• Login
ADVERTISEMENT
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
Fusilat News
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Feature

Pesan Buat Panja RUU TNI dari Aksi Koboi di Lampung

Karyudi Sutajah Putra by Karyudi Sutajah Putra
March 18, 2025
in Feature, Pojok KSP
0
Ada “Dewan Kolonel” di PDIP
Share on FacebookShare on Twitter

Oleh: Karyudi Sutajah Putra, Analis Politik pada Konsultan dan Survei Indonesia (KSI)

Jakarta – Dor! Dor! Dor! Tiga polisi tersungkur dengan luka tembak di kepala. Tewas seketika. Ketiganya adalah Kapolsek Iptu Lusiyanto, Bripka Petrus Apriyanto, dan Bripka Ghalib Surya Ganta.

Adapun terduga pelakunya adalah dua oknum tentara: Kopka B dan Peltu L. Keduanya berlagak koboi.

Tragedi itu terjadi di Kampung Karang Manik, Kecamatan Negara Batin, Kabupaten Way Kanan, Lampung, Senin (17/3/2024) sore, saat sejumlah polisi menggerebek arena judi sabung ayam yang diduga milik kedua oknum tentara itu.

Entah kebetulan atau tidak, peristiwa berdarah di Lampung itu bertepatan waktunya dengan Rapat Panitia Kerja (Panja) Rancangan Undang-Undang Tentara Nasional Indonesia (RUU TNI), yang akan menggantikan UU No 34 Tahun 2004 tentang TNI, di Jakarta.

Salah satu yang dibahas adalah revisi Pasal 47 ayat (2) UU TNI, di mana nanti prajurit aktif dapat menduduki jabatan sipil di sedikitnya 15 kementerian/lembaga, tidak hanya 10 seperti saat ini.

Kewenangan TNI juga akan ditambah atau diperluas, sehingga TNI dapat melakukan pemberantasan narkotika.

Maka, pesan dari aksi koboi oknum tentara di Lampung kepada Panja RUU TNI itu sudah sangat gamblang: hati-hati menambah kewenangan TNI!

Dengan kewenangan yang ada saat ini saja, tak sedikit oknum TNI arogan, apalagi nanti setelah kewenangannya ditambah.

Masih segar di ingatan kita ketika tiga oknum TNI Angkatan Laut menembak mati bos mobil rental di Tangerang, Banten, belum lama ini.

Maka, pesan dari aksi koboi oknum tentara di Lampung itu perlu didengar oleh semua anggota Panja RUU TNI Komisi I DPR RI yang selama ini bebal, serta menutup mata dan telinga terhadap kritik publik yang bertubi-tubi.

Bahkan sampai ada aktivis yang menggeruduk Panja RUU TNI karena rapatnya berlangsung tertutup di hotel bintang lima di Jakarta, di tengah langkah pemerintah melakukan efisiensi anggaran yang ternyata cuma omon-omon belaka.

Puncak kritiknya satu: revisi UU TNI akan mengembalikan dwifungsi yang pernah berlaku di era Orde Baru saat TNI masih bernama ABRI (Angkatan Bersenjata Republik Indonesia).

Dwifungsi adalah dua fungsi atau peran ganda tentara, yakni sebagai kekuatan pertahanan dan keamanan sekaligus kekuatan sosial dan politik.

Kembalikan Superioritas

Banyak oknum TNI yang merasa kehilangan superioritasnya setelah Polri dipisahkan dari ABRI dan berdiri sendiri dengan tanggung jawab langsung kepada Presiden.

Pemisahan Polri dari ABRI dilakukan MPR RI melalui Ketetapan No VI Tahun 2000 tentang Pemisahan Polri dan TNI.

Lalu lahirlah UU No 2 Tahun 2002 tentang Polri. Lalu lahirlah UU No 34 Tahun 2004 tentang TNI.

Sejak itu, banyak tentara yang merasa kehilangan superioritasnya atas polisi. Mereka merasa inferior.

Sebaliknya, banyak polisi yang merasa lepas dari inferioritasnya atas tentara. Mereka merasa superior.

Implikasinya, di lapangan kerap terjadi bentrokan antara oknum-oknum TNI dan oknum-oknum Polri. Peristiwa yang sama terus berulang karena penyelesainnya hanya dilakukan di permukaan.

Apalagi kemudian ada kesenjangan kesejahteraan. Polri ternyata lebih sejahtera. Benih-benih kecemburuan pun makin tumbuh dengan suburnya.

Aksi koboi dua oknum tentara di Lampung itu juga tak sepenuhnya bisa dilepaskan dari fenomena tersebut. Merasa kurang sejahtera, mereka membuka arena judi sabung ayam.

Dua oknum TNI itu pun seakan ingin mengembalikan superioritasnya atas Polri. Tiga polisi kemudian ditembak mati.

Lantas, apakah revisi UU No 34 Tahun 2004 yang hendak menambah kewenangan TNI juga dalam rangka mengembalikan superioritas TNI atas Polri?

Biarlah waktu yang bicara!

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Unsubscribe
ADVERTISEMENT
Previous Post

Penyidik Polda Lampung, Masih Lakukan Penyelidikan Penembakan 3 Polisi di Way Kanan

Next Post

Pemerintah Akan Pekerjakan Alumni Sekolah Rakyat di Program Strategis Pemerintah

Karyudi Sutajah Putra

Karyudi Sutajah Putra

Related Posts

Mungkinkah JK Juga Dilaporkan Jokowi? Tidak Mustahil
Feature

Mungkinkah JK Juga Dilaporkan Jokowi? Tidak Mustahil

April 28, 2026
Reshuffle Kabinet Prabowo 27 April 2026: Daur Ulang Stok Lama atau Perawatan Penjilat?
Birokrasi

Reshuffle Kabinet Prabowo 27 April 2026: Daur Ulang Stok Lama atau Perawatan Penjilat?

April 28, 2026
Feature

Ketika Iman Jadi Transaksi: Kita Sedang Menawar Tuhan?

April 28, 2026
Next Post
Pemerintah Akan Pekerjakan Alumni Sekolah Rakyat di Program Strategis Pemerintah

Pemerintah Akan Pekerjakan Alumni Sekolah Rakyat di Program Strategis Pemerintah

Hasil Autopsi 3 Polisi yang Tewas Ditembak Penjudi Sabung Ayam di Lampung

Hasil Autopsi 3 Polisi yang Tewas Ditembak Penjudi Sabung Ayam di Lampung

Notifikasi Berita

Subscribe

STAY CONNECTED

ADVERTISEMENT

Reporters' Tweets

Pojok KSP

  • All
  • Pojok KSP
Reshuffle Kabinet “4L”
Birokrasi

Reshuffle Kabinet “4L”

by Karyudi Sutajah Putra
April 27, 2026
0

Jakarta - Untuk kelima kalinya sejak dilantik sebagai Presiden RI pada 21 Oktober 2024, Prabowo Subianto melakukan reshuffle atau perombakan...

Read more
IPW: Aneh, Polres Metro Depok Hanya Tetapkan Satu Tersangka Kasus Pengeroyokan

IPW: Aneh, Polres Metro Depok Hanya Tetapkan Satu Tersangka Kasus Pengeroyokan

April 27, 2026
Letkol Teddy dan Senyum Mona Lisa

Letkol Teddy dan Senyum Mona Lisa

April 24, 2026
Prev Next
ADVERTISEMENT
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

November 16, 2024
Zalimnya Nadiem Makarim

Zalimnya Nadiem Makarim

February 3, 2025
Beranikah Prabowo Melawan Aguan?

Akhirnya Pagar Laut Itu Tak Bertuan

January 29, 2025
Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

January 6, 2025
Copot Kapuspenkum Kejagung!

Copot Kapuspenkum Kejagung!

March 13, 2025
Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

May 19, 2024
Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

24
Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

19
Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

8
Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

7
Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

4
POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

4
Mungkinkah JK Juga Dilaporkan Jokowi? Tidak Mustahil

Mungkinkah JK Juga Dilaporkan Jokowi? Tidak Mustahil

April 28, 2026
Reshuffle Kabinet Prabowo 27 April 2026: Daur Ulang Stok Lama atau Perawatan Penjilat?

Reshuffle Kabinet Prabowo 27 April 2026: Daur Ulang Stok Lama atau Perawatan Penjilat?

April 28, 2026

Ketika Iman Jadi Transaksi: Kita Sedang Menawar Tuhan?

April 28, 2026

NEGARA DENGAN DEMOKRASI BOHONG-BOHONGAN

April 28, 2026
Tragedi Bekasi: 14 Nyawa Melayang dalam Tabrakan KRL, Alarm Keras Keselamatan Transportasi

Tragedi Bekasi: 14 Nyawa Melayang dalam Tabrakan KRL, Alarm Keras Keselamatan Transportasi

April 28, 2026
Tuhan yang Mana Menghendaki Gibran Jadi Wapres?

Tuhan yang Mana Menghendaki Gibran Jadi Wapres?

April 28, 2026

Group Link

ADVERTISEMENT
Fusilat News

To Inform [ Berita-Pendidikan-Hiburan] dan To Warn [ Public Watchdog]. Proximity, Timely, Akurasi dan Needed.

Follow Us

About Us

  • About Us

Recent News

Mungkinkah JK Juga Dilaporkan Jokowi? Tidak Mustahil

Mungkinkah JK Juga Dilaporkan Jokowi? Tidak Mustahil

April 28, 2026
Reshuffle Kabinet Prabowo 27 April 2026: Daur Ulang Stok Lama atau Perawatan Penjilat?

Reshuffle Kabinet Prabowo 27 April 2026: Daur Ulang Stok Lama atau Perawatan Penjilat?

April 28, 2026

Berantas Kezaliman

Sedeqahkan sedikit Rizki Anda Untuk Memberantas Korupsi, Penyalahgunaan kekuasaan, dan ketidakadilan Yang Tumbuh Subur

BCA No 233 146 5587

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist