• Login
ADVERTISEMENT
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
Fusilat News
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Feature

Peran BUMN dalam Ekonomi: Antara Kepentingan Publik dan Lahan Korupsi

Ali Syarief by Ali Syarief
March 6, 2025
in Feature, Layanan Publik
0
Peran BUMN dalam Ekonomi: Antara Kepentingan Publik dan Lahan Korupsi
Share on FacebookShare on Twitter

FusilatNews -Di banyak negara, Badan Usaha Milik Negara (BUMN) memiliki peran strategis dalam perekonomian nasional. Namun, di Indonesia, keberadaan BUMN sering kali menjadi polemik, terutama karena banyak di antaranya mengalami kerugian besar dan menjadi lahan korupsi bagi pejabat serta politisi penguasa. Ketika sahabat saya bertanya bagaimana cara menswastanisasikan BUMN yang terus merugi, saya hanya bisa menjawab bahwa saya sudah bosan membahasnya. Sebab, bukan hanya telah banyak menulis tentangnya, tetapi juga pernah mengirimkan kritik langsung kepada para pemangku kebijakan, seperti Dahlan Iskan dan Erick Thohir. Namun, masalah ini tetap berlarut-larut tanpa solusi yang konkret.

Tiga Pilar Ekonomi dan Ketidakseimbangan Struktural

Secara teori, ekonomi nasional seharusnya ditopang oleh tiga pelaku utama: BUMN, usaha swasta, dan koperasi. Ketiga entitas ini memiliki fungsi berbeda yang seharusnya saling melengkapi, bukan bersaing di dalam satu arena yang sama. Namun, realitas di Indonesia menunjukkan bahwa ketiga pelaku ekonomi ini tidak ditempatkan sesuai dengan perannya yang ideal.

  1. BUMN: Seharusnya bertindak sebagai agen pembangunan dalam sektor-sektor strategis yang kurang menarik bagi swasta, seperti infrastruktur, energi, dan transportasi publik. Namun, alih-alih menjadi pelopor pembangunan, banyak BUMN justru menjadi alat kekuasaan yang disalahgunakan untuk kepentingan politik dan rente ekonomi.
  2. Swasta: Harusnya menjadi motor penggerak utama ekonomi yang berbasis efisiensi dan inovasi. Namun, di Indonesia, swasta sering kali kalah bersaing dengan BUMN yang mendapat keistimewaan dari negara, baik dalam bentuk subsidi, monopoli, maupun kemudahan regulasi.
  3. Koperasi: Seharusnya menjadi wadah ekonomi kerakyatan yang berbasis gotong royong dan inklusif. Sayangnya, koperasi sering kali terpinggirkan karena kurangnya dukungan kebijakan yang berpihak, sementara BUMN justru mendominasi sektor-sektor yang seharusnya bisa digarap koperasi.

Karena ketidakseimbangan ini, ekonomi nasional bukan hanya gagal mencapai pertumbuhan yang inklusif, tetapi juga membentuk struktur persaingan yang timpang. Swasta dan koperasi kerap dipaksa bertarung di arena yang tidak adil dengan BUMN yang memiliki modal negara dan berbagai privilese lainnya.

BUMN di Negara-Negara Maju: Studi Komparatif

Jika dibandingkan dengan negara-negara maju, peran BUMN di Indonesia terlihat sangat berbeda.

  • Jerman: Pemerintah memiliki perusahaan seperti Deutsche Bahn (kereta api) dan perusahaan energi seperti Uniper. Namun, mereka dioperasikan dengan standar manajemen profesional yang tinggi, tanpa intervensi politik yang berlebihan.
  • Prancis: Air France dan EDF (perusahaan listrik) adalah contoh BUMN yang tetap bersaing dengan swasta secara sehat karena regulasi yang mendukung persaingan adil.
  • Amerika Serikat: Hampir tidak ada BUMN dalam sektor komersial, kecuali dalam industri pertahanan seperti Lockheed Martin yang mendapatkan kontrak besar dari pemerintah. Namun, sektor ini tetap dijalankan dengan mekanisme pasar yang ketat.

Keberhasilan BUMN di negara-negara tersebut tidak lepas dari penerapan tata kelola yang transparan, kebijakan anti-korupsi yang ketat, serta persaingan yang sehat dengan sektor swasta.

BUMN Indonesia: Lahan Subur bagi Korupsi?

Di Indonesia, BUMN sering kali menjadi alat kepentingan politik dan ekonomi kelompok tertentu. Contohnya adalah kasus korupsi di perusahaan seperti Garuda Indonesia, Jiwasraya, dan Asabri yang menyebabkan kerugian negara hingga triliunan rupiah. Fenomena ini bukan hanya mencerminkan buruknya tata kelola, tetapi juga menunjukkan bagaimana BUMN dijadikan instrumen bagi pejabat dan politisi untuk memperkaya diri sendiri.

Korupsi di BUMN umumnya terjadi dalam bentuk:

  • Penyalahgunaan anggaran dan proyek fiktif
  • Pengangkatan direksi berdasarkan kedekatan politik, bukan kompetensi
  • Monopoli pasar yang merugikan persaingan sehat

Tanpa reformasi menyeluruh, BUMN akan terus menjadi beban negara, bukan aset strategis.

Solusi: Restrukturisasi atau Privatisasi?

Menghadapi realitas ini, ada dua opsi yang bisa diambil:

  1. Restrukturisasi Total
    • Memperketat tata kelola dengan menerapkan sistem audit independen
    • Membatasi intervensi politik dalam pengelolaan BUMN
    • Menjadikan BUMN hanya berfokus pada sektor-sektor yang memang membutuhkan peran negara
  2. Privatisasi Terbatas
    • Swastanisasi sebagian BUMN yang terbukti tidak efektif dan tidak strategis
    • Mendorong keterlibatan investor swasta dalam pengelolaan BUMN melalui skema kemitraan
    • Memastikan bahwa privatisasi dilakukan dengan transparan dan tidak hanya menguntungkan oligarki tertentu

Namun, baik restrukturisasi maupun privatisasi harus dilakukan dengan kehati-hatian. Privatisasi yang salah justru bisa menciptakan kartel baru, sementara restrukturisasi yang setengah hati hanya akan melanggengkan praktik korupsi.

Kesimpulan

Peran BUMN dalam perekonomian seharusnya tidak hanya menjadi alat negara untuk menggerakkan pembangunan, tetapi juga sebagai institusi yang profesional dan bersih dari korupsi. Sayangnya, di Indonesia, BUMN lebih sering menjadi beban ketimbang solusi. Jika ingin melihat perubahan nyata, kita harus menggeser paradigma pengelolaan BUMN dari sekadar alat politik menjadi instrumen ekonomi yang kompetitif dan berkelanjutan. Apakah ini mungkin? Sejarah menunjukkan bahwa tanpa perubahan struktural dan politik yang mendasar, harapan tersebut mungkin hanya menjadi utopia.

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Unsubscribe
ADVERTISEMENT
Previous Post

Apa Kata Wakil Gubernur Jakarta, Soal Penanganan Banjir Jakarta

Next Post

Dua Perusahaan Manufaktur Produsen Sepatu OLahraga, PHK Lagi Ribuan Buruh

Ali Syarief

Ali Syarief

Related Posts

RPP Manajemen ASN: Karpet Merah Dwifungsi dan Ilusi Resiprokalitas yang “Omong Kosong”
Birokrasi

RPP Manajemen ASN: Karpet Merah Dwifungsi dan Ilusi Resiprokalitas yang “Omong Kosong”

April 27, 2026
Pak Prabowo Subianto, Negara Ini Butuh Akademisi yang Berani, Bukan yang Dibungkam
Birokrasi

Pak Prabowo Subianto, Negara Ini Butuh Akademisi yang Berani, Bukan yang Dibungkam

April 27, 2026
Economy

Manajemen Risiko Kebijakan Program Terpadu Pencegahan Open Drug Scene di Kawasan Perkotaan Indonesia (Studi Banding Kensington Avenue, Philadelphia dan Kawasan Pasar Senen, Jakarta)

April 27, 2026
Next Post
Dua Perusahaan Manufaktur Produsen Sepatu OLahraga, PHK Lagi Ribuan Buruh

Dua Perusahaan Manufaktur Produsen Sepatu OLahraga, PHK Lagi Ribuan Buruh

Mungkin Sudah Saatnya Rakyat Angkat Bambu Runcing

Mungkin Sudah Saatnya Rakyat Angkat Bambu Runcing

Notifikasi Berita

Subscribe

STAY CONNECTED

ADVERTISEMENT

Reporters' Tweets

Pojok KSP

  • All
  • Pojok KSP
IPW: Aneh, Polres Metro Depok Hanya Tetapkan Satu Tersangka Kasus Pengeroyokan
Crime

IPW: Aneh, Polres Metro Depok Hanya Tetapkan Satu Tersangka Kasus Pengeroyokan

by fusilat
April 27, 2026
0

Jakarta-FusilatNews.- Suharyono alias Dobrak (42), yang sehari-hari bekerja sebagai buruh harian lepas, kini menyandang status tersangka berdasarkan Surat Ketetapan Tersangka...

Read more
Letkol Teddy dan Senyum Mona Lisa

Letkol Teddy dan Senyum Mona Lisa

April 24, 2026
Polisi itu Angkatan Perang – Tentara itu Polisi?

RPP Tugas TNI: Wujud Remiliteriasi yang Bahayakan Kehidupan Demokrasi

April 24, 2026
Prev Next
ADVERTISEMENT
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

November 16, 2024
Zalimnya Nadiem Makarim

Zalimnya Nadiem Makarim

February 3, 2025
Beranikah Prabowo Melawan Aguan?

Akhirnya Pagar Laut Itu Tak Bertuan

January 29, 2025
Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

January 6, 2025
Copot Kapuspenkum Kejagung!

Copot Kapuspenkum Kejagung!

March 13, 2025
Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

May 19, 2024
Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

24
Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

19
Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

8
Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

7
Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

4
POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

4
RPP Manajemen ASN: Karpet Merah Dwifungsi dan Ilusi Resiprokalitas yang “Omong Kosong”

RPP Manajemen ASN: Karpet Merah Dwifungsi dan Ilusi Resiprokalitas yang “Omong Kosong”

April 27, 2026
Pelantikan Senyap di Istana: Siapa Digeser, Siapa Diselamatkan?

Pelantikan Senyap di Istana: Siapa Digeser, Siapa Diselamatkan?

April 27, 2026
Pak Prabowo Subianto, Negara Ini Butuh Akademisi yang Berani, Bukan yang Dibungkam

Pak Prabowo Subianto, Negara Ini Butuh Akademisi yang Berani, Bukan yang Dibungkam

April 27, 2026

Manajemen Risiko Kebijakan Program Terpadu Pencegahan Open Drug Scene di Kawasan Perkotaan Indonesia (Studi Banding Kensington Avenue, Philadelphia dan Kawasan Pasar Senen, Jakarta)

April 27, 2026
IPW: Aneh, Polres Metro Depok Hanya Tetapkan Satu Tersangka Kasus Pengeroyokan

IPW: Aneh, Polres Metro Depok Hanya Tetapkan Satu Tersangka Kasus Pengeroyokan

April 27, 2026
Ekonomi Kita: Alarm Darurat, Tapi Yang Sibuk Justru Retorika

Ekonomi Kita: Alarm Darurat, Tapi Yang Sibuk Justru Retorika

April 27, 2026

Group Link

ADVERTISEMENT
Fusilat News

To Inform [ Berita-Pendidikan-Hiburan] dan To Warn [ Public Watchdog]. Proximity, Timely, Akurasi dan Needed.

Follow Us

About Us

  • About Us

Recent News

RPP Manajemen ASN: Karpet Merah Dwifungsi dan Ilusi Resiprokalitas yang “Omong Kosong”

RPP Manajemen ASN: Karpet Merah Dwifungsi dan Ilusi Resiprokalitas yang “Omong Kosong”

April 27, 2026
Pelantikan Senyap di Istana: Siapa Digeser, Siapa Diselamatkan?

Pelantikan Senyap di Istana: Siapa Digeser, Siapa Diselamatkan?

April 27, 2026

Berantas Kezaliman

Sedeqahkan sedikit Rizki Anda Untuk Memberantas Korupsi, Penyalahgunaan kekuasaan, dan ketidakadilan Yang Tumbuh Subur

BCA No 233 146 5587

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

 

Loading Comments...