dengan berbagai pihak seperti : melibatkan perguruan tinggi, dunia usaha/bisnis, keberadaan komunitas-komunitas, dan tak lupa keberadaan media juga bisa membantu dalam penyelesaian masalah.

Kacai Jadi Saleuwi, Ka Darat Jadi Salogak (Kompak, harmonis dalam kebersamaan atau team work)

 Pepeling Kolot Sunda ini,  mensyaratkan bahwa dalam melaksanakan tugas dan fungsi serta pencapaian tujuan perusahaan/organisasi, perlu dipupuk dengan dilandasi sikap yang memiliki kekompakan, bersatu padu, semua ikut terlibat dalam penyelesaian tugas. Harmonis, rukun, guyub (basa Sunda) dalam melaksanakan pelayanan publik. Dibentuk team work yang kuat dan solid, personilnya memiliki kompetensi sesuai penugasan.

Kudu Silih Asih, Silih Asah Jeung Silih Asuh (Harus saling mencintai, memberi nasihat dan mengayomi)

 Dalam pelaksanaan tugas dan fungsi, setiap pegawai/karyawan harus saling mencintai, memberi nasihat dan mengayomi. Keluarga besar perusahaan/organisasi terdiri dari berbagai latar belakang suku, ras, agama, usia, pendidikan, pengalaman pekerjaan, perlu ditumbuhkan rasa saling mencintai, menghargai, saling memberi nasihat.

Itulah sebagian Pepeling Kolot Sunda, bila Pepeling Kolot Sunda tersebut diimplementasikan oleh setiap pegawai/keryawan dalam pelaksanaan tugas dan fungsi, tentunya akan membawa kebaikan dan kebarokahan, Aamiin. Semoga. (*)

 

 

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Unsubscribe
ADVERTISEMENT
Previous Post

Gerindra Mulai Sibuk Bergerilya Membangun Komunikasi, Isyaratkan Ada Partai Lawan akan Bergabung

Next Post

Pakar : Kelelahan Tak Sebabkan Orang Meninggal Mendadak

fusilat

fusilat

Related Posts

Rismon Sianipar: Ketika “Ilmiah” Menjadi Senjata, Lalu Berbalik Menjadi Bumerang
Feature

Rismon Sianipar: Ketika “Ilmiah” Menjadi Senjata, Lalu Berbalik Menjadi Bumerang

April 17, 2026
Baru Dilantik, Ketua Ombudsman Langsung Berhadapan dengan Hukum
Crime

Baru Dilantik, Ketua Ombudsman Langsung Berhadapan dengan Hukum

April 17, 2026
Ini Bukan Dendam Biasa: Jejak Pembusukan Hukum di Balik Kasus Andrie Yunus
Birokrasi

Ini Bukan Dendam Biasa: Jejak Pembusukan Hukum di Balik Kasus Andrie Yunus

April 17, 2026
Next Post
Pakar : Kelelahan Tak Sebabkan Orang Meninggal Mendadak

Pakar : Kelelahan Tak Sebabkan Orang Meninggal Mendadak

Terkait Sirekap, Pakar Tekhnologi Sudah Ingatkan Jau Hari

Terkait Sirekap, Pakar Tekhnologi Sudah Ingatkan Jau Hari

Notifikasi Berita

Subscribe

STAY CONNECTED

ADVERTISEMENT

Reporters' Tweets

Pojok KSP

  • All
  • Pojok KSP
Blanket Overflight Militer AS Ancaman Serius bagi Kedaulatan Indonesia
News

Blanket Overflight Militer AS Ancaman Serius bagi Kedaulatan Indonesia

by fusilat
April 17, 2026
0

Jakarta-FusilatNews - Awal minggu ini beredar sejumlah laporan media internasional yang mengungkap adanya upaya Amerika Serikat (AS) untuk memperoleh akses...

Read more
Kekerasan Seksual di Kampus: Urgensi Tranformasi Holistik Lewat “Inclusive University Governance”

Kekerasan Seksual di Kampus: Urgensi Tranformasi Holistik Lewat “Inclusive University Governance”

April 15, 2026
Tanah dan Bangunan di Jalan Teuku Umar No 2 Menteng Bukan Milik Kemenhan RI, Ini Alasannya!

Tanah dan Bangunan di Jalan Teuku Umar No 2 Menteng Bukan Milik Kemenhan RI, Ini Alasannya!

April 13, 2026
Prev Next
ADVERTISEMENT
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

November 16, 2024
Zalimnya Nadiem Makarim

Zalimnya Nadiem Makarim

February 3, 2025
Beranikah Prabowo Melawan Aguan?

Akhirnya Pagar Laut Itu Tak Bertuan

January 29, 2025
Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

January 6, 2025
Copot Kapuspenkum Kejagung!

Copot Kapuspenkum Kejagung!

March 13, 2025
Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

May 19, 2024
Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

24
Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

19
Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

8
Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

7
Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

4
POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

4
Rismon Sianipar: Ketika “Ilmiah” Menjadi Senjata, Lalu Berbalik Menjadi Bumerang

Rismon Sianipar: Ketika “Ilmiah” Menjadi Senjata, Lalu Berbalik Menjadi Bumerang

April 17, 2026
Pilkada Jakarta Selesai, Inisial S atau Kaesang?

PSI Klaim ‘Borong’ Kader NasDem, Nama-nama Disimpan: Manuver Senyap atau Sinyal Perang Politik?

April 17, 2026
Baru Dilantik, Ketua Ombudsman Langsung Berhadapan dengan Hukum

Baru Dilantik, Ketua Ombudsman Langsung Berhadapan dengan Hukum

April 17, 2026
Ini Bukan Dendam Biasa: Jejak Pembusukan Hukum di Balik Kasus Andrie Yunus

Ini Bukan Dendam Biasa: Jejak Pembusukan Hukum di Balik Kasus Andrie Yunus

April 17, 2026
Indonesia Tidak Pernah Ajeg – Aneh Sendiri. Presidensial dalam Konstitusi, Parlementer dalam Praktik

Indonesia Tidak Pernah Ajeg – Aneh Sendiri. Presidensial dalam Konstitusi, Parlementer dalam Praktik

April 17, 2026
Negara Kesatuan dengan Rasa Federal

Negara Kesatuan dengan Rasa Federal

April 17, 2026

Group Link

ADVERTISEMENT
Fusilat News

To Inform [ Berita-Pendidikan-Hiburan] dan To Warn [ Public Watchdog]. Proximity, Timely, Akurasi dan Needed.

Follow Us

About Us

  • About Us

Recent News

Rismon Sianipar: Ketika “Ilmiah” Menjadi Senjata, Lalu Berbalik Menjadi Bumerang

Rismon Sianipar: Ketika “Ilmiah” Menjadi Senjata, Lalu Berbalik Menjadi Bumerang

April 17, 2026
Pilkada Jakarta Selesai, Inisial S atau Kaesang?

PSI Klaim ‘Borong’ Kader NasDem, Nama-nama Disimpan: Manuver Senyap atau Sinyal Perang Politik?

April 17, 2026

Berantas Kezaliman

Sedeqahkan sedikit Rizki Anda Untuk Memberantas Korupsi, Penyalahgunaan kekuasaan, dan ketidakadilan Yang Tumbuh Subur

BCA No 233 146 5587

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

 

Loading Comments...